
Dari cermin itu muncul pantulan bayangan sosok cowok yang sedang berdiri di hadapannya.ia menyentuh rahangnya yang terlihat memar, juga pelipis dan hidungnya yang terluka apalagi sudut bibirnya yang terlihat lebih mengenaskan dari luka-luka lain
ia membuang nafas pelan, terdengar berat meski lukanya Sudah Beberapa hari mengering namun tetap saja luka lebam masih terlihat bahkan hingga sekarang.hidungnya masih terasa berdenyut-denyut lagi akibat pukulan telak dari Pangeran beberapa waktu lalu.
Dave berhenti memandangi dirinya di permukaan, cermin kini ia beralih ke objek lain.Dilihatnya jam yang tertera di salah satu dinding kamarnya telah menunjukkan pukul sepuluh pagi.tidak seperti pagi biasanya.cuaca kali ini terbilang mendung dan hawanya sejuk
cowok bertumbuh tinggi dan berambut pirang itu Dari cermin itu muncul pantulan bayangan sosok cowok yang sedang berdiri di hadapannya.ia menyentuh rahangnya yang terlihat memar, juga pelipis dan hidungnya yang terluka apalagi sudut bibirnya yang terlihat lebih mengenaskan dari luka-luka lain
cowok bertumbuh tinggi dan berambut pirang itu Dari cermin itu muncul pantulan bayangan sosok cowok yang sedang berdiri di hadapannya.ia menyentuh rahangnya yang terlihat memar, juga pelipis dan hidungnya yang terluka apalagi sudut bibirnya yang terlihat lebih mengenaskan dari luka-luka lain.
ia membuang nafas pelan, terdengar berat meski lukanya Sudah Beberapa hari mengering namun tetap saja luka lebam masih terlihat bahkan hingga sekarang.hidungnya masih terasa berdenyut-denyut lagi akibat pukulan telak dari Pangeran beberapa waktu lalu.
Dave berhenti memandangi dirinya di permukaan, cermin kini ia beralih ke objek lain.Dilihatnya jam yang tertera di salah satu dinding kamarnya telah menunjukkan pukul sepuluh pagi.tidak seperti pagi biasanya.cuaca kali ini terbilang mendung dan hawanya sejuk mendekati kasur ia membanting dirinya ke kasur lalu memejamkan matanya sejenak.banyak sekali sesuatu yang melayang-layang di benaknya
..." suntuk banget parah " gumam Dave...
...ia berguling ke sisi kanan meraih ponselnya dan menguatik-atik ponselnya Dave mengernyit merasa tidak asing dengan keadaan notifikasi line-nya yang terbilang sepi entah beneran sepi atau Kouta nya sudah habis...
..." nggak ada yang ngajak nongkrong apa ya " dengus Dave berengsek banget " kemudian ia bangkit dari kasur bergegas keluar dari kamar ia menuruni anak tangga menuju ke lantai dasar dan mendekati mamanya yang sedang sibuk memasak di dapur.Dave berdehem pelan, membuat mama Dewi menoleh spontan." password WiFi apa " tanya Dave tanpa basa-basi, bahkan tak menyapa mama nya terlebih dahulu...
...mama Dewi menggeleng " mama nggak tahu Pangeran yang tahu "...
..." hmm" dengung Dave seperti sedang berpikir " yaudah aku mau minta duit buat beli kuota sekarang juga "...
..." nanti dulu mama lagi masak " mama Dewi kembali memegang spantula dan mengaduk masakan yang ada di penggorengan ia ingin saat Pangeran pulang, makanannya sudah tersedia untuknya,ia pasti kelelahan setelah menjalani perjalanan Untuk beberapa hari ke Bali " aku bilang sekarang bukan nanti " Dave menggertak " aku lagi butuh duit buat beli kuota ini penting"...
..." kalau mama tinggalin nanti masakanya gosong, Dave mama Dewi menatap putra sulungnya itu dengan sabar " sabar iya sebentar "...
..." ma " Dave marah...
..." yaudah iya tunggu " mama Dewi mematikan kompor lalu pergi meninggalkan Dapur menuju ke kamarnya ia menyentuh dadanya agak terkejut dengan sikap Dave yang ternyata tidak pernah berubah.ia masih jadi Dave yang suka membentak dan pembankang.mama Dewi Hanya bisa berdoa semoga kelak Dave itu bisa berubah jadi lebih baik lagi"...
