
Risuta dan Nobu yang sudah selesai berjalan-jalan dan mengawasi Arata kembali ke Rumah Gauma. Risuta mencoba merasakan hawa kehadiran Gauma dan yang lainnya, akan tetapi hasilnya percuma, sesuai dengan apa yang dia inginkan. Nobu hanya merasakan keanehan, “Risuta, Apa kau merasakan hawa kehidupan seseorang?”. Risuta hanya menjawab singkat, mungkin mereka keluar bersama-sama. Mendengar itu Nobu merasa kecewa, karena dirinya tidak diajak.
Ketika masuk ke dalam Rumah Gauma. Kegelapan terlihat memenuhi penglihatan Nobu padahal itu masih siang, dan entah mengapa mata Nobu yang biasanya bisa digunakan di dalam kegelapan, tidak bisa ia lakukan. Tentu karena Risuta menggunakan elemen kegelapannya, makanya Nobu tidak bisa melihat. Risuta berpura-pura terkejut dengan keadaan di dalam Rumah Gauma. Matanya memberi kode kepada Gauma yang berada di dekat pintu masuk.
‘Dorr....’
Suara itu jelas-jelas berhasil mengalihkan perhatian Nobu ke arah pintu yang sudah tertutup. Risuta menarik elemen kegelapannya, seketika itu juga cahaya terang memenuhi penglihatan Nobu. Nobu reflek menutup matanya. Setelah dirasa mulai terbiasa, Ia melihat Gauma, Ryuu, Raion, Glacies, Nius, dan Michi yang tampak tersenyum hangat kepada Nobu, kecuali Glacies yang berekspresi datar. Risuta yang di samping Nobu juga tersenyum hangat yang tidak biasa ia tunjukkan di depan orang lain. Gauma dan yang lainnya terlihat sangat terkejut, bahkan merasa bahwa Risuta sudah menjadi tidak waras.
Ketika memperhatikan lebih teliti, Nobu melihat papan yang dipenuhi kertas-kertas. Matanya yang tajam mampu melihat tulisan di kertas tersebut, 'Selamat Ulang Tahun, Nobu. Terima kasih sudah mau menjadi teman baikku.’-Risuta. Mata Nobu berkaca-kaca melihat kertas demi kertas yang dipasang di papan itu. “Terima kasih, Teman-teman.” Nobu menangis, akan tetapi itu bukanlah tangisan kesedihan, itu adalah tangisan kebahagiaan. Misi kejutan ulang tahun Nobu sukses besar.
Delapan bulan telah berlalu, dalam kurun waktu itu sudah banyak hal yang terjadi. Hampir semua orang dalam kelompok Risuta umurnya bertambah satu tahun, kecuali Michi dan Nius karena ulang tahun mereka berada di akhir tahun. Tingkat Kultivasi mereka juga meningkat, walaupun Michi belum mencapai Tingkat Tinggi, dan Glacies belum mencapai Tingkat Mahir Ke-5. Berbagai hal terjadi ketika mereka berdiam di Sekte Mael. Mulai dari Arata yang menjadi pendiam sejak Tetua Aryata meninggal. Risuta yang lebih sering tersenyum ketika bersama Nobu, ia belum menceritakan masa lalunya ke siapapun kecuali Nobu. Nius yang sering sekali mempertanyakan tentang masa lalu Risuta. Berbagai hal benar-benar terjadi dalam delapan bulan ini.
