
Author pov
Hari ini adalah hari diselenggarakannya ujian murid inti di Sekte Mael, walaupun Risuta, dan teman-temannya merupakan murid Gauma, tetapi untuk menjadi murid Gauma secara sah maka Risuta dan teman-temannya harus menyelesaikan ujian murid inti di Sekte Mael, yang diselenggarakan selama dua belas tahun sekali.
Sebelum ujian murid inti terdapat ujian seleksi, untuk lulus ujian seleksi, setidaknya harus berada di Tingkat Mahir Ke-5, para murid Sekte Mael juga harus melakukan pengujian elemen, untuk mengetahui elemen para murid, lalu pengujian umur, untuk mengetahui seberapa besar bakat yang dipunyai oleh murid tersebut.
Risuta, Nobu, Nias, dan Michi sedang mendaftarkan diri untuk mengikuti ujian seleksi, tetapi tiba-tiba ada yang menyenggol Nobu dengan kasar, dan tidak meminta maaf. “Hei, minta maaf!” Teriak Nius kesal kearah orang itu. “Ha!?, Buat apa minta maaf ke orang yang lebih lemah dariku,” Ejek orang itu sombong. Murid-murid yang di sekitar kami mulai berbisik-bisik,
“Lihat ada yang menantang, Arata, Anak Tetua Aryata,”
“Kasihan sekali mereka berempat,”
“Semoga Tetua Aryata tidak marah,”
Berbagai omongan dilontarkan kepada Risuta, Nobu, Nius, dan Michi. “Hah, Pengecut, Bisanya cuma mengandalkan orang tua,” Ejek Risuta membalaskan dendam Nobu, “Orang lemah sepertimu, mending diam saja,” Balas Arata kepada Risuta. “Sudah, Risuta, orang itu tidak penting, mari kita lanjut pendaftaran,” Bujuk Nobu, karena tidak ingin Risuta terlibat masalah, kekhawatiran tercetak jelas di matanya saat menatap Risuta.
“Iya, Risuta, Kak Nius, Orang tidak penting seperti itu, tidak usah dibalas,” Kata Michi juga, sedangkan Nius masih merasa kesal dan berniat menantang Arata, namun Nius tahan karena tidak ingin membuat keributan. “Siapa yang bilang aku orang tidak penting, hanya orang-orang seperti kalian, aku juga bisa membereskannya,” Ejek orang itu dengan nada tinggi, “Kita lihat nanti, saat ujian, aku akan menghajarmu sampai kau lebih memilih mati, daripada hidup,” Ancam Risuta kepada Arata, yang Risuta yakin membuat Arata merinding. Lalu melanjutkan pendaftaran dengan Risuta, Nobu, Nius, dan Michi yang berusaha meredakan amarah Risuta dan Nius. ‘Akan kubuat binatang tadi menyesal,' Batin Risuta, dengan tatapan tajam, semua orang yang melihatnya langsung ketakutan, 'Cih, Cuma bisanya membawa nama orang tua,' Batin Nius kesal.
Setelah beberapa saat, para peserta yang mengikuti seleksi, dikumpulkan di lapangan, kira-kira jumlah peserta sekitar 100 orang, “Banyak sekali orangnya,” Kata Michi sambil berdesak-desakan dengan para peserta lainnya. “Mari kita mulai ujian seleksinya!” Teriak Ketua Sekte Mael, disampingnya terdapat beberapa tetua, termasuk Gauma, Gauma menyemangati Risuta, Nobu, Nius, dan Michi dengan senyumannya. “Ujian akan dimulai dengan pengetesan elemen, tingkatan kultivasi, dan umur,” Kata Ketua Sekte yang terdengar oleh seluruh murid yang mengikuti seleksi. ”Sekarang ambil nomor urut kalian, dan mulai dari nomor urut kesatu sampai kelima, lalu dilanjutkan keenam sampai ke sepuluh, mengerti!?” Teriak Ketua Sekte, lalu kami memulai sesuai dengan petunjuk ketua sekte, “Wah, ada orang lemah di sini,” Kata Orang yang menyenggol Nobu tadi, dia adalah Arata, “Oiya kau pasti sudah tau aku siapa kan, jadi mending kalian sege-,” Belum selesai orang itu mengucapkan perkataannya, Risuta dan teman-temannya mengabaikan orang itu, yang membuat orang-orang di sekitar mereka berisik, ”Hei, Dasar Pengecut!” Seru Arata, 'Akan ku balas nanti,' Batin Risuta.
