
“Mulai!” Seru Ketua Sekte memulai pertandingan antara Arata dan Risuta. Risuta hanya tersenyum tipis yang terlihat sangat menakutkan bagi Arata, 'Apa-apaan orang ini, sangat menakutkan, aura disekitarnya rasanya sangat berbeda dan menakutkan,' Batin Arata merasa sangat ketakutan, 'Benar-benar seperti dewa kematian,' Lanjut Arata dalam hati. “Kau boleh menyerang duluan, kau kan lemah,” Ejek Risuta dengan penekanan diakhir kalimatnya. Arata mencoba mengalahkan rasa takutnya dan mulai melawan Risuta, meskipun sedikit gemetaran, Arata mampu membalas perkataan Risuta, “He, Meskipun tingkatan kultivasimu lebih tinggi, kau terlalu sombong,” Kata Arata merasa diatas awan.
Arata langsung mengambil ancang-ancang untuk bertarung dengan Risuta, dan membuat bola elemen dari Air, dengan cepat Arata melemparkan bola elemen yang ia buat kepada Risuta satu-persatu, Risuta yang melihat itu hanya diam di tempat, reaksinya itu langsung diejek oleh Arata, “Beginilah akhirnya kalau terlalu sombong,”. Risuta tetap hanya diam sampai Arata selesai melemparkan bola-bola elemennya yang membuat tempat Risuta dipenuhi oleh asap-asap.
“Aku pasti menang,” Kata Arata dengan percaya diri, akan tetapi kepercayaan dirinya langsung berubah menjadi rasa takut, Risuta menjadikan elemen apinya, pelindung disekitarnya untuk menangkal bola air yang digunakan oleh Arata, Arata yang baru saja berada di Tingkat Mahir Ke-5 tentu saja merasa langsung down, bahwa ia akan kalah. ‘Cih, Bagaimana bisa,' Batin Arata. “Sudah selesai?” Tanya Risuta dengan nada rendah, tetapi mengandung makna mengancam lawannya secara mental. “Kalau begitu, giliranku sekarang,” Kata Risuta yang tersenyum lebar menikmati ekspresi Arata yang ketakutan.
Gauma, Ketua Sekte, Tetua-tetua Sekte, beserta teman Risuta dan para peserta yang melihat itu dalam hati berkata, 'Senyum yang sangat mengerikan,'. ‘Aku baru tau Risuta bisa tersenyum seperti itu, walaupun dari dulu aku sudah merasa bahwa dia mengerikan, baru kali ini ia menunjukkannya,' Batin Gauma takut akan fakta yang baru ia dapatkan dari Risuta.
Risuta mengangkat tangannya, lalu menciptakan bola-bola berwarna hitam dari elemen kegelapannya bersamaan. Setiap bola-bola tersebut mengandung kekuatan yang sama, bola-bola yang dibuat Risuta menciptakan bayangan yang membuat Arata merasa ketakutan, baru saja ia mengatakan ingin menyerah, Risuta langsung melemparkan bola-bola tersebut bersamaan dengan mulut Arata yang sudah terbuka.
Semua terjadi dengan sangat cepat, arena yang menjadi tempat Risuta dan Arata bertarung terdapat sedikit lubang kecil dari tempat Arata yang terbuat dari serangan Risuta tersebut. Sedangkan Arata sendiri sudah pingsan tidak sadarkan diri karena serangan Risuta. Tubuh Arata terlihat sangat menyedihkan dipenuhi luka-luka yang menakutkan bagi orang-orang yang belum pernah melihat darah atau sayatan secara langsung.
Dengan cepat Tetua Aryata bangkit dari kursinya, lalu masuk ke arena dan mengangkat tubuh Arata yang pingsan tidak sadarkan diri. “Inilah akibatnya, kalau kalian menantang orang yang sudah kuanggap sebagai teman!” Seru Risuta dengan ancaman. Sedangkan Tetua Aryata yang mendengar itu langsung memikirkan sebuah ide untuk membalas perbuatan Risuta, 'Tunggu saja nanti!’ Batin Aryata sambil menatap Risuta menantang. ‘Oh, si orang tua binatang yang kubantai sepertinya marah,' Batin Risuta sambil memikirkan cara untuk membalas Aryata.
