Cintaku Siapa?

Cintaku Siapa?
3. Ada cinta sedikit


__ADS_3

setelah acara makan-makan selesai dan heri pergi untuk mencuci tangan. Esty memandangi Yuna yang manyun terus.


"Yun, kamu kenyang nggak? "kata Esty pada Yuna yang masih diam.


"mmmm"jawab Yuna masih kesal dan bimbang dengan keputusannya bilang jadian "gue kepaksa"kata itu terucap namun dalam hati.


"mau pesen lagi makanannya"kata ESty lagi


"ga usahlah, gue beneran udah ga laper lagi"kata Yuna akhirnya kemudian sambil kedua pipinya.


"serius nih gue mimpi apa bisa ngalamin kejadian kaya ini"kata Yuna.


"ih beneran kamu mau jadiin dia pacar, emank sih dia cakep tapi agak aneh,eehh minta bayarin aja makannya"kata Esty lagi sambil lihat hapenya dan membuka rekaman video suap-suapan Yuna sama Heri sambil senyum-senyum.


"iyalah... dia harus bayar aku nggak mau tekor, iih lihat apaan sih kok senyum-senyum"kata Yuna hendak merebut hape Esty malah Heri yang mengambil hape Esty duluan.


"eh hape gue"kata Esty berusaha meminta lagi hpnya dari tangan Heri.


"sebentar gue mau lihat nih, kayakny kamu habis ngrekam adegan romantis gue deh"kata Heri sambil mengangkat tinggi sehingga Esty tidak sampai. Yuna berdecak.


"balikin hapenya Esty"kata Yuna membuat Heri mengerling kearahnya dan tersenyum.


"ssssst"kata Heru menyentuhkan telunjuk kanan ke bibirnya sedangkan tangan kirimemegang hape Esty. kemudian Heri memeriksa video lalu segera mengirim video ke WA nya. bahkan suara Esty dan Yuna tak gubrisnya. sampai akhirnya Yuna kesal dan..


"balikin hp Esty atau kita putus sekarang"kata Yuna.


Heri menatap tajam kearah Yuna kemudian menurunkan tangan kirinya dan memberikan hp kepada Esty. Esty segera mengambil hp dari tangan Heri. Esty mengusap hpnya dan memeriksa video dan melihat ada riwayat pengiriman video ke nomer WA.


"oke sebagai pacar gue, gue minta bayarin makananya"kata Yuna mengadahkan tangan kanannya kearah Heri meminta uang. Heri menatap tangan Yuna yang meminta uang padanya.


"ayo bayarin"kata Yuna lagi sambil menggerakkan tanganya. sementara itu Esty sibuk dengan handphone dan bahkan dia kirim video itu kepada Elang pacarnya. Heri menghela nafas sejenak sedang berpikir. kalo aku bilang nggak punya dwt malu. kalo ga bilang emank ga punya dwt. pasti gue dianggap manfaatin mereka nih kata Heri dalam hati. kemudian menghela nafas lagi dan mengambil dompetnya dan menunjukkan isi dompetnya pada Yuna.


wajah Yuna berubah dari kesal namun tiba-tiba tertawa terpingkal-pingkal tak tertahankan membuat Esty kaget dan menatapnya heran. Heri pun celingukan dia periksa dompetnya apa yang lucu?. kenapa dia bukanya marah?. namun Yuna masih tertawa sampai keluar airmata. Membuat Heri tersenyum melihat Yuna yang tertawa sebegitu bahagiannya sehingga terlihat aneh baginya namun itu menyentuh hatinya. tertawa lepas Yuna membuat Heri gemas. dengan segera Heri ingin memadamkan situasi yang aneh itu.


"mau aku peluk"kata Heri hendak memeluk Yuna. seketika itu juga Yuna berubah expresi.


"eeh jangan coba-coba cari kesempatan ya"kata Yuna sambil mendorong namun dia tidak bisa menahan diri untuk tak tertawa lagi.


"tunggu ya biarin aku selesai ketawa"ucap Yuna masih dengan ketawa yang ga habis-habis.

__ADS_1


"oke terusin sesukamu"kata Heri sambil duduk dan jadi tengsin abis. Esty masih melongo๏ผŒ kemudian sibuk main hape dan Heri pun sibuk main hape di Download video yang dikirimnya dari hape Esty. setelah selesai Download. dia kirim pesan lewat wa Esty.


