
Alex masuk ke kamar Pangeran Dengan membawanya minuman Soda bertoping Es krim strawberry ia menyedot minuman itu sambil mendekati Cahaya yang Duduk di kursi Tepat Di Samping Pangeran
" Cahaya " panggil Alex
Cahaya menoleh melihat Cowok dengan memakai Jaket Hoddie berwarna putih dan celana jin di tubuhnya menghela nafas Cahaya kembali menatap Pangeran yang tak kunjung sadar dari koma nya
Hari sudah mulai sore tepatnya hampir jam lima Cahaya bersama ketiga temannya masih di Rumah Sakit Tetapi Rizky dan Bianca sejak Siang pergi makan di kantin sampai sekarang belum balik sedangkan Tante Dewi izin pulang sebentar ke Rumah untuk mengambil Sesuatu Maka giliran Cahaya dan Alex yang menemani Pangeran
..." Mau minum nggak " Alex menawarkan minuman milliknya pada Cahaya menggelengkan kepalanya...
..." Emang nya kamu nggak haus " Tanya Alex kali ini Cahaya tak menjawabnya....
..." Cahaya" Alex mendengus...
..." nggak Alex " sahut Cahaya nggak kesal...
..." Oke " Alex menyedot minumannya lagi.Kemudian ia berbalik badan dan dari keluar kamar Pangeran.Alex merogoh saku celana untuk mengambil ponselnya dan ia mengutak-atik Layar nya sampai akhirnya ia menempelkan Ponsel itu ke dekat telinga kirinya...
...beberapa detik Alex menunggu dan sekarang ia mulai berbicara pada Sambungan telepon itu...
..." Halo pak ini tadi Bukan "...
..." iya mas ada apa "...
..." saya mau pesen minuman yang tadi tapi tiba-tiba aplikasi buat mesenya eror nih Gimana ya mas ? sahut Alex...
..." Ya udah mas nggak apa-apa mas Kalau nggak bisa lewat aplikasi Saya beliin ya secepatnya saya sampe ke Rumah sakit tadi kan mas "...
..." iya pak bener itu alamat nya yang Tadi " Alex Tersenyum ganteng " Sekalian satu burger mas"...
..." Oke mas di tunggu iya "...
...Alex masuk lagi ke kamar Pangeran dan berjumpa lagi dengan Cahaya...
..." Hai lagi cewek manis yang lagi suntuk nunggu Cowok nya " Alex Tersenyum Segaris bikin Cahaya mendengus ringan mendengar ucapannya...
..." ngantuk Tidur aja " kata Alex saat ia menyadari mata Bulan terlihat berkantung seperti Orang kurang tidur "...
..." Pulang gih Kalua Capek "...
..." Ih Alex berisk tau "...
...setelah itu Alex tak bicara lagi ia sibuk menyedot minumannya Bulan yang merasa terganggu akan Suara dari minumannya Alex akhirnya ia mendesis geram...
..." Alex "...
..." Ganteng " sahut Alex...
..." ish berisik ! kasihan tau Pangeran terganggu sama suara kamu yang nyedot-nyedot gitauan"...
..." Galak banget sih "...
Cahaya tak mau bicara lagi ngomong sama Alex kadang membuat ia pusing sendiri.Apalagi saat ini Bulan khawatir dengan kondisi Pangeran yang sampai sekarang belum sadar.itu membuatnya sensi dan cepat marah bila merasa di ganggu ketenangannya seperti yang sekarang Alex lakukan bikin Cahaya kesal
..." mau pulang Bilang ke gue iya Gue anter Sampe Rumah kalua perlu sampe kamar Lo " Alex menyeletuk lagi " Eh maksudnya sampe ke depan gerbang aja "...
Cahaya tak menjawab Alex kembali menyedot minumannya sambil menatap mesin EKG dan beralih ke selang infusan lalu berhenti wajah pucat Pangeran
..." Gue sebenernya masih penasaran sama orang yang nabrak samudra " kamu tahu Orang nya" Tanya Cahaya...
..." nggak Orang nya Kabur nggak mau bertanggung jawab"...
