COWOK SUPER DINGIN

COWOK SUPER DINGIN
BAB 47


__ADS_3

kini empat remaja itu Sudah berkumpul di sebuah Restoran cepat saji.duduk di dekat Tembok kaca yang langsung menampilkan pemandangan di luar tempat makan Cahaya duduk bersebelahan dengan Bianca sementara di hadapan Cahaya ada Pangeran di depan Bianca ada Rizky


Cahaya mengambil sepotong pizza dari loyang memakan ujungnya dan mengunyah sampai pipi mengembung.Sesekali ia makan diiringi Tawa saat mendengar guyonan yang Rizky ciptakan tak jarang Cahaya tersedak sampai batuk karena ulahnya sendiri


Cahaya juga Sesekali mencuri pandang pada Pangeran Cahaya Sangat suka melihat Pangeran tersenyum Bahkan tertawa.Hingga Tingkat kegantengannya makin bertambah dan membuat Cahaya kagum terhadap Pangeran Bukan hanya ketampanannya Tetapi juga kecerdasan wibawa dan dikenal akan keganasannya dalam menghadapi musuh


Memang tak ada manusia yang sempurna Tetapi bagi Cahaya Pangeran sangatlah sempurna Begitu Rasanya ketika orang yang sedang jatuh cinta Semua yang ada pada diri Seorang yang ia sukai pasti akan selalu indah dan menarik di depan mata kita Sama seperti Cahaya rasakan selama ini


Cahaya menunduk saat Pangeran Hendak menoleh ke arahnya ia meraih minuman Menyedot setelah ia menelan pizza yang ada di mulutnya Kini Cahaya menatap ketiga Temannya dan menghela nafas Ringan


..." Guys " panggil Cahaya membuat semuanya menoleh ke arahnya " Aku ngajak kalian di sini sebenernya buat ngabasin waktu untuk hari ini bareng kalian Soalnya Besok lusa aku Bakal ke Medan dan langsung ke Bangkok hari itu juga '...


..." Hah " Bianca terkejut "...


..." Serius Cahaya ? Lusa ? kan belum pengumuman kelulusan.... sahut Rizky "...


.......


...Cahaya mengangguk " Aku tahu tapi Mama Ngajak ke Bangkok lusa.Mama takut nggak ada waktu lagi Buat liburan sama aku.nggak lama lagi Mama bakal dapat job buat ke luar kota lagi "...


..." Yah.... kita liburan nggak bareng dong ? Bianca melemaskan bahunya...


...Cahaya menggeleng Samar " Aku nggak bisa Nolak ajakan Mama Tapi,aku udah lama nggak liburan bareng sama Mama kalian tahu akan Mama aku sibuk "...


...Rizky mengangguk paham " nggak apa-apa kok Cahaya waktu bareng keluarga kan lebih penting lagian kita juga masih bisa teleponan kan Video call juga kalau kangen...


...Bianca mengangguk Setuju " iya bener"...


...Senyuman kecil itu terukir di wajah manis Cahaya Senang rasanya memiliki Bianca, Rizky Dan Pangeran Di hidupnya Awalnya Cahaya merasa terpuruk karena Dave hingga akhirnya ia bisa kembali ceria karena mereka mereka bertiga yang menghadirkan mentari Dari mendungnya suasana hati Cahaya Tak bisa di pungkiri seberat apa jika Bulan meninggalkan mereka ke Bangkok Nanti...


..." Lusa aku Berangkat jam delapan pagi kalian temenin aku ke bandara iya"...


..." iya Cahaya kita mau temenin Lo ke Bandara " sahut Rizky...


Pagi ini tepatnya jam Delapan Cahaya bersama-sama temen-temennya Sudah tiba di bandara Jakarta Soekarno Hatta Cahaya menyeret kopernya Sedangkan ketiga Temannya menatap Cahaya dari belakang Tatapan itu berbeda-beda dan salah satunya ada yang seperti tak merelakan Cahaya pergi


Cahaya berbalik badan menatap ke arah tiga Temennya dan ia Seketika berhenti berjalan meninggalkan koper itu dan berlari mendekati teman-temannya yang menjadi sasaran awal Cahaya adalah Bianca ia memeluk cewek itu dengan erat seperti tak mau melepasnya Pangeran maupun Rizky hanya memperhatikan tak bergeming ingin ikut memeluk, Tapi merasa canggung


melepaskan pelukan itu, Cahaya Kini beralih memeluk Pangeran Rizky Sekaligus membenamkan wajahnya di antara Dada Pangeran dan Rizky Rasanya sangat berat untuk berpisah dengan mereka walua untuk beberapa hari saja, bahkan tidak sampai satu Minggu


..." i Miss you so Much Guys " Cahaya bergumam sedikit melirih dengan air mata yang mulai menggenang di pelupuk mata indahnya...


