COLD REVENGE

COLD REVENGE
Part 30. Fans Troubles


__ADS_3

"Sayangnya belum. Nampaknya mereka tak ingin mengalami kerugian besar lagi. Tapi karena mereka sudah mencicipi manisnya bisnis ini maka mereka akan melakukan pengiriman lagi. Kali ini mereka akan lebih hati-hati yang tidak mereka tahu adalah mereka sudah diawasi."


Anak-anak Herron yang bodoh itu nampaknya terlalu rakus mendapatkan uang mudah.


"Satu lagi, untuk latihanmu. Kembalilah ke gym yang kemarin. Temui seseorang bernama Tony Stone, dia akan memberi program pelatihan untukmu. Kau bisa melakukannya di akhir minggu, atau hari yang nyaman bagimu. Kau tak usah membayar lagi, semuanya di tanggung, kau hanya harus datang dan mendaftar."


"Ohh baiklah. Apa di sana semacam markas agen?"


"Iya mungkin ada beberapa agen latihan di sana, aku tak tahu, aku jarang ke sana jika tak ada urusan. Dan tugas biasanya tidak bercampur, sesama agen kecuali memang seniornya biasanya tidak mengenal satu sama lain."


"Mengerti. Aku akan menemui Tony."


Pelatihan gratis kapan lagi akan kudapatkan. Tentu saja aku akan muncul disana.


Aku mendapat telepon beberapa hari kemudian. Kali ini dari orang yang tak kusangka-sangka. Robert Castello. Kupikir urusan kami sudah selesai. Aku tak menyangka dia akan menelepon lagi.


"Robert kejutan kau menelepon."


"Emma. Aku ada di LA."


"Ohh benarkah?"

__ADS_1


"Aku dipromosikan menangani klub besar yang baru buka di LA. Jauh lebih besar dari yang kutangani di NY, kurasa kita bisa lebih sering bertemu nanti."


"Ohh begitu." Ini berita yang buruk. Apa dia mengambil pekerjaan ini karena aku seperti terpesona padanya kemarin. Ini berita buruk, jika Dench muncul di sana, dia akan tahu aku adalah Emma Wright.


"Selamat untuk penempatan barumu Robert."


"Aku mungkin dua minggu lagi akan ke LA. Tak sabar untuk bisa melihatmu lagi." Sial, dia menganggap kemarin aku menaruh perhatian padanya. Ini harus diselesaikan sekarang juga.


"Ehmm...aku tak berjanji kita bisa sering bertemu Robert. Aku banyak pekerjaan, lagipula aku punya kencan sekarang. Aku minta maaf."


"Benarkah? Kupikir kau masih single kemarin."


"Yaa, sesuatu berubah dengan cepat."


"Robert...aku tidak bisa bersama denganmu, aku mencintainya."


"Aku juga mencintaimu, dari dulu. Kupikir kita punya waktu yang baik saat kita bersama kemarin."


"Aku jujur padamu, aku sudah punya kekasih sekarang..."


"Aku akan tetap kesana. Tunggu aku dalam dua minggu. Aku bahkan sudah bertanya di mana apartmentmu kepada Bibimu." Dia mematikan teleponnya, kenapa Bibi memberikan alamatku? Apa dia benar-benar terpesona dengan Lambo-nya.

__ADS_1


"Benar-benar menyebalkan..." Aku menghela napas panjang. Ini kacau, jika dia tahu aku berbohong dan bekerja di FBI akan kacau. Jika dia dekat dengan Dench dia mungkin akan bicara.


Dua minggu, aku akan bilang aku pindah ke rumah kekasihku. Tapi sebelumnya aku harus menelepon Bibi.


"Bibi? Kenapa kau memberi alamatku pada Robert?!"


"Ohh dia datang pada Bibi baik-baik kemarin, dia bilang dia akan pindah ke LA, dan mungkin kalian bisa bertemu. Apa itu tidak bagus, kupikir terakhir kau pergi bersamanya ada harapan untuk kalian."


"Bibi, kau tahu dia itu penjual obat-obatan terlarang. Itu darimana dia mendapatkan Lambo-nya."


"Kau bercanda sayang?!" Sekarang dia terkejut.


"Aku tak bercanda, kau lihat satu saat nanti dia ditangkap atau tidak. Jabatannya saja manager klub tapi dia menjual obat terlarang sebagai bisnis mereka."


"Astaga benarkah mengerikan sekali. Bibi tak menyangka."


"Jangan mengadukannya pada yang lain Bibi nanti kita dapat masalah. Dia tak tahu klubnya sedang di awasi."


"Jadi bagaimana sekarang, Bibi terlanjur mengatakannya?"


"Aku sudah mengatakan padanya aku punya pacar. Tapi kelihatannya dia tetap berkeras mau mencoba. Aku akan berpura-pura tinggal dengan pacarku. Tenang saja banyak teman yang bisa ku minta tolong. Nanti dia akan pergi sendiri. Jika Bibi ditanya apa aku punya pacar atau tidak bilang saja kau baru mendengarnya sekarang."

__ADS_1


"Baiklah maafkan Bibi, Bibi sama sekali tak tahu. Jika tahu Bibi tak akan mengatakan alamat apartmentmu."


Masalah akan datang dua minggu ke depan. Lebih baik aku cari tempat mengungsi dulu untuk cerita bohongku


__ADS_2