“Gauma, kau kutugaskan untuk mengerjakan Misi 'Itu'.” Perintah Ketua Sekte kepada Gauma yang sedang berlutut. Di belakang Gauma ada Ryuu, Raion, Risuta, Nobu, Nius, Michi, dan Glacies. Raut wajah Gauma berubah menjadi cemas, “Ketua, itu Misi Tingkat S, aku baru saja berada di Tingkat Langit.” Bantah Gauma resah. “Kau memiliki Hewan Legendaris, Apa yang harus ditakutkan?” Pernyataan itu membuat Risuta kesal dengan Ketua Sekte. “Ketua, mereka bukan milik Sekte Mael, mereka milikku! Jangan pernah berpikir untuk memanfaatkan mereka!” Seru Risuta marah dengan tatapan tajam. Hati Ryuu dan Raion menghangat mendengar hal yang dikatakan Risuta, lalu Raion menatap tajam ke arah Ketua Sekte yang tampak tidak memperdulikannya. Wajah Ketua Sekte menandakan rasa bersalah mendengar seruan Risuta. Memang Risuta tidak sopan, tetapi Ketua Sekte tidak bisa menyangkal perkataan Risuta. “Kumohon Cyarisuta, Nyawa banyak orang dipertaruhkan di sini.” Mohon Ketua Sekte memecahkan suasana hening beberapa saat lalu. “Mohon maaf, Ketua. Tetapi saya tidak bisa membahayakan murid-murid saya meskipun demi orang lain. Sudah banyak orang-orang dari Sekte Mael yang maju dan mereka berakhir menyedihkan.” Gauma dengan halus menolak Ketua Sekte. Risuta hanya mendengarkan apa yang dikatakan Gauma, tetapi ia tidak berkata apa-apa. “Memang ini misi apa?, Ketua.” Tanya Nobu penasaran. “Ini menyangkut tentang Benua ini.” Jawab Ketua Sekte terlihat lebih resah daripada yang sebelumnya. Wajah Nius dan Michi sedikit berubah mendengar hal tersebut. “Mohon maaf sekali lagi, Ketua. Kami pamit undur diri dahulu.” Gauma berdiri, lalu pergi dengan cepat dari ruangan Ketua Sekte diikuti dengan Risuta dan yang lainnya. Ketika Gauma, dan yang lainnya meninggalkan ruangan, Ketua Sekte hanya menghela nafas kasar berkali- kali.
'Ternyata ini terjadi lebih cepat,’ Batin Risuta resah ketika prediksinya terjadi lebih cepat. ‘Aku belum terlalu kuat. Tetapi peperangan sudah dimulai.’. Gauma yang sedari tadi memperhatikan Risuta hanya mengatakan agar Risuta tidak memaksakan diri untuk mengikuti Misi 'Itu'. Akhirnya mereka kembali ke Rumah Gauma dengan suasana sunyi.
Risuta masuk ke ruangan tidurnya yang terletak di samping kamar Nobu. Ruangan itu rapi, dan bersih. Siapa pun pasti akan merasa sangat nyaman dengan keadaan dalam ruangan itu. Risuta menjatuhkan tubuhnya ke kasurnya. ‘Kalau aku ikut Misi itu. Hukumanku juga akan lebih cepat selesai.’ Pikir Risuta. Risuta hanya bergelut dengan pikirannya sebelum akhirnya ia tertidur lelap.
“Risuta! Risuta! Risuta!,” Nobu menggoyang-goyangkan tubuh Risuta. Air mata Risuta masih belum berhenti mengalir. Setelah beberapa kali dipanggil, Risuta membuka matanya dengan nafas terengah-engah. Terlihat Nobu dengan wajah khawatir saat Risuta membuka matanya. Entah kenapa Risuta langsung memeluk Nobu erat. Awalnya Nobu terlihat tidak nyaman, namun melihat ekspresi Risuta yang ketakutan dan dipenuhi ketegangan, ia membalas pelukan Risuta sambil menenangkan Risuta yang terlihat ketakutan dan memberikan kata-kata yang mampu membuat Risuta tenang, “Tenang, Tenang, Tidak apa-apa.”, 'Tubuhnya bergetar sangat hebat.’ Batin Nobu merasakan gemetaran Risuta. Seperti sebuah mantra yang ajaib, perkataan maupun tindakan Nobu mampu membuat Risuta perlahan tenang. Tubuh Risuta sudah berhenti gemetaran, lalu setelah diam dalam waktu yang lama dan keadaan yang sunyi akhirnya mulutnya terbuka membuka kalimat, “Terima kasih. Kenapa kau bisa berada di sini?” Tanya Risuta masih dengan memeluk Nobu, 'Hangat.’ Batin Risuta merasakan kehangatan, berbeda ketika ia menolak kehangatan dulu, ia sekarang sudah belajar perlahan untuk menerima kehangatan.
“Tadi tidak sengaja aku melihat kamu melalui pintu yang sedikit terbuka. Kayaknya kamu lupa menutup pintu dengan rapat. Tidak sengaja aku melihat kamu gemetaran ketakutan, Ada apa, Risuta?” Nobu memulai penjelasannya, Risuta hanya mendengarkan dia hingga akhir. “Hanya mimpi buruk tentang masa lalu.” Balas Risuta singkat, Nobu memeluk tubuh Risuta menyalurkan kehangatan yang dimilikinya untuk membuat Risuta lebih baik. “Kau sudah berusaha sangat baik.” Kata-kata Nobu terdengar menenangkan di telinga Risuta, untuk pertama kalinya ia merasa memiliki seseorang kakak. Setelah melepaskan pelukannya, Nobu mengacak-ngacakkan rambut Risuta yang memang sudah berantakan itu. “Seharusnya kau berekspresi lebih imut.” Canda Nobu masih mengacak-ngacakkan rambut Risuta, meskipun sudah ditatap datar oleh Risuta. “Mau kutemani tidur? Agar mimpi buruk itu tidak datang lagi.” Tanya Nobu lembut. Risuta hanya kembali berbaring di tempat tidurnya lalu mengambil posisi tidur. Nobu hanya mengikuti Risuta lalu mencoba untuk tertidur. Tidak perlu beberapa waktu, mereka berdua sudah terlelap ke dalam alam mimpi. “Cih, pengganggu.” Celoteh seseorang kesal. Ia tampak seperti orang yang senang bermain-main.
