
Tepat Jam Dua siang Cahaya ma apa yang dimainkan intinya Alex terlihat bahagia memainkanya
tiba-tiba Alex melirik ke arah Cahaya membuat Cahaya merasa gugup karena posisi nya dirinya sedang menatap Alex dari samping lebih tepatnya Cahaya menatap Rambut Alex yang berwarna Biru itu terlihat seperti Ayam sepuhan
..." Hayyo ngapain liat-liat gue " Alex Tersenyum jahil...
..." Siapa yang liatin Kamu " Sahut Cahaya " aku cuma..."...
..." Cuma apa " Cuma missed Call " Alex tertawa tetapi Tawanya tak berlangsung lama karena Cahaya malah Menatapnya dengan wajah Bingung " Jangkrik ya ? Emang...
Wajah Cahaya seketika berubah jadi Datar namun bibirnya terbuka sedikit.ia menghela nafas dan kembali menatap lurus ke depan ke arah Tembok putih di seberangnya
..." nggak bosen nunggu di sini terus " tanya Alex tetap memainkan game di ponselnya...
...Bulan menggeleng " nggak "...
..." Emang Lo nggak pegel Duduk Mulu " tanya Alex lagi...
..." nggak "...
..." Lo suka sama gue nggak "...
..." nggak "...
..." Lo sayang sama Samudra "...
..." nggak " Bulan kesal Sedetik setelah itu, bulan melotot dan tersadar " Eh ngapain sih "...
..." Gotcha "Alex berseru ia tertawa lagi " lagian nggak apa-apa terus "...
...Cahaya cemburut dan mendengus pelan ia melipat tangannya ke atas perut dan kembali menatap tembok putih Tadi.alex menoleh sekilas ke Cahaya menahan senyumnya Lalu ia menghentikan permainan di ponselnya....
..." jalan-jalan yuk keliling ke rumah sakit atau mampir ke mini market gitu Atau Lo mau ke. Kantin Rumah sakit tapi kalua di kantin di rumah Sakit makanannya aneh-aneh semua ! Alex berujar...
..." Gue nggak mau "...
..." samudra nggak bakalan marah Asal Ceweknya bahagia dia Pasti ikutan bahagia Yuk Lo pacar nya Samudra kan " Sahut Alex Tersenyum lebar...
..." nggak " ngomel Cahaya...
..." Jual amat Lo kayak Samudra Emang Jodoh kali iya Lo berdua " Alex berdecak kagum " Ayo lah daripada Lo bengong terus di sini bahayakah Lo bisa kesambet Lo nggak tahu setan-setan di sini Demen sama anak kecil " Lo kan kayak anak kecil badan nya kayak anak SMP "...
..." apaan sih " Cahaya semakin gerah mendengar omongan Alex ia pikir Alex orang nya Tenang Tetapi ternyata Bawel "...
..." Yuk " Alex Bangkit Dari Duduknya menunggu Bulan ikut berdiri juga " apa perlu gue izin dulu sama Samudra nih "...
..." nggak perlu " Cahaya mencegah ia tak mau Pangeran mengetahui kehadiran di sini Dengan Berat hati Cahaya berdiri dan menerima ajakan Alex " Dari pada Pangeran mendingan gue ikut Alex batin Cahaya...
Dua orang itu pun beranjak dari tempat menelusuri lorong.Cahaya memberi Jarak setengah meter dari Alex.Beberapa
suster Dan orang-orang yang melintasi Alex Dan Cahaya terlihat tercenung sesaat ketika mereka menatap Rambut nyentriknya Alex mungkin karena warnanya yang terbilang cetar jadi mereka mau saja memberi perhatian hanya untuk melirik Rambut itu
Saat dua manusia itu tiba Di lift Alex menekan tombol yang akan membawa mereka ke lobi Rumah sakit Tak sampai satu menit mereka tiba Dan keluar dari bilik lift
..." kita mau ke mana " tanya Cahaya...
__ADS_1
..." Minimarket " balas Alex...
..." Jauh nggak "...
..." Jauh di ujung kulon " Alex Tersenyum manis...
..." Nggak ah males ke kantin rumah sakit " ucap...
...Cahaya sembari berhenti berjalan membuat Alex berposisi beberapa langkah di depan nya...