..." Emangnya gimana sih knorologisnya " kamu tahu "...
..." samudra itu bawah motor nya ngebut terus di persimpangan jalan ada truk besar truknya kebetulan ngebut juga sampe lepas kendali ya udah tabrakan lah.Motor Pangeran hancur parah nggak berbentuk ! jelas Alex yang membuatnya meringis ngeri dan membayangkan...
saat Pangeran Hendak ngomong lagi-lagi ponsel nya berdering ia mengambilnya melihat sederet angka di layar Alex pun langsung keluar dari kamar Bumi untuk menerima panggilan itu
tepat setelah Alex keluar Rizky dan Bianca Masuk mereka masuk sambil melirik Alex yang nyenolong begitu saja entah kemana ia pergi
..." mau kemana tuh anak "...
..." nggak tahu " Jawab Cahaya" tadi sih dia dapet telepon tapi nggak tahu dari siapa "...
...Rizky mengangguk paham " Lo nggak mau makan Cahaya ke kantin gih sama Bianca "...
..." nggak ah belum laper kok "...
...Bohong padahal dari tadi Cahaya menahan lapar...
..." Pangeran belum sadar " tanya Bianca...
...untuk kedua kalinya Cahaya menggeleng lesu " Belum masih begini aja dari tadi "...
menit-menit berlalu tiga anak masih berada di kamar Pangeran dan sangat berharap Pangeran segera bangun dari pingsannya yang sudah hampir dua jam Cahaya menatap tangan Pangeran yang dihiasi selang terlihat mengerikan hingga berhasil membuatnya merinding setiap kalinya ia melihatnya.
..." assalamualaikum " Alex muncul lagi kali ini membawa sebuah bungkusan Coklat di tangannya " Nih " Alex menyodorkan bungkusan ke Cahaya...
...Cahaya seketika merasa terkejut ketika Cahaya menyodorkan sebuah bungkusan Coklat yang berisi makanan untuknya...
..." Laper kan " haus juga kan Tuh habasin " Celetuk Alex...
Cahaya menerima bungkusan itu dan melirik isinya Ada sebuah kontak putih serta minumannya senyum Bulan mengembang ia segera meraih kotak tadi dan mengeluarkan isi yang ada di dalamnya Burger yang berukuran besar
..." makasih ya Alex " ucap Cahaya...
...Alex mengangguk " iya sama-sama "...
...Saat itu juga Atta dan Bianca terbatuk berbarengan...
Langit putih menyinari tempat yang kosong sunyi tak terdengar sekecil apapun suara yang masuk ke telinga ia melirik ke kanan dan kiri mengernyit kemudian memutar tubuhnya matanya menyapu bersih sekelilingnya benar-benar sepi
__ADS_1
putih Semuanya serba putih seakan Cahaya berada di kota besar berwarna putih Sendirian.ia seperti di kurung Dalam suasana tenang dan menenangkan Tetapi Bulan Bingung di Mana ia sebenarnya ?
kaki Cahaya melangkah ke sebuah sisi, tak mengerti dengan letak sudut-sudut ruangan itu.ia seperti berjalan ke tempat yang sama walua nyatanya ia sudah berjalan ke segala arah
Cahaya menyentuh kepalanya pusing.Apakah ia benar-benar terjebak di Dunia serba putih ? Cahaya tak tahu bagaimana cara untuk keluar dari tempat ini putih tapi saat mengerikan
" Cahaya "
terkejut Cahaya dengan refleks menoleh ke belakang Matanya terbuka lebar.sekarang Badannya sepunuhnya berputar ke belakang melihat Seseorang yang berdiri di jauh sana
Cahaya menyipitkan matanya memberi penglihatan lebih jelas untuk melihat Cowok itu Orang itu Kini berjalan mendekat langkahnya pelan namun terasa cepat Cahaya sempat takut Tetapi saat ia tahu siapa Orang itu rasa kejut Cahaya semakin menjadi
..." Pangeran" Cahaya menyebut namanya...
..." kamu bisa lihat " sahut Cahaya...