__ADS_1
ketika Mama Dewi sudah tiba di kamarnya.tanpa ia ketahui pintu utama rumah nya terbuka dan masuk seseorang ke dalam rumah langkah sedikit lambat karena membawa banyak beban di punggungnya " assalamualaikum ma Pangeran celingukan mencari mamanya"
..." lama banget sih ambil duit aja " ucap Dave tak sabaran lalu berteriak ma buruan " mata Pangeran melotot terkejut mendengar teriakkan itu.Alisnya berpautan, matanya sekita menajam dengan cepat Pangeran melepaskan ransel besar dari punggungnya dan menjatuhkan lantai ia berjalan ke arah sumber suara itu lalu ia menemui Dengan sosok itu.secepat mungkin langkah kakinya,menganyun Pangeran telah tiba di dapur tatapannya menghunus pada Dave....
..." keluar Lo " tanpa aba-aba Pangeran langsung menyeret Dave dari arah dapur ke arah ruang tamu." udah gue peringati jangan Sampe Lo injak kaki di rumah gue ngerti "...
..." Lo kenapa sih ini rumah gue Juga,ini rumah orang tua gue juga"...
..." Dave berusaha melepaskan tangan Bumi yang menarik jaketnya namun usahanya tak berhasil " Lo bukan bagian dari keluarga gue ngerti " Pangeran menghempas tubuh Dave ke lantai dengan kasar,dan menatap cowok itu dengan mata elangnya " keluar dari sini Sekarang sebelum gue bunuh Lo di sini "...
..." ya tuhan Pangeran mama Dewi baru saja keluar dari kamar dan berjalan di Anak tangga seketika memekik histeris melihat dua putra nya yang sedang bertengkar itu.mama Dewi segera berlari cepat mendekati dua anaknya itu untuk melerai" "PERGI DARI SINI " Pangeran berseru lantang membuat Dave memejamkan matanya lantas terkejut " KELUAR " Pangeran jangan kayak gitu " mama Dewi menyentuh kedua bahu Pangeran lantas menarik anak itu untuk mundur beberapa mundur beberapa langkah dari Dave. Dave Bangkit dari posisi tersungkurnya di lantai, kemudian kembali mendekat ke arah Pangeran" selagi mama masih anggap gue sebagai anaknya, Lo nggak berhak ngusir gue dari rumah ini " Lo nggak berhak ada di sini " Pangeran mendorong keras bahu Dave hingga ia mundur tiga langkah besar ke belakang " Lo lebih pantes tinggal di pinggir jalan terus jadi pengemis "...
..." Pangeran jaga omongan kamu " mama Dewi histeris lagi " ma dia udah kurang ajar Sama mama buat apa mama terima lagi di rumah ini lagi " Pangeran kelewat marah itu bisa terlihat dari kedua rahangnya yang mengeras dan tatapan nyalangnya yang cukup mematikan " Buat apa terima parasit ini lagi ma " Pangeran dia kakak kamu nggak sepantesnya ngomong kayak gitu sama kakak kamu " Tegur mama Dewi Dengan keras " aku nggak...
...pernah nggep dia sebagai kakak aku " ketus Pangeran melirik ke arah Dave dengan tajam " pergi Lo dari sini nggak usah balik lagi...
..." Pangeran dengerin gue dulu ! sahut Dave...
..." bahkan Dia nggak peduli sama papa nggak pernah peduli sama mama,Buat apa akur sama penjahat kayak dia " lebih baik aku tinggal sendirian daripada aku tinggal satu rumah sama dia aku nggak sudih mama "...
..." Pangeran mama nggak pernah ngajarin kamu buat bersikap nggak sopan sama orang lain apalagi ini kakak kamu mama udah maafin Dave kok ! Tegur mama Dewi " mama udah maafin dia ! Pangeran menatap mamanya tak percaya " oke itu urusan mama terserah mau maafin dia atau nggak tapi Bumi nggak mau maafin dia dan sekarang aku mau dia pergi jauh dari rumah ini atau lebih baik aku mati daripada aku tinggal satu rumah sama dia "...
..." Pangeran"...
...ucapan mamanya terhenti saat Pangeran menyelaknya " Dia ini udah berengsek ma dia mau memperkosa temen aku "...
..." hah" pupil mata mama Dewi membesar dan sedetik kemudian mengecil " kamu bicara apa sih Bumi "...
..." Dia pernah hampir Cahaya kehilangan kesuciannya sebagai seorang gadis " Amarah Pangeran makin memuncak kini ia mendekati Dave lagi,lalu menunjuk wajah cowok itu dengan telunjuk kanannya " Lo udah bikin Cahaya trauma akibat kelakuan Lo itu yang sangat menjijikkan itu "...
