Cyarisuta Life

Cyarisuta Life
Eps 15 : Mengambil Emas


__ADS_3

Nobu mencari tempat yang ramai, dan melihat panggung, dan di depannya terdapat banyak warga yang sedang berbincang-bincang. 'Sepertinya mereka akan melaksanakan kegiatan doa bersama, Hehe.. Ini benar-benar sangat bagus,' Batin Nobu. Beberapa saat kemudian dimulailah kegiatan doa bersama, dengan panggung sebagai pusat perhatian. Nobu dengan cepat naik ke atas panggung diikuti dengan Ryuu, yang membuat warga Desa Vand bertanya-tanya. Sedangkan pembawa acara tersebut hanya bergidik ngeri ditatap Nobu tajam, lalu tidak sadarkan diri. Nobu menggunakan suaranya yang keras, kemudian membongkar segala rahasia yang dimiliki oleh Kepala Desa Vand, warga-warga di Desa Vand, tidak henti-hentinya berbisik-bisik dari saat Nobu mulai menceritakan hingga selesai,


“Apakah Kepala Desa memang seperti itu,”


“Karena dia, kita terkena kutukan,”


“Egois sekali,”


Kepala Desa yang berniat menghentikan di saat pertengahan cerita dihalangi oleh Ryuu, sehingga ia tidak bisa melakukan apa pun, dan mendengar Nobu bercerita hingga akhir. Dengan cepat ia meneriakkan bahwa hal itu adalah kebohongan, dan berbagai hal lain. Akan tetapi warga-warga di Desa Vand yang awalnya kebingungan, menjadi benar-benar yakin bahwa Kepala Desa Vand merupakan sumber dari kutukan, dan beberapa anak desa yang hilang, dikarenakan Nobu memperlihatkan kepala Sang Penyihir yang membuat Kepala Desa Vand ketakutan, Nobu juga mengancam Kepala Desa tersebut, jika tidak jujur maka nasibnya akan sama seperti penyihir itu, dengan cepat Kepala Desa tersebut mengakui segalanya. Kepala Desa tersebut mendapatkan berbagai cemoohan dari warga-warga Desa Vand, ketika putrinya melihat itu ia langsung membela ayahnya, akan tetapi warga-warga desa tidak ada yang percaya, dan mereka diusir dari Desa Vand.


Setelah beberapa saat, seorang ibu bertanya dengan nada sedih, “Bagaimana dengan putra saya, kenapa dia belum kembali juga?”. Nobu menjawab dengan nada prihatin, dan sedih, “Ketika saya bertemu teman saya yang menangani penyihir tersebut, mereka hanya membawa beberapa anak sekte yang baru saja diculik beberapa hari, dan tidak ditemukan adanya anak warga desa lain,”. ‘Dan aku juga tidak merasakan energi kehidupan banyak orang di gua itu, kemungkinan besar mereka sudah mati,' Lanjutnya dalam hati, tetapi tidak mengatakannya di dunia nyata, alasannya tentu karena mendengar hal tersebut saja ibunya sudah merosot duduk sambil menangis.


‘Dunia ini memang seperti ini, orang yang kuat menindas dan memanfaatkan yang lemah,' Pandangan Nobu tentang dunia ini tidak pernah berubah sejak kecil. Akan tetapi ia juga percaya, ada orang-orang yang baik, dan akan membawa keadilan terhadap dunia ini. “Kau mengerjakannya dengan baik,” Ucap Ryuu sambil tersenyum hangat pada anak angkatnya itu, Nobu.


Dengan cepat Nobu melaporkan pada Risuta, sambil memberikan kepala penyihir tadi untuk dijadikan bukti bahwa misi mereka sudah selesai. “Setelah ini kita akan kemana?” Tanya Michi, “Hmm, kita akan pergi ke Toko K dulu, aku mau mengambil uang untuk perjalanan,” Putus Risuta yang disetujui oleh semuanya. “Toko K sekarang ada di berbagai cabang, bukan?” Tanya Gauma penasaran, “Iya, tetapi untuk di Desa Vand belum ada,” Jawab Risuta lalu melanjutkan penjelasannya dengan jeda sebentar, “Jadi kita akan ke Desa Foc, di dekat sini, kalau jalan kaki akan sampai dalam dua hari, tetapi kita mempunyai Ryuu, jadi akan lebih cepat sampai,”. Semua orang di sana hanya mengangguk. “Oiya Michi, apa mereka sudah sadar?” Tanya Risuta, dengan cepat Michi menggelengkan kepalanya, “Ini lumayan aneh, mungkin penyihir itu melakukan sesuatu pada mereka,”.