...Cowok itu tersenyum Wajahnya bersinar pakaiannya serba putih dari atas sampai bawah Rambutnya tertata rapi dan di wajahnya tak ada luka seperti sebelumnya...
..." Hai aku bisa lihat sekarang Cahaya " mata Pangeran terarah ke wajah Cahaya memberi senyum hangat pada Cewek yang sangat ia cintai...
..." Pangeran kita ada di mana " Cahaya bertanya dengan nada panik Tetapi Pangeran tak menjawabnya Senyuman itu masih mengembang di wajah tampannya Bumi membuat Cahaya mengernyit lagi...
..." kamu kenapa senyum terus " Celetuk Cahaya...
..." Aku suka liat eskpresi Bingung kamu " kekeh Pangeran...
...Eskpresi Cahaya lantas berubah alis nya terangkat ke atas Bibirnya Juga terbuka sedikit Pangeran semakin mendekati Cahaya satu Tangannya terulur ke wajah cantik Cahaya dan menyentuh satu pipi Cahaya ibu jari Pangeran bergerak mengelus permukaan pipi mulus itu lalu ia tersenyum...
..." Cahaya "...
..." iya Pangeran "...
..." aku minta maaf ya " kata Pangeran suaranya lembut sekali membuat Cahaya merinding " maafin aku karena aku nggak percaya Sama kamu maafin aku juga karena aku nggak bisa terima masa lalu kamu "...
...Alis Bulan mengerut Di Tatapnya Wajah Pangeran yang terlihat begitu tenang seperti Bukan Pangeran yang Biasanya tetapi kemudian Cahaya mengangguk sebagai jawaban dari ucapan Pangeran...
..." maaf juga Buat semua kesalahanku selama ini Sama kamu ' Pangeran kini menyentuh dagu Cahaya tetapi kemudian Tangannya menjauh dari wajah Cahaya...
..." Aku udah maafin kamu lebih dulu " Sahut Cahaya " sebelum kamu minta maaf sama aku...
...Lagi, Pangeran Tersenyum kali Senyuman itu menampilkan sederet gigi yang putih dan Rapi Makin Ganteng bikin bulan semakin terkesima...
...untuk sesaat...
..." aku kangen sama kamu Cahaya"...
..." Aku Juga kamu kangen sama kamu Pangeran" balas Cahaya...
Mata Pangeran kembali menatap Cahaya dilihatnya bola mata milik Cahaya.Memang Bukan asli milik Cahaya karena sebelumnya Cahaya telah melakukan operasi Mata saat ia mengalami kebutaan Tetapi apa pun yang saat ini ada di tubuh Cahaya Pangeran tetap menyukainya
..." Cahaya Jaga Diri mu baik-baik ia Kalau aku nggak ada di samping kamu " Pangeran menatap Cahaya serius, menampilkan kernyitan di dahi Bulan semakin terlihat Jelas...
..." Jangan suka telat makan nanti kamu sakit " lanjut Pangeran " kamu Jangan bandel iya kalua di bilangin "...
..." kamu ngomong... apa " Gumam Cahaya...
Pangeran Tersenyum lagi dan lagi Tetapi ia mengangguk seperti yang Cahaya lakukan ia hanya menghela nafas dan menatap ke atas entah apa yang ia lihat karena di ruangan ini semua serba putih seperti kertas polos yang hanya ditoreh dua titik dan titik itu adalah Pangeran serta Cahaya
..." Kalua suatu saat nanti ada Cowok Dateng dan kasih sepenuh hati dia buat kamu terima aja ya " Tutur Pangeran...
..." kenapa " tanya Cahaya bingung...
..." Karena aku tahu aku nggak sempurna buat kamu Aku masih sering nyakitin kamu aku selalu bikin kamu nangis bikin kamu takut sama aku "...
..." Tapi aku cuma sayang sama kamu Pangeran"...
..." Aku tahu tapi kalau nanti aku nggak ada ..."...
..." kamu ngomong apa sih "...
..." Dengerin aku Dulu "...
...Cahaya menyeka sebulir air mata yang turun dari sudut matanya kemudian mengalihkan arah pandangnya dari Bumi matanya memerah berkaca-kaca lebih tepatnya...
