
Pangeran tidak menanggapi perkataan Cahaya.ia fokus kembali pada film yang masih berputar di hadapannya,sesekali Pangeran melahap popcorn milik Ketika para penonton memekik karena terkejut akan kemunculan hantu yang mendadak, Pangeran malah diam dan terlihat begitu tenang sama sekali tidak berteriak ataupun menunjukkan reaksi kaget.ajaib tidak seperti Cahaya yang begitu histeris dan ketakutan.
Cahaya menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan tidak mau melihat adegan seram lainnya yang ada di film pengabdi setan.
..." aku mau pulang aja " suara Cahaya yang bergetar antara kedinginan atau takut...
..." pulang aja sana " kata Pangeran lalu tersenyum jahat " Lo tahu jalan pulang kan "...
..." tahu " balas Cahaya...
..." yaudah sana pulang semoga selamet sampe rumah ya " Pangeran kembali memakan popcorn nya tanpa memedulikan Cahaya...
..." pasti selamet lah "...
..." siapa tahu nanti hantunya mau ikut Lo pulang " Pangeran tersenyum manis itu terlihat saat menyebalkan bagi Cahaya...
..." ah Pangeran jangan nakutin " Cahaya menciut bahkan matanya berkaca-kaca...
..." tuh kan Lo takut " Pangeran tertawa pelan...
..." nggak gue nggak takut "Cahaya mengelak...
..." ah.pasti Lo bohong kan kalau Lo nggak takut kenapa Lo minta pulang sekarang " Pangeran menggoda lagi...
..." ya karena aku pengin pulang aja atau aku pengen jalan-jalan ke mall ! Pungkas Cahaya...
..." ngomong takut aja gengsi"....
..." Yee kamu juga gengsian " tembak Cahaya...
...seketika Pangeran menoleh ke arah Cahaya dengan tatapan tanya " gengsi apa gue"...
Cahaya mengedilkkan bahunya sengaja membuat Pangeran harus berpikir jauh tentang ucapannya tadi.karena Pangeran merupakan pribadi yang tak begitu peduli dengan hal yang di anggapnya tak penting.Pangeran hanya membuang muka dari Cahaya dan kembali asyik dengan film pengabdi setan dan popcorn
sementara Pangeran sibuk menyaksikan film,itu Bulan terlihat sibuk merapikan Sling-bagnya dan sekilas menyalakan ponselnya hanya untuk melihat jam yang tertera di sana.ternyata masih jam delapan ia pikir sudah jam sembilan ke atas Cahaya kini bangkit dari bangkunya berjalan ke arah sisi kanan melewati penonton lain.ia menuruni tangga dan berjalan cepat untuk keluar dari bioskop
Pangeran hanya memperhatikan Cahaya dari tempat duduknya hingga Cahaya itu menghilang dari pandangannya
Cahaya berjalan melewati lorong di luar bioskop menuju lobi yang akan mengantarkannya ke pintu keluar Cahaya tak tahu harus pulang duluan atau menunggu Pangeran selesai menonton.pillhan ini terasa sulit karena bila menunggu ia bingung harus menunggu Pangeran di mana,sebab bioskop telah di penuhi banyak manusia dan bila ia pulang pasti ia akan merasa tak enak hati pada Pangeran
Ah Cahaya dilema
Cahaya menggigit jari telunjuknya yang menandakan bahwa dirinya.panik seandainya pengabdi setan tidak seseram yang ada di pikirannya pasti sekarang ia masih duduk di sebelah Bumi dan menikmati aroma tubuh Pangeran yang begitu maskulin dan menenangkan sekaligus bisa memandangi wajah Pangeran yang tampangnya melebihi Dewa langit
padahal, Pangeran ia tak tahu wujud dewa langit seperti apa
menghela nafas Cahaya menyapukan pandangannya ke sekitarnya keadaan lobi bisa di bilang sangat ramai dan hampir sesak.seandainya Rizky tak pulang duluan, pasti Cahaya bisa memintanya untuk menemaninya ia sekarang
..." nggak jadi pulang "...
..." hah " Cahaya spontan berseru kaget saat suara itu merasuki gendang telinganya. Pangeran entah sejak kapan cowok itu ada di dekatnya...
..." kok kamu ada di sini " kedua lubang hidung Cahaya membesar beserta degup jantungnya kembali berdebaran kuat.terlihat jelas bahwa ia benar-benar kaget akan kehadiran Pangeran yang muncul tiba-tiba " kayak hantu tahu nggak"...