Status
Nama : Gauma Sauki
Julukan : Guru Risuta, Nobuoko, Arnias, dan Michiko, Tetua dari Sekte Mael
Ras : Manusia
Umur : 44 Tahun
Elemen : Api
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Langit Ke-1
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-8
Keahlian :
• Bela diri penguasaan tinggi
• Pedang penguasaan menengah ke bawah
• Memasak penguasaan menengah ke atas
• Kondensasi Energi Elemen penguasaan tinggi
• Pembentukan dasar lapisan tinggi
• Pembentukan Inti lapisan luar ( Roh )
• Menghindari serangan penguasaan menengah ke atas
[ Informasi lebih lanjut ]
Status ( Berdasarkan Informasi yang diberikan Nobu secara langsung )
Nama : Nobuoko Tadao
Julukan : ???
Ras : ???
Umur : 15 Tahun
Elemen : Kegelapan, dan api
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-6
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-5
Keahlian :
• Penggabungan Elemen Penguasaan Tinggi
• Menghindari Serangan Penguasaan Tinggi
• Kondensasi Elemen Penguasaan Tinggi
• Pembentukan dasar Lapisan Menengah
[ Informasi lebih lanjut ]
Status
Nama : Cyarisuta Ashurin
Julukan : Murid pertama Gauma Saiki, Si Gila Latihan.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
__ADS_1
Elemen : Logam, Air, Kayu, Api, dan Tanah, Kegelapan, Cahaya.
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-7
Hewan Peliharaan :
• Naga Tingkat Ke-10, Ryuu
• Singa Tingkat Ke-10, Raion
Keahlian :
• Kondensasi Energi Elemen penguasaan menengah ke atas
• Pedang penguasaan tinggi
• Pisau penguasaan tinggi
• Senapan dan Pistol ( Kehidupan lampau ) penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan tinggi
• Memasak penguasaan tinggi
• Pembuatan senjata penguasaan tinggi
• Pembentukan Dasar Lapisan Tinggi
• Penggabungan Elemen penguasaan menengah ke atas
[ Informasi lebih lanjut ]
Status
Nama : Ryuu
Ras : Naga
Umur : ??? Tahun
Elemen : Api
Tingkat Hewan Peliharaan : Tingkat Ke-10
Pemilik : Cyarisuta Ashurin
Keahlian :
• ???
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Ras : Singa
Umur : ??? Tahun
Elemen : Tanah
Tingkat Hewan Peliharaan : Tingkat Ke-10
Pemilik : Cyarisuta Ashurin
Keahlian :
• ???
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Glacies Ledova
Julukan : ???
Ras : Manusia
Umur : ??? Tahun
Elemen : Evolusi Elemen Air, Es.
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Mahir Ke-3
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-7
Keahlian :
• Sihir penguasaan Tinggi
• Kondensasi Elemen penguasaan Tinggi
• Menghindar penguasaan menengah keatas
• ???
__ADS_1
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Arnius Daichi
Julukan : Teman Laki-laki Risuta dan Nobu, Anak Angkat Gauma, Saudara Kembar Michiko.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
Elemen : Tanah
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-1
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-5
Keahlian :
• Bela diri penguasaan tinggi
• Mengkondensasi elemen penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan tinggi
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Michiko Daichi
Julukan : Teman perempuan pertama Risuta, Nobu, Saudari kembar Arnius, Anak Angkat Gauma.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
Elemen : Tanah
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Mahir Ke-9
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-4
Keahlian :
• Alkemis penguasaan menengah ke atas
• Racun penguasaan menengah ke bawah
• Kondensasi Elemen penguasaan tinggi
• Penggabungan Elemen penguasaan rendah
• Senjata Kunai penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan rendah
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Cast :
Cyarisuta Ashurin
Nobuoko Tadao, Tetapi berambut pendek
Arnius Daichi
Michiko Daichi
Gauma Saiki ( Bayangkan dengan wajah ceria )
Raion
Ryuu
Glacies Ledova
__ADS_1