COLD REVENGE

COLD REVENGE
Part 41. Fail Compromise


__ADS_3

Aku selesai mandi dia sudah selesai makan, masih duduk di meja makan sambil minum, tapi meja sudah dibersihkan. Aku duduk didepannya masih dengan muka ditekuk.


"Ini demi keamananmu sendiri. Kau bukan menghadapi gangster keamanan bar. Yang kau hadapi adalah pedagang senjata antar negara. Kau pikir mereka tidak segan mengirim seseorang menghabisimu langsung." Dia memulai duluan dengan alasannya. Masih mengatakan bahwa dia senior yang baik.


"Aku memeras Dench 8 juta dollar dengan jasa temanku, tenang saja dia juga memakai tangan orang ketiga. Aku tak akan bisa di lacak." Akhirnya aku mengatakannya.


"Memeras dengan apa? Kau pergi meneleponnya sendiri? Darimana kau dapat bahan untuk memerasnya?"


"Aku sejak lama memakai hacker jadi aku bisa mengakses semua file di komputernya, di kantorku banyak pembobol komputer profesional. Jadi aku tahu dengan persis berapa jumlah rekeningnya. Dan dimana dia menyimpan uangnya. Aku tak akan sebodoh itu meneleponnya sendiri. Temanku mengancamnya akan menyerahkannya kepada petugas pajak. Istrinya hanya berhasil memeras 3 juta, bodoh sekali. Aku menjamin dia tidak akan berhasil melacak siapa yang memerasnya. Ini tidak akan sampai ke Thomas bukan. Dench urusan pribadiku, dia menikam Ayahku dari belakang, aku akan membuatnya tidur tak tenang sampai bertahun-tahun sampai dia masuk penjara."


"Bagaimana kau menjamin dia tidak bisa melacakmu."

__ADS_1


"Aku memberikan 60% sebagai biayanya ke temanku. Dia menjamin keamanannya."


"Itu tidak menjamin sama sekali."


"Antonio adalah orang FBI, dia tahu bagaimana bekerja dengan benar. Dia sendiri yang merancang bagaimana mereka memerasnya. Bagaimana metode komunikasinya, dia juga tahu Dench bekerja dengan kekuatan di belakangnya. Dia juga tak mau kami tertangkap. Aku jamin mereka tidak akan bisa menemukan pemeras sebenarnya."


"60%, kau memang murah hati." Dia tertawa dengan sarkasmenya yang menyebalkan.


"Aku tidak mau uangnya, uangnya akan kugunakan lagi untuk menghancurkan hidupnya. Kau pikir aku menggunakan uangnya untuk diriku sendiri."


"Kau tak akan mengatakannya kepada Thomas bukan." Aku sudah cerita padanya kuharap dia mendengarkan permohonanku untuk tak cerita ke Thomas.

__ADS_1


"Aku akan mengatakannya."


"Bukankah aku sudah cerita padamu!?" Amarahku langsung naik ke ubun-ubun sekarang.


"Ini bukan masalah kau cerita padaku tapi semua yang kau lakukan harus di nilai oleh pimpinan tim. Kau FBI apa kau tidak mengerti itu." Dia berkeras akan melaporkannya.


"Ini urusan pribadi, sudah kukatakan. Aku tidak akan membahayakan operasi Herron."


"Yang menilai bukan kau sekali lagi, kau subjektif dalam menilai. Serahkan rincian operasimu aku yang akan bicara pada Thomas." Sekarang aku putus asa dan marah karena tidak dipercaya. Seniorku ini tidak bisa dipercaya, dia tetap meminta mereview rincian operasi.


"Kau menyebalkan! Aku sudah bicara padamu!.Tapi kau tetap bicara pada Thomas. Apa kau sama sekali tidak bisa diajak kompromi?!"

__ADS_1


Aku naik pitam dan terang-terangan menunjuk mukanya sekarang. Merayunya tak bisa? Mendebatnya, dia punya lebih banyak alasan untuk mendebatku balik. Dasar Coldlin. Aku sudah kompromi, dia yang tak bisa diajak kompromi sekarang.


"Tidak ada kompromi dalam tugas. Kau tahu itu! Apa kau diberikan kesempatan setelah berkali-kali melawan perintah? Kau tahu itu tidak ada! Dan aku tidak dalam kapasitasku menilai operasi, apa kau membahayakan operasi ini! Thomas yang akan menilainya. Kau sudah diperingatkan jangan bertindak sendiri. Ini juga untuk melindungimu! Jelas! Orang mati tidak akan bisa membalas dendam!" Colin menunjukku dan nadanya yang sekarang naik.


__ADS_2