
PANGERAN !!! teriak Cahaya begitu keras bersamaan dirinya terbangun dari tidurnya
keringat dingin bercucuran di wajahnya bibirnya memucat dan matanya mengeluarkan air mata ia menatap ke sekelilingnya menyadari dirinya berada di Rumah Sakit, lebih tepatnya di kamar rawat Pangeran
jam menunjukkan pukul 20.00 malam dan Sampai saat ini Pangeran belum sadar dari masa komanya sejak ia kejang Berarti Cahaya tertidur dari sampai sore sampai malam Mungkin ia kelelahan Sampai-Sampai ia ketiduran dengan posisi tangan Dan kepala berada di tepi kasur Pangeran
" Cahaya kamu kenapa " Alex tiba-tiba masuk karena dia mendengar Cahaya berteriak
Cahaya menggeleng, Alex Bianca dan Rizky pun akhirnya masuk ke dalam kamar Pangeran mendekati sahabatnya yang masih terkulai lemah di atas brankar Cahaya melirik Pangeran bangun dari kursi Dan menatap wajah Pangeran yang terlihat begitu tenang
" Pangeran" panggil Cahaya
ia menoleh mesin EKG melihat grafik garis yang menunjukkan detak jantung Pangeran Seketika matanya terbelalak saat grafik itu bergerak lambat hampir berubah menjadi sebuah garis lurus
..." Pangeran" Cahaya menaikan volume suaranya yang begitu panik...
..." Pangeran kenapa " ia memekik saking...
paniknya Sampai Bingung harus berbuat apa
Rizky meraih tombol darurat memangil Dokter menekannya berkali-kali karena ia juga ikutan panik melihat mesin EKG itu Cahaya mengigit kuku jemari nya napasnya terengah dan wajahnya pucat pasi.tak Sampai satu menit dokter bersama seorang suster datang tergopoh-gopoh memasuki kamar Pangeran dan langsung memeriksa keadaan Pangeran
Dokter itu mengeluarkan alat medisnya memeriksa tubuh Pangeran yang terasa kaku Cahaya Tak bisa diam ia menangis terus sampai Bianca memeluknya dari Samping berusaha membuat Cahaya tenang ia mengusap-usap bahu Cahaya tetapi tak membuat menghentikan tangisnya itu
..." Pangeran kamu nggak boleh ninggalin aku ! Cahaya makin terlaruh dalam tangisnya Sambil menatap Pangeran yang diperiksa Dokter mesin EKG itu membuat Cahaya takut, Rasanya ingin sekali ia menghancurkannya sekarang juga pangeran kamu harus bangun .... lirih Cahaya...
melihat Cahaya seperti itu, Rizky maupun Bianca ikut berkaca-kaca dan hendak menangis juga sampai akhirnya Mesin EKG itu berbunyi nyaring
__ADS_1
" Pangeran " Cahaya berteriak lagi
Dokter segera mengambil defibrilator dan menyalakan mesin itu.Bulan menyingkir dari hadapan Pangeran membiarkan Dokter menangani Pangeran Alat itu menempel di dada Pangeran lalu dada Pangeran terangkat ketika alat itu menyengat Jantungnya Pangeran Grafik di EKG masih lurus tak berubah sedikitpun Dokter terus berusaha sampai berkali-kali tetapi tak membuahkan hasil
Cahaya terus menangis memandang tubuh Bumi yang Terus di sengat defibrilator Cahaya menggeleng ketika Dokter itu tertunduk dan menyerah karena Denyut Jantung Pangeran tetap tak berfungsi Garis itu tetap lurus membuat mulut Cahaya terbuka lebar dan air matanya semakin bercucuran membasahi pipi ia teriak menyambar Pangeran dan menatap wajahnya benar-benar pucat
..." Maaf sepertinya Pangeran nggak bisa kami selamatkan lagi kami sudah berusaha ... ujar ! Dokter...
..." NGGAK, NGGAK Pangeran !!! " Cahaya histeris, membuat ucapan Dokter itu berhenti...
Cahaya menggeleng apalagi ketika Dokter dan suster mulai menunduk Rizky Bianca dan Alex syok tak bisa berbuat apa-apa lagi kedua tangannya mencengkram kuat lengan Pangeran mengguncang tubuh Cowok itu sudah menjadi kaku seakan ia berusaha mengembalikan detak jantung Pangeran lagi
..." Pangeran Bangun !!!! Cahaya menangis, keras bahkan tangisannya terdengar sampai ke luar kamar...
..." *i**ni nggak lucu Pangeran !!! seru* Cahaya" Aku nggak mau di tinggal sama kamu Cukup empat bulan aja kita pisah, dan aku nggak mau kejadian itu keulang lagi untuk kedua kalinya Pangeran apalagi untuk selamanya aku nggak mau Pangeran "...
