COWOK SUPER DINGIN

COWOK SUPER DINGIN
BAB 27


__ADS_3

langit mulai gelap, gemuruh terdengar,dari langit mengundang hawa dingin khas hujan mobil Hitam Dave masih melaju membelah jalan yang lengang tempat ini luas, tetapi jarang di huni orang Bahkan tempat ini lebih cocok di sebut wilayah Angker Hampir setiap malam terdengar jeritan seorang cewek tanpa tahu wujudnya padahal tempat ini adalah markas dari perkumpulan cowok berandal yang tak punya etika dan selalu mencari perkara Di tempat ini juga, Dave melaksanakan balap liar dengan Alex kemarin malam


Dave menghentikan laju mobilnya saat ia sudah sampai di tempat tujuan Cahaya yang ada di sampingnya masih dalam posisi yang sama saat mereka baru meninggalkan kedai.kedua mata Cahaya terpejam rapat, napasnya berembus berat Entah ia pingsan atau tertidur karena kelelahan menangis


cowok pemilik rambut warna merah dengan style spike itu menatap wajah Cahaya tubuhnya agak condong mendekati cewek cantik itu, perlahan tangannya mulai menyentuh pipi Bulan melalui ibu jarinya yang mengelus lembut pipi mulusnya dan beralih mengusap rambut halusnya


" sorry " gumam Dave


Dave menghela nafas.ia menekan tombol untuk membuka kunci pada pintu-pintu mobil.Dave lalu beranjak dari pintu mobilnya.tanpa sepengetahuan Dave, cewek yang ia kira masih keadaan tak sadarkan diri itu secepat kilat keluar dari mobil dan berlari sekencang mungkin sampai ia tak bisa menemukan dirinya


menyadari itu , Dave segera bertindak dan mengejar Cahaya , Cahaya


Cahaya tak peduli ia terus berlari menjauhi tempat terkutuk itu dan mencoba mencari kerumunan orang.tetapi yang Cahaya lihat hanyalah jalanan yang kondisinya begitu sepi, seperti tak ada kehidupan lalu terdapat di sekelilingnya banyak semak belukar yang tumbuh di pinggir jalan.jalananya juga bebatuan yang membuatnya kesulitan berjalan


bibir Cahaya bergetar, merasa putus asa dengan keadaan,ia menoleh ke belakang mendapati Dave yang sudah hampir dekat sekuat mungkin Cahaya kembali berlari dan terus berlari.keringat dingin muncul di permukaan keningnya yang jatuh di pelipis hingga leher Cahaya menangis ia tak kuasa menahan rasa tersiksa yang Dave Buat padanya


Cahaya " Dave teriak memanggil " jangan lari "


kedua tangan Cahaya mengepal matanya terpejam gerak kakinya perlahan melambat lambungnya mulai terasa perih dan ia kesulitan bernafas.tak bisa di jelaskan seberapa cepat pergerakan jantung Bulan.ia panik, takut bingung marah dan segala bentuk emosi lainnya menjadi satu.karena Cahaya merupakan cewek yang kekuatannya tentu lebih lemah dibanding cowok,ia pun berhenti berlari dan kini berjongkok di pinggir di tengah jalan ia menunduk dalam kedua tangannya mencengkram kepala lantas menjambak rambutnya


...Cahaya ! " Dave berhasil mencapai Cahaya ia langsung memaksa Cahaya untuk bangkit berdiri di hadapan dengannya Cahaya masih menangis bahkan lebih kencang dari sebelumnya "...


..." kenapa kamu bawa aku di sini " Cahaya berteriak aku nggak suka diginiin Dave "...


..." udah aku bilang aku pengin kamu temuin temen-temen aku ! Dave membentak...


..." aku nggak mau " balas Cahaya...


..." kamu harus mau ! " desis Dave.tanganya yang kekar mencengkeram kuat lengan kiri Cahaya menyeret cewek itu untuk jalan bersamanya...


..." sa-sakit ! Cahaya meringis kesakitan ia memukul tangan Dave yang mencengkeram lengannya.namun Dave terlalu kuat untuk ia kalahkan "...


..." aku nggak mau Dave..." lirih Cahaya wajahnya yang sudah pucat dan dipenuhi banyak bulir keringat.telapak tangannya juga sudah mulai dingin "...


..." kali ini kamu harus nurut nggak boleh nolak " Dave berucap ketus"sampe kamu coba buat kabur lagi, aku kan abisin kamu sekarang juga "...


