
Setelah menjelajahi Reruntuhan Intuneric selama beberapa jam, akhirnya Risuta dan kelompoknya sampai di suatu ruangan yang berbeda. Hawa yang dikeluarkan dari gerbang itu mampu membuat orang-orang membeku. Jika tidak ada api dari Risuta, Ryuu, Nobu yang sudah sadar, Gauma, dan Michi, mereka mungkin sudah membeku. Perlahan-lahan Risuta menjejakkan kaki lebih dekat dengan pintu yang besar itu. Sebelum membuka pintu, Risuta mengalirkan elemen apinya ke tangannya untuk membuka pintu. Ketika pintu terbuka, hawa maupun udara yang dikeluarkan menjadi sangat dingin.
“I-tu, Siapa?” Michi bertanya dengan gagap. Terlihat sebuah batu es berukuran besar, tetapi yang menarik perhatian Michi adalah anak gadis yang terlihat berusia 13 Tahun yang berada di dalam batu es tersebut. Warna rambut gadis itu berwarna biru yang cerah, dengan mata tertutup sambil duduk menghadap ke lututnya.
Risuta merasa sedikit penasaran tentang gadis dalam es tersebut, ia bisa melihat statusnya, tetapi masih ada beberapa yang memiliki tanda tanya. Kemudian Risuta menyadari ada yang aneh, ia bertanya pada Gauma, “Guru, Apa ada elemen selain elemen yang kupunya?”. “Sebenarnya bukan elemen lain, lebih tepatnya evolusi elemen. Elemen ini jelas adalah elemen es, tetapi elemen ini bisa dikatakan sudah menghilang dari dunia, elemen ini bisa dibilang salah satu elemen terkuat yang membuat pemiliknya memiliki kemampuan setara dengan Tingkat Dasar Ke-5 tanpa berkultivasi sedikit pun,” Jelas Gauma yang merasa sangat terkejut dalam hatinya ketika melihat gadis yang berada dalam batu es yang transparan.
Secara tiba-tiba, Michi membakar batu es untuk mengeluarkan Gadis di dalamnya. Akan tetapi bukannya meleleh, batu es itu malah memantulkan serangan Michi sehingga terkena Michi sendiri. Nobu juga mencoba hal yang sama, dan balasan yang sama terjadi juga. “Tunggu, Guru, Apa tidak apa-apa jika kita mengeluarkan dia?” Tanya Risuta, “Seharusnya tidak apa-apa, coba si Naga tua ini yang bakar api itu,” Ejek Gauma kepada Ryuu, Ryuu hanya diam, lalu mencoba melelehkan Batu Es tersebut. Api Ryuu berhasil melelehkan Es batu, tersisa sedikit lapisan lagi, tetapi Ryuu malah terpental yang membuat Gauma tertawa mengejek, dan raut wajah Ryuu yang berubah dari datar menjadi terkejut.
Risuta mencoba menggunakan apinya, dan mengombinasikannya dengan Cahaya, serta kegelapan. “Ah, aku saja tidak kepikiran untuk mengombinasikan elemenku,” Nobu menghembuskan nafas kesal karena hal itu. Gadis dalam batu es tersebut langsung terjatuh dalam keadaan yang sama dengan saat ia pingsan, setelah esnya meleleh. Beberapa detik kemudian Gadis itu membuka mata light blue-nya yang terlihat sangat indah membuat Risuta terlena sesaat, “Dimana aku?” Tanya Gadis itu kepada dirinya sendiri. Dengan cepat Nius menceritakan apa yang terjadi setelah itu bertanya dengan nada penasaran, “Kau ber-elemen Es?”. Gadis itu hanya menganggukkan kepalanya bingung. Gauma yang mendengar itu langsung bertanya, dan tidak memberikan gadis itu untuk beristirahat secara mental terlebih dahulu, “Bukankah seharusnya Elemen Es sudah lenyap dari Benua ini?”. Gadis itu menanggapi pertanyaan Gauma dengan bingung. “Jangan banyak bertanya, dia baru sadar, Siapa namamu?” Tanya Risuta walaupun ia sudah tau dari status gadis tersebut. “Glacies Ledova,” Jawab Gadis itu tanpa disadari oleh dirinya sendiri. Setelah berkata namanya, ia langsung menutup mulutnya, dan raut wajahnya berubah menjadi sedikit terkejut.
