
Suara tawa menggelegar di telinga Nobu, Ryuu dan Risuta. Melihat sikap Risuta yang menurutnya menyedihkan, Bringer of Death menambahkan, “Seperti dulu. Aku akan mengambil orang yang dekat denganmu lagi dan lagi. Aku tidak akan membiarkanmu tenang seumur hidup. Dan juga karena mereka, kau jadi seperti ini bukan. Menyedihkan!”
Nobu bukan sekali dua kali mencoba melepaskan diri dari akar yang mengikatnya. Akan tetapi hasilnya tetap sama, dia tidak mampu untuk melepaskan diri. Hal itu membuat Bringer of Death tertawa semakin keras dan terlihat sangat mengerikan di mata orang-orang.
Risuta hanya kembali mengejek Bringer of Death, “Hah..Itu semua karena kau tidak memiliki seseorang yang ingin kau lindungi kan! Kasihan sekali. Orang sepertimu tidak akan pernah mengerti.” Bringer of Death langsung menyerang Risuta dengan akarnya membuat Risuta melompat mundur ke belakang. Wajahnya terlihat buruk, ketenangannya menghilang, “Kau tidak tau apa pun mending kau DIAM!” Bentak Bringer of Death terlihat kesal. Risuta memanfaatkan kesempatan itu untuk menyerang Bringer of Death dengan membuat kondensasi dari ketujuh elemen secara bersamaan. Terlihat tujuh bola kondensasi Risuta menyerang kearah Bringer of Death yang sedang kesal. Ledakan demi ledakan terdengar, tetapi itu tidak mampu menggores Bringer of Death sedikit pun. Bringer of Death tertawa keras ketika mengetahui serangan Risuta tidak berfungsi. Risuta berdecak kesal, akan tetapi senyum mengerikan muncul dari wajahnya juga.
Risuta berlari cepat kearah Nobu, lalu mengeluarkan pedang legendarisnya. Pedang yang tajam itu memotong akar yang mengikat Risuta dengan mudah membuat Nobu bertanya-tanya tentang tingkatan pusaka tersebut. Tidak memusingkan tentang senjata Risuta, Nobu mulai fokus ke pertandingan. Ia menggunakan samurainya untuk beradu dengan pelindung akar yang dibuat oleh Bringer of Death. Di belakang pelindungnya, Bringer of Death membuat lima kondensasi elemen dari kayu, setiap kondensasi setidaknya mampu membuat luka yang cukup parah untuk Nobu. Ketika pelindung akar Bringer of Death hancur, Bringer of Death dengan cepat menyerang Nobu dengan kelima kondensasi elemennya. Nobu yang memang memiliki tingkatan di bawah Bringer of Death sulit menghindari serangan bertubi-tubi. Alhasil ia memiliki beberapa luka di beberapa bagian tubuhnya. Menghadapi situasi tersebut, Nobu memutuskan untuk mundur perlahan-lahan.
Risuta membantu Ryuu untuk melepas rantai-rantai emas yang mengikatnya. Setelah Nobu mundur secara perlahan-lahan, rantai-rantai yang mengikat Ryuu sudah terlepas. Risuta dan Ryuu segera membantu Nobu melawan Bringer of Death. Ryuu yang sudah tidak lagi meremehkan lawannya, menggunakan 10% kekuatannya untuk menyerang Bringer of Death. Risuta bertukar beberapa jurus dengan Bringer of Death, dengan bantuan Ryuu, Bringer of Death terdesak. Nobu membuat kondensasi-kondensasi elemen dan menyerang Bringer of Death dari belakang Risuta dan Ryuu. Serangan demi serangan didapatkan oleh Bringer of Death. Perlahan-lahan ia kewalahan menghadapinya. Secara tidak sengaja Risuta membuat celah yang dimanfaatkan oleh Bringer of Death. Bringer of Death menyerang jantung Risuta dengan celah tersebut. Ketika menyadari dirinya membuat celah, Risuta berusaha menghindar dari serangan Bringer of Death, akan tetapi hal tersebut sia-sia. Risuta terbunuh lagi untuk yang pertama kalinya pada hari itu. Dengan cepat tubuhnya beregenerasi. Luka yang didapatkan dari Bringer of Death dengan cepat pulih. Hal tersebut membuat Bringer of Death terkejut, ia membuka banyak celah yang langsung digunakan Risuta untuk melemahkan Bringer of Death.