..." kenapa mimpi tadi kerasa nyata Sesuatu yang kamu kasih ini, nggak akan pernah aku lupain seumur hidup aku " lirih Cahaya" kenapa tuhan saat di saat aku Jatuh cinta kenapa kau merenggut semua dariku ini hadiah yang kamu berikan ke aku Pangeran ini sesuatu yang berikan ke aku nggak akan aku lupain seumur hidup aku kalua itu pun iya aku nggak pernah suka Sama sesuatu itu Pangeran."...
..." Aku tahu kamu sayang sama Aku tahu sebenarnya kamu nggak marah sama aku Kamu cuma nggak bisa terima kamu ngerasa Bara yang lebih pantes Buat aku,Aku tahu kamu sakit hati aku tahu kamu nggak mau kehilangan aku kan aku tahu aku tahu semuanya tentang kamu " setiap malem aku selalu berdoa aku minta sama Tuhan buat selalu jaga aku minta sama Tuhan Buat selalu kasih kebahagiaan Buat kamu.Aku minta sama Tuhan buat jadiiin kamu Jodoh aku.Dan aku minta sama ke Tuhan jangan pernah ambil kamu dari aku sebelum aku siap "...
..." Tapi aku kecewa kenapa Tuhan nggak kabulin permintaan aku ! Cahaya tersedu-sedu ia menunduk, meraih tangan Pangeran dan menggenggamnya erat"...
..." Pangeran" panggil Cahaya " Aku nggak minta macem-macem dari kamu.Aku cuma minta sekarang kamu Bangun Aku sayang sama kamu Bumi.Aku nggak akan pernah siap ditinggal sama kamu Aku nggak pernah mau ada perpisahan lagi aku nggak pernah mau..."...
..." Aku janji aku nggak bakal ceroboh , nggak bakal ngebantah kamu,aku bakal lebih dewasa,dan nggak bakal Manja lagi asal kamu bangun,kamu bangun buat aku buat Mama kamu buat temen-temen kamu buat semuanya semua orang masih butuh kamu semuanya sayang sama kamu Pangeran"...
..." Sayang..." gumam Cahaya " Buka mata kamu aku mohon Sama kamu ya"...
__ADS_1
Cahaya tertunduk lagi,ia memeluk Raga Bumi membenamkan wajahnya di leher Cowok itu tak peduli dengan air matanya yang berjatuhan membasahi leher Pangeran Cahaya Tetap menangis "
" Bangun Pangeran.." ucap Cahaya lagi
beberapa saat tak ada pergerakan dari Pangeran bahkan Mesin EKG itu masih berbunyi nyaring Grafik nya tetap terlihat lurus,tak ada tanda-tanda akan berubah "
..." Tuhan .... aku mohon,aku kesempatan sekali lagi untuk bersamanya Aku mohon kasih aku kesempatan sekali lagi buat bahagiain dia Aku mohon sekali aja tuhan.."...
Bianca tak kuasa menahan tangisanya ia menunduk di bahu Rizky Alex pun demikian ia bahkan mengalihkan pandangannya ke arah lain tak Kuat melihat Sahabatnya seperti itu
Bahu Cahaya bergetar hebat ia tak kunjung melepaskan pelukannya itu dari badan Pangeran Tak pernah terbayang di benak Cahaya ia akan kehilangan satu sosok yang begitu penting di hidupnya ia tak pernah menyangka kejadian seperti ini akan terjadi begitu cepat
..." Tuhan tolong Jangan ambil Pangeran Sekarang " ucap Cahaya " lebih baik aku yang pergi dari pada aku harus melihat orang yang Aku cintai pergi "...
..."Cahaya.. lirih Bianca "...
Cahaya menggeleng Samar, Semakin mengeratkan pelukannya dan membuat semua yang ada di Ruangan yang ini semakin berkaca-kaca dan siap meluncurkan kristal bening dari mata Bisa dilihat seberapa besar rasa cinta Bulan untuk Bumi, seberapa sayangnya dia pada Cowok itu "
Tak diduga setetes air mata turun dari sudut mata Bumi, bertepatan dengan grafik itu perlahan kembali menampilkan sebuah gelombang yang menandakan jantung Pangeran kembali berdenyut
..." Masya Allah " Dokter berucap refleks...
..." ah " Cahaya mendongak " Pangeran "...
Mata Pangeran terpejam Badannya juga tetap bergeming seperti awal.hanya saja air mata itu masih mengalir turun dan tentunya itu membuat tangis Cahaya semakin menjadi kali ini bukan karena sedih namun bahagia
Pangeran akhirnya Kamu sadar !
__ADS_1
memegang pipi Pangeran ia mengecup pipi Pangeran kemudian menempelkan keningnya di pipi itu ia masih menangis, menangisi apa yang telah dalam hati ia bersyukur dan mengucapkan sederet Doa pada Tuhan.Cahaya pun kembali memeluk Pangeran seakan tak mau membiarkannya ia pergi lagi " l love you more Pangeran " bisik Cahaya membalas kalimat yang Pangeran berikan padanya lewat surat itu