..." Cahaya itu di siapa Dave " mamanya tak tahu menahu soal itu pun kebingungan sendiri ia menatap Dave yang masih di dalam rangkulannya itu " siapa Cahaya itu Dave " mantan pacar dia " Pangeran menunjuk Dave " yang dia perlakuin kayak cewek murahan yang dia udah manfaatin buat kepuasan dia doang "...
__ADS_1
..." Lo kalau ngomong di jaga " Dave tak kalah marahnya terhadap Pangeran"...
..." Cahaya yang cerita sendiri ke gue " balas Pangeran " Lo nggak perlu berpura-pura nggak tahu dan sok ngerasa di fitnah sama gue karena Lo tahu sendiri, gue kalo ngomong nggak pernah asal-asalan selalu sesuai fakta gue ini pintar nggak kayak Lo yang udah berbuat hal ya menjijikkan itu "...
..." Dave... mama nya menangis lagi " bener kamu udah berbuat hal yang menjijikkan itu "...
..." ma Dave nggak..."...
..." sampe Lo ngelak gue panggil Cahaya di sini sekarang juga untuk mengungkapkan apa yang telah berbuat sama Cahaya Selak Pangeran...
Dave terdiam merasa terpojokkan.mamanya pun menutup mulutnya dan menangis histeris hingga air matanya bercucuran sampai ke pipinya.
ketika Dave hendak bangkit untuk kabur dari rumah ini untuk menghindari Pangeran dan mamanya.Pangeran dengan cekatan menarik tubuh Dave sampai ia tak bisa bergerak.Bumi memelintir pergelangan tangan kiri Dave membuat dirinya meringis kesakitan.
..." Lo udah bikin mama nangis lagi gara-gara kelakuan yang menjijikkan ini.masih belum puas Lo udah bikin mama sedih lagi hmm ! Bumi semakin mempertegas pelintiran itu di tangan Dave " MAU SAMPEI KAPAN LO JADI ANAK NGGAK BERGUNA HAH SAMPAI KAPAN HAH " lepasin gue Pangeran ! Dave menghardik....
..." ingat gue nggak akan pernah maafin Lo,dan gue nggak berusaha bikin Lo pergi dari dunia ini ngerti " Pangeran berucap penuh penekanan"...
..." gue nggak pernah mau ribut sama Lo " jeda Dave " kalua karena Lo selalu ngajak gue perang ,oke gue bakalan..."...
..." Lo bakal apa " Selak Pangeran" bakal apa hm bakal panggil geng Lo itu Buat ngeroyok gue dasar pengecut"...
Pangeran pun menghempaskan tubuh Dave dengan cara melepas tangannya dari tangan Dave hingga cowok itu maju beberapa langkah ke depan.gigi Dave seketika saling beradu dan bergemeletuk ia menajamkan matanya kedua tangan saling mengepal seperti siap melepas kekesalannya pada wajah Pangeran tetapi lagi-lagi Pangeran bergerak cepat untuk meninju wajah Dave hingga ia tersungkur lagi di lantai.
..." mulai sekarang jangan pernah Lo munculin muka Lo lagi di depan gue lagi " Pangeran menendang perut Dave dengan sadis membuat Dave terbatuk dan meringis keras." gue kasih lo waktu dua menit buat pergi dari sini.kalua dalam dua menit Lo nggak pergi dari sini gue bakalan tarik semua barang-barang yang pernah bokap- nyokap gue kasih ke Lo semuanya "...
..." Pangeran cukup " mama Dewi menahan tangan Pangeran saat Pangeran mau menghajar Dave lagi " udah Pangeran "...
..." inget dua menit " Pangeran berteriak pada...
Dave sekadar mengingatkan kesal, Pangeran melepaskan diri dari pegangan mama nya dan meninggalkan tempat itu.ia meraih tas ranselnya yang tergeletak di dekat sofa lalu berlari ke kamarnya yang berada di lantai dua rasanya ingin sekali menghantam segala sesuatu yang ada di sekitar.dan seandainya tidak ada mamanya pasti Dave sudah habis di pukuli olehnya sampai ia tak sanggup berdiri
__ADS_1
Dave yang masih dalam keadaan kesakitan itu melirik Pangeran yang sedang berjalan cepat di tangga, sambil dalam hati berucap " awas Lo Pangeran "