COWOK SUPER DINGIN

COWOK SUPER DINGIN
BAB 6


__ADS_3

Cahaya menutup pintu gerbang lalu berlari ke arah pintu Rumah dan langsung berjumpa dengan cowok yang kemarin bertemu di rumahnya Cahaya meliriknya dengan sinis menandakan ia semakin tak suka dengan kehadiran cowok berandalan itu.


" ngapain kamu ke sini lagi ! suara Cahaya menggema di sudut Ruangan tamu Dave yang awalnya tengah memainkan ponsel sambil duduk di sofa kini mengalihkan pandangannya ke Cahaya


" aku udah Bilang ke kamu aku nggak mau liat kamu lagi kenapa kamu ngeyel banget sih jadi orang ! ucap Cahaya mulai marah


Dave Bangkit dari sofa menghampiri Cahaya dengan senyuman jahil di wajahnya senyuman yang benar-benar tidak Cahaya sukai senyuman itu penuh misteri sungguh menyebalkan


" aku udah Bilang aku kangen sama kamu Dave mengaku Cahaya aku Dateng di sini karena aku pengin ajak kamu jalan aku pengin kita lakuin sesuatu yang awalnya sering kita lakuin bersama pergi Bioskop dinner jalan-jalan pokoknya semuanya Emangnya kamu nggak kangen sama itu Cahaya


" Enggak ! Cahaya menjawab tanpa ragu kalua kamu kangen lakuain itu,kamu bisa ajak cewek lain kamu nggak perlu ajak aku karena kamu udah tahu sendiri jawabannya ,aku bakal nolak apa pun ajakan kamu"


" Cahaya kenapa sih ! Dave maju selangkah ke arah Cahaya kenapa kamu segitu bencinya sama aku"


" aku udah males berurusan sama kamu aku nggak mau liat muka kamu lagi Dave ! Cahaya membentak napasnya memburu " pergi dari rumah ku sekarang "


Dave menggeleng sambil tertawa paksa " Aku nggak bakalan pergi sebelum kamu kabulin keinginan aku "


" kamu bukan siapa-siapa aku lagi kamu nggak berhak minta ini sama aku karena aku nggak bakal kabulin semua itu ! Dave terdiam Bola matanya yang cokelat terang itu memandang Cahaya dengan tatapan mendalam.yang terjadi selanjutnya Dave membungkuk dan langsung membopong tubuh Cahaya di atas bahunya yang kekar lalu berjalan menaiki anak tangga menuju lantai dua"


" Dave lepasin aku Cahaya meronta Luka yang ada di lututnya membuat sulit untuk bergerak cepat " lepasin Dave " turunin aku


" nggak sayang aku nggak mau lepasin kamu Dave tersenyum jahat.senyuman yang Cahaya benci Semenjak mereka telah resmi memutuskan hubungan walau Cahaya tidak melihat senyuman itu, tetap saja ia bisa merasakan aura itu karena dirinya sudah mengenal Dave sejak lama"


" Pak satpam !!!! Cahaya memekik ketika Dave memukul pahanya tidak terima karena di Sentuh Dave, Cahaya memukul-mukul punggung Dave dengan keras berusaha agar Dave menurunkannya dari gendongan Meski pukulan bulan cukup lemah Cahaya tetap berusaha dan tak berhenti menggebuk punggung Dave itu Cahaya kini menangis !


" Cahaya kamu percuma panggil satpam kamu itu aku suruh dia beli makanan buat aku ! ucap Dave " percuma saja kamu pukul-pukul aku karena rasanya nggak seberapa sayang kamu malah kayak ngebelai aku jadinya "


" lepasin aku !!!! Cahaya Masih terus mencoba untuk membebaskan dirinya walau usahanya sia-sia "


" kamar kamu di kunci nggak ! Dave bertanya seperti tak memiliki dosa pertanyaan itu pun membuat tangis bulan semakin menjadi.wajahnya mulai berkeringat dan detak jantungnya bisa di pungkiri seberapa kencang lagi"

__ADS_1


" MAMI ! Cahaya memekik histeris mengapa di saat-saat seperti ini tidak ada seorang pun yang menolongnya mengapa pintu kamar bulan terbuka Dave tersenyum lebar,sebab sebelumnya ia berpikir kamar bulan ternyata keberuntungan masih ada di pihak Dave Dan seperti nya Dewi Fortuna Tidak berpihak pada bulan.Tersenyum nakal, Dave berjalan ke arah kasur Cahaya yang berukuran besar.


" jangan masuk ke kamar aku ! Cahaya menggertak " jangan masuk "


" sudah terlambat aku udah masuk kita udah masuk " senyuman nakal itu semakin terlihat jelas di wajah Dave"


" aku nggak macem-macem kok sayang aku mau main sama kamu aja ! Dave tersenyum sinis " pasti kamu bakalan suka sama permainan ini sayang "


tak diduga Dave melempar tubuh Cahaya ke atas kasur bulan meringis, tentu saja karena tadi pagi tubuhnya baru saja di banting ke lantai sekarang ia di banting di atas kasur Cahaya hendak bangkit dari posisi semula tetapi Dave menahannya dengan kuat " mau ke mana ! kita belum lakuin itu,sayang !


