COWOK SUPER DINGIN

COWOK SUPER DINGIN
BAB 45


__ADS_3

Setiba Di Rumah Cahaya menjatuhkan diri ke sofa Di ruang TV Dan melepas tas selempang kecil yang ia bawa Cahaya bersandar pada Sandaran Sofa menekuk begitu Dalam wajah manisnya.Sandra yang baru Menyadari kedatangan anaknya langsung keluar dari Dapur dan Berjalan menghampiri Cahaya


..." Sayang kok kamu Pulang nggak Bilang-bilang,sih ? ucap Sandra Seraya Duduk di Samping anaknya itu "...


..." iya aku lupa " Bulan Tersenyum yang Dipaksaka lantas menekuk wajahnya lagi "...


..." kok di tekuk gitu mukanya ? kamu kenapa ? Sandra menepuk Sekali pipi Cahaya. Cahaya menggeleng Sembari mengubah posisinya menjadi Duduk tegap dan tersenyum Segaris, membuat wajahnya terlihat lucu "...


..." Bener nggak apa-apa ?" Sandra sambil membelai halus Rambut panjang Cahaya...


...Cahaya lagi-lagi mengangguk dan kali ini sambil berucap " nggak apa-apa Ma "...


..." Ya udah " Sandra balas tersenyum lalu Raut wajahnya Berubah menjadi Serius " Oh iya Mama mau ngomong sesuatu Sama kamu "...


..." Apa Ma "...


..." Lusa Mama mau pergi ke Medan ada kerjaan Dadakan di Sana Dan Mama nggak Bisa membatalkan Secara Sepihak " Sandra menatap Bulan penuh harap " Kamu Bisa Mama tinggal Buat beberapa hari aja ? kamu Boleh aja temen-temen kamu Main di sini Biar kamu nggak kesepian lagi "...


..." Ta-tapi ...." Cahaya tergagap " Aku sebentar lagi mau ujian Nasional Ma Berarti Mama nggak ada di Dekat aku dong "...


..." Mama bisa kasih kamu Semangat Lewat telepon atau Video call Kita masih Bisa berkomunikasi Sayang "...


..." Mama Di sana beberapa lama "...


..." Nanti Mama Kasih tau ya "...


..." Oke " Bulan mengangguk paham lalu ia Bangkit Dari sofa dan meraih Tasnya yang tergeletak di sampingnya " Aku ke kamar ya Ma "...


Dengan langkah gontai Cahaya Beranjak ke kamarnya Rambutnya terurai agak Berantakan bahkan jepitannya Sudah melenceng tak karuan Dari rambutnya mungkin gara-gara memakai helm tadi


Tiba di kamar Cahaya langsung menghampiri kasur lalu merebahkan diri ke atas benda empuk itu menghela nafas lega Cahaya menatap lurus ke arah langit kamarnya yang Ditempel stiker benda luar angkasa glow in the Dark.


Agar saat lampu kamar Dimatikan stiker-stiker lucu itu akan menyala Dan menghiasi Kamar Bulan


Cahaya tersenyum sendu sembari mengingat kembali percakapannya Dengan Pangeran di motor Sudah berhari-hari Cahaya menunggu Pangeran menjelaskan Tentang Kalimat Sakral itu tetapi nyatanya cowok itu masih tidak peduli akan hal tersebut,ia malah mengaku lupa arti dan kalimat itu padahal.... Cahaya mengharapkan adanya Sebuah keajaiban yang membuat Pangeran mau mengakui perkataan tersebut.Tidak heran bila saat ini Cahaya sedang diselimuti Rasa kecewanya


Di pagi hari


pagi ini semua yang ada dihadapan Cahaya Seakan membuatnya bosan.Suasana hati Cahaya masih kacau mengingat Bumi yang sampe sekarang tidak mau menjelaskan kalimat itu.Saat Cahaya mendaratkan bokongnya di atas bangku, Pangeran menoleh sekilas ke arahnya dan kembali menatap Kertas putih yang ada di Depannya


..." ini Lo yang nulis ya ? celetuk Pangeran sambil menunjuk kertas yang ada di atas mejanya "...