“Pertandingan sudah selesai, Risuta menang,” Kata Ketua Sekte mengumumkan bahwa Risuta adalah pemenangnya, tidak ada yang berteriak memberi selamat kepada Risuta karena takut, kecuali Nobu, Nius, dan Michi. “Karena arena di sini telah dirusak,” Kata Ketua Sekte sambil melirik Risuta, dan melanjutkan perkataannya, “Kita akan melanjutkan ujian murid inti di arena cadangan,”. Risuta yang selesai bertanding diperbolehkan kembali ke tempat tinggalnya, tetapi Risuta lebih memilih melihat Nobu, Nius, dan Michi bertanding, padahal jika dirinya yang dulu pasti tidak akan ragu-ragu meninggalkan mereka untuk berlatih, maupun istirahat.
Pertandingan Nobu, Nius, dan Michi cukup meriah bagi para peserta, tetapi tidak bagi Risuta, baginya pertandingan mereka sangat membosankan, dikarenakan tidak ada orang-orang yang seimbang melawan Nobu, Nius, maupun Michi. Walaupun begitu anehnya Risuta tetap menontonnya. Risuta, Nobu, Nius, dan Michi sudah dipastikan akan menjadi murid inti Sekte Mael. Sedangkan satu murid inti yang lain masih belum diketahui. Setelah beberapa pertandingan, akhirnya diumumkan bahwa murid inti yang baru adalah Risuta, Nobu, Nius, Michi, dan Rai.
Setelah selesai ujian murid inti, mereka diperintahkan untuk memilih guru diantara para tetua. Risuta, Nobu, Nius, dan Michi memilih Gauma, yang membuat Tetua-tetua Sekte Mael merasa iri, bahkan ada yang terang-terangan mengejek Gauma yang langsung ditatap tajam oleh keempat murid Gauma itu. Sedangkan Rai memilih Tetua yang berbeda dari Risuta, dan teman-temannya, Tetua yang Risuta, dan teman-temannya tidak kenal.
Awalnya Ketua Sekte, dan Tetua Sekte tidak memperbolehkan tindakan empat murid inti dibawah bimbingan satu tetua sekaligus, akan tetapi Risuta dan yang lainnya, ralat Nobu, Nius, dan Michi mengancam jika tidak diperbolehkan menjadi murid Gauma, maka mereka akan keluar dari Sekte Mael, tentu Ketua Sekte Mael tidak menginginkan jika bibit-bibit jenius berada pada Sekte lain. Jadi mau tidak mau akhirnya Ketua Sekte Mael membiarkan tindakan tersebut.
Biasanya murid-murid inti diwajibkan untuk mengikuti misi setiap dua bulan sekali. Misi-misi memiliki beberapa tingkatan dari yang tersulit hingga termudah, S, A, B, C, D, E, dan F. Untuk Misi Tingkat S biasanya di tugaskan kepada orang yang sudah mencapai Tingkat Surga, A untuk yang sudah mencapai Tingkat Langit, B untuk orang yang sudah mencapai Tingkat Awan, C untuk orang yang sudah mencapai Tingkat Tinggi, D untuk Tingkat Mahir, E untuk Tingkat Dasar, dan F untuk Tingkat Dasar juga, tetapi lebih mudah daripada Misi Tingkat E.
Setelah beberapa hari berlatih, beristirahat, memilih skill baru, dan berbagai hal lainnya, Risuta, Nobu, Nius, dan Michi diwajibkan untuk mengikuti setidaknya misi tingkat D atau C untuk tingkat mahir dan tinggi. Tetapi, akhirnya mereka memilih misi Tingkat B untuk Tingkat Awan, awal-awalnya Gauma melarang, akan tetapi perkataan Risuta membuat Gauma langsung terdiam, “Apa Guru takut?, Kami saja tidak takut, Kenapa Guru takut?” Kata Risuta dengan nada datar. Gauma geram akan tetapi, perkataan Risuta setelahnya membuat Gauma semakin geram, “Kan Guru sudah di Tingkat Langit, jadi tenang saja,” Kata Risuta lagi. “Tetapi ya murid-muridku tersayang, kalian kan harus melaksanakan misi kalian sendiri,” Balas Gauma dengan nada kesal, tetapi diabaikan oleh Risuta, Nobu, Nius, dan Michi.