Tetua Aryata yang melihat itu merasa geram, 'Apa anak itu tidak tau, bahwa anak yang dia tantang merupakan murid yang diangkat oleh Gauma Sauki, Apalagi tetua Gauma merupakan orang yang menjadi Tetua dalam usia yang muda, dan sangat dihormati,' Batin Tetua Aryata khawatir bahwa Gauma akan marah, tetapi Gauma hanya tersenyum tipis penuh arti.
Risuta berada di urutan ke 20, Nobu berada di urutan Ke-8, Nius di urutan Ke-18, Sedangkan Michi urutan Ke-15. “Seleksi dimulai!” Seru Tetua Sekte. Lalu orang-orang bernomor satu sampai lima maju ke arena untuk melakukan pengetesan tingkat kultivasi, “Sayang sekali, tidak ada yang mencapai Tingkat Mahir ke-5,” Kata Ketua Sekte Mael, lalu seleksi dilanjutkan dengan nomor urut enam sampai sepuluh, tingkat kultivasi Nobu membuat raut-raut wajah orang beserta para tetua berubah, bahkan beberapa orang dan tetua berbisik bisik membicarakan Nobu, 'Sial, ternyata dia sudah mencapai Tingkat Tinggi,' Batin Arata menyesal menantang Nobu. Lalu dilanjutkan dengan nomor urut kesebelas sampai kelima belas, kultivasi Michi sedikit mengejutkan semua orang, begitu pula dengan Nius, tetapi Risuta membuat wajah para tetua, ketua sekte, dan orang-orang menjadi sangat terkejut, dengan rasa kagum, kecuali Gauma yang sudah mengetahui hal tersebut dari awal, 'Hebat sekali padahal terlihat masih sangat muda, tetapi sudah mencapai Tingkat Tinggi Ke-4,' Batin Ketua Sekte, begitu pula dengan tetua maupun orang-orang yang tadi sudah meremehkan Risuta, dan tentu saja Arata termasuk kedalam kelompok tersebut, yang membuat ia menjadi gelisah.
Seleksi berlanjut biasa saja, sampai di pengujian elemen, dan umur, lagi-lagi Risuta, dan teman-temannya membuat para tetua, baik Ketua Sekte, maupun Tetua Sekte Mael--kecuali Gauma-- terkejut lagi, 'I-ini benar-benar mengejutkan, umur 12 tahun, tetapi sudah mencapai Tingkat Tinggi, dan memiliki semua elemen, orang yang berusia 14 tahun itu juga sudah menakjubkan, Perkembangan Arnius, maupun Michi lebih cepat dari anak-anak biasanya,' Batin Ketua Sekte lagi, dan memuji Gauma, “Benar-benar jenius diantara jenius, kau mendidik mereka dengan baik,” Puji Ketua Sekte kepada Gauma, yang membuat Gauma hanya tersenyum canggung.
Dari 100 orang tersisa 20 orang, sudah termasuk Risuta, Nobu, Nius, Michi, Arata, dan peserta lainnya. “Disini kalian bebas menantang siapa saja!” Ucap Ketua Sekte, “Ujian Seleksi telah selesai, Sekarang adalah ujian yang menentukan kalian masuk atau tidaknya ke dalam Murid Inti, yang mampu bertahan hingga tersisa lima peserta, akan menjadi murid inti,” Lanjut Ketua Sekte, “Siapa yang maju pertama?” Tanya Ketua Sekte kepada para peserta, dengan cepat Risuta maju ke arena, dan menantang Arata, Tetua Aryata berniat menyudahi pertarungan tersebut dikarenakan sudah jelas Aryata akan kalah, tetapi Gauma membuat Aryata membatalkan niatnya, “Maaf saja nih Tetua, tetapi bukankah tidak baik ikut campur, lagi pula anak tetua sendiri bukan yang duluan menantang murid saya,” Ejek Gauma yang dalam hati kesal karena Arata meremehkan Risuta, muridnya. Mau tidak mau Aryata duduk kembali, dan hal tersebut membuat Gauma tersenyum. Lalu mereka melihat pertandingan.