...Cahaya melirik kertas itu dan seketika ia melotot bersamaan dengan mulutnya terbuka, lebar, spontan Cahaya merampas kertas tersebut lantas meremuknya agar Pangeran tak bisa melihatnya lagi Cowok itu malah terkekeh " Gue udah liat kali percuma Lo tutup-tutupin "...


..." ih Lancang Banget sih liat barang orang ! Omel Cahaya pipinya bersemu merah tak bisa dipungkiri semalu apa ia saat ini.Bagaimana Tidak kertas itu merupakan sebuah coretan isi hati Cahaya terhadap Pangeran vdengan tambahan lukisan kecil dengan tambahan lukisan kecil wajah cowok tersebut lukisan yang pernah Cahaya Buat beberapa hari lalu dan Pangeran dilarang untuk melihatnya...


" Salah sendiri nggak dibawah pulang kertasnya Jatoh di lantai di bawah kolong meja gue lagi,wajar dong kalau gue ambil ! Pangeran berujar santai tidak peduli dengan wajah Cahaya yang Sudah semakin memerah seperti kepiting rebus


Cahaya Tidak mampu berkata-kata lagi.ia segera meremas kertas tadi sampai benar-benar remuk berubah menjadi bola kertas Pangeran yang melihatnya itu malah menaikkan satu alisnya bingung ia bertanya " kenapa di Rusak "


..." nggak apa-apa " jawab Cahaya terdengar ketus...


..." itu puisi lirik lagu atau apa sih ? tanya Pangeran lagi " By the way kok lukisan muka orangnya Mirip lukisan muka gue yang Lo kasih ke gue waktu itu "...


..." ish udah kamu nggak perlu tahu " Pangeran jadi salah tingkah...


..." Ya udah sih kan gue cuma nanya " Pangeran mendengus " lagian gue udah baca semuanya ...


..." Serius kamu udah baca semuanya ? Cahaya Semakin terperanjat Bumi pun langsung mengangguk tanpa memikirkan betapa salah Tingkahnya Cahaya saat ini...


Cahaya menatap kertas itu yang sudah menjadi Bola itu,lalu terbayang Kalimat yang tertulis di sana Kalimat penuh makna dan memiliki pesan tersirat di dalamnya Namun Pangeran telah membaca itu membuat Cahaya kepalang malu


...kamu Cowok yang pertama kali membuat aku terpesona sama kegalakan kamu...

__ADS_1


...Nggak ada sehari pun kamu nggak marah-marah tapi aku suka kamu itu sebenernya lucu, sayangnya kamu terlalu kaku buat ekspresiin itu...


...kamu juga Baik tapi galak Banget...


...Aku suka sama kamu dari awal ketemu...


...Yang ada di benak aku,pas pertama kali aku liat kamu itu ganteng... banget...


...sayangnya kamu nggak pernah Bisa membuka hati kamu buat seseorang...


...Hati kamu terlalu Dingin kayak bongkahan es...


...Seandainya aku bisa,aku pengin banget ungkapin perasaan aku ke kamu...


...tapi aku ragu Aku takut kamu nggak suka sama aku...


...aku juga ngerti kamu lagi nggak mau pacaran,kamu lebih mentingin pendidikan kamu...


...lagi pula aku itu cuma orang Baru yang dateng tanpa sengaja menjadi temen kamu...


...Aku tetep bersyukur setiap hari aku bisa bertemu sama kamu, masih ngeliat muka kamu yang selalu bikin gemas...


...Dan aku bersyukur Sampai sekarang aku masih bisa jadi temen kamu...


...LOVE...


...❤️ P...


Cahaya langsung merutuki nasib untuk dirinya sendiri ia bahkan tidak berani menatap Pangeran tidak mau berbicara padanya dan Tidak mau semakin malu karena kelakuanya Sendiri.Pangeran yang mengerti akan reaksi Cahaya itu hanya Bisa memandangnya dengan kerutan Kening.ia pikir apa yang salah dari tulisan dan lukisan itu hingga Cahaya merasa sangat marah bila gambarnya itu dilihat orang lain ? padahal Bagus dan lucu


...makanya punya barang tuh Disimpen Taro di atas meja bawa pulang kalau perlu Tuh gambar dimasukin bingkai biar Dipajang di Tembok kamar Nyesel Sendiri kan gambarnya diliat Orang lain ?...