Pangeran memajamkan Matanya, merasakan aroma rambut Cahaya yang Berbau buah-buahan.Besok dan hari ke depan ia tidak bertemu dengan sosok ceria nan Ceriwis seperti Cahaya.setelah ketiganya melepas pelukan itu Cahaya menatap Dua cowok yang Berada di hadapannya seraya Tersenyum. Matanya sudah berkaca-kaca bibirnya bergetar namun ia berusaha kuat mungkin untuk tidak menangis Cahaya juga menatap Bianca dengan tatapan yang sama


..." Belum pergi aja aku udah kangen sama kalian ! ucap Cahaya terdengar manis namun membuat hati mereka bertiga seperti di Remas hingga terasa Sesak " Doain aku biar Selamat Sampe Tujuan "...


..." Amin kita pasti bakal kangen banget sama Lo Cahaya" Rizky tersenyum sendu...


..." jangan lama-lama di sana ya Cahaya jangan Sampe Lo betah Di sana ! Bianca berucap ia meraih tangan Cahaya menandakan dirinya tidak mau Cahaya pergi apalagi Cahaya merupakan temen baru yang sangat baik untuknya "...


..." Aku nggak lama kok di sana Cuma lima hari Cahaya ikut tersenyum " paling lama Mungkin seminggu Aku bakal kangen kalian...."...


..." Tapi kok gue kayak berat ngelepas Lo ke Bangkok yang Cahaya terlihat kilatan sedih di mata Rizky...


...Cahaya terkekeh kecil lalu ia menepuk pipi Rizky" Tenang aja Nanti aku bawa oleh-oleh Buat kalian "...


setelah berbincang ringan dengan teman-temannya,kini Bulan menghirup nafas dalam-dalam dan membuangnya perlahan Matanya tertuju pada Cowok yang sedari tadi diam membisu tidak seperti biasanya ia berceloteh diselingi Kalimat-kalimat menusuknya Namun sekarang ia terlihat lebih tenang dari yang biasanya


" Pangeran" panggil Cahaya


sebenernya Cahaya ingin sekali memeluk Cowok itu secara personal dan merasakan hangat Dalam dekapannya Cahaya ingin membawa bekal untuk di Bangkok berupa sebuah pelukan dari Pangeran tetapi ia tidak yakin akan terjadi hal itu.lagipula Cahaya masih sedikit merasa jengkel pada Pangeran sebab sampai sekarang ia pernah peka terhadap perasaannya


Pangeran membalas tatapan Cahaya Matanya menghunus retina, Cahaya vmembuat ritme jantung cewek itu dua kali bergerak Cepat di luar dari batas normal lagi-lagi Cahaya menghela nafas mencoba rileks


..." jaga diri Lo baik-baik di sana " pesan Pangeran " Jangan ceroboh dan jangan nyusahin Orang Lo Dewasa dikit jangan manja terus "...


Mendengar ucapan itu' itu senyuman Cahaya akhirnya melebar hingga Deretan gigi putihnya ia mengangguk semangat " iya Pangeran


...' kalua udah sampe kabarin kita Cahaya" ucap Rizky...

__ADS_1


...Cahaya mengangguk " ya udah aku berangkat ya pesawatnya Udah mau berangkat Makasih udah mau anterin aku Sampe ke Bandara"...


..." Pangeran, Rizky dan Bianca mengangguk " Anytime iya Cahaya...


..." Cahaya hati-hati ya ! seru Rizky...


...' have fun Cahaya ! sambung Bianca...