..." Ya Tuhan Cahaya memang cantik iya " gumam Alex...
..." Ngomong apa " Celetuk Cahaya yang tak begitu jelas mendengar ucapan Alex tadi...
..." nggak " Alex menoleh dan menggeleng ' Gue bercanda kok minimarketnya ada di sebrang Rumah sakit Dekat kok "...
Mereka berdua kini Jalan beriringan keluar dari lobi Menuju depan Rumah sakit yang berjarak puluhan meter Dari jauh mereka ? Memang
Cahaya Jalan di depan Alex di belakang mereka berdua terlihat seperti adik dan kakak hingga menimbulkan perhatian beberapa orang yang melihat mereka
Tak lama kedua Sampai ke tepi jalan Raya kendaraan berlalu-lalang dengan Cepat seperti tidak memberi kesempatan bagi mereka untuk menyebrang Cahaya mendengus tidak sabaran
..." Ayo " Alex mengajak Cahaya untuk menyebrang tangan kirinya terangkat ke udara menyetop Sejenak kendaraan yang Lewat sedang tangan kanannya menggenggam pergelangan Cahaya....
Akhirnya mereka pun Sampai ke minimarket Bulan masuk lebih dahulu ke sana, Diikuti Alex yang ngekor di belakang
Tujuan Cahaya ternyata ingin membeli Es krim ia mengambil sebungkus Magnum white almond dan menunggu Alex untuk membeli Sesuatu Alex menatap Es krim itu lalu ikutan mengambilnya dari Freezer Es krim
..." Udah ? nggak mau Jajan lagi " Tanya Alex...
..." Ya Udah "...
Dua sepasang kaki menapak di lantai Rumah sakit mereka sama-sama memakan Es krim dengan gaya tersendiri Bulan memakannya dengan manis dan penuh hati-hati Sedangkan Alex gragas Giginya terlalu kuat sehingga ia sama sekali tidak terlihat ngilu saat mengigit Es
..." Makasih ya " Cahaya mengucapkan kalimat itu yang kedua kalinya pada Alex...
..." iya sama-sama "...
mereka berdua sudah tiba di lorong yang membawanya ke kamar Pangeran Di luar kamar Pangeran ternyata ada Rizky Dan Bianca Cahaya pun berlarian kecil ke arah mereka dan berdiri di hadapan mereka
..." Wah Gue kaget gue " Rizky ternyata terkejut akan kehadiran Cahaya yang tiba-tiba itu " Dari mana Lo berdua " tanya Rizky setelah ia lihat Alex yang baru datang dari arah kanan...
..." Habis dari minimarket Cahaya memamerkan Es krimnya " Dibeliin Sama Alex "...
..." Waaaah pilih kasih Lo " Rizky protes " Mana gue juga mau es krim nya"...
...Nanti Gue sisain stik es krim "...
..." Yee enak aja " Rizky mencibir Alex malah tertawa dan menoyor kepala Rizky...
..." Pangeran lagi tidur ya " Cahaya bertanya Bianca...
...Bianca mengiyakan " Tante Dewi lagi ke Kantin laper katanya Lo mau masuk "...
Cahaya mengintip Pangeran lewat kaca itu yang berjarak dua meter kemudian ia mengangguk Jantungnya Seketika berdebaran kencang hingga membuatnya menjadi gugup padahal Pangeran sedang tidur dan bisa dipastikan cowok itu tak sadar akan kehadirannya
__ADS_1
Cahaya membuka pintu masuk ke sana dan berjalan mendekati Pangeran ia melirik EKG itu melihat grafik yang muncul di sana bergerak secara stabil itu artinya kondisi jantung Cahaya baik-baik aja
Setelah ia berdiri di dekat Pangeran Cahaya memakan Es krimnya lagi sambil terus memandang Pangeran satu tangannya menyentuh Pangeran menyalurkan kehangatan dari dalam dirinya
..." Hai " sapa Cahaya" Gak tahu kenapa aku Rasanya ingin mau nangis Mulu liat kamu, lanjut Cahaya dengan suara yang mulai bergetar...