“Kita bawa saja mereka ke Desa Vand, dan kembalikan ke tempat utusan sekte tinggal, lalu kita pergi ke Desa Foc untuk mengambil beberapa uangku,”. “Tapi memangnya uangmu yang dulu itu sudah habis Risuta?” Tanya Nobu ingin tahu, padahal setau Nobu, Risuta memiliki 50.000 Emas di kalung legendarisnya, “Apa kalian lupa, kalianlah yang sering memakai emasku untuk makan, berbelanja, dan berbagai hal lain,” Risuta mendengus kesal yang membuat murid-murid Gauma, dan Gauma sendiri tertawa canggung, “Ya tidak apa-apalah, kau kan kaya,” Kata Gauma pasalnya ia juga menggunakan uang Risuta untuk dirinya sendiri. “Sudahlah, sekarang kita antar mereka kembali,” Risuta menunjuk murid-murid dari sekte lain, lalu membagikan tugas mengantar.


Setalah selesai mengantar semua murid-murid dari sekte lain, Risuta dan kelompoknya berkumpul di satu tempat, lalu mereka menuju ke Desa Foc. Nius, dan Michi membaca-baca buku Skill Tingkat Kuning mereka untuk belajar skill baru, tidak seperti Risuta dan Nobu yang sudah memiliki 5 skill Tingkat Merah, Nius dan Michi hanya memiliki 2 skill Tingkat Merah, kebanyakan skill yang mereka miliki Tingkat Kuning. Terkadang Gauma menawarkan beberapa buku skill merah, akan tetapi Nius, dan Michi enggan menerimanya, padahal mereka memakai uang Risuta seenaknya.


Waktu ke Desa Foc tidak membutuhkan satu hari, hanya beberapa jam perjalanan saja. Dengan cepat Ryuu mendarat dekat Desa Foc, lalu Risuta dan lainnya turun. “Daripada seperti Desa, lebih mirip kota,” Kata Nius. Kesan pertama mereka pada Desa Foc adalah ramai, dan sederhana. Bangunan-bangunan di Desa Foc sangat sederhana, tetapi mampu melindungi orang-orang yang tinggal di dalamnya dari hujan, dan lainnya.


Risuta beberapa kali bertanya jalan untuk ke Toko K, Gauma dan yang lainnya hanya mengikuti Risuta sambil mengobrol sesekali. Toko K di Desa Fox sangat ramai pengunjung, setidaknya toko di cabang ini berpenghasilan 30.000-45.000 Emas. Ketika, Risuta dan kelompoknya masuk ke dalam, mereka disambut ramah, dan sangat baik. “Aku ingin mengambil 60.000 Emas untuk perjalanan,” Risuta memberi tanda pengenal kepada pekerja di toko tersebut. Dengan cepat mereka langsung memanggil manajer mereka, dan meminta 60.000 Emas untuk perjalanan Risuta. Manajernya langsung menuju ruang penyimpanan uang penghasilan Toko K di Desa Foc, lalu memberikan Risuta 60.000 Emas. Gauma, dan yang lainnya benar-benar terkejut, 'Enak sekali hanya mengeluarkan tanda pengenal, lalu meminta uang, langsung dapat,' Batin Gauma, dan yang lainnya. Risuta berterima kasih kepada manajer Toko K di Desa Foc, lalu meminta 60.000 Emas ini dipotong dari gajinya sebagai pemilik saham.


Dengan cepat Risuta dan kelompoknya pergi dari Desa Foc, dan berniat untuk menjelajahi reruntuhan. Ketika perjalanan, Nobu naik satu tingkat dari Tingkat Tinggi Ke-2, sedangkan Michi naik tingkat menjadi Tingkat Mahir Ke-7.


Nama reruntuhan itu adalah Reruntuhan Intuneric. Reruntuhan ini terkenal sangat menyeramkan dan menakutkan, tidak sedikit juga nyawa seseorang melayang di dalam reruntuhan itu. Banyak rumor-rumor menyebutkan bahwa reruntuhan itu dihuni oleh iblis-iblis yang lapar, tetapi ada juga yang mengatakan bahwa reruntuhan itu dipenuhi roh jahat, dan berbagai hal lain. Karena rasa penasaran Risuta akan reruntuhan itu, Risuta menjadikan reruntuhan itu sebagai tujuannya yang selanjutnya. “Kan lumayan, kalau iblis, kita bisa dapat inti iblis buat kita serap,” Ucap Risuta menenangkan Nobu, dan Michi yang takut ke Reruntuhan Intuneric. Nius hanya terkekeh kecil melihat perilaku saudari kembarnya itu, tak lupa dengan Nobu yang lebih tua tetapi sangat penakut.


Status


Nama : Gauma Sauki


Julukan : Guru Risuta, Nobuoko, Arnias, dan Michiko, Tetua dari Sekte Mael


Ras : Manusia


Umur : 43 Tahun


Elemen : Api


Tingkatan Kultivasi : Tingkat Langit Ke-1


Hewan Peliharaan : Tidak Ada


Keahlian :


• Bela diri penguasaan tinggi


• Pedang penguasaan menengah ke bawah


• Memasak penguasaan menengah ke atas


• Kondensasi Energi Elemen penguasaan tinggi


• Pembentukan dasar lapisan tinggi


• Pembentukan Inti lapisan luar ( Roh )


• Menghindari serangan penguasaan menengah ke atas


[ Informasi lebih lanjut ]


Status ( Berdasarkan Informasi yang diberikan Nobu secara langsung )


Nama : Nobuoko Tadao


Julukan : ???

__ADS_1


Ras : ???


Umur : 14 Tahun


Elemen : Kegelapan, dan api


Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-2


Hewan Peliharaan : ???


Keahlian :


• Penggabungan Elemen Penguasaan Tinggi


• Menghindari Serangan Penguasaan Tinggi


• Kondensasi Elemen Penguasaan Tinggi


• Pembentukan dasar Lapisan Dasar


[ Informasi lebih lanjut ]


Status


Nama : Cyarisuta Ashurin


Julukan : Murid pertama Gauma Saiki, Si Gila Latihan.


Ras : Manusia


Umur : 12 Tahun


Elemen : Logam, Air, Kayu, Api, dan Tanah, Kegelapan, Cahaya.


Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-4


Hewan Peliharaan :


Keahlian :


• Kondensasi Energi Elemen penguasaan menengah ke atas


• Pedang penguasaan tinggi


• Pisau penguasaan tinggi


• Senapan dan Pistol ( Kehidupan lampau ) penguasaan tinggi


• Menghindari serangan penguasaan tinggi


• Memasak penguasaan tinggi


• Pembuatan senjata penguasaan tinggi


• Pembentukan Dasar Lapisan Menengah


• Penggabungan Elemen penguasaan menengah ke bawah


[ Informasi lebih lanjut ]


Status


Nama : Ryuu


Ras : Naga


Umur : ??? Tahun

__ADS_1


Elemen : Api


Tingkat Hewan Peliharaan : Tingkat Ke-10


Pemilik : Cyarisuta Ashurin


Keahlian :


• ???


[ Informasi Lebih Lanjut ]


Status


Nama : Arnius Daichi


Julukan : Teman Laki-laki Risuta dan Nobu, Anak Angkat Gauma, Saudara Kembar Michiko.


Ras : Manusia


Umur : 13 Tahun


Elemen : Tanah


Tingkatan Kultivasi : Tingkat Mahir Ke-8


Hewan Peliharaan : Tidak Ada


Keahlian :


• Bela diri penguasaan tinggi


• Mengkondensasi elemen penguasaan tinggi


• Menghindari serangan penguasaan tinggi


[ Informasi Lebih Lanjut ]


Status


Nama : Michiko Daichi


Julukan : Teman perempuan pertama Risuta, Nobu, Saudari kembar Arnius, Anak Angkat Gauma.


Ras : Manusia


Umur : 13 Tahun


Elemen : Tanah


Tingkatan Kultivasi : Tingkat Mahir Ke-7


Hewan Peliharaan : Tidak Ada


Keahlian :


• Alkemis penguasaan menengah ke atas


• Racun penguasaan menengah ke bawah


• Kondensasi Elemen penguasaan tinggi


• Penggabungan Elemen penguasaan rendah


• Senjata Kunai penguasaan tinggi


• Menghindari serangan penguasaan rendah

__ADS_1


[ Informasi Lebih Lanjut ]


__ADS_2