
Pangeran melirik jam abu-abu yang melingkar di tangan kirinya jam sudah menunjukkan pukul 16.00 sudah Lima menit lalu Pangeran tiba di depan pemakaman. Pangeran meninggalkan motornya di depan pintu masuk lalu berjalan sendirian ke dalam pemakaman itu
Pangeran Bertemu dengan seorang penjaga makam ia tersenyum tipis pada orang tua itu dan di balas dengan senyuman kembali ia mengenalinya karena sudah terlalu sering Pangeran berkunjung ke tempat ini, keduanya jadi saling mengenal satu sama lain
Beberapa saat setelahnya, Pangeran tiba mendekati sebuah makam yang sudah tertata rapi dengan reremputan pendek yang berwarna hijau segar. Pangeran berjongkok menatap nisan yang mengukirjani nama ayahnya
..." assalamualaikum pa ! gumam Pangeran Seraya ia mengelus halus permukaan nisanya tersebut "maaf pa Pangeran baru datang ke...
...sini"...
Pangeran tertunduk sedikit bersalah sebab ia sudah tidak berkunjung ke makam ayahnya selama 2 Minggu karena hari-harinya yang selalu dipenuhi tugas, tugas dan tugas sekolanya Pangeran menatap kembali nanar nisanya itu dan tersenyum " tadi " Pangeran bertemu dengan Dave pa ! ucap Pangeran sudah Lima tahun nggak pernah muncul Dave Dateng lagi dan membawa masalah lagi. Dia tadinya mau pulang ke rumah pa tetapi Pangeran nggak izinin dia pa Pangeran nggak mau orang kayak dia ngotorin rumah,kita pa "
Pangeran terdiam meremas ringan rumput hijau tadi yang ternyata sudah berembun.suasana pemakaman kali ini terasa sejuk dan Damai Bukanya menyeramkan lagi pula ini bukanlah makam sembarangan yang tak terurus
" Pangeran kangen papa ! ujar Pangeran menahan sedihnya yang menjalar di hatinya.walau ayahnya sudah pergi dua tahun lalu.tetap saja rasa rindu itu tak pernah hilang dari hatinya
Pangeran menginjak teras rumah dan masih mengenakan sepatu Nike putihnya.di telapak berlumur tanah merah kedatangannya langsung di sambut mamanya seorang wanita yang ia sayangi
" Pangeran kamu dari mana ! tanya mamanya
" dari makam ma ! jawab Pangeran bersamaan Dengan ia menyalami punggung tangan kanan mamanya"
" kamu udah makan ! mama udah bikin makanan kesukaan kamu ! ujar Sandra.
__ADS_1
" iya ma Nanti aku makan aku mau mandi dulu ! Pangeran tersenyum sekilas "
ia pun melepas sepatunya dan berjalan dengan cepat memasuki rumah.ia ingin segera pergi ke kamar mandi lalu beristirahat sejenak"
tiba di kamarnya yang berada di lantai dua Pangeran langsung menjatuhkan tanya dari punggungnya ke lantai di dekat meja belajar kemudian ia berjalan ke dekat kasur ia melepaskan Dasinya yang menggantung di leher.melepas kancing seragam dari atas sampai bawah dan membukanya hingga menyisakan kaos putih polos yang masih melekat di badannya
sebelum ke kamar mandi Pangeran menatap wajahnya di cermin yang ada di depan pintu lemarinya terlebih dahulu.kumis tipisnya muncul lagi.wajahnya bersih tidak ada satu pun jerawat yang terlihat rahangnya kokoh, hidung mancung matanya yang cokelat tatapannya teduh namun tegas.sayanngya Pangeran tidak peduli dengan pesona ketampanannya" Di sekolah banyak sekali cewek yang menyukai Pangeran mulai dari adik kelas sampai kakak kelas.Guru-guru juga mengakui kegantengan Pangeran yang selangit.mereka juga gemas mengapa sampai saat sekarang Pangeran tidak pernah sekalipun memiliki pacar. Pangeran juga bukan cowok yang suka tebar pesona pada kaum hawa.Dia bukan tipe cowok yang suka menebar rayuan gombal, dan cowok semacam dia sangat jarang di temukan menurut beberapa sumber cowok dengan kriteria seperti Pangeran itu memiliki tingkat kesetiaan yang tinggi Dia saja setia sama buku pelajarannya apalagi sama pacarnya kelak"
pantesan Rizky minder kalau Deket sama Gue ! Pangeran terkekeh kecil.tanpa di sadari ia barusan membanggakan dirinya sendiri
" HELLO MAS BRO ! tiba-tiba seorang masuk ke kamar Pangeran dengan membuka pintu kamarnya begitu lebar. Pangeran tersentak kaget bahkan kini jantungnya berdebar kencang karena terkejut .