...masih Beruntung gue yang liat gue.lo nggak perlu terlalu panik karena tulisan alay Lo Cuma gue kalua yang liat satu kelas Gimana " Pangeran menceloteh membuat Cahaya Semakin cemburut " padahal tulisannya...


..." Kamu Tuh nggak ngerti " balas Pangeran masih enggan menatap Pangeran ini privasi tahu ! Cuma aku yang boleh liat.kalua kamu tahu ini bukan barang punya kamu, seharusnya kamu nggak usah liat - liat !...


...Rasanya ia ingin meraung-raung atau bahkan bersumpah serapah agar Pangeran lupa ingatan agar ia mendadak tak ingat dengan isi tulisan di kertas tadi Bukan hanya malu Bulan juga panik kalau Pangeran merasa tulisan itu ditujukan untuknyacahaya takut nasibnya akan sama seperti Amel yang selalu di ejek dan bully karena ia tahu Amel menyukainya Cahaya masih mau berteman dengan Pangeran Walaupun saat ini ia sedang sebal pada Cowok itu...


..." Kamu jangan inget tulisan yang ada di kertas itu " kata Cahaya masih menolehkan kepalanya ke arah lain, tidak mau menatap Pangeran "...


..." Kenapa "...


..." Lupain aja " Sahut Cahaya" aku nggak mau ada orang yang tahu...."...


..." Ya udah "...


..." janji ya jangan Diinget- inget tulisannya " Cahaya seketika menatap Pangeran sambil menyodorkan kelingkingnya Pangeran yang heran itu hanya menurut saja Dan mengaitkan kelingkingnya pada kelingking Cahaya "...


..." Kamu udah janji nggak Boleh diingkari"...


..." Iya Bawel "...


Beberapa saat Cahaya masih bisa tenang dan tidak sehisteris tadi.kini ia memasukkan Bola kertas tadi ke dalam tasnya tidak jadi ia Buang ke tempat Sampah karena kertas itu terlalu berharga baginya Pangeran tiba-tiba bertanya hingga Bulan menoleh ke arahnya


..." itu Buat siapa "...


..." Apanya "...


..." Tulisannya " kata Pangeran " kayaknya penting Banget buat Lo sampe Lo kaget gitu pas tahu gue udah tahu isinya "...


..." Buat seseorang " balas Cahaya." kamu nggak perlu tahu "...


..." Oh " Pangeran membulatkan bibirnya " Lo lagi suka Sama Cowok ya "...

__ADS_1


...Kali ini Cahaya tidak menjawab...


..." Sama Rizky Celetuk Pangeran membuat Cahaya menoleh sepenuhnya ke arah Ekspresi Cahaya tidak dapat di artikan semacam Bingung bercampur panik "...


..." sejak kapan Rizky galak ? padahal di kertas itu aku udah Deskripsikan Cowok " Cahaya berucap ketus"...


..." Oh jangan-jangan Lo suka sama gue ya ? Pangeran menatap Cahaya Dengan tatapan menunduh membuat jantung Cahaya seperti berhenti berfungsi dalam beberapa detik ia segera menetralkan ekspresi terkejutnya Dengan cara apapun "...


..." Dih gerr !" Cahaya menjulurkan lidahnya ke arah Pangeran mengejek "...


..." kan gue cuma nebak kalau tebakannya salah ya udah " Sahut Pangeran cuek sekali ia bahkan kini mulai membuka buku paket bahasa Inggris dan mulai mengerjakan soal-soal yang ada di sana seperti yang Biasa ia lakukan...


Tidak lama setelah itu Rizky Datang ke dalam kelas membawa Sebuah balon terbang berwarna pink Anak itu Asyik sendiri membawa-bawa Balon yang entah darimana ia ambil ia berjalan ke bangkunya untuk menaruh atas dan beralih mendekati Cahaya Dan juga Pangeran


..." Wah Balon ! Cahaya Berseru " Mauuuu"...


