COWOK SUPER DINGIN

COWOK SUPER DINGIN
BAB 31


__ADS_3

... markas Alex " satu teman Alex Vito berucap sedikit tak yakin...


..." Bukannya Dave jadi buronan polisi gara-gara itu mereka pindah markas kali ! sahut Roni...


..." TAHU nggak loh semuanya itu payah gak kenapa Lo semua baru ngomong sekarang sama gue ! samudra mengamuk...


..." gue juga cuma denger-denger aja dari dari anak antrax ! kata Vito...


..." sumpah gue bakal bunuh Dave malem ini juga nggak bakal gue biarin dia lolos dari gue lagi nggak bakal ! Alex yang sudah emosi wajahnya sudah merah, padam urat-urat sekujur tubuhnya mulai timbul ia benar-benar marah "...


..." lo mau ajak dia balapan lagi atau mau fight tapi kita nggak tahu Dave pergi ke mana " tanya beni...


..." ada kontak Dion ! tanya Alex sambil menatap anggotanya...


..." gue cuma punya nomor samudra " celetuk Roni...


..." samudra..." ulang Alex matanya langsung memicing dan seketika terbayang sesuatu di otaknya " jangan-jangan Dave ada di rumah samudra "...


..." nggak mungkin sih pasti dia langsung di usir samudra kata beni...


..." kita coba dulu aja " Alex tidak peduli dengan pikiran negatif teman-temannya.ia tetap pada pendiriannya untuk mencari Dave dan menghabisi Dave hingga nyawanya melayang Entah apa motif Alex untuk melakukan hal itu tetapi yang pasti ada masalah besar antara Dave dan geng Alexander " kita ketempat samudra sekarang " sahut Alex...


jam sudah menunjukkan pukul tepat pada angka dua belas ketika pintu pagar rumah Pangeran Terbuka sendirinya.keadaaan rumahnya gelap dan sepi sebab penghuninya sudah pergi ke alam tidur, termasuk Pangeran yang baru dua puluh menit lalu memejamkan matanya yang setelah sibuk mencari naskah drama musikal di internet untuk keperluan tugas kelompoknya

__ADS_1


terdengar langkah perlahan dan kaki seorang yang memasuki pekarangan rumah Dengan tertatih namun berusaha untuk terlihat santai ia, berjalan menuju jendela besar yang berada di sisi kiri rumah jendela itu tertutup rapat, namun yang benda tajam cowok itu mencongkelnya dengan santai seperti membuka tutup botol, jendela tersebut dapat terbuka dengan mungkin ia masuk Dengan mudahnya sesegera mungkin ia masuk ke dalam rumah Pangeran lewat jendela lantas mengendap-endap di sana.


Entah apa ia cari Namun wajahnya terlihat Panik dan penuh keringat dingin ia, berjalan sambil meraba tembok untuk mengikuti bentuk rumah Bumi dan mencari kamar milik mamanya


Dengan keadaan yang masih gelap karena lampu kamarnya di matikan ia berjalan ke sisi kanan untuk mendekati sebuah lemari besar.akan tetapi pengelihatannya tiba-tiba memburam dan kepalanya terasa pening.Namun ia tetap menjalankan tugasnya untuk mencari segala harta entah perhiasan atau bahkan uang yang bisa ia ambil untuk kepentingan diri sendiri.tetapi ia gerakannya terhenti di saat kondisi kamar mendadak terang Alias lampunya masih menyala


..." hey ngapain lo ke kamar gue "...


...suara itu terdengar berat dan lantas cowok itu langsung berusaha berlari dari tempatnya berdiri, tetapi dengan cepat Pangeran menahan pergerakannya...


..." lepasin gue atau Lo gue tusuk Lo sekarang ! Dave berteriak sambil mengeluarkan benda tajam berukuran sedang dari saku jaketnya tetapi, Pangeran tidak takut dengan ancaman itu Pangeran malah menyeret Dave dengan sadis untuk membawanya keluar dari kamarnya...