“Kenapa tidak mau maju?” Tanya Risuta dengan nada tinggi kepada Arata yang berada di kerumunan peserta, peserta-peserta lainnya sudah memprediksi bahwa Arata pasti akan kalah, melihat bahwa ia diremehkan, Arata menjadi sangat kesal, dengan ragu-ragu Arata naik ke arena, “Kupikir, kau bakal langsung menyerah,” Ejek Risuta di arena sambil tersenyum penuh arti kepada Arata, Arata yang melihat itu menelan ludahnya sendiri, ketakutan sudah menguasai dirinya, tetapi jika ia menyerah maka, ia akan mempermalukan dirinya sendiri dan ayahnya.
Mata Arata mengkode ayahnya untuk membantunya melawan Risuta diam-diam, Ayahnya hanya menggelengkan kepala dalam hati, lalu melakukan rencana Arata.
Nobu yang melihat hal tersebut langsung berteriak, “Hati-hati Risuta, Tetua tua disana merencanakan sesuatu,” Kata Nobu yang membuat tetua-tetua disekitar Tetua Aryata tertawa terbahak-bahak, 'Sial, beraninya bocah itu,' Batin Aryata, dan Arata bersamaan. Ketua sekte yang mendengar hal tersebut langsung mengawasi Aryata agar tidak ikut campur dalam pertandingan. Dalam hatinya Ketua Sekte berpikir, “Penglihatan yang mengagumkan,”.
**Status
Nama : Gauma Sauki
Julukan : Guru Risuta, Nobuoko, Arnias, dan Michiko, Tetua dari Sekte Mael
Ras : Manusia
Umur : 43 Tahun
Elemen : Api
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Langit Ke-1
Hewan Peliharaan : Tidak Ada
Keahlian :
• Bela diri penguasaan tinggi
• Pedang penguasaan menengah ke bawah
• Memasak penguasaan menengah ke atas
• Kondensasi Energi Elemen penguasaan tinggi
• Pembentukan dasar lapisan tinggi
• Pembentukan Inti lapisan luar ( Roh )
• Menghindari serangan penguasaan menengah ke atas
[ Informasi lebih lanjut ]
Status ( Berdasarkan Informasi yang diberikan Nobu secara langsung )
__ADS_1
Nama : Nobuoko Tadao
Julukan : ???
Ras : ???
Umur : 14 Tahun
Elemen : Kegelapan, dan api
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-1
Hewan Peliharaan : ???
Keahlian :
• Penggabungan Elemen Penguasaan Tinggi
• Menghindari Serangan Penguasaan Tinggi
• Kondensasi Elemen Penguasaan Tinggi
• Pembentukan dasar Lapisan Dasar
[ Informasi lebih lanjut ]
Status
Nama : Cyarisuta Ashurin
Julukan : Murid pertama Gauma Saiki, Si Gila Latihan.
Ras : Manusia
Umur : 12 Tahun
Elemen : Logam, Air, Kayu, Api, dan Tanah, Kegelapan, Cahaya.
Hewan Peliharaan :
• Naga Tingkat Ke-10, Ryuu
Keahlian :
• Kondensasi Energi Elemen penguasaan menengah ke atas
• Pedang penguasaan tinggi
• Pisau penguasaan tinggi
• Senapan dan Pistol ( Kehidupan lampau ) penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan tinggi
• Memasak penguasaan tinggi
• Pembuatan senjata penguasaan tinggi
• Pembentukan Dasar Lapisan Menengah
• Penggabungan Elemen penguasaan menengah ke bawah
[ Informasi lebih lanjut ]
Status
Nama : Ryuu
Ras : Naga
__ADS_1
Umur : ??? Tahun
Elemen : Api
Tingkat Hewan Peliharaan : Tingkat Ke-10
Pemilik : Cyarisuta Ashurin
Keahlian :
• ???
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Arnius Daichi
Julukan : Teman Laki-laki Risuta dan Nobu, Anak Angkat Gauma, Saudara Kembar Michiko.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
Elemen : Tanah
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Mahir Ke-8
Hewan Peliharaan : Tidak Ada
Keahlian :
• Bela diri penguasaan tinggi
• Mengkondensasi elemen penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan tinggi
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Michiko Daichi
Julukan : Teman perempuan pertama Risuta, Nobu, Saudari kembar Arnius, Anak Angkat Gauma.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
Elemen : Tanah
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Mahir Ke-6
Hewan Peliharaan : Tidak Ada
Keahlian :
• Alkemis penguasaan menengah ke atas
• Racun penguasaan menengah ke bawah
• Kondensasi Elemen penguasaan tinggi
• Penggabungan Elemen penguasaan rendah
• Senjata Kunai penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan rendah
__ADS_1
[ Informasi Lebih Lanjut** ]