
...l ! celetuk Rizky...
..." ini Bianca Dia Tadi Dijahatin sama cewek-cewek yang ada di taman sekolah,ya udah aku samperin aja terus sekarang Bianca nangis "...
..." oh Bianca " sahut Rizky sembari mengangguk " ada masalah apa Emangnya "...
...Cahaya menggeleng " aku juga nggak tahu "...
..." kenapa Bianca ? sini cerita " ujar Rizky ramah seperti Biasanya " Tenang aja kita-kita mulutnya nggak ember kok "...
..." Nanti aja ditanyanya kalua Dia udah nggak nangis lagi ...." kata Cahaya seraya mengusap puncak kepala Bianca dengan penuh Pangeran yang sedari sibuk meminum Minuman Dingin sambil mengerjakan beberapa soal matematika di Buku Tulisnya kini ia memberi perhatian penuh pada tiga orang tadi Matanya sempat Bertemu dengan mata milik Cahaya Namun secepat kilat ia membuang muka ke arah Rizky...
..." Woy udah dong Nangis nya berisik Tau ! Pangeran ngomel pada Bianca dan ngomelnya itu sangat tidak tepat waktu Pangeran memang tidak suka melihat Cewek menangis Tetapi caranya untuk menghadapi itu selalu salah "...
..." nggak usah Di Dengerin sih Pangeran mah " kata Rizky udah keluarin aja terus Nangisnya sampe Lo ngerasa lega...."...
Cahaya mengangguk sambil terus mengusap Bahu dan kepala Bianca Tak lama kemudian Bianca menyingkirkan Telapak tangan dari wajahnya dan mengusap air mata telah membanjiri wajah Cahaya yang baik hati itu langsung meraih tasnya dan mengambil Dua tisu untuk diberikan ke Bianca
..." kamu mau minum ? Tawar Cahaya seraya menyodorkan botol minumnya Bianca mengangguk kecil dan ia pun meminum air mineral milk Cahaya hingga beberapa Tegukkan Cahaya Tersenyum Melihat Bianca berhenti menangis...
..." Tadi kamu kenapa ?" Tanya Cahaya beberapa saat setelah Bianca terdiam dan hampir melamun.Bianca menarik nafasnya dan memandang Cahaya untuk beberapa detik ia tidak tahu harus memulainnya Darimana lagipula ia tidak ingin melibatkan banyak orang Dalam masalah yang tengah ia hadapi ini "...
__ADS_1
..." kamu nggak mau ada Pangeran sama Rizky di sini iya ? celetuk Cahaya yang kemudian mengusir Pangeran serta Rizky dari tempat mereka duduk Pangeran Tidak Terima Namun Rizky menurut"...
..." nggak apa-apa mereka Di sini...kata Bianca ketika Dua cowok itu Hendak bangkit dari dari bangku masing-masing ." lagian udah banyak yang tahu juga soal ini percuma kalau gue rahasiain ke orang lain lagi, karena lambat laun Bakal tahu Sendiri "...
...Cahaya mengernyit ia memandang Bianca Dengan kepala yang miring ke sisi kanan "Emangnya ada apa "...
...Rizky yang pengertian itu langsung menyuruh Bulan untuk Duduk Di bangku Doni dan Dirinya pindah ke ke Bangku Marissa Cahaya Dan Rizky sama-sama memindahkan Bangkunya ke arah Belakang jadi menghadap Ke Bianca Pangeran yang cuek itu kembali asyik bermesraan Dengan Buku matematikanya...
..." jadi.... Cewek-cewek yang Tadi itu sebenarnya Temen-temen gue Kami Berlima Bikin geng Dari kelas sepuluh.Tapi,gue keluar Dan ngehindarin mereka Udah sebulan yang lalu gue ngehindarin mereka karena Gue nggak mau mereka punya Temen yang sehina Gue takut mereka nggak bisa terima keadaan gue,lagi setelah tahu apa yang terjadi sama gue Hadepin sekarang Makanya Tadi mereka marah-marah Bahkan ngatain-ngatain gue " Bianca kembali terisak " Gue Bingung Cahaya gue nggak tahu harus ngapain lagi gue malu "...
