COWOK SUPER DINGIN

COWOK SUPER DINGIN
BAB 7


__ADS_3

Derasnya hujan mengguyur kota Jakarta sejak satu jam lalu


Pangeran merebahkan dirinya ke atas kasur dengan laptop yang ada di hadapannya seperti biasa ,ia sedang menggarap limu pengetahuan dan berbagi macam sumber Bila ia tidak menemukan jawabannya di buku ia akan beralih ke laptop nya lebih tepatnya mencari jawaban dari internet.


Pangeran ! suara wanita paruh baya terdengar di luar kamar Pangeran di susul kentukan pintu beberapa Pangeran menoleh ke sumber suara itu dan bergegas bangkit dari kasur ia membuka pintu dan bertemu dengan mamanya


" makanan buat kamu udah Mateng makan dulu sana ! ucap Dewi mamanya Pangeran


Pangeran menggaguk " kalua PR udah kelar,aku langsung ke bawah ma !


Dewi berdecak " kamu tuh telat makan terus nanti sakit mag !


" aku dari tadi ngemil kok ma ! Pangeran tersenyum tipis " Bentar lagi PR aku selesai kok ma mama tungguin aja di bawah nanti aku nyusul oke ma !


" Pangeran "


" dadah ! Pangeran memotong ucapan mamanya seraya kembali menutup pintu kamar nya"


" jangan lama-lama iya sayang ! seru Dewi dari luar kamar"


Pangeran kembali terjun bebas ke kasur nya saat Pangeran hendak meraih pulpen dan buku tulisnya yang tergeletak di samping laptopnya mendadak ponselnya berdering Dering itu menandakan adanya panggilan masuk


RIZKY BUCIN


nama itu tertera di layar ponselnya Pangeran ia segera menerima panggilan itu


" apaan ! sahut Pangeran di telepon


" Pangeran gue punya kabar bagus ini berita cukup fenomenal sejagat raya seantero dan Gue rasa Lo harus tau ! atta berucap heboh hampir menyerupai cewek yang sedang bergosip "


" Apaan "


" anu " jedaa Rizky " sebentar Yee"


Di sana Rizky sibuk mengutak-atik komputernya sambil men- scrolling Layar Entah apa yang sedang ia cari sampai ia begitu heboh dan ingin membagi kehebohan kepada Pangeran sahabatnya


lima belas detik kemudian Rizky kembali bicara di telepon Pangeran


" Pangeran"


" apa "


" Nih dengerin Gue pengin ngomong ke Lo soal Cahaya ! Rizky terdengar excited


" ngapa ngomongin Cahaya ke gue segala! celetuk Pangeran


Rizky tidak menanggapi ucapan Pangeran ia masih sibuk dengan pikirannya sendiri " ternyata Cahaya jomblo Pangeran asyik banget kan cewek secantik dia jomblo ha.ha.ha


" terus nih Cahaya itu baru putus tiga bulan yang lalu ucap Rizky lagi dengan mata tertuju ke layar komputer dia terakhir pacaran sama cowok


" untungnya normal ye pacaran sama cowok ! ujar Pangeran


" maksud gue dia terakhir pacaran sama cowok cowoknya kelihatan lebih tua dari kita " Rizky meralat muka cowok nya nggak jelas.... kayak sih lebih gantengan Lo deh Pangeran ?


" kenapa malah dibandingin sama gue ! Pangeran mulai kesal


" ternyata dari dulu Cahaya emang cantik ya ! ujar Rizky kagum


" kalau Lo mau tahu lebih soal Cahaya buka aja Instagram nya "


" nggak guna banget sih buang-buang Kouta buang-buang listrik buang-buang tenaga ! celetuk Pangeran " niat amat sih Lo kepoin dia


" karena gue kasihan liat Lo jomblo terus ! celpos Rizky

__ADS_1


alis Pangeran terangkat satu " maksud Lo apa ?


di sana Rizky menepuk sesekali bibirnya ia menahan tawa " gak nanti gue telepon lagi ya kalau masih ada gratisan bye my bro "


Pangeran menjauhkan ponsel dari telinga kirinya dan memastikan bahwa sambungan telepon nya sudah benar-benar terputus ia meletakkan kembali ponselnya ke nakas dan menghela nafas berat.