__ADS_1
..." ah gaya Lo nyebut-nyebut hantun.pas didatengin Nangis " Pangeran mencibir...
..." ih " Bulan mencubit perut Pangeran membuat Bumi meringis perih "...
..." ih sakit tahu " Pangeran menyentuh perutnya yang telah menjadi korban keganasan cubitan maut Cahaya Rasanya nyeri bercampur panas "...
..." Biarin siapa yang suruh nyebelin" Cahaya menjulurkan lidahnya ke arah Pangeran sambil melipat tangannya ke depan dada "...
...Pangeran memutar bola matanya tanda malas " Dasar cewek Baperan "...
...mod Cahaya bercampur tak karuan sekarang.kesal ingin marah bete pengin nangis semuanya menjadi bercampur satu karena itu, Cahaya bergegas pergi meninggalkan Pangeran dan ingin cepat-cepat pulang.ia sudah geram karena sejak tadi batinnya di buat kesal oleh Pangeran, sepertinya semua cowok memang di takdirkan untuk membuat cewek gemas.Dalam artian ingin menabok...
..." tapi cewek betenya bakal ilang kalau dia dibeliin sesuatu kan ya ! celutuk Pangeran...
mendengar,itu langkah Cahaya terhenti Ekspresinya berubah perlahan, dari yang cemberut jadi Bingung " ayo " Pangeran menjangkau Cahaya menatap cewek yang tingginya hanya sebatas dadanya itu.
..." ayo ngapain " Cahaya berucap ketus...
..." mau gue beliin es krim Nggak " ucap Pangeran entah mengapa sikap nya berubah hanya dalam hitungan detik...
..." nggak usah sok baik " cetus Cahaya...
..." nggak boleh su'udzon gitu sama orang " ujar Pangeran" niat gue baik Lo "...
..." ih tapikan..."...
omongan Cahaya terpotong ketika Pangeran menariknya keluar dari pintu gedung bioskop lalu segera mencari penjual es krim serta crepe
..."shit kenapa ini cowok bisa kayak bunglon gini sih " ujar Cahaya dalam hati...
.
...kenapa sih Lo senyum-senyum terus nggak jelas " celutuk Pangeran...
Cahaya menoleh ke arah cowok itu' masih dengan senyuman di wajahnya ia menggeleng seraya mengalihkan pandangannya lurus ke depan " itu es krim nya "
lidah Cahaya bergerak menjilati es krim rasa strawberry di tangan kirinya ada sebuah crepes Rasa coklat keju yang sudah sisa setengah.semua makanan Manis itu dibelikan Pangeran khusus untuknya setelah cowok itu berhasil membuat dirinya bete setengah mati
Cahaya melirik Pangeran cowok itu terlihat tidak terlalu peduli dengan sekitarnya hanya menatap lurus ke depan sambil memasukan jari ke tangannya ke saku celana Cahaya sadar dari tadi banyak sekali cewek yang melirik ke Pangeran pasti karena ketampanannya Pangeran yang melebihi batas
..." Pangeran kamu mau " Cahaya menyodorkan crepe yang sudah tinggal setengah dan justru membuat Pangeran mendengus...
...mengerti bahasa mimik muka Pangeran, Cahaya memasang cengiran kuda " lagian kamu nggak ikutan beli "...
..." Gue nggak suka " sahut Pangeran...
..." hmm Padahal enak banget loh apalagi makanya sambil makan es krim " ucap Cahaya...
..." nggak enek apa Lo itu bisa kena penyakit diabetes " tanya Pangeran...
..." kan nggak sering jadi nggak bakalan kena penyakit diabetes " ucap Bulan sambil tersenyum...
..." Buang crepe nya " Pangeran tiba-tiba berhenti di jalan ketika Cahaya hendak memakan crepe itu.Alhasil Cahaya juga menghentikan kakinya melangkah...
__ADS_1
Cahaya menaikkan satu alisnya tanda bingung " Nggak ah crepe nya masih banyak "
..." yaudah kalua gitu es krim Lo buang " Pangeran masih berucap dengan ketus...
..." nggak " tolak Cahaya " Dosa tau buang-buang makanan pamali "...
..." kalau gitu kasih makanannya ke orang lain " celutuk Pangeran tanpa pikir panjang...
..." ih nggak mau " Cahaya mencak-mencak " lagian kenapa sih kalau aku makan crepe sama es krim ini apa kamu nggak ikhlas beliin aku makanan ini sampe aku dilarang ngelanjutin makan "...