..." Malu kenapa ? aku nggak ngerti ... Bulan meringis Dengan Volume suara yang merendah, Bianca kembali Berucap " Gue udah di sakiti sama Cowok Gue...
..." Hah ? Cahaya membuka mulutnya terkejut Yang Bener BIANCA "...
..." Sekarang gue nggak tahu apa yang gue lakukan lirih Bianca penuh Rasa sakit yang ia Derita dalam Batinnya ia menutup mulutnya,tak mampu berkata-kata lagi Bahunya Bergetar Kuat, Isak tangisnya juga mulai terdengar keras "...
...Bianca menggeleng sambil mengusap hidungnya " ini juga salah gue Cahaya , kenapa gue terima jadi pacar dia...
..." Sssh udah...." Cahaya mengusap punggung tangan Bianca mencoba menenangkan gadis itu"...
..." Siapa Cowoknya Bianca ? tega banget berbuat kayak begitu sama Cewek " Rizky tak Habis pikir masih aja ada cowok yang tega menyakiti hati seorang wanita "...
__ADS_1
...BIANCA menarik nafas dalam-dalam Sebelum ia menjawab pertanyaan Rasanya Berat sekali untuk menyebut nama Cowok yang telah menyakitinya itu Dan setelah beberapa saat kemudian Bianca pun kembali berkata...
..." Dave " Ucap Bianca " Mantan pacar Lo Cahaya...
..." Hah " Bulan membulat sempurna mulutnya terbuka Dave ? Rizky tak kalah sama terkejutnya Dengan Cahaya...
mendengar Nama Dave Pangeran menoleh dan langsung meletakkan pulpennya Di atas Buku ia menatap Bianca Dengan mata tajamnya dan membuat Bianca menoleh ke arahnya
..." Dave " tanya Pangeran memastikan...
..." iya...." Bianca mengangguk lemah ia.lalu...
...menatap Cahaya yang juga sedang memandangnya " Makanya gue nyari Lo buat minta bantuan Lo Cahaya gue tahu Dave itu Mantan Lo Dave datengin gue buat buat melupakan kamu dan tiba-tiba aja dia ninggalin gue begitu aja tanpa alasan yang jelas...
" kok Lo Bisa kenal Dave,sih " Heran Rizky
Beberapa hari yang lalu gue ketemu Dave di club keadaan dia berantakan Dia ngaku abis di putusin sama pacarnya Awalnya gue nggak tahu siapa yang Cewek yang Dave maksud itu karena gue sendiri nggak kenal Sama Dia. dan akhirnya gue nyesel sampe sekarang kenapa gue bisa kenal Sama Dave sampai saat ini Cahaya gue butuh bantuan kamu aku ingin sekali bisa ketemu sama Dave dan gue minta penjelasan dia kenapa dia ninggalin gue begitu aja Bianca menarik nafas sebelum melanjutkan ceritanya kembali yang pilu ' Untungnya gue sempet Buka Dompet Dave buat nyari tahu info Soal Gue foto KTP-nya gue juga Foto gambar cewek yang ia panjang Di dompetnya Dan pas di sekolah gue keinget sama gambar cewek yang ada Di Dompet Dave Mukanya sama dan ternyata memang orang yang sama
..." jadi, karena itu kamu nanya Nama aku pas kita ketemu Di koperasi waktu itu ! Ujar Cahaya...
Bianca mengangguk " Gue ngerasa lega pas ketemu lo Lan gue ngerasa cuma Lo yang bisa bantuin gue "
__ADS_1
..." Tenang aja Bianca Bukan cuma Cahaya yang bakal bantuin Lo gue Sama Pangeran juga ! kata Rizky...
...Cahaya mengangguk Semangat " iya Bianca Tenang aja ya kalau Dave nggak mau bertanggung jawab, Biar Pangeran yang turun tangan...