Cahaya yang sudah mulai melangkah meninggalkan mereka sembari melambaikan tangannya ke arah mereka.Sebuilir air mata sudah siap meluncur dari tempatnya tetapi Cahaya masih bisa menahannya ia tersenyum tipis Dan matanya tak terlepas dari Pangeran


ia berharap Cowok itu memberinya satu kalimat terakhir sebelum ia benar-benar berangkat.Namun hingga Cahaya sudah hilang pandangan Pangeran Tetap saja ia tidak kunjung mengucapkan sebuah kalimat yang sangat Cahaya harapkan itu


Mungkin sampai kapan pun perasaan Cahaya terhadap Pangeran tidak akan pernah terbalaskan Cahaya sadar Pangeran vbelum siap menerima seseorang di dalam hatinya.Mungkin karena itu, Pangeran susah membuka Dirinya untuk menerima Cahaya yang terlihat menyukainya dan tulus menyayanginya


melihat wujud Cahaya yang sudah jauh tak terlihat tiga orang tadi menghela nafas berat.Rizky menepuk bahu Pangeran seakan memberi semangat pada sahabatnya itu


..." Cahaya kayak mau ngomong sesuatu sama Lo tapi kayak dia Pendem gitu Lo nyadar nggak "...


...Alis Pangeran lantas saling bertautan tidak mengerti " nggak "...


..." padahal keliatan jelas dari matanya dia natap Lo ucap Rizky Lo terlalu nggak peka sih "...


..." Ah...kok gue jadi pengin nangis ya ? Bianca tiba-tiba menyelak " Gue jadi pengin ngejar Cahaya terus nyusul dia buat nggak usah pergi "...


..." Sama Bianca " Balas Rizky" Tapikan dia ke sana buat ketemu nyokap nya kasihan udah lama nggak ketemu sama nyokap sendiri...


..." iya sih ya...." Bianca Berucap lesu"...


..." ya udah kita balik yuk " Rizky mengajak kedua Temennya itu " Nyari makan dulu tapi ya laper banget ini gue dari tadi "...


Bianca mengangguk setuju.mereka bertiga pun beranjak dari tempat untuk keluar dari bandara Soekarno Hatta dari bandara menuju lobi di mana mobil milik Pangeran terparkir di sana.Tidak Biasanya Pangeran membawa mobil pribadi miliknya baru Sekarang ini demi mengantar Cahaya ke bandara


ketika Semuanya sudah masuk mobil, Pangeran segera menancap gas meninggalkan bandara.selama menyetir pikiran Pangeran melayang ke segera arah Namun, yang menjadi objek utama ialah Cahaya Cewek yang baru meninggalkan untuk Sementara Bangkok bukanlah negara yang begitu dekat dengan Indonesia jarak jauh membuat Bumi harus menahan Rindu yang ia kubur sangat Dalam hingga Cahaya kembali lagi.sebenarnya Pangeran ingin memberi tahu Cahaya arti Dari kalimat itu


yang pernah ia sampaikan padanya tetapi perasaan gengsi itu selalu menguasai keinginan Pangeran Kini yang Pangeran lakukan hanyalah waktu yang tepat hingga ia mampu mengalahkan Rasa gengsi yang merasuki Dirinya


..." kita mau makan apa " tanya Pangeran...


..." Emangnya udah buka " tanya Pangeran lagi...


..." kali aja Buka Coba kita ke sana dulu " sahut Rizky Pangeran pun melajukan mobilnya ke tempat tujuan pertama mereka...


Harum Nasi goreng bertabur bawang merasuki indera penciuman tiga anak yang sudah kelaparan sejak tadi Rizky langsung menyedok nasi goreng miliknya lantas meniupnya terlebih dahulu sebelum ia masukan ke dalam mulut


Pangeran Menatap Nasi goreng spesial di hadapannya Tanpa selera Biasanya nafsu makan Pangeran selalu bertambah bila melihat Nasi goreng langganannya tersaji di hadapannya


Tetapi kali ini nafsu makan Pangeran Seakan lenyap begitu saja tanpa alasan.padahal ia juga sama laparnya seperti Rizky.Namun tangannya terlalu malas bergerak hanya untuk menyendok nasi itu.


