
waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 menit bel pulang sekolah langsung berbunyi nyaring.seisi kelas X11 IPS 1 serempak mengemas kembali buku-buku mereka dan dimasukan ke dalam tas.Begitu juga pun Cahaya yang saat ini tengah menaruh pulpen merah ke dalam tas
Cahaya berdiri dari bangkunya lalu menghampiri Rizky seperti yang sudah di janjikan tadi Rizky akan menemaninya beli siomay kebetulan Cahaya kepengin makanan buatan kang Ujang itu sejak Minggu lalu tetapi belum terwujud sampai detik ini
..." Rizky ayo ! Cahaya menyentuh bahu Rizky membuat cowok ganteng itu menoleh ke arahnya...
...tanpa sepengetahuan Cahaya, Rizky Melirik ke arah Pangeran yang ternyata sedang memantau mereka berdua , Rizky ingin tertawa melihat ekspresi Pangeran,tetapi ia mencoba menahannya...
..." liat Bensin gue dulu ya Cahaya kata Rizky " plus pastiin dulu ada yang cemberu atau nggak kalau Lo jalan sama gue " lanjut Rizky sengaja volume suaranya tinggikan satu oktaf sambil melirik ke arah Pangeran. Pangeran panas mendengarkan ucapan Rizky dia memilih untuk tidak menghiraukan dua manusia itu....
Rizky menggeleng dan ia tersenyum Rizky sangat tahu sekali sifat Pangeran yang lagi kesal dan cemburu terhadap dirinya itu
..." ya udah yuk "...
..." ayo "...
tak lama setelah Cahaya dan Rizky lenyap dari kelas,kini giliran Pangeran meninggalkan kelas sesuai merapikan barang-barang bawaannya.ia jalan sendirian sepanjang koridor sekolah,dan jaraknya dengan dua temennya tadi terbilang cukup jauh.sekarang Pangeran menuruni anak tangga menuju lobi sekolah yang sudah di penuhi banyak siswa-siswi yang berlalu - lalang
tiba-tiba langkah Pangeran terhenti di saat dua manusia menghalangi jalannya tepat di ambang pintu lobi.padahal pintu terbilang lebar tetapi Pangeran masih merasa terganggu akan kehadiran mereka berdua
...Pangeran berdesis " kalua pacaran itu jangan di sini dong itu di taman Menteng kayak ada tempat lain aja buat pacaran apa kalian berdua mau pamer sama gue ? dasar norak Lo berdua...
...usai berkata itu, Pangeran melengos meninggalkan Rizky dan Cahaya yang mematung di tempat Cahaya semula sibuk mencari ponselnya di dalam tas, mendadak tersentak hingga menghentikan langkahnya di ambang pintu.kini menyingkir tubuhnya lalu memandang Pangeran dari kejauhan...
..." Bentar Cahaya" ucap Rizky yang kemudian meninggalkan Cahaya untuk mengejar Pangeran...
...Rizky Berlari, mencoba menjangkau Bumi yang terlihat terburu-buru tetapi, Rizky namanya yang tak pernah jaim kalian tahu ? Rizky tiba-tiba melompat ke depan tubuh Pangeran dengan merentangkan kedua tangannya kesamping.wajahnya yang konyol itu semakin terlihat menyebalkan di mata Pangeran...
..." say that you're jealous " Rizky tak menunggu waktu lama, dan tak perlu basa-basi pula untuk mengucapkan kalimat itu...
__ADS_1
..." Rizky Lo gila ya ? Pangeran tak memedulikan omongan Rizky" nggak usah sok bule, ngomong pake bahasa Inggris segala deh "...
..." keliatan Pangeran Lo itu bawaannya sensi banget kalau liat Pangeran berdua sama gue " Rizky tersenyum jahil " sensi dalam antrian lain ya ini aura sensinya nggak kayak yang biasa Lo tunjukin ke orang-orang "...
..." Daripada Lo ngomong nggak jelas kayak gitu, mending Lo minggir karena gue mau pulang Otak gue lagi mumet banget pengin cepat-cepat tidur"...
..." Anterin Cahaya dulu beli siomay, Baru Lo boleh pulang " Rizky tersenyum lebar...