..." aku benci kamu,aku benci kamu Dave " Cahaya menendang perut Dave membuat cowok itu memekik keras dan refleks melepas cengkeramannya dari lengan Cahaya Cahaya mencuri kesempatan untuk kabur tetapi rencananya tak berhasil lagi karena Dave dengan cepat Manahan tubuhnya lagi "...


..." TOLONG " Cahaya berteriak sekeras yang ia bisa TOLOONG "...


..." percuma kamu teriak nggak ada bakalan yang denger Daerah ini angker nggak ada orang yang mau lewat daerah ini "...


..." AKU MAU PULANG ! Cahaya berteriak tepat di wajah Dave sambil berjinjit karena postur tubuhnya yang hanya sebatas bahu Dave "...


..." kamu nggak boleh pulang sebelum ketemu mereka ! Dave pun kembali menyeret Cahaya tak peduli anak itu berteriak kesakitan dan memukuli lengannya dengan sadis.ingin rasanya Cahaya membunuh Dave sekarang"...


tibalah mereka ke sebuah bangunan kecil berbentuk rumah namun tak layak di sebut tempat tinggal kondisinya sangat kotor ,kumuh banyak rumput dan lumut yang tumbuh di temboknya temboknya pun retak tak jelas bentuknya.Bulan meneguk air liurnya kala jantungnya berdebar hebat.


..." aku nggak mau di sini aku mau pulang ! Cahaya mencakar lengan kiri Dave dengan tangan kirinya yang tidak di cengkeram oleh tangan cowok itu....


...Dave kini menarik Cahaya masuk ke tempat yang biasa Dave sebut markas.kini Cahaya dapat melihat seisi ruangan itu temboknya di penuhi coretan Di lantainya terlihat banyak dedaunan kering ruangan ini pun hanya diterangi oleh lampu remang...


..." oh ini yang namanya Cahaya Aurora "...

__ADS_1


...suara bariton itu membuat Cahaya menoleh ke arah kanan, mendapati seorang cowok yang berperawakan tinggi berkulit sawo matang alisnya tipis tatapannya semacam Elang rambutnya tertata tak rapi dan berwarna merah ia mengenakan kaos berwarna putih yang di baluti jaket serta jeans sobek-sobek cowok itu menatap Cahaya dari atas sampai bawah,lalu ia tersenyum misterius "...


...HAi CANTIK " ia menyeringai mata nakalnya masih asyik menjelajahi lekuk tubuh Cahaya yang menarik itu "...


..." Lo jangan-jangan macem ! ucap Dave berdesis "...


...Alex kini beralih menatap Dave " kenapa suka-suka gue dong mau gue apain dia,Lo kalah jadi Lo nggak berhak ngatur-ngatur gue "...


...Lo jangan-jangan macem ! ucap Dave berdesis "...


...Alex kini beralih menatap Dave " kenapa suka-suka gue dong mau gue apain dia,Lo kalah jadi Lo nggak berhak ngatur-ngatur gue "...


...Doni menyaksikan mereka dari kejauhan ia duduk di sofa sambil sesekali mengecek ponselnya berharap ada orang itu segera tiba di tempat ini dan menggagalkan rencana Alex"...


..." Langsung aja Alex " salah satu teman Alex memberi usul agar di percepat untuk menghemat waktu.alex pun tersenyum miring lagi dan mulai mendekati Cahaya.Cahaya mundur menghindari Alex yang kini sudah berjarak sangat dekat dengannya "...


...jauh-jauh dari aku " Cahaya berujar ketus namun ucapannya malah terdengar seperti sebuah gumaman ia ketakutan...


...Alex kini telah menyentuh wajah Bukan ia mengelus pipi gadis itu turun dary dagu, ketika tangannya hendak bergerak ke bawah menuju dada, Cahaya langsung menepisnnya "...


..." wah ternyata kamu cantik juga kalau di lihat dari dekat "...


...suara itu berhasil menghentikan pergerakan Alex semua lantas tertuju ke arah pintu di mana seorang cowok baru saja muncul Entah dari mana.cowok berpostur ideal itu memakai sweater Hoodie berwarna putih dan celana chino berwarna abu-abu dan rambut tebal terlihat berantakan...