...Bianca yang duduk di hadapan Rizky juga mulai mengaduk makanannya agar asap yang masih mengebul perlahan susut ia tertawa pelan melihat Rizky yang mengembungkan pipinya karena kepanasan " Makanya sabar udah tau Nasinya baru banget dari wajan "...


...' Gue sih sabar cacing-cacing di perut gue yang udah nggak tahan " Rizky berujar setelah ia menelan Nasi goreng yang ada di mulutnya ...


Rizky meraih segelas jus jeruk Dan ia menengguk sedikit hanya untuk menetralkan lidahnya yang terasa mati rasa setelah merasa kapok karena memakan nasi, yang panas kini Rizky menunggu sejenak sambil mengademkan makanannya tersebut Lantas melirik Bumi yang dari tadi tidak menggerakkan sendok ke mulutnya malah melamun sambil menatap lurus ke depan Dengan tatapan kosong Atta menebak Pasti Bumi sedang memikirkan Sesuatu hingga membuatnya galua


..." WOI Pangeran lagi mikirin apa Lo " Rizkymenyenggol bahu Pangeran Yang duduk di sampingnya...


Pangeran yang tersadar itu langsung mengerjapkan matanya Dan melirik Rizky dengan tatapan sebal Mendapati lirikan itu Rizky malah tertawa Dan merangkul Bumi sambil menepuk sekali Dadanya


..." Galua ya ditinggal sama Calon Girlfriend nya ? Celetuk Rizky membuat Pangeran mendengus keras dan menyingkirkan tangannya yang melilit bagian belakang lehernya "...


..." Lebay Lo Dasar Bucin " kesal Pangeran...


..." Tante Dewi makan apa sih pas lagi hamil Lo ya ? Udah galak ,Omongnnya pedes , gengsinya tinggi banget lagi " Atta berdecak heran " paket komplit banget dah Lo mah Pangeran "...


..." Masa Cowok gengsian sih ? Biasanya kan Cewek yang kayak begitu " Tambah Bianca ia berucap sambil menyendok nasi gorengnya ke mulutnya "...


..." Nah bener banget,tuh " Rizky menyetujui ucapan Bianca " Dengerin tuh Bumi jadi Cowok itu jangan terlalu gengsian "...


..." Bodoh Amat " sahut Pangeran tak peduli...

__ADS_1


..." Pangeran Suka ya sama Cahaya ya ? tanya Bianca memandang Dua cowok di hadapannya secara bergantian...


..." nggak .."...


..." Bukan suka lagi tapi jatuh cinta "...


..." nggak " elak Pangeran dengan keras " itu Lo kali.Dia sukanya sama Lo "...


..." Cahaya suka sama Gue ? mimpi kali ? Rizky lagi-lagi tertawa " Makanya Pangeran sekali-kali Buka mata Lo lebar-lebar ada Cewek yang beneran naksir tulus sama Lo lagi butuh balesan buat perasaannya dia "...


..." Ngomong apa sih ! Pangeran makin jenuh mendengar Coletehan tak ada gunanya dari Rizky hingga membuat selera makannya makin Hiang "...


..." Yeh dibilangin selalu keras kepala " Rizky yang sebal itu pun menyendok makanannya " Awas Lo kalua sampe nyesel jangan ngadu ke sambil nangis "...


..." Lebay amat Lo Bucin " dengus Pangeran sembari meraih es teh manisnya yang masih utuh ia tak mau lagi berbicara tentang Bulan apalagi topiknya Berbau tentang perasaan Bumi memang bodoh dalam cinta "...


Bandara Kualanamu Medan ia sedikit norak karena baru pertama kali ke Bandara ini, Sebab sebelumnya Bulan tidak pernah ke Medan dan tak pernah transit di Bandara ini


Cahaya menggunakan satu tangannya mengotak-atik aplikasi ponselnya untuk memberi tahu kepada teman-temannya bahwa ia sudah tiba di Medan ia mengirim pesan itu pada Rizky karena yang ia miliki Hanyalah Nomor Rizky


setelah itu Cahaya membuka kontak dan mencari Nomor Mamanya untuk menelepon Setelah mendapatkan Bulan langsung menyentuh ikon warna hijau dan menunggu Mamanya mengangkat panggilan itu


sambil menunggu Cahaya kembali melirik ke kanan-kiri memperhatikan Setiap pemandangan yang ada di sekitarnya Tanpa sadar Bulan tersenyum kagum pada yang ia lihat sekarang


..." hallo sayang kamu udah sampai " Suara Sandra membuat Cahaya sedikit terkejut...