..." kalua nanti aku nggak ada terus aku pergi jauh dari kamu aku minta sama kamu Jangan tangisin aku iya " ucapan Pangeran membuat Cahaya btertunduk Dalam bahunya bergetar "...
..." Aku nggak mau liat Orang yang aku Cintai nangis karena aku Rasanya Sakit Cahaya...
..." kenapa sih aku Jadi takut denger kamu ngomong kayak begitu " lirih Cahaya seraya menatap Pangeran " Emang nya kamu mau pergi ke mana sih "...
...Pangeran tak menjawab ia menghapus air mata Cahaya yang berjejak di pipi hingga membuat Tangis Cahaya Semakin keras Cahaya lantas memeluk tubuh Pangeran begitu erat seakan tak mau melepas Pangeran untuk pergi ke Mana pun...
Kedua tangan Pangeran bergerak untuk membalas pelukan Cahaya satu tangannya menyentuh punggung Cahaya dan satunya mengusap kepala Cahaya Pangeran memejamkan matanya meresapi kehangatan yang menyelimuti mereka berdua ia tak tahu Kapan lagi bisa merasakan pelukan yang begitu ia suka pelukan itu menjadi Favoritnya sejak lama
..." I' II MISS YOU " bisik Pangeran...
...pelukan itu semakin mengerat di berangin Tangisan kejar yang menghiasi Sunyi nya tempat ini Kedua tangan Bumi kini bergerak menyentuh Wajah Cahaya Dan menatap Cahaya yang memejamkan matanya perlahan Cahaya mengendurkan pelukannya Namun tangannya masih setia melingkari Di sekitar pinggang Pangeran dan matanya pun terbuka...
..." Kamu tahu Cahaya" Pangeran Mengusap Rambut Cahaya yang menempel di wajah Bulan karena airnya matanya ' Kamu satu-satunya Cewek yang berhasil runtuhin keras nya hati aku "...
...Mata Cahaya tak lepas dari wajah Pangeran mendengarkan semua kata yang keluar dari mulut Pangeran...
..." kamu tahu kamu satu-satunya harapan Selama aku hidup kamu yang selalu mengundang kebahagiaan di hidup aku setelah orang tua aku " Pangeran menjeda lagi ibu jarinya menyeka air matanya Cahaya yang hendak turun dari pipinya " aku tahu kamu adalah Jawaban Atas doa-doa aku selama ini Tuhan telah kirim kamu buat aku untuk melukiskan warna Dalam hidup aku yang gelap ini "...
...Bibirnya Cahaya tertutup rapat Namun terus bergetar menahan tangis Namun apa adanya pertahanan Cahaya kembali Runtuh Dan menangis lagikemudian mengalihkan arah pandangnya dari Pangeran matanya memerah berkaca-kaca lebih tepatnya...
..." kalua nanti aku nggak ada terus aku pergi jauh dari kamu aku minta sama kamu Jangan tangisin aku iya " ucapan Pangeran membuat Cahaya tertunduk Dalam bahunya bergetar "...
..." Aku nggak mau liat Orang yang aku Cintai nangis karena aku Rasanya Sakit Cahaya "...
..." kenapa sih aku Jadi takut denger kamu ngomong kayak begitu " lirih Cahaya seraya menatap Pangeran " Emang nya kamu mau pergi ke mana sih "...
__ADS_1
...Pangeran tak menjawab ia menghapus air mata Cahaya yang berjejak di pipi hingga membuat Tangis Cahaya Semakin keras.Cahaya lantas memeluk tubuh Pangeran begitu erat seakan tak mau melepas Pangeran untuk pergi ke Mana pun...