..." Dih apa-apaan ? nggak mau gue nggak penting banget sih gue anterin dia beli siomay ! tolak Pangeran mentah-mentah ia ingin pergi dari hadapan Rizky tetapi langkahnya di halangi terus Rizky...
..." Rizky minggir nggak gue mau balik " sahut Pangeran...
..." kasihan Pangeran dia itu kepengin banget siomay " ujar Rizky tak peduli dengan tatapan mautnya Pangeran " Dia juga dari kemaren ngomongin Lo mulu "...
..." ngomongin apa " tanya Pangeran tanpa sadar ia nada bicaranya merendah...
..." nggak jadi kepo gue " celetuk Pangeran yang langsung menabrak bahu Rizky dan berjalan cepat ke arah parkiran motor"...
..." Pangeran "...
...tanpa peduli Pangeran yang terus berjalan, Rizky berucap " gengsi jangan di pelihara lama-lama Entar Lo nyesel nanti...
...Pangeran mendengarkan ucapan Rizky tetapi ia bersikap seakan-akan ia tak mendengar padahal nyatanya jantungnya bergejolak tak karuan...
Gumpalan asap putih mengebul di udara kala cowok itu mengempaskan dari mulut.Bara api itu menyala di ujung rokok ketika ia kembali menghisapnya hingga dalam Dave memejamkan matanya, dahinya mengerut dan bibirnya terlihat pucat kering.
di dekat kakinya terdapat sampah Putung rokok yang berserahkan dengan jumlah dari lima Bukan,itu bukan rokok milik teman-temannya Dave.itu rokok milik sendiri yang bisa ia habiskan dalam kurun waktu tak lebih dari dua jam.kalian bisa menebak seberapa rusak paru-paru cowok itu.wajahnya yang tampangnya seakan-akan perlahan memudar dan di gantikan dengan tampang kusut yang tak memiliki gairah hidup
Bukannya Hanya rokok.teman sejatinya Dave adalah minuman yang beralkohol ia mampu menghabiskan tiga botol minuman itu dalam waktu sehari tanpa memikirkan apa yang akan terjadi pada organ tubuhnya suatu hari nanti
__ADS_1
..." Dave ada yang ngajak Lo main nih " Dion salah satu anggota gengnya yang mendekati cowok itu sambil memperhatikan sesuatu di layar ponselnya...
..." jam sebelas di Bogor.kalua kalah Lo harus turutin kemauan mereka ! Dion berujar serius' yang Dave tanggapi dengan tawa menyeleneh ....
..." kalau gue menang ?" Dave bertanya...
..." Lo bebas minta apa pun dari mereka,dan mereka wajib penuhi itu semua ! tutur Dion...
...Dave tertawa, tawa yang terdengar seperti remehan " accepted...
..." Lo yakin bro " Dion meminta kepastian...
..." why not " balas Dave...
..." mereka Alexander geng motor yang sampe sekarang nggak pernah kalah dan terkenal sama kebengisan mereka," ujar Dion gue bukanya ragu sama Lo.tapi liat sendiri keadaan Lo sekarang....
Dave menatap sinis,Dion merasa tersindir dengan ucapan cowok yang memiliki usia lima tahun ke atasnya " Lo nggak percaya sama gue
..." mereka mau Lo main sendiri tanpa di temenin satu orang pun ! suara Dion meninggi " mereka mau Lo lawan mereka sendirian karena mereka tahu Lo itu jago "...
..." kalau mereka tahu gue jago, kenapa Lo jadi kayak nggak yakin sama gue ?" Dave berujar ketus...
..." lawan Lo ada tujuh dan Lo harus menang " Dion menjeda." gue sih terserah Lo gue cuman takut Lo kenapa-kenapa karena Lo udah anggap adek gue sendiri "...
...Dave mendengus seraya bangkit dari posisi duduknya di atas sofa kumuh yang ada di markas besar mereka." kalua gitu bilangin sama mereka gue terima ajakan mereka"...
..." ya udah ! ucap Dion sambil mundur satu langkah " kalua Lo menang gue bakal kasih apa pun Lo mau "...
...Dave tersenyum lebar " omongan Lo udah gue pegang awas sampe Lo pura-pura amnesia "...
__ADS_1