[temen lo kenapa,kesurupan]Heri


[nggak tahu, ini nomer Wa mu aku simpen ya]ESty


[emank biasanya gimana? ]Heri


[biasanya dia ga kayak gitu, kayaknya kesurupan cinta kamu deh wk... wk...wk.. ]Esty


[apa iya, mungkin karena aku terlalu ganteng dan mempesona]Heri


[๐Ÿถ]Esty


[kirimin wa temenmu donk]Heri


[minta sendiri donk]Esty


[๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡๐Ÿ™๐Ÿ™]Heri


"eeeh kamu"kata Yuna Menunjuk kearah setelah puas tertawa sampai lemas. Heri menoleh kearah Yuna dan menunjuk dirinya sendiri.


"belum selesai nih urusan kita, "kata Yuna yang sudah bener-bener sembuh dari ketawa lepasnya.


"kamu ga percaya aku ga punya uang, mau lihat dompetku lagi"kata Heri hendak mengeluarkan dompetnya.


"ga ga"kata Yuna tertawa lagi melihat Dompet Heri.


"oke aku hari ini blom ada uang, tolong hentikan ketawamu itu, seakan-akan melecehkan mu karena tidak punya uang"kata Heri lagi mulai jengah dengan ketawanya Yuna.


"iya iya aku mengerti, aku nggak ngehina kamu karena tidak punya uang, tapi sungguh kamu nggak sedang memanfaatkan kami kan? "kata Yuna masih ketawa.


"sumpah demi tuhan aku nggak bohong,anggep aja aku hutang sama kalian nanti aku ganti "kata Heri mengangkat kedua tangannya dengan expresi serius.


"oke, catet Esty"kata Yuna lagi.


"iya kalo perlu video in juga biar jadi bukti buat kalian"kata Heri meyakinkan.


"ga usah gue percaya sama lo, orang nggak punya"kata Yuna

__ADS_1


"tapi Yun aku penasaran apa sih yang membuat kamu ketawa kayak gitu"kata Esty Penasaran.


"coba keluarin dompet kamu"kata Yuna dan Heri menatap sejenak kearahnya heran kemudian mengeluarkan dompetnya. Yuna langsung ketawa dan mengambil dompet dari tangan Heri dan menunjukkan pada Esty. Esty terdiam sejenak namun akhirnya ikut tertawa.


"ya ampun zaman sekarang masih ada dompet tambalan pake kain batik lagi ha... ha.. ha.. "kata Esty tertawa bersama Yuna. Heri segera merebut dompetnya.


"eeh kalian ini, dompet ini istimewa, jangan melecehkan dompet ini dengan tawa kalian"kata Heri agak keras karena jengkel.


terdengat bunyi jangkrik di kedua telinga Yuna dan Esty. sehingga membuat mereka terdiam.


Yuna dan Esty menahan tawanya sebisa mungkin.


"udah yuk pulang"kata Esty akhirnya


"oke"kata Yuna keduanya masih menutup mulut nahan tawa. udah jangan diingat-ingat.


Yuna pun membayar makanan mereka. dan pergi dari foodcourt itu.


"beneran kita pulang, kamu jadi cari kaset ga"tanya Esty pada Yuna.


"Mas Heri kamu mau ngikutin kita terus apa mau pergi, untuk makanan aku nggak akan nuntut anggap aja aku sedekah ke kamu"kata Yuna pada Heri yang berjalan di belakang Yuna dan Esty. Heri mulai menggaruk-garuk pada badan dan sekitar lehernya serta wajahnya.


"aku mau nemenin kamu sayang, aku mau ganti uang traktiran kamu tadi"kata Heri lagi masih dengan pedenya padahal dia mulai nggak nyaman perutnya.


"terserah"kata Yuna cuek dan berjalan menuju toko kaset disusul Esty Dan Heri. kemudian mereka masuk ke toko Kaset itu.


"Yun dimana Si Heri,perasaan tadi ada di belakang kita"kata ESty celingukan mencari.


"iiih ga usah di cari, syukur kalo dia emank nggak ada jadi gue ga ada beban rasanya"kata Yuna senang. namun tiba-tiba ada seseorang memanggil.


"permisi ada yang bernama Yuna nggak disini"kata Cowok itu


"saya ada apa ya mas" kata Yuna heran dan bingung.


"ooh mb pacarnya pingsan mb di sono"kata Cowok itu.


"pacar? "kata Yuna menoleh kearah Esty mereka saling bertatapan.


"aah jangan-jangan"kata Esty namun Yuna langsung berlari menuju tempat yang ditunjuk cowok itu

__ADS_1


__ADS_2