...Rizky angsung menyerahkan balon itu pada Bulan dan Cewek itu tersenyum Begitu lebar.warna Balonya yang imut itu membuat Cahaya suka menjadi gemas ia bertanya " Rizky kamu beli "...


..." nggak tadi gue ambil di kelas sebelah ada yang ulang tahun Soalnya " Sahut Rizky alu pandangannya beralih ke Bumi yang sedang mengerjakan soal Tadi." Oh iya Lo berdua Semalem ke mana " tiba-tiba ngilang berasa diumpetin kolong Wewe "...


..." Oooh pantesan nggak bilang-bilang Nggak pengin di Nganggu Ternyata ? Rizky tertawa keras " Untung gue sama Bianca kehilangan jejak Lo berdua kalua nggak pasti acara Dinner Lo berdua gagal ya "...


..." Banyak Ngomong Mulu Dasar Bucin"...


..." Tapi gue bener kan ? serbu Rizky" nggak apa-apa Pangeran gue pengertian kok orangnya "...


..." Banyak omong " ketus Pangeran...


...Rizky lagi-lagi tertawa Memang kalua ada Rizky pasti suasana yang awalnya garing atau hening seketika jadi hangat dan Ramai.Cowok itu lalu duduk di bangku Doni yang masih kosong dan menghadap ke dua Temennya yang ada di belakang...


..." jadi,kalian udah jadian atau belum ? pertanyaan Rizky membuat Pangeran Seketika berhenti menulis dan Bulan yang tadinya tengah asyik bermain Dengan Balon langsung menatap Rizky...


..." Entah " Sahut Cahaya seraya mengalihkan pandangannya kembali ke Balon...


..." Padahal Lo udah nunggu ya Cahaya ? Rizky memandang bulan pakai tatapan iba yang ngeselin "...


...Cahaya mengerdikkan bahunya " Nggak tahu deh"...


..." Tuh Pangeran jangan bikin anak Orang nunggu terlalu lama dong kan Kasihan Nunggu itu nggak enak ! ujar Rizky begitu serius pada Pangeran...


..." kok jadi gue sih ? Pangeran tidak terima " Gue nggak tahu apa-apa padahal "...


..." Ternyata dia Selama ini nggak peka Lan " Cahaya hanya bisa tersenyum Senyuman yang terlihat sangat dipaksakan ia tidak tahu harus berucap apa lagi.ia tidak bisa memaksakan kehendak Pangeran untuk peka terhadap perasaannya.Cahaya hanya Bisa diam dan menunggu keajaiban itu datang Entah sampai kapan itu datangnya intinya Selagi Cahaya tidak akan lelah menunggu "...


..." Ehm aku mau kasih tahu sesuatu ke kalian " Cahaya kini menatap dua Cowok itu secara bergantian "...


..." Apaan tuh "...


..." Lusa Mama aku pergi "...


..." ke Mana Cahaya " Rizky jadi panik "...


..." ke Medan Cuma Buat beberapa hari tapi kayaknya Sampe Ujian nasional " Ungkap Cahaya...


..." Wah ngapain " Rizky berseru...


..." ada kerjaan di kantor jadi aku bakalan tinggal di Rumah sendirian deh " Cahaya Cemberut lalu ia menatap Bumi dan juga Rizky secara bergantian." kalian kalau aku diajak ke rumah mau nggak aku takut Sendirian di Rumah "...


..." Mau aja kok Lan Tenang aja nggak usah takut kita bakal lindungi Lo dari segala bentuk kejahatan " Rizky berucap penuh percaya diri dan itu terlihat sangat konyol...


..." Bener ya "...


..." iya bener " Rizky membalas kemudian menepuk bahu Pangeran Ya kan Pangeran...

__ADS_1


Pangeran menaikkan kedua Alisnya lalu mengangguk Samar Bulan kini tersenyum lebar lantas menghela nafas lega tak ada yang perlu dikhawatirkan lagi Selama ibunya pergi ke Medan nanti ia harus ingat bahwa dirinya memiliki teman-teman yang baik seperti Rizky dan Pangeran Di tambah lagi Bianca yang akan membuat hari-hari nya Semakin berwarna Cahaya bersyukur memiliki semua dalam hidupnya


__ADS_2