..." halo ma iya aku udah sampai " ucap Cahaya...


..." Mama baru saja turun dari taksi kamu mau ke sini ? Mama lagi jalan di lobi utama "ujar Sandra...


..." Ya udah aku ke sana ya ma " kata Cahaya...


Cahaya mematikan sambungan telepon dan mempercepat langkahnya menuju lobi utama.ia sudah tak sabar untuk bertemu dan melepas Rindu dengan ibunya tak sabar juga untuk segera terbang ke Bangkok dan Berlibur di sana pasti akan lebih seru apalagi bila Teman-temannya ikut bersamanya


Setelah kebingungan berkeliling di sekitar Bandara akhirnya Cahaya bertemu dengan Wanita yang sudah berhari-hari ia rindukan langsung Bulan menghamburkan dirinya memeluk Sandra sangat erat seperti Sedang memeluk guling kesayangannya


..." Mamaaa" Gumam Cahaya " Aku kangen "...


..." Mama juga kangen kamu Sayang " Balas Sandra seraya mengecup puncak kepala Cahaya putri kesayangannya "...


..." Akhirnya anak Mama yang cantik ini berhasil naik pesawat " Sandra mencubit gemas hidung Bulan setelah pelukan mereka terlepas "...


...Cahaya terkekeh " Hebat kan aku ? Bulan itu sebenarnya pemberani nggak Manja tahu "...


...Sandra pun tertawa mendengarnya " iya deh Mama percaya kamu anak Mama kan pemberani "...


..." oh iya bagaimana Ujian kamu " lancar "...


...Cahaya mengangguk antusias " lancar dong Mama "...


..." Alhamdulillah kalua gitu " Sahut Sandra...


Langkah mereka membawa keduanya ke sebuah Tempat untuk Check-in setelah mengantre kini giliran Sandra menyerahkan apa yang perlu diserahkan.Tiket, paspor miliknya Dan Cahaya serta mencatumkan barang bawaannya untuk ditaruh bagasi Usai menerima boarding pass mereka kini beranjak ke Ruang tunggu Senyuman Cahaya tak kunjung luntur ia bergandengan dengan ibunya menuju tempat itu untuk menunggu tibanya pesawat mereka


..." Aku Seneng Banget Ma kita bakal ke Bangkok sebelumnya aku nggak pernah ke sana ! ujar Cahaya...


..." Pasti kamu Bakal seneng,deh Bisa foto-foto di sana bagus-bagus Tempatnya " kata Sandra...


..." Aku juga belum pernah ke Medan baru sekarang seharusnya aku ambil jadwal lebih pagi aja ya biar bisa jalan-jalan sebentar di Medan " tutur Cahaya...


..." Pulang dari Bangkok kita ke Medan aja gimana " Ucap Sandra "...


..." GOD IDEA MOM " seru Cahaya...


Setibanya mereka di Ruang tunggu Cahaya langsung pamit ke Mamanya untuk ke toilet karena ia sudah tak tahan menahan rasa ingin membuang air kecil.Bulan lari ke toilet mengikuti arahan yang ada ia masih menggenggam ponselnya sesekali melirik layarnya dan melihat ada notifikasi dari Rizky


...Rizky Pratama : HOREEE Cahaya udah sampe ke Medan jangan Norak ya Lan Soal nya Medan itu bagus banget loh ? have fun ya salam buat Tante Sandra dari Gue Dan Pangeran dan Bianca...


...Rizky Pratama : Btw Lo nggak perlu khawatir Pangeran aman kok sama gue nggak bakal ada cewek yang berani mendekati dia Lo yang tenang aja ya ?...

__ADS_1


Cahaya tertawa membaca isi pesan Beberapa saat terlewat Bulan sudah tiba di toilet dan membalas pesan teks untuk Atta Sambil berdiri di depan cermin Besar di hadapannya setelah Yakin pesan darinya terkirim ke Rizky Cahaya pun masuk ke salah satu bilik toilet


__ADS_2