" aapa sih ! Cahaya melepas tangan Dave dari bahunya "


" kamu nggak bisa perlakuin aku seenak jidat kamu pergi dari kamar ku sekarang "


" Enggak mau Dave menampilkan wajah konyolnya sok imut bikin enek"


" pergi ! teriak Cahaya lagi membuat air matanya semakin jatuh berderai


Cahaya lantas terkejut bukan main ia meronta tetapi sekarang kedua tangannya di tahan oleh Dave Cahaya seakan tidak bisa bergerak tubuhnya dikunci oleh Dave ia memejamkan matanya dan dalam hati meminta pertolongan pada Tuhan


" apa sih mau kamu Dave "


" aku itu mau kamu ! jawab Dave


Dave menampar pipi Cahaya dengan kencang hingga Cahaya tak sadarkan diri sekarang Cahaya tidak bisa meronta seperti sebelumnya karena Cahaya sudah masuk ke alam bahwa sadarnya


lebih dari lima menit pintu kamar Cahaya terbuka lebar hingga punggung pintu itu menabrak tembok lengkingan tajam itu merasuki telinga Dave dan membuatnya panik di detik pertama ia melihat siapa yang datang


" Dave" Sandra memegang dadanya berjalan dengan cepat mendekati dua orang yang ada di kasur itu dan langsung menarik tubuh Dave untuk turun dari kasur


" kamu habis ngapain ! Sandra menatap Dave penuh amarah " kamu habis ngapain anak saya "

__ADS_1


" Tante saya nggak....."


" kamu jangan coba-coba buat bohongi saya ya saya lapor polisi baru tahu rasa kamu ? Sandra berucap galak seperti ibu-ibu pada umumnya yang melihat Putri kesayangan di perlakukan secara keji oleh seorang "


kamu gila ya ! sandra membelalak ke arah Dave setelah ia melihat Cahaya matanya terpejam erat dan tidak sadarkan diri " bejat banget kamu Buat apa kamu temui anak saya lagi ahh mau kuras duit dia lagi nggak tahu malu banget ya mana orang tua kamu ah !


" Tante nggak tahu permasalahnya apa. jangan cuma bisa marah-marah aja saya Dateng ke sini buat ketemu Cahaya saya kangen sama dia... ucapan Dave terhenti lagi ketika Sandra menyelakkan"


"orang jahat seperti kamu itu nggak pantes di percaya ! sekarang saya minta kamu pergi dari rumah saya dan jangan pernah kamu Dateng ke sini lagi saya juga tahu kamu juga kemaren dari sini kan ? masuk nggak pake izin main nyelonong aja kalau saya liat kamu lagi,saya akan teriak kamu maling mau kamu di keroyok sama warga ? Sandra sudah saat emosi menghadapi cowok seperti Dave yang memiliki sifat keras, membuat orang tua manapun yang memiliki anak seperti Dave pasti akan cepat mengalami darah tinggi " pergi dari rumah saya sekarang !


Dave pergi dengan membawa rasa malu yang begitu besar sambil mengacak rambutnya tanda frustasi. Dave berlari menuruni anak tangga menuju pintu utama rumah Cahaya setibanya ia di luar rumah Dave langsung meraih motornya dan bergegas pergi meninggalkan tempat.


ketika Dave pergi pak Udin memakai seragam satpam itu baru saja kembali dengan motornya dan membawa nasi bungkus itu ke posnya Dan seketika pak Udin kaget akan kehadiran Sandra di dekat pos satpam


" itu apa pak ! tanya Sandra


" ini ! pak Udin melirik nasi bungkus itu lalu kembali menatap Sandra " ini makanan punya cowok tadi, tapi barusan dia pulang kayaknya dia lupa sama makanannya Bu.


" oh ! Sandra mengganguk " pak Udin lain kali jangan izinin dia masuk ke rumah ini ya pak Udin ingat kan wajahnya kan ! kalau pak Udin di suruh dia beli makanan atau beli minuman pak Udin jangan mau karena dia anak nggak benar pak suka nyari masalah "


" tapi dia Bukanya temennya non Cahaya Bu ? heran pak Udin


" Dulu iya tapi sekarang nggak ! jawab Sandra tolong iya pak Udin jangan sampe dia datang lagi ke sini "


" oh iya Bu Baik ! ucap pak Udin


" ya udah makanan itu Buat pak Udin saja kan mubazir kalau di buang "Sandra berujar


" wah serius nggak apa-apa saya makan Bu"


Sandra mengganguk dengan senang pak Udin tersenyum lebar dan berterima kasih pada Bu Sandra pak Udin lalu kembali ke pos satpam duduk di depan TV dan memulai membuka nasi bungkus itu di atas meja saatnya makan"

__ADS_1


__ADS_2