Lepasin dia " Pangeran tak perlu berucap sampai berteriak-teriak karena segala ucapannya akan selalu di turuti oleh Alex


Dengan kasar, Pangeran menarik Cahaya untuk berdiri di belakangnya bermaksud melindungi Cahaya mata Pangeran menyapu seisi ruangan, seakan-akan ia tengah menghipnotis penghuni yang ada di dalam sana, semuanya seketika tertunduk tak berani menatap ke arah Cahaya


...seorang berandalan sekelas Alex bahkan bisa gemetaran bila berhadapan dengan Pangeran sekarang pun ia serasa seperti matasa.ingin bicara namun kerongkongannya seperti tersendat dan suaranya mendadak hilang...


..." Lo ngapain di sini sih " Dave tanpa aba-aba langsung mendorong keras bahu Pangeran hingga mundur dua langkah ke belakang "...


..." Lo diem atau gue patahi tulang Lo sekarang juga " Pangeran menggertak " atau mau gue ancurin muka Lo ha mau gue bikin luka yang lebih parah lagi dari yang kemarin "...


...melihat Dave yang tak membalas ucapannya lagi Pangeran pun kembali memfokuskan diri pada wajah Alex yang sempat menjadi teman masa lalunya...


..." Pangeran ayo pulang " Di balik punggungnya, Cahaya berisik "...


..." gue nggak bakalan pulang sebelum mereka semua gue abisin di sini Cahaya sengaja memperkeras suaranya tatapannya menghunus semua penghuni yang ada di Ruangan ini.jumlah mereka ada empat belas dan semuanya mengenakan serba hitam...


...samudra gue nggak tahu kalau Cahaya itu pacar Lo Dave tiap hari nyebut nama Cahaya Mulu, jadi gue penasaran siapa itu Cahaya dan karena Dave kalah tanding balap sama gue so, gue minta dia bawa Cahaya di sini buat gue jadiin Boneka semalam " Alex bericy jujur...


...Bumi menoleh ke arah Dave seketika tinjauan telaknya melayang dengan mulus ke tulang pipi Dave " gue matiin Lo sekarang berengsek...


Pangeran menghajar Dave menggebu-gebu dan tanpa ampun.ia menendang,meninju,menyikut lalu memukul dengan keras hingga membuat Dave tak berhenti meringis keras akibat kesakitan.Cahaya menutup mulutnya dengan telapak tangan karena terkejut melihat aksi kejam Pangeran terhadap Dave.ia kini menutup matanya, perlahan mundur dan menjauh dari tempat itu tanpa


...sepengetahuan siapa Cahaya semakin ketakutan dan ia menangis lagi dalam-dalam"...


..." samudra udah ! " Doni berlari cepat untuk melerai menjauhkan Pangeran bdari Dave sudah terkapar lemas di lantai sambil memejamkan matanya, bibirnya sobek hidupnya di banjiri darah segar akibat serangan Pangeran...


" SEHARUSNYA LO nggak ada Di dunia ini DAVE sentak Pangeran


Alex dan temen-temennya yang lain tak berbuat apa-apa.mereka menatap kegarangan Pangeran diselimuti perasaan yang berkecamuk, sudah lama mereka tak melihat Pangeran beraksi menghajar seorang dan kini rindu mereka terbayarkan sekali lagi Pangeran menendang perut Dave dan berusaha menginjaknya tetapi Doni menahan Pangeran

__ADS_1


..." lepasin gue " Dave meronta-ronta namun Doni tak mau melepaskan tangannya yang menahan Pangeran...


Dave tak berdaya di bawah sana.Nafasnya melambat pandangannya juga mulai kabur dan berputar tak jelas.rasanya sekujur tubuhnya sakit tulangnya retak semua ia tahu.ia telah membangunkan singa yang sedang tertidur dari kandangnya maka,ia harus menerima akibatnya yang mungkin dapat membuatnya kehilangan nyawanya


...melihat Dave yang sudah tak mampu melawannya Pangeran pun beralih menatap Alexander Dan antarx geng Dave " jangan pernah kalian usik kehidupan gue dan orang-orang yang deket sama gue kalua Lo semua nggak mau jadi seperti Dave yang lemah ini " Pangeran menjeda ucapannya beberapa detik " Dan Lo Alex " lanjut Pangeran mata elangnya tertuju lurus kedua bola mata cokelat milik Alex." kali ini Lo bebas, tapi sekali lagi gue liat Lo macem-macem sama Cahaya Lo tahu sendiri kan risikonya !" tambah Pangeran " gue juga baru tahu sekarang geng Alexander hina banget karena udah mainin cewek" Pangeran melanjutkan " benar-benar rendah banget"...


