Di Cintai Berondong Tampan

Di Cintai Berondong Tampan
TERIMAKASIH PERHATIANNYA


__ADS_3

Gerald membuka mata nya. Dia merasakan sakit kepala nya. Dia melihat ke samping nya dan ternyata Nelsia tertidur di kursi samping tempat tidur nya "Nel.. Nelsia.. jangan tidur di sini" ucap Gerald membelai lembut rambut Nelsia. Nelsia pun terkejut dan bangun "Kamu sudah sadar. Badan kamu masih demam gak?" ucap Nelsia sambil memegang dahi nya Gerald. "Kamu yang bawa aku ke sini?" tanya Gerald. "Ya iya lah. Kamu memang mau siapa yang bawa? Tau-tau kamu pingsan. Di bawa ke UGD demam 39. Kalau memang sedang sakit jangan kamu paksakan buat jemput aku. Dasar bocil" marah Nelsia pada Gerald.


Gerald menarik tangan Nelsia membuat Nelsia mendekat lalu mencium buku-buku jari Nelsia. "Terimakasih Nel. Kamu sangat perhatian dengan aku" ucap Gerald. "Jangan kepedean aku gak seperhatian itu. Masa ada yang sakit aku telantarkan" jawab Nelsia. "Nel, aku menunggu jawaban kamu" ucap Gerald meminta jawaban atas pengutaraan cinta nya. "Sembuh dulu, baru aku jawab. Sehat aja belum masih aja mikirin jawaban nya." jawab Nelsia menarik tangan nya dari genggaman Gerald.

__ADS_1


Suster dan