“Ya sudah dia ikut kita saja,” Nobu menginterupsi perbincangan Risuta, dan yang lainnya. “Jadi Glacies, bisa kau ceritakan apa yang kau ingat?” Sambil mengulurkan tangannya kepada Glacies, Michi berkata dengan lembut. Glacies menyambut tangan Michi dengan raut wajah datar, dan mengikuti Michi. Risuta, dan yang lainnya hanya mengikuti Michi yang sudah terlihat tidak ketakutan dengan mayat, tengkorak, dan darah. Sedangkan Glacies hanya menatap mayat, tengkorak, dan darah tersebut datar, tidak seperti orang yang baru melihat mayat, yang membuat Nobu, dan Nius merasa terheran-heran. Glacies hanya diam ketika ditanya oleh Michi tentang ingatan atau berbagai hal lain, membuat Michi sedikit kesal karena diabaikan.
Setelah keluar dari Reruntuhan Intuneric. Gauma bertanya, “Apa mau kembali ke Sekte Mael, atau mencari hewan peliharaan?” Nius, Nobu, dan Michi menjawab dengan cepat, “Mencari hewan peliharaan,” Risuta dan Glacies hanya menatap mereka datar lalu naik ke atas punggung Ryuu dalam bentuk naga, dan menuju ke Hutan Zvire yang lumayan jauh.
Dalam beberapa hari perjalanan ke Hutan Zvire, banyak hal yang terjadi. Risuta yang naik dua tingkat menjadi Tingkat Tinggi Ke-6 dari inti iblis, sambil meningkatkan pembentukan dasar, Nobu juga melakukan hal yang sama, hasilnya juga sama ia naik 2 Tingkat sehingga Tingkatnya menjadi Tingkat Tinggi Ke-6, dan pembentukan dasar Risuta, menjadi lapisan Tinggi, sedangkan Nobu menjadi lapisan menengah. Karena berada di Tingkat Kultivasi yang sama Nobu sering mengajak Risuta berlatih tanding di atas punggung Ryuu dalam bentuk naga, akan tetapi ia hanya pernah menang satu itu pun karena Risuta sedang tidak serius.
Michi juga naik tingkat, sekarang Tingkatnya menjadi Tingkat Mahir Ke-8. Sedangkan Nius menjadi Tingkat Tinggi Ke-1, dengan pembentukan dasar lapisan dasar. Glacies tetap pada tingkatan awalnya yang berada di Tingkat Mahir Ke-1, tetapi setara dengan Tingkat Mahir Ke-5 dengan menggunakan elemen esnya. Tidak lupa juga Michi, Nobu, Nius, melakukan berbagai hal untuk lebih dekat dengan Glacies dalam perjalanan. Terkadang Risuta juga diajak akan tetapi akhirnya mereka hanya saling diam. Gauma juga menganggap Glacies sebagai muridnya, dan ia juga mengajarkan tentang cara mengkondensasi elemen, dan berbagai hal lain yang bisa dilakukan oleh Tingkat Mahir Ke-1.
Akhirnya mereka sampai di Hutan Zvire, Hutan itu terlihat sangat lebat, burung-burung yang terbang melewati hutan terlihat terburu-buru, seperti ketakutan dengan penghuni Hutan Zvire. Mereka masuk ke dalam hutan yang lebat itu, tetapi sebelum masuk mereka berjanji kepada Ryuu untuk tidak membunuh hewan-hewan yang berada di dalam hutan hanya untuk meningkatkan kultivasi.
Kesan pertama mereka semua saat masuk ke dalam hutan, adalah sepi, hutan itu sangat sepi. Bukan hanya itu, sekarang adalah sore hari, seharusnya matahari belum terbenam, tetapi hutan yang mereka jelajahi sekarang sangat gelap. Hanya Nobu yang bisa melihat, lalu Nobu menunjukkan arah kepada Risuta, dan yang lainnya. Beberapa jam mereka berjalan, maupun menjelajahi hutan, mereka tidak mendapatkan apa-apa. Hawa kehidupan dari hewan yang berada di dalam hutan seakan-akan lenyap tidak bersisa. Akhirnya Risuta menyadari satu hal, bahwa mungkin mereka terjebak ilusi. Nius menenangkan Michi yang terlihat ketakutan, dan hampir menangis.