" nggak jelas banget sih ! dengus Pangeran


Di PAGI HARI Di KELAS


seharian ini Pangeran duduk sendirian di kelas Biasanya Cahaya ada di sampingnya sebagai pasangan tempat duduknya tetapi kali ini cewek itu tidak Cahaya sempat mengira Cahaya pindah tempat duduk karena tidak betah duduk dengannya ternyata Cahaya memang tidak masuk sekolah Entah apa keterangan sakit' atau izin intinya Pangeran tidak peduli


"*Amelia ! Doni memanggil Amelia si sekretaris kelas suara Doni membuat Pangeran menoleh sekilas ke arahnya yang kebetulan duduk tepat di depan meja Cahaya


" Gue baru di kabarin Bu Maya katanya Cahaya lagi sakit demam*


mendengar nama Cahaya di sebut Pangeran menoleh lagi ke arah Doni namun tidak lama Karena cowok itu cepat sekali memindahkan arah pandangannya


" gara-gara kemarin kena sial terus di sekolah sekarang dia sakit ! pikir Pangeran" lemah amat sih"


Cahaya sakit ? Rizky yang duduk di depan Doni tiba-tiba bertanya


" kenapa sakit "


mana gue tahu ! jawab Doni padahal kemarin kelihatan baik-baik aja' ya


" tapikan kemaren dia pingsan di lapangan ! sahut Mina"


" iya Cahaya kan kemaren pingsan ? Amel ikutan nimbrung


" dia kemaren pingsan bohongan ! celetuk Pangeran ketus


" apa Bohongan ! Amel memekik


" Lo berisik amat ,sih " Pangeran ngamuk " keluar sono dari kelas pusing Gue dengerin suara yang cempreng itu nggak enak di denger yang ada cuma bikin kuping gue pengang tau "


" gak Lo aja ! ucap Pangeran


" Gue kan nggak tahu rumahnya Cahaya kan Lo yang suka nganterin bulan pulang ! atta tersenyum jahil ia merasa Cahaya kena skak mat"


" Gue kasih alamat aja tapi gue nggak ikut ! kata Pangeran


" Lo tahu sendiri gue suka keder kalau di suruh nyari alamat ! atta memelas " Lo ikut aja iya ? oke


" nggak ! Pangeran melotot lagi


OKE ! Rizky pun bersorak girang sambil meninju di udara pura-pura tidak mendengar Pangeran yang menolak ajakannya


Hari demi hari terus berganti , layaknya dedaunan yang gugur untuk di gantikan dengan daun baru. Cahaya berjalan memasuki kelas dengan memakai sweater tebal yang berwarna pink yang membalut badannya.ia menatap sekeliling kelas sambil menunduk, seperti ketakutan tetapi sebenarnya tidak ada yang perlu di takutkan Cahaya duduk di bangkunya, tepat di samping Pangeran yang sedang menulis sesuatu di bukunya, Pangeran sempat tidak menyadari kehadiran Cahaya kalua saja cewek itu tidak berdehem


Pangeran menoleh sekilas ke arah Cahaya tetapi secepat kilat kembali menatap buku tulisnya Cahaya berdehem lagi namun kali ini batuknya berkali-kali


" minum ! Pangeran berucap


Cahaya melirik Pangeran ,lalu meraih air mineral yang ada di dalam tas ia segera menenggaknya hingga tinggal sebotol setengah botol sekarang Cahaya menidurkan kepalanya di atas meja dengan posisi wajah yang mengarah ke Pangeran Cahaya mengukir sebuah senyuman kecil ketika ia lihat wajah Pangeran yang terlihat serius makin kelihatan ganteng dan ngegemasin ! kata Cahaya


tiga hari tidak masuk sekolah, Cahaya di buat kangen akan suasana kelas barunya ini terlebih ia kangen mendengar Omelan Pangeran dan membentak-bentak orang


ternyata cowok nyebelin ini bikin kangen aja pikir Cahaya


" uhk' Pangeran batuk lagi ia menutup mulutnya tetapi matanya tidak lepas dari wajah Pangeran


" Lo ngeliatin gue ya ! Pangeran melirik Cahaya dengan sangat sinis

__ADS_1


tatapannya membuat Cahaya salah tingkah dan memberi pengaruh buruk bagi pipinya.ya pipinya seketika merona merah seperti pipi seorang bayi yang baru dilahirkan


" ih Ger'er banget ! Cahaya mencoba mencairkan suasana sekaligus berusaha menghilangkan rasa gugupnya " selain galak dan nyebelin tingkat dewa ternyata kamu ge'eran juga".