..." Lo itu terlalu bodoh Dave " ujar Pangeran masih menyeret kakaknya yang kini bertemu dengan anak tangga." kedatengan Lo ke rumah justru bikin Lo semakin cepat masuk ke dalam penjara gue bakal bawa Lo ke kantor polisi dan serahin Lo sekarang juga "...


setelah itu Dave menusuk bagian perut Pangeran dengan pisau yang sudah ia genggam Pangeran yang terkejut itu, lantas mengaduh dengan keras dan menyentuh luka tusuk yang mulai menodai kaosnya dengan cairan merah


" DAVE " desis Pangeran dengan lantang ia mengikuti langkah Dave yang berlari ke arah jendela dan melompat ke keluar rumah lewat jendela itu.mau tak mau Pangeran mengikuti jejak Dave karena pintu utamanya terkunci.Dave terus berlari ke arah depan rumah dan tanpa keduanya ketahui di depan rumah Pangeran berjejer sepuluh cowok berjaket hitam, bersama motor besar dan dua mobil yang terparkir di luar perkarangan rumah Pangeran lewat


Dave jelas terkejut akan kehadiran Alexander di sana.segera ia berusaha menghindari mereka semua, namun usahanya gagal karena Roni dan beni telah menahannya dengan sekuat tenaga


..." bener kan dugaan gue Lo ada di sini ! Alex berucap menggunakan suaranya yang keras.ia menunjuk wajah Dave dan menatapnya penuh kebencian." hidup Lo akan berakhir di tempat ini lo nggak akan bisa menghindar lagi dari gue ngerti"...


untuk saat ini Pangeran tidak bisa bergerak karena rasa sakitnya itu telah menjalar ke sekujur tubuhnya.kesulitan bernafas hingga harus mencari oksigen dengan mulutnya menyadari kondisinya Pangeran yang terbilang gawat Alexander memberikan perhatian padanya akan tetapi Pangeran merupakan sosok pribadi yang tak mau menyusahkan orang lain Lo semua ngapain ke sini " tanya Pangeran suaranya semakin terdengar berat dan di selingi ringisan tanda kesakitan

__ADS_1


..." mau bawa Dave ke markas " Alex menjawab....


..." kenapa Lo nggak bawa dia ke polisi aja ! wajah Pangeran perlahan memucat, darah dari luka itu juga semakin mengalir deras...


..." samudra luka Lo harus segera dibawa ke rumah sakit sebelum luka Lo makin parah...


..." santai aja gue nggak apa-apa "ujar Pangeran ia kembali menatap ke arah Dave dengan kedua tangannya yang di tahan kuat-kuat Beni dan Riko...


..." kali ini gue serahin Lo ke Alexander Lo tahu Sendiri kan Alexander nggak pernah ngelawan geng antarx gue mau Lo dapetin balesan yang lebih dari apa yang udah Lo lakuin ke gue gue nggak peduli gue terluka yang Lo tusuk tapi yang gue mau nyawa papa gue yang harus Lo bayar dengan nyawa Lo ngerti ! ucap Pangeran sambil menatap mata Dave dengan tajam...


seketika Darah Dave berdesir usai Pangeran menuturkan kalimat itu padanya.semua anggota Alexander lantas membawa Dave menuju mobil Hitam besar yang terparkir di luar sana.terkecuali Riko dan Alex yang masih berdiri di hadapan Bumi kedua cowok itu menatap Pangeran penuh harap dan sedikit menunduk


..." samudra gue harap Lo masih mau bergabung di geng kita " ucap Alex tanpa basa-basi...


...Pangeran terkekeh kecil menggeleng samar " udah cukup Tiga tahun gue gabung ke geng Lo Alex "...


..." tapi Sam... ucapan Alex terhenti disaat Pangeran menyelak"...


..." sekali gue ingetin ke kalian berdua gue ini Pangeran bukan lagi samudra yang kalian kenal...


setelah itu Pangeran membalikkan badannya untuk kembali masuk ke dalam rumah dengan melewati Jendela di samping rumahnya tadi,ia meninggalkan Alex dan Riko yang masih setia berdiri di depan rumahnya Alex dan Riko memang terbilang dekat ketika mereka masih hubungan pertemanan yang baik seperti dahulu.Namun setelah Bumi keluar dari geng Alexander akibat kecelakaan masa lalunya hubungan mereka mulai merenggang karena Pangeran yang tiba-tiba menjauhi mereka


setelah masuk ke dalam rumahnya langkah Pangeran tiba-tiba melambat dan tak lama kemudian tubuhnya tersungkur ke lantai.wajahnya semakin pucat serta nafasnya mulai melambat.Dan perlahan-lahan mata Pangeran terasa berat untuk terbuka hingga akhirnya tertutup rapat

__ADS_1


__ADS_2