Risuta memprovokasi lawannya dengan ejekan, caci maki, dan berbagai hal supaya lawannya itu menunjukkan dirinya. Benar saja lawannya mulai membalas meskipun tidak bertatap muka dengan Risuta, “Haha.., kalau aku sudah berniat untuk membunuhmu dari tadi mungkin kau sekarang tidak akan berada di sini,” Suara itu bergema di telinga Risuta, dan yang lainnya. Risuta mengambil posisi bertahan, begitu pula dengan yang lainnya. Suasana saat ini sangat menegangkan. Semua orang dalam keadaan waspada. Nobu juga beberapa kali mencoba merasakan hawa kehidupan dari lawannya, akan tetapi ia sama sekali tidak bisa mendapatkan apa-apa.
Status
Nama : Gauma Sauki
Julukan : Guru Risuta, Nobuoko, Arnias, dan Michiko, Tetua dari Sekte Mael
Ras : Manusia
Umur : 43 Tahun
Elemen : Api
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Langit Ke-1
Hewan Peliharaan : Tidak Ada
Keahlian :
• Bela diri penguasaan tinggi
• Pedang penguasaan menengah ke bawah
• Memasak penguasaan menengah ke atas
• Kondensasi Energi Elemen penguasaan tinggi
• Pembentukan dasar lapisan tinggi
• Pembentukan Inti lapisan luar ( Roh )
• Menghindari serangan penguasaan menengah ke atas
[ Informasi lebih lanjut ]
Status ( Berdasarkan Informasi yang diberikan Nobu secara langsung )
Nama : Nobuoko Tadao
Julukan : ???
Ras : ???
Umur : 14 Tahun
Elemen : Kegelapan, dan api
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-6
Hewan Peliharaan : ???
Keahlian :
__ADS_1
• Penggabungan Elemen Penguasaan Tinggi
• Menghindari Serangan Penguasaan Tinggi
• Kondensasi Elemen Penguasaan Tinggi
• Pembentukan dasar Lapisan Menengah
[ Informasi lebih lanjut ]
Status
Nama : Cyarisuta Ashurin
Julukan : Murid pertama Gauma Saiki, Si Gila Latihan.
Ras : Manusia
Umur : 12 Tahun
Elemen : Logam, Air, Kayu, Api, dan Tanah, Kegelapan, Cahaya.
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-6
Hewan Peliharaan :
• Naga Tingkat Ke-10, Ryuu
Keahlian :
• Kondensasi Energi Elemen penguasaan menengah ke atas
• Pedang penguasaan tinggi
• Pisau penguasaan tinggi
• Senapan dan Pistol ( Kehidupan lampau ) penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan tinggi
• Pembuatan senjata penguasaan tinggi
• Pembentukan Dasar Lapisan Tinggi
• Penggabungan Elemen penguasaan menengah ke atas
[ Informasi lebih lanjut ]
Status
Nama : Ryuu
Ras : Naga
Umur : ??? Tahun
Elemen : Api
Tingkat Hewan Peliharaan : Tingkat Ke-10
Pemilik : Cyarisuta Ashurin
Keahlian :
• ???
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Glacies Ledova
Julukan : ???
Ras : Manusia
__ADS_1
Umur : ??? Tahun
Elemen : Evolusi Elemen Air, Es.
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Mahir Ke-1
Hewan Peliharaan : Tidak Ada
Keahlian :
• Sihir penguasaan Tinggi
• Kondensasi Elemen penguasaan Tinggi
• Menghindar penguasaan menengah Keatas
• ???
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Arnius Daichi
Julukan : Teman Laki-laki Risuta dan Nobu, Anak Angkat Gauma, Saudara Kembar Michiko.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
Elemen : Tanah
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Tinggi Ke-1
Hewan Peliharaan : Tidak Ada
Keahlian :
• Bela diri penguasaan tinggi
• Mengkondensasi elemen penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan tinggi
[ Informasi Lebih Lanjut ]
Status
Nama : Michiko Daichi
Julukan : Teman perempuan pertama Risuta, Nobu, Saudari kembar Arnius, Anak Angkat Gauma.
Ras : Manusia
Umur : 13 Tahun
Elemen : Tanah
Tingkatan Kultivasi : Tingkat Mahir Ke-8
Hewan Peliharaan : Tidak Ada
Keahlian :
• Alkemis penguasaan menengah ke atas
• Racun penguasaan menengah ke bawah
• Kondensasi Elemen penguasaan tinggi
• Penggabungan Elemen penguasaan rendah
• Senjata Kunai penguasaan tinggi
• Menghindari serangan penguasaan rendah
__ADS_1
[ Informasi Lebih Lanjut ]