" kampret Bucin bikin kaget gua aja Lo ! Pangeran memaki Rizky orang yang masuk dengan senaknya ke kamarnya. Rizky tertawa keras lalu menjatuhkan tubuhnya ke dasar kasur"
" Haduh enak banget kasur Lo Pangeran ! Rizky memejamkan matanya sejenak merasakan empuknya kasur sahabatnya itu " pengin Bobo ganteng dulu ah "
" sini Bobo sama gue Pangeran ! celetuk Rizky tangannya menepuk kasur di sebelahnya yang masih lega seakan menyuruhnya tidu si sampingnya "
" nggak Sudi gue ! Pangeran berucap santai ia lalu beranjak menuju ke kamar mandi yang ada di dalam kamarnya ia lebih baik mandi daripada mendengarkan ocehan Rizky
Pangeran juga bukan tipe orang yang betah berlama-lama ke kamar mandi hanya membutuhkan waktu sepuluh menit ia sudah selesai mandi dan berpakaian usai ia kembali ke kamarnya dan membuka laptopnya yang selalu ia taruh di atas meja belajarnya
kali ia mengakses internet dengan laptopnya di meja belajar sedangkan Rizky ia sudah tertidur pulas di atas kasur
__ADS_1
tak pernah sehari pun ia lewatkan untuk tidak belajar walau hanya sebentar " TIDAKKK ! untuk kedua kalinya Rizky mengagetkan Pangeran spontan Pangerani menoleh ke Rizky yang sedang meronta-ronta di atas kasur sambil menyebutkan kata " nggak berkali-kali
" sok mimpi buruk Lo ! omel Pangeran
seketika Rizky tertawa kencang dan bangkit dari tidurnya ia duduk di kasur sambil menatap Pangeran yang tadi memarahinya
" kaget iya ? ha..ha..ha"
" Dasar gila ! Pangeran mendengus ia kembali menatap layar laptop nya dan mengetik sesuatu di kolom search.selesai mengetik ia menekan " enter " di keyboard dan tak lebih dari satu detik langsung banyak artikel".
" oh iya Gue pengen ngomong sama Lo ! Rizky tiba-tiba serius
" ngomong tinggal ngomong aja ! sahut Pangeran
" Lo tahu nggak ! Rizky mulai serius " Dave itu ternyata mantan nya Cahaya "
" iya ! Rizky menoleh ke Pangeran " Terus "
Rizky menggaguk seraya kembali tiduran di atas kasur " iya tadi gue sempet ngobrol sedikit sama Cahaya ternyata Dave itu cowok yang waktu itu gue kasih tahu Lo inget nggak ! yang gue nelepon Lo cuma ngasih tahu, kalua Cahaya itu baru putus tiga bulan yang lalu
" ingat nggak"
" Nah cowok nya itu Dave ! ucap Rizky" gue bingung kenapa Cahaya bisa histeris saya ngeliat Dave kayak terjadi sesuatu gitu
__ADS_1
kali ini Pangeran tidak menyahut.ia kembali fokus pada layar berusaha menyingkirkan sejenak tentang berita Dave.cowok yang begitu Pangeran benci Rasanya muak bila mendengarkan namanya meskipun Rizky bermaksud bercerita tentang masa lalunya Cahaya tetapi bagi Pangeran itu tidak penting untungnya.jadi, lebih baik ia menghabiskan waktu untuk belajar daripada mendengarkan Rizky
Pangeran ! Rizky merengek ya elah gue lagi ngomong sampai berbusa kayak gini malah Lo cuekin"