..." Aku mau ngomong sama kamu Aku mau jelasin ke kamu kenapa aku nggak pernah ngabarin kamu Aku takut ngomong langsung ke Kamu aku takut kamu nggak percaya Tapi Pangeran alesen aku nggak ngabarin kamu itu karena dua bulan aku di Rawat di Rumah sakit Aku trauma aku harus ngelewatin banyak proses sampe aku harus Sembuh Total Sekarang aja aku masih harus Check-up dokter lagi pula aku tinggal bareng Orang lain aku nggak punya siapa-siapa lagi "...
Cahaya terdiam menahan diri untuk tak menangis ia memandang Pangeran tak bosan-bosan melihat wajah tampan itu walau sekarang ketampanannya sudah dinodai luka di pipi Cahaya menggigit bibir bawahnya ingin Rasanya mencium kening Pangeran lagi
tetapi ketika Cahaya hendak berucap lagi mendadak kelopak mata Pangeran bergerak seperti ingin membuka matanya Lantas Cahaya menjauh dari Brankar dan memutar badan ke belakang ia berjalan cepat ke arah pintu tetapi pas tangannya baru saja menyentuh knop pintu tiba-tiba langkahnya terhenti saat Pangeran terdengar
" Cahaya "
Mulut Cahaya terbuka ia tak tahu harus berbuat apa sekarang Pangeran memanggilnya Suaranya pelan dan halus tetapi terdengar bingung Cahaya memejamkan matanya menggigit bibirnya bawahnya tanda panik
Cahaya tak mau membuat Pangeran marah-marah karena ia tahu keberadaan di sini Cahaya menarik nafas begitu dalam dan mengembusnya dengan Cepat pilihan Cahaya hanya satu keluar dari kamar dan bersikap seperti ia bukanlah pemilik nama yang di sebut tadi
Akhirnya Cahaya keluar dari kamar Pangeran dan menutup pintu itu tetapi tidak rapat.Di luar kamar Pangeran menghela nafas lega tetapi raut wajah tetap terlihat panik
..."Aku mau pulang"...
..." Lho kenapa Cahaya " tanya Bianca...
..." tadi Pangeran manggil aku tapi aku nggak nyaut Aku langsung keluar " ujar Cahaya...
..." kok " Alex bingung...
..." aku nggak bisa " kata Cahaya " aku takut Aku mau pulang aja aku nggak mau Pangeran marah lagi pokoknya aku nggak mau bikin dia benci sama aku "...
...ketiga Orang itu Awalnya Diam,akan tetapi akhirnya Rizky angkat bicara...
..." Bianca kamu masuk aja kalau Pangeran nanya soal Cahaya mana bilang aja Cahaya nggak ada di sini " ujar Rizky...
...Bianca mengangguk " iya udah Aku masuk...
...Dulu ya "...
Bianca pun masuk ke kamar Pangeran Sementara Pangeran masih sibuk menghabisi Es krim dengan Eskpresi panik yang tak kunjung luntur Dari wajahnya ia merasa sangat takut Pangeran marah apalagi beberapa hari yang lalu perkataan Pangeran terngiang di pikirannya untuk tidak menampakkan wajah Di depan dia atau Pangeran akan membencinya
..." Kamu jadi pulang " ucap Alex setelah terjadi hening beberapa detik lamanya...
...Cahaya tersadar dari lamunan Singkat dan mengangguk " jadi ini mau langsung pulang "...
..." yuk Sama gue " Alex menawarkan diri tanpa Cahaya berharap...
..." nggak usah gue bisa pesen ...."...
..." pergi sama gue aja lebih aman dibanding naik ojek online Samudra kan ditakuti Orang-orang dia kan leader Alexander nah Gue di bawah Samudra " Alex Tersenyum...
...ia beranjak dari tempat duduk, berdiri di hadapan Cahaya dengan senyum garis Alex itu ganteng Tampannya ada kebulean-bulean padahal dia nggak keturunan Bule...
..." ayo " Alex berlalu di hadapan Cahaya bermaksud agar cewek itu ikut jalan bersamanya Cahaya malah tetap Diam di tempatnya sambil menatap Rizky menahan tawa...
..." Udah Lo ikut aja " menghela nafas Cahaya menurunkan Es krim nya yang Tadinya mau ia lahap lagi seperti lama sekali Cahaya menghabiskan es krim itu.Usai berpamitan ke Rizky Cahaya menoleh ke arah Alex yang sudah jalan menjauhi Dirinya...
__ADS_1