Kedua tangan Pangeran bergerak untuk membalas pelukan Cahaya satu tangannya menyentuh punggung Bulan dan satunya mengusap kepala Cahaya Pangeran memejamkan matanya meresapi kehangatan yang menyelimuti mereka berdua ia tak tahu Kapan lagi bisa merasakan pelukan yang begitu ia suka pelukan itu menjadi Favoritnya sejak lama
Bibirnya Cahaya tertutup rapat Namun terus bergetar menahan tangis Namun apa adanya pertahanan Cahaya kembali Runtuh Dan menangis lagi Hadapan Pangeran Rasanya tak sanggup lagi Denger kalimat-kalimat Yang Hanya akan membuatnya begitu sakit
..." Walau nantinya waktuku akan habis dan aku harus melepaskan kamu aku rela kamu dengan Orang lain aku tetep Cinta sama kamu " Pangeran Tersenyum begitu Sendu " karena selama ini aku cukup bahagia karena aku selalu di samping kamu selama ini ngabisin waktu bareng sama kamu lewatin Susah Seneng bareng kamu Aku bangga punya kamu di hidup aku Sangat bahagia Cahaya...
Cahaya mengusap air matanya menunduk dan terus menangis isakan tangisannya terdengar kuat, membuat hati Bumi perih setiap kali Mendengarnya
..." Kamu itu lucu ceria baik dan banyak yang sama kamu " Pangeran melanjutkan ucapannya " kamu juga selalu tulus sayang sama aku kamu selalu kasih semuanya buat aku buat aku seneng kamu setia nunggu aku walau aku lagi marah sama kamu kamu selalu berusaha supaya aku bisa bales perasaan kamu sampe akhirnya usaha kamu nggak sia-sia Cahaya...
...aku emang nggak pernah nyatain Cinta sama kamu tapi aku bahagia banget bisa bareng kamu terus...
...Suatu keajaiban melihatmu dalam mimpiku...
...Caramu menatap aku menyentuh hatiku...
...Usah kau menungguku...
...Just to say that I love you so...
...Tahukah kau saat 'ku dekat...
...You touch me in my heart...
...Bila 'ku jatuh cinta...
...Jangan kau tanyakan mengapa...
...Karena diriku 'kan berusaha...
...Untuk menjawabnya...
...Bila 'ku jatuh cinta...
...Jangan kau tanyakan mengapa...
...Karena diriku 'kan berusaha...
...Untuk menjawabnya...
...Walau tanpa kata-kata...
...Usah kau menungguku...
...Just to say that I love you so...
...Tahukah kau saat 'ku dekat...
...You touch me in my heart...
...Bila 'ku jatuh cinta...
...Jangan kau tanyakan mengapa...
...Karena diriku 'kan berusaha...
...Untuk menjawabnya...
...Bila 'ku jatuh cinta...
...Jangan kau tanyakan mengapa...
...Karena diriku 'kan berusaha...
...Untuk menjawabnya...
...Walau tanpa kata-kata...
...Bila 'ku jatuh cinta...
...Jangan kau tanyakan mengapa...
...Karena diriku 'kan berusaha...
...Untuk menjawabnya...
...Bila 'ku jatuh cinta...
...Jangan kau tanyakan mengapa...
...Karena diriku 'kan berusaha...
...Untuk menjawabnya...
...Karena diriku 'kan berusaha...
...Untuk menjawabnya...
...Walau tanpa kata-kata...
Pangeran menjeda lagi hingga terasa Hening Sesaat Cahaya tak bisa mengontrol tangisnya itu ia juga tak juga mau melepas tangannya dari Badan Pangeran
..." pesen aku tetep jadi Cahaya yang aku kenal kamu harus lebih kuat hadapi Setiap masalah lebih dewasa dan inget kamu Jangan manja iya " Pangeran Tersenyum tipis ' aku bakal kangen sama kamu Cahaya"...
..." Aku mohon kamu Jangan pergi iya Aku sayang sama kamu Pangeran ...."...
..." HAPPY Birthday Cahaya Aurora Bisik Pangeran " aku bakal kasih kejutan buat kamu yang nggak akan pernah kamu lupain seumur hidup kamu l Love you to "...
Tangan Pangeran bergerak menyentuh tangan Cahaya yang ada di pinggangnya menjauhkan tangan itu hingga terlepas dari badannya perlahan Cahaya mundur, membuat Cahaya semakin histeris dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya Pangeran berjalan jauh, jauh dan semakin jauh sampai akhirnya menghilang dari pandangan Cahaya
__ADS_1