Cahaya menarik nafas panjang " gue Pangeran bukan lagi samudra yang pernah jadi bagian dari kalian " Pangeran berujar tegas"


tanpa menunggu respons mereka, Pangeran langsung berbalik badan dan baru tersadar bahwa Bulan tak ada di belakangnya Pangeran mengernyit segera berlari keluar dan mencari sosok cewek yang bertubuh kecil dengan seragam putih abu-abu yang masih melekat di tubuhnya "


" Cahaya ?" Pangeran memanggil namun tak ada yang menyahut "


ia terus berjalan sambil mengedarkan pandangannya ke segala ara.hingga akhirnya ia menemukan sosok yang ia cari.cewek itu berjongkok di balik tembok lusuh sambil menunduk dan menangis tersedu-sedu Pangeran mendekatinya dan menyentuh bahu Cahaya


..." kenapa Lo nangis"...


..." kamu jahat kamu tega mukulin Dave sampe sesadis itu Emang sih dia jahat, tapi,kan dia kasihan"...


kening Pangeran berkerut ia pun berjongkok di hadapan Cahaya lalu menatap Cahaya kapan sih Lo itu pinter kenapa sih Lo kebodohan Lo makin hari makin nambah "


..." apaan sih "...


..." gue kasih pelajaran Dave tadi, karena dia udah bikin Lo celaka " dia hampir merenggut kebahagiaan Lo kalua gue nggak ngehajar Dave habis-habisan kayak tadi,dia bisa aja bawa lari dan ngehindarin gue, cowok kayak Dave itu pantes terima itu Dia pantes di pukulin dia udah jadiin Lo tumbal atas kekalahannya terus, sekarang Lo nuduh gue jahat gara-gara ngehajar dia mikir dia yang lebih jahat daripada gue ! nafas Pangeran terengah " gue ke sini buat nyelametin Lo gue ke sini buat lindungi Lo kalau bukan karena Lo, Buat apa gue jauh-jauh ke Bogor " lebih baik gue ngerjain tugas sekolah "...


jantung Cahaya terasa berhenti beberapa detik dari biasanya darahnya berdesis lebih cepat saat mendengar perkataan Pangeran ia meredam amarahnya menggantinya dengan rasa sesal karena telah menyebut Pangeran jahat.ia menatap Bumi dengan mata yang berbinar perlahan, kristal bening itu turun dari pipinya segera ia memeluk Pangeran Dengan erat dan menangis sepuasnya di dalam dada Pangeran yang bidang"


..." nggak usah nangis " Pangeran berkata pelan...


..." makasih udah nolongin aku...." gumam Cahaya aku nggak mau lepas pelukannya " kata Cahaya sebelum Pangeran bales pelukan aku"...


..." ogah" ketus Pangeran tanpa peduli Cahaya Pangeran langsung menjauhkan tubuh Cahaya di badannya Cahaya masih menangis dan pasrah saat ia dipaksa melepas pelukannya pada badan Pangeran yang peluk- able"...


..." gak usah nangis bisa nggak sih kalau Lo masih nangis juga gue tinggalin Lo di sini mau "...


Cahaya cemberut ia mengusap air matanya dan berhenti menangis Pangeran pun menatap Cahaya dengan dalam, memperhatikan dengan detail permukaan wajah Cahaya


tangannya perlahan terulur ke wajah Cahaya valu menghapus setitik air yang baru saja muncul dari sudut mata Cahaya dengan ibu jarinya


..." nggak usah nangis lagi lebih baik kita pulang "Pangeran kini berucap lembut "...


...Cahayamengangguk beberapa detik setelah itu ia teringat ,akan sesuatu dan kembali panik " "Pangeran ! panggil Cahaya...


..." apa lagi "...


..." kita ke kedai es krim dulu ! Rizky taadi kecelakaan di situ...."...


..." kecelakaan apa lemah amat sih sampe kecelakaan " sahut Pangeran dengan ketus...


..." Dia di hajar Dave ! jawab Cahaya...


telinga Pangeran mulai panas setiap ia dengar nama Dave.tak perlu membuang waktu Pangeran vsegera berjalan cepat menuju motornya yang terparkir tak jauh dari tempat Pangeran Bersama Cahaya vyang mengekorinnya dari belakang merasa Cahaya bergerak lambat, Pangeran pun menoleh ke belakang " "Buruan jalannya lambat sekali sih"


" iya bawel jalan itu butuh proses"

__ADS_1


__ADS_2