..." gue cuma nggak mau Lo itu kebanyakan makan-makanan yang manis " Pangeran seketika merebut es krim itu dari tangan Cahaya" ini buat gue nggak bakalan gue buang"...
..." ih tapikan itu Udah aku jilat .... ucapan Cahaya terhenti ketika Pangeran tiba-tiba menjatuhkan es krimnya itu ke lantai entah sengaja atau tidak.yang jelas kejadian itu membuat Cahaya melongo untuk, sesaat begitu pun Pangeran...
..." sumpah jatuh sendiri " Pangeran mundur satu langkah dari es krimnya itu sambil menatap Cahaya...
..." ih Pangeran yang bener dong kalua pegang es krimnya kan sayang banget es krimnya jatoh ! omel Bulan...
..." yaudah sih , namanya juga nggak di sengaja kalau Lo mau makan es krimnya itu ambil aja sendiri.sekalian bersihin lantainya pakai lidah eloh " cetus Pangeran...
..." ih nyebelin " Cahaya cemberut....
kemudian melangkah lebih dahulu meninggalkan Pangeran sambil memakan crepe-nya Pangeran pun mengekori Cahaya dari belakangnya
tiba-tiba Cahaya menoleh kebelakang memperlambat langkahnya agar Pangeran menjangkaunya dan mereka beriringan Cahaya menelan crepe-nya terlebih dahulu sebelum berbicara " Makasih ia makanannya "
Pangeran tak menjawab entah ia mendengar atau tak mau menjawab Alhasil Cahaya menyenggol pinggang Pangeran Dengan sikutnya
..." apa "...
..." makasih udah beliin es krim sama crepe nya "...
Pangeran mengalihkan pandangannya dari Cahaya ke arah lain " iya lagian sebenernya bukan kemauan gue.pas di bioskop Rizky chat gue,gue Bilang Lo kabur di bioskop gara-gara takut nonton film horor.plus bete karena gue ledekin Mulu, terus gue disuruh ngejar Lo abis itu gue di paksa buat beliin sesuatu biar Lo nggak bete lagi yaudah gue ikutin aja apa kata Rizky gue beliin Lo es krim sama crepe karena gue nggak tahu makanan apa yang rata-rata di sukain Dan ternyata bete Lo beneran ilang
Cahaya sukses di buat tercengang dan mulutnya masih terbuka setelah mendengar pergakuan Pangeran.Dadanya seperti di himpit oleh beton hingga membuatnya sesak.wajahnya pun seketika memanas.ia tahu harus berkata apa lagi ia kira Pangeran bersikap manis seperti tadi karena peduli terhadap dirinya.tetapi ternyata semua itu merupakan hasil campur tangan seorang Rizky
..." jadi sebenarnya kamu nggak ikhlas jajanin aku " tanya Cahaya bahkan ia tak berani menatap Pangeran...
..." ikhlas-ikhlas aja sih nanti duit gue di gantiin Rizky kok " Pangeran tersenyum segaris terlihat cool tetapi tidak situasi seperti sekarang ini....
Cahaya meneguk salivannya dengan berat ia seperti habis dibawa terbang tinggi ke luar Pangeran dengan seutas tali, kemudian tali itu tiba-tiba terputus hingga membuatnya harus jatuh kembali ke dasar Pangeran sangat sakit
..." nggak perlu minta ganti ke Rizky " ujar Cahaya seraya menarik nafas ia lalu merogoh silngbag-nya untuk meraih selembar uang berwarna biru " aku gantiin uang kamu tadi anggep aja aku minjem uang kamu sebentar "...
..." nggak usah gue tadi cuma bercanda kok " tolak Pangeran...
...jantung Pangeran semakin berpacu hebat " Bercanda apa "...
..." Iya bercanda Soal Rizky yang bakal gantiin duit gue " kekeh Pangeran " tenang aja gue iklhas kok jajanin Lo "...
Cahaya mencoba untuk tersenyum tetapi entah mengapa rasanya begitu sulit hanya menarik kedua sudut bibirnya matanya juga mulai terasa panas dan memburam.tidak ia tak boleh menitihkan setetes air mata ke pipinya. Tidak Boleh "
Bibir terasa bergetar, Cahaya kembali menggigit crepe miliknya dan mengunyah dalam mulut ia mengalihkan pandangannya jauh' dari Pangeran sambil menarik nafas dalam-dalam lewat hidung.
__ADS_1
..." abis ini kita mau ke mana " tanya Pangeran...
..." pulang " jawab Cahaya...