" nggak mungkin gue ngomong kayak gitu kalua Lo nggak ngeliatin gue Bodoh ! Pangeran berujar ketus


" iya...iya..iya Cahaya mengubah posisinya menjadi duduk " ngomel Mulu dari tadi masih pagi tahu "


setelah itu tidak ada lagi yang percakapan Pangeran masih menyibukkan Diri merangkum sebuah materi pelajaran dari buku paket ke buku tulis sedangkan Cahaya sibuk memperhatikan Pangeran ia mendekatkan tubuhnya ke Pangeran hanya untuk melihat apa yang sedang Pangeran tulis


" tulisan kamu bagus juga dan Rapi ! Cahaya malah salah fokus ke tulisan Pangeran Pangeran tak memberi komentar hanya diam dan menganggap Cahaya tidak ada"


" Rajin banget tulisan dari buku paket ke buku tulis padahal,kamu bisa pake cara simpel tinggal kamu tandain kata-kata yang penting pake stabilo dan semuanya bakalan beres dalam beberapa detik " tutur bulan " hmm kalua aku jadi kamu sih mending pake stabilo " lanjut bulan "oh atau mungkin ada PR ya ? Cahaya membulatkan bibirnya"ih kok kamu nggak kasih tau sih kalua ada PR"


" Bawel banget sih Lo ! Pangeran Menghentikan akvitasnya nulisnya dan sekarang ia menatap geram Cahaya " kenapa sih Lo cerewet banget nggak ingat sama apa yang gue bilang ke Lo waktu Lo pertama kali Dateng ke kelas ini "


Cahaya terdiam mengingat-ingat kejadian yang terjadi pada beberapa hari lalu " kamu.... bilang kamu nggak suka duduk sama orang bawel "


" Nah akhirnya Lo ingat juga perkataan gue kalau Lo masih bawel dan berisik, pindah aja ke kelas lain ! bentak Pangeran


" nggak mau ! Cahaya menghentikan kakinya


" kalua Lo nggak mau kurang-kurangi bawel Lo selama Lo duduk sama gue ngerti ! Pangeran memajamkan matanya pada Cahaya


" nggak mau ! Pangeran mengulang ucapannya membuat Pangeran pengin marah-marah dan mengeluarkan kata-kata kasar "


" nggak mau apaan lagi sih "


" nggak mau jauh-jauh dari Pangeran ! ujar Cahaya


" aapasih nggak jelas banget sih Lo " ucap Pangeran


pada jam istirahat Cahaya tidak pergi ke kantin sebab ia dibuakan bekal oleh maminya bekal yang di bawa hari ini adalah sandwich dengan variasi rasa coklat, strawberry dan keju semuanya enak dan bikin meningkatkan selera makannya hanya melihat potongan roti yang berbentuk segitiga ini. Di tambah lagi Cahaya membawa dua susu kotak rasa coklat dan strawberry"


senyuman Cahaya Dengan lahap ia memakan' sandwich itu penuh suka cita terlebih dahulu ia makan rasa strawberry kesukaannya maminya memang pengertian banget saat Cahaya menginginkan sandwich, permintaan itu langsung di kabulkan


" Cahaya ! Rizky datang bersama Pangeran yang baru saja kembali dari kantin.mereka membawa minuman dan wadah berisi makanan milik masing-masing".


" hai ! Cahaya tersenyum manis " sini...sini makan bareng "


Pangeran duduk di bangkunya sedangkan Rizky duduk di bangku Doni dan memutar kursinya ke belakang.jadi mereka bertiga makan bersama di meja milk Pangeran dan Cahaya "


" apaan itu Cahaya ! tanya Rizky melirik kotak makan milik Cahaya"


" sandwich kamu mau ! Cahaya menawarkan


Rizky menggeleng " Enggak usah Lo kan masih sakit harus banyak makan"


" alah sok perhatian ! celpos Pangeran


" Yee emangnya nggak boleh ! balas Rizky


Pangeran tidak menyahuti lagi ia menyendok nasi goreng lalu memakannya


" oh iya Cahaya gue sama Pangeran tuh sempet dateng ke rumah Lo Buat ngejenguk tapi, kata pak satpam Lo lagi ke rumah sakit ! Rizky berucap seraya menyendok nasi ke mulutnya


" iya Pak Udin bilang ke aku kok katanya ada dua cowok Dateng ke rumah tapi pulang gara-gara aku nya nggak ada di rumah oh ternyata itu kalian berdua ! ujar Cahaya


" iya Cahaya si Pangeran itu maksa Gue Buat nemenin dia jenguk kamu ! Rizky fitnah dan tentunya Pangeran tidak terima


" Bohong Lo yang maksa gue Buat anterin Lo ke rumah Cahaya! sahut Pangeran " kenapa malah jadi gue sih"


Rizky terbahak " selow dong bro kayak lagi via Vallen harus selow

__ADS_1


" gak jelas banget sih ! pangeran bete


Cahaya yang mendengarkan hanya diam sambil asyik mengunyah makanan ia Kini menatap Rizky yang juga sedang menatapnya


__ADS_2