Secara tiba-tiba tubuh Bringer of Death menghilang dari hadapan Risuta, Ryuu dan Nobu. Ia muncul secara tiba-tiba di belakang Nobu, lalu memukul Nobu hingga ia tidak sadarkan diri. Jelas terlihat Bringer of Death sudah menjadi sangat lemah. Darah mengucur deras dari kepalanya, akan tetapi mata kebencian, kemarahan tetap ada. Mata itu jelas ditunjukkan oleh Risuta. Bringer of Death melempar Nobu ke arah air. Ryuu melesat dengan cepat menangkap Nobu. Lalu menyerang Bringer of Death dari belakang dengan kunai-kunainya. Bringer of Death menghindari itu dengan susah payah. Risuta memerintahkan supaya Ryuu berhenti menyerang dan Ryuu berhenti. Karena hal tersebut, Bringer of Death merasa diremehkan. Bringer of Death mencaci, menghina, mengejek, mengancam Risuta, akan tetapi hal tersebut tidak membawa pengaruh apa pun untuk Risuta. Risuta berkata, “Kau sudah kalah untuk yang kedua kalinya. Mungkin di kehidupan dulu, kau berhasil membunuh orang yang berharga bagiku. Akan tetapi saat ini kau bahkan tidak bisa mengambil satu pun orang yang berharga bagiku.” Bringer of Death hanya tertawa keras mendengar itu. Bringer of Death memang memiliki dendam dengan Risuta karena Risuta mampu membunuh Bringer of Death dulu. Tetapi bukan hanya itu, Bringer of Death juga merasa iri dengan Risuta yang masih memiliki beberapa orang yang berada di sisinya. Meskipun Risuta saat itu tidak terlalu menerima keadaan mereka, tapi mereka juga sudah menjadi orang yang berharga bagi Risuta Tetapi hal itu mampu membuat Bringer of Death memiliki kebencian yang besar dengan Risuta.
Wajah Bringer of Death menjadi sangat menyedihkan. “Jadi, Bagaimana kau bisa ada di sini?” Tanya Risuta tanpa basa-basi, tatapan tajam nan dingin Risuta membuat Bringer of Death tidak berani menatapnya. Meskipun Bringer of Death memiliki tatapan yang sama dengan Risuta, Bringer of Death tidak memiliki mental sekuat Risuta. Sehingga Bringer of Death hanya memalingkan mukanya ke tanah. “Jawab!” Risuta membentak dengan keras dan tanpa nada. Bringer of Death yang mendengar itu sedikit gemetaran. Ia takut akan dibunuh oleh Risuta untuk kedua kalinya. Dengan terbata-bata Bringer of Death menjawab, “I..tu aku se..car..a ti..ba-t..iba bera..da di si..ni. Aku tidak tau apa yang terjadi. Sungguh.” Wajah Bringer of Death menunjukkan keputusasaan, begitulah wajahnya jika sudah terkena masalah yang bisa menghilangkan nyawanya sendiri. “Terus bagaimana kau bisa mendapatkan mantra Legendaris itu?” Tanya Ryuu penasaran. “Kalau itu, tiba-tiba saja di pikiranku terlintas semua itu. Aku bahkan tidak tau apa yang terjadi.” Bringer of Death mengakui hal tersebut dengan ketakutan. “Berarti semua ini. Di rencanakan oleh seseorang.” Gumam Risuta kecil namun dapat didengar oleh Nobu. “Apa ada orang lain dari kehidupan kita dulu yang datang juga?” Risuta bertanya dengan nada mengancam. Bringer of Death dengan cepat menjawab, “Tidak tau.” Pasalnya Bringer of Death memang tidak mengetahui hal tersebut sama sekali. Jawaban itu membuat Risuta berdecak kesal. “Kumohon lepaskan aku! Aku tidak akan membunuh orang-orang lagi! Aku janji!” Ketakutan akan kematian memenuhi mata Bringer of Death yang berwana kehijauan itu. Risuta dengan cepat menebas kepala Bringer of Death membuat Bringer of Death membelalakkan matanya lalu kepalanya menggelinding di lantai. Nobu melihat itu dengan tatapan ngeri. Sebelum menebas kepala Bringer of Death, Risuta berkata dengan tanpa nada, “Kau sendiri tau kan bahwa sandera sepertimu tidak akan berguna. Sedari awal hingga akhir kau benar-benar bodoh ya.”
