COLD REVENGE

COLD REVENGE
Part 62. New Way


__ADS_3

Dia baik, tampan, punya karier yang bagus juga baik padaku. Mungkin aku menyukainya." Tak apa bukan berkata aku menyukainya terang-terangan. Dia hanya kasihan padaku.


"Hmm..." Gumaman yang tidak kutahu artinya tapi biarkan saja, itu tidak akan merubah apapun diantara kami.


"Kau dan Julie bagaimana. Tidak ada harapan lagi?"


"Tidak."


"Tenang saja, masih banyak yang mengantri di London." Aku mencoba tersenyum padanya. Ya masih banyak yang mengharapkan pria ini, kenapa aku harus memikirkannya. Bagaimana mulai sekarang aku tak usah menyinggung hubungan pribadinya lagi. Aku tak mau terlihat mengharapkannya seperti gadis-gadis lain. Aku mau dikejar bukan yang mengejar.


Dia diam saja walaupun memandangiku. Dan aku mengalihkan pembicaraan ke hal yang lain. Berjanji pada diriku untuk kali ini adalah terakhir kalinya aku membiarkan diriku merasa patah hati.


Malam itu berakhir. Kami memberikan data kepada tim untuk mereka analisa.


"Malam Colin."

__ADS_1


"Selamat malam."


Aku melambai sebentar dan tidak menoleh lagi padanya.


_____


Sebenarnya aku benar-benar tak perlu kedatangan Colin ke sini. Makanya aku menyuruhnya datang belakangan dari jadwal pertemuanku dengan Robert.


Robert datang dan nampaknya punya harapan besar tentang pertemuan kami. Aku juga punya harapan besar dia akan membantuku.


"Iya, siapapun tahu itu sekarang. Tapi belakangan kupikir kau tahu lebih dulu dari semua orang. Kau memperingatkanku. Atau tebakanku salah? Kau nampaknya menyembunyikan sesuatu dariku bukan?" Dia bisa sedikit merabanya.


"Duduklah, kau benar aku menyembunyikan sesuatu." Dia duduk di depanku sekarang dan aku mulai bercerita. "Aku bukan psikolog seperti yang kukatakan. Lebih tepatnya aku tidak bekerja di rumah sakit seperti yang ku bilang selama ini."


"Ohh? Jadi kau bekerja di mana?"

__ADS_1


"Aku bekerja di BAU FBI sebagai agen khusus." Sekarang dia diam. Aku melanjutkan, mungkin sekarang takut dia akan ditangkap. "Aku tahu siapa kalian, sejak awal kau menyebutkan bossmu, kenapa kau punya Ferrari, pengapalan Captagon, siapa yang memasoknya, siapa penghubungnya, sampai rute pelayarannya pun aku tahu jelas."


"Kau di sini dengan tim SWAT?" Aku sekarang tertawa, benar sekali dia takut ditangkap dan semua pembicaraan kami direkam.


"Tidak, tenang saja. Ini pembicaraan pribadi. Aku tahu kau baik padaku, bahkan membelaku dari bossmu sendiri. Hanya ada kita disini, mungkin nanti Colin kekasihkubdatang, uangnya dia yang memberikan, tapi ini akan jadi pinjaman lunak, seperti penanaman modal, tapi kau pasti punya uangmu sendiri. Jadi tak ada batas waktu pinjaman karena dia akan menghitung ini sebagai investasi."


"Kau serius bukan, kau tak merekam pembicaraan ini?"


"Aku bukan ke sini untuk menangkapmu. Aku bahkan sebenarnya tak diizinkan terlibat secara langsung dalam kasus ini. Sebenarnya kasus ini punya hubungan personal denganku, nama Herron, Hans Dench sudah kukenal sejak 16 tahun lalu .... " Aku mulai menceritakan kisahku dari awal, siapa Herron dan Hans Dench bagiku. Dia mendengarkan semua ceritaku, kecuali bagian bagaimana aku berhubungan dengan kasus ini, peranku sebagai agen ganda tentu saja tak kuceritakan, aku hanya bilang aku punya teman yang mengurus kasus ini.


"Aku tak tahu kau punya dendam pribadi begitu besar pada Herron dan Dench. Jadi kenapa kau malah menawarkan dua juta dollar padaku agar aku membuka pubku sendiri."


"Aku ingin kau membuka semua cara kerja Dench, selama ini dia berlindung bahwa dia hanya legal. Aktivitasnya sebagai kepala operasi pengedaran tak bisa dibuktikan. Aku ingin kau bekerja sama dalam program perlindungan saksi untuk menyeret Dench ke penjara. Dan kau akan melakukannya secara anonim bersama DEA."


Sekarang dia terpekur.

__ADS_1


"Anonim? Apa itu mungkin?"


__ADS_2