Mereka berberes-beres dan menyimpan barang-barang yang mereka perlukan di dalam cincin penyimpanan, dimulai dari sumber daya, buku skill tingkat Kuning yang mereka dapat dari perpustakaan, dan berbagai keperluan masing-masing.
Lalu mereka berkumpul, dan bersiap untuk melakukan petualangan baru bersama.
**Status
Nama : Gauma Sauki
Julukan : Guru Risuta, Nobuoko, Arnias, dan Michiko, Tetua dari Sekte Mael
Ras : Manusia
Umur : 43 Tahun
Elemen : Api
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Langit Ke-1
Hewan Peliharaan : Tidak Ada
Keahlian :
• Bela diri penguasaan tinggi
• Pedang penguasaan menengah ke bawah
• Memasak penguasaan menengah ke atas
• Kondensasi Energi Elemen penguasaan tinggi
• Pembentukan dasar lapisan tinggi
• Pembentukan Inti lapisan luar ( Roh )
• Menghindari serangan penguasaan menengah ke atas
[ Informasi lebih lanjut ]
Status ( Berdasarkan Informasi yang diberikan Nobu secara langsung )
Nama : Nobuoko Tadao
__ADS_1
Julukan : ???
Ras : ???
Umur : 14 Tahun
Elemen : Kegelapan, dan api
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-1
Hewan Peliharaan : ???
Keahlian :
• Penggabungan Elemen Penguasaan Tinggi
• Menghindari Serangan Penguasaan Tinggi
• Kondensasi Elemen Penguasaan Tinggi
• Pembentukan dasar Lapisan Dasar
[ Informasi lebih lanjut ]
Status
Nama : Cyarisuta Ashurin
Julukan : Murid pertama Gauma Saiki, Si Gila Latihan.
Ras : Manusia
Umur : 12 Tahun
Elemen : Logam, Air, Kayu, Api, dan Tanah, Kegelapan, Cahaya.
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-4
Hewan Peliharaan :
Keahlian :
• Kondensasi Energi Elemen penguasaan menengah ke atas
• Pedang penguasaan tinggi
• Pisau penguasaan tinggi
• Senapan dan Pistol ( Kehidupan lampau ) penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan tinggi
• Memasak penguasaan tinggi
• Pembuatan senjata penguasaan tinggi
• Pembentukan Dasar Lapisan Menengah
• Penggabungan Elemen penguasaan menengah ke bawah
[ Informasi lebih lanjut ]
Status
Nama : Ryuu
Ras : Naga
__ADS_1
Umur : ??? Tahun
Elemen : Api
Tingkat Hewan Peliharaan : Tingkat Ke-10
Pemilik : Cyarisuta Ashurin
Keahlian :
• ???
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Arnius Daichi
Julukan : Teman Laki-laki Risuta dan Nobu, Anak Angkat Gauma, Saudara Kembar Michiko.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
Elemen : Tanah
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Mahir Ke-8
Hewan Peliharaan : Tidak Ada
Keahlian :
• Bela diri penguasaan tinggi
• Mengkondensasi elemen penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan tinggi
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Michiko Daichi
Julukan : Teman perempuan pertama Risuta, Nobu, Saudari kembar Arnius, Anak Angkat Gauma.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
Elemen : Tanah
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Mahir Ke-6
Hewan Peliharaan : Tidak Ada
Keahlian :
• Alkemis penguasaan menengah ke atas
• Racun penguasaan menengah ke bawah
• Kondensasi Elemen penguasaan tinggi
• Penggabungan Elemen penguasaan rendah
• Senjata Kunai penguasaan tinggi
__ADS_1
• Menghindari serangan penguasaan rendah
[ Informasi Lebih Lanjut** ]