Status
Nama : Gauma Sauki
Julukan : Guru Risuta, Nobuoko, Arnias, dan Michiko, Tetua dari Sekte Mael
Ras : Manusia
Umur : 44 Tahun
Elemen : Api
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Langit Ke-1
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-8
Keahlian :
• Bela diri penguasaan tinggi
• Pedang penguasaan menengah ke bawah
• Memasak penguasaan menengah ke atas
• Kondensasi Energi Elemen penguasaan tinggi
• Pembentukan dasar lapisan tinggi
• Pembentukan Inti lapisan luar ( Roh )
• Menghindari serangan penguasaan menengah ke atas
[ Informasi lebih lanjut ]
Status ( Berdasarkan Informasi yang diberikan Nobu secara langsung )
Nama : Nobuoko Tadao
Julukan : ???
Ras : ???
Umur : 15 Tahun
Elemen : Kegelapan, dan api
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-6
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-5
Keahlian :
• Penggabungan Elemen Penguasaan Tinggi
• Menghindari Serangan Penguasaan Tinggi
• Kondensasi Elemen Penguasaan Tinggi
• Pembentukan dasar Lapisan Menengah
[ Informasi lebih lanjut ]
Status
__ADS_1
Nama : Cyarisuta Ashurin
Julukan : Murid pertama Gauma Saiki, Si Gila Latihan.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
Elemen : Logam, Air, Kayu, Api, dan Tanah, Kegelapan, Cahaya.
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-7
Hewan Peliharaan :
• Naga Tingkat Ke-10, Ryuu
• Singa Tingkat Ke-10, Raion
Keahlian :
• Kondensasi Energi Elemen penguasaan menengah ke atas
• Pedang penguasaan tinggi
• Pisau penguasaan tinggi
• Senapan dan Pistol ( Kehidupan lampau ) penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan tinggi
• Memasak penguasaan tinggi
• Pembuatan senjata penguasaan tinggi
• Pembentukan Dasar Lapisan Tinggi
• Penggabungan Elemen penguasaan menengah ke atas
[ Informasi lebih lanjut ]
Status
Nama : Ryuu
Ras : Naga
Umur : ??? Tahun
Elemen : Api
Pemilik : Cyarisuta Ashurin
Keahlian :
• ???
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Raion
Ras : Singa
Umur : ??? Tahun
Elemen : Tanah
Pemilik : Cyarisuta Ashurin
Keahlian :
• ???
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Glacies Ledova
Julukan : ???
__ADS_1
Ras : Manusia
Umur : ??? Tahun
Elemen : Evolusi Elemen Air, Es.
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Mahir Ke-3
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-7
Keahlian :
• Sihir penguasaan Tinggi
• Kondensasi Elemen penguasaan Tinggi
• Menghindar penguasaan menengah keatas
• ???
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Arnius Daichi
Julukan : Teman Laki-laki Risuta dan Nobu, Anak Angkat Gauma, Saudara Kembar Michiko.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
Elemen : Tanah
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-1
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-5
Keahlian :
• Bela diri penguasaan tinggi
• Mengkondensasi elemen penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan tinggi
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Michiko Daichi
Julukan : Teman perempuan pertama Risuta, Nobu, Saudari kembar Arnius, Anak Angkat Gauma.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
Elemen : Tanah
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Mahir Ke-9
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-4
Keahlian :
• Alkemis penguasaan menengah ke atas
• Racun penguasaan menengah ke bawah
• Kondensasi Elemen penguasaan tinggi
• Penggabungan Elemen penguasaan rendah
• Senjata Kunai penguasaan tinggi
__ADS_1
• Menghindari serangan penguasaan rendah
[ Informasi Lebih Lanjut ]