
Mereka bertiga berlalu pergi dengan membawa kepala Bringer of Death yang berada di inventory Risuta. Mereka melanjutkan perjalanan mereka dengan santai. Sesampainya mereka di Sekte Mael. Mereka disambut dengan orang-orang yang berlalu lalang. Risuta , Nobu dan Ryuu mengabaikan itu, lalu pergi untuk menuntaskan misi dan mengambil hadiah dari misi. Setelah selesai mengambil hadiah, Risuta kembali ke Rumah Gauma diikuti dengan Nobu dan Ryuu yang mengobrol di belakang Risuta.
“Guru, dan yang lainnya belum kembali ya?” Tanya Nobu yang diangguki oleh Ryuu. Risuta kembali ke kamarnya dan memutar otak untuk memikirkan mengapa Bringer of Death berada di Benua Aumeralia. Akhirnya Risuta sama sekali tidak bisa memikirkan jawaban dari hal tersebut dan bergegas istirahat tanpa mandi maupun makan terlebih dahulu.
‘'Eh... Dimana ini?’ Batin Risuta kaget. Ia baru saja terlelap di dalam tidurnya. Akan tetapi secara tiba-tiba Risuta berada di ruangan yang gelap. Matanya sama sekali tidak mampu melihat apa pun. Risuta berdiri dan saat itu juga terdengar suara, “Lama tidak bertemu. Sepertinya kau sudah menjadi lebih kuat ya.” Suara misterius itu terdengar familier di telinga Risuta. Setelah Risuta mencoba mengingat beberapa kali, “Tuhan. Kenapa aku berada di sini?” Suara Risuta terdengar sedikit gugup, karena ketakutan. Tuhan menjelaskan dengan sabar, “Kau sudah bekerja menyelesaikan ‘hukuman’-mu dengan baik. Lanjutkan! Untuk yang tadi, Bringer of Death sebenarnya dikirim oleh-Ku. Aku mengujimu. Tugas yang penting ini kuserahkan padamu. Dan ini kuberikan Mantra Legendaris : Pengikat Hewan Legendaris.” Tuhan memunculkan diri di hadapan Risuta yang terlihat kaget karena kemunculannya yang tiba-tiba. Lalu ia menyentuh kening Risuta. Seketika kening Risuta bersinar.
Perlahan-lahan Risuta membuka matanya. Langit-langit yang berwarna putih memenuhi penglihatan Risuta. Risuta duduk di kasurnya yang nyaman dan melihat ke luar. Kira-kira sekarang masih sore hari. Wajah Risuta terlihat sedang berpikir keras. 'Tugas apa?’ Batin Risuta bingung. Akhirnya ia memutuskan untuk tidak memikirkan itu dan bergegas pergi mandi. Setelah mandi, Nobu memanggil Risuta untuk meminta Risuta untuk membuat makan malam. Ketika Risuta membuat makan malam, Gauma dan Glacies kembali disusul oleh Nius, Michi, dan Raion yang kembali dengan wajah bersemangat. Akhirnya mereka makan malam bersama. Nobu dengan ceria menceritakan hal yang terjadi di misi, begitu pula Nius dan Michi. Hanya Glacies yang diam. Malam itu berakhir dengan suasana yang meriah. Mereka kembali ke kamar masing-masing dan tidur.
Risuta masih terjaga memikirkan maksud Tuhan. Tetapi berapa kali pun Risuta memikirkannya, ia tidak mendapatkan jawaban. Akhirnya ia menyerah, lalu tertidur. Keesokan harinya Risuta, Nobu dan Ryuu bersiap-siap untuk melakukan petualangan bertiga tentu setelah mendapat izin dari Gauma. Mereka bertujuan menuju Reruntuhan Luys untuk membunuh siluman. Perjalanan dari Sekte Mael menuju Reruntuhan Luys membutuhkan tiga hari penuh dengan Ryuu sebagai tunggangan karena tempatnya yang lumayan jauh. Selama perjalanan Risuta mempelajari Mantra Legendaris yang diberikan oleh Tuhan kepadanya. Setelah turun untuk mengambil minum, Risuta memutuskan untuk mencoba mantra tersebut kearah Ryuu. Lingkungan sihir berwarna emas muncul secara tiba-tiba di bawah kaki Ryuu. Tiba-tiba rantai mengikat Ryuu sehingga ia jatuh dalam kondisi terduduk. Mantra tersebut terlihat sangat efektif. Ryuu yang terlihat kaget dengan kekangan mantra yang tiba-tiba mencari si pemilik mantra. Alangkah terkejutnya Ryuu ketika melihat Risuta yang melakukan itu. “Aku hanya mau mencoba mantra yang baru kudapatkan.” Risuta menjelaskan dengan singkat. Ryuu hanya memberikan izin, lalu mematuhi perintah Risuta untuk memberontak agar mengetahui seberapa bagus kekangan mantra yang digunakan oleh Risuta. Nobu juga di perintahkan oleh Risuta untuk membebaskan Ryuu dari kekangan dengan samurainya. Hasilnya sia-sia. ‘Sepertinya Rantai Legendaris ini hanya bisa dipatahkan oleh Senjata Legendaris.’ Prediksi Risuta. Akhirnya mereka kembali melanjutkan perjalanan. Di perjalanan Nobu bertanya mengenai Mantra Legendaris tersebut. Risuta hanya menjelaskannya secara singkat, tanpa memberitahu tentang Tuhan yang memberikan mantra tersebut kepadanya. Mereka berbicara sehingga perjalanan terasa singkat.
Alasan mengapa Risuta dan yang lainnya tidak pergi untuk memburu Iblis karena tubuh manusia tidak mampu menahan banyak tekanan dari inti iblis yang masuk ke dalam tubuh secara terus menerus. Jika dipaksakan maka tubuh Risuta dan yang lainnya akan hancur karena tidak bisa menahan tekanan dari inti iblis. Sebenarnya waktu itu, Nobu berhasil menahan tekanan dari Inti Iblis. Awalnya Gauma tidak mengetahui bahwa inti iblis yang bisa diserap oleh Nobu sudah melewati batas, jadi ia tidak cemas. Setelah mengetahui bahwa inti iblis yang bisa diserap oleh Nobu melewati batas. Gauma dengan cepat menyuruh Nobu untuk menghentikan penyerapan inti iblis. Karena terlambat Nobu sudah menyerap seluruh inti iblis yang ia dapat. Akan tetapi tubuhnya sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda tertekan. Risuta yang bahkan memiliki bakat yang tinggi, masih merasakan tekanan dari inti iblis. Pada akhirnya Gauma, Risuta, Ryuu dan yang lainnya tidak mengambil pusing mengenai hal misterius terkait tubuh Nobu.
Perjalanan selama tiga hari tidak terasa lama. Akhirnya mereka bertiga tiba di tujuan saat pagi hari. Reruntuhan Luys terlihat seperti kastil. Kastil yang megah tetapi terlihat bahwa tidak pernah dirawat. Ada beberapa pilar yang menyangga kastil untuk tetap kokoh. Risuta, Nobu dan Ryuu mencari pintu untuk masuk ke dalam Reruntuhan berbentuk kastil itu. Mata Nobu menelusuri sekitar reruntuhan lalu menemukan pintu masuk untuk masuk ke dalam Reruntuhan. Suara pintu berderit terdengar di telinga Nobu, Risuta dan Ryuu.
Hal pertama yang memenuhi penglihatan mereka bertiga adalah kegelapan. Nobu yang mampu melihat dalam kegelapan dengan baik menunjukkan arah. Risuta juga menggunakan elemen cahayanya untuk menerangi lingkungan sekitar mereka bertiga. Mereka bertiga menaiki tangga yang berada di depan mereka secara perlahan-lahan. Suara-suara yang dihasilkan dengan menjadikan tangga sebagai pijakan untuk naik ke lantai di atas mereka membuat suasana menjadi menegangkan. Setelah mencapai lantai kedua dari Reruntuhan Luys, sesosok berbaju hitam muncul di hadapan mereka. Risuta dan Nobu mengambil posisi untuk bertarung, sedangkan Ryuu bertindak sebagai penonton dan mundur.
Tingkatan sesosok berbaju hitam itu adalah Captain of the Devil yang setara dengan Tingkat Tinggi Ke-8. Tingkatan Kultivasi mereka bertiga tidak terlalu berbeda jauh, jadi Risuta dan Nobu bekerja sama untuk melawan sesosok berbaju hitam. Awal-awalnya Risuta hanya mengkondensasi elemen kegelapannya menjadi bola berwarna hitam yang besar. Lalu menyerang sesosok berbaju hitam. Sesosok berbaju hitam itu hanya terkikik geli. Dengan cepat Nobu berlari ke membelakangi Sesosok berbaju hitam lalu ia menyerang dengan kondensasi gabungan elemen api dan kegelapan. Api dengan warna hitam menyala-nyala menyerang Sesosok berbaju hitam.
Status
Nama : Gauma Sauki
Julukan : Guru Risuta, Nobuoko, Arnias, dan Michiko, Tetua dari Sekte Mael
Ras : Manusia
Umur : 44 Tahun
Elemen : Api
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Langit Ke-1
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-8
Keahlian :
• Bela diri penguasaan tinggi
• Pedang penguasaan menengah ke bawah
• Memasak penguasaan menengah ke atas
• Kondensasi Energi Elemen penguasaan tinggi
• Pembentukan dasar lapisan tinggi
• Pembentukan Inti lapisan luar ( Roh )
• Menghindari serangan penguasaan menengah ke atas
[ Informasi lebih lanjut ]
Status ( Berdasarkan Informasi yang diberikan Nobu secara langsung )
Nama : Nobuoko Tadao
Julukan : ???
Ras : ???
Umur : 15 Tahun
Elemen : Kegelapan, dan api
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-6
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-5
Keahlian :
• Penggabungan Elemen Penguasaan Tinggi
• Menghindari Serangan Penguasaan Tinggi
• Kondensasi Elemen Penguasaan Tinggi
• Pembentukan dasar Lapisan Menengah
[ Informasi lebih lanjut ]
__ADS_1
Status
Nama : Cyarisuta Ashurin
Julukan : Murid pertama Gauma Saiki, Si Gila Latihan.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
Elemen : Logam, Air, Kayu, Api, dan Tanah, Kegelapan, Cahaya.
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-7
Hewan Peliharaan :
• Naga Tingkat Ke-10, Ryuu
• Singa Tingkat Ke-10, Raion
Keahlian :
• Kondensasi Energi Elemen penguasaan menengah ke atas
• Pedang penguasaan tinggi
• Pisau penguasaan tinggi
• Senapan dan Pistol ( Kehidupan lampau ) penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan tinggi
• Memasak penguasaan tinggi
• Pembuatan senjata penguasaan tinggi
• Pembentukan Dasar Lapisan Tinggi
• Penggabungan Elemen penguasaan menengah ke atas
[ Informasi lebih lanjut ]
Status
Nama : Ryuu
Umur : ??? Tahun
Elemen : Api
Tingkat Hewan Peliharaan : Tingkat Ke-10
Pemilik : Cyarisuta Ashurin
Keahlian :
• ???
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Raion
Ras : Singa
Umur : ??? Tahun
Elemen : Tanah
Tingkat Hewan Peliharaan : Tingkat Ke-10
Pemilik : Cyarisuta Ashurin
Keahlian :
• ???
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Glacies Ledova
__ADS_1
Julukan : ???
Ras : Manusia
Umur : ??? Tahun
Elemen : Evolusi Elemen Air, Es.
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Mahir Ke-3
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-7
Keahlian :
• Sihir penguasaan Tinggi
• Kondensasi Elemen penguasaan Tinggi
• Menghindar penguasaan menengah keatas
• ???
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Arnius Daichi
Julukan : Teman Laki-laki Risuta dan Nobu, Anak Angkat Gauma, Saudara Kembar Michiko.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
Elemen : Tanah
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-1
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-5
Keahlian :
• Bela diri penguasaan tinggi
• Mengkondensasi elemen penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan tinggi
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Michiko Daichi
Julukan : Teman perempuan pertama Risuta, Nobu, Saudari kembar Arnius, Anak Angkat Gauma.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
Elemen : Tanah
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Mahir Ke-9
Hewan Peliharaan :
•Hewan Peliharaan Tingkat Ke-4
Keahlian :
• Alkemis penguasaan menengah ke atas
• Racun penguasaan menengah ke bawah
• Kondensasi Elemen penguasaan tinggi
• Penggabungan Elemen penguasaan rendah
• Senjata Kunai penguasaan tinggi
__ADS_1
• Menghindari serangan penguasaan rendah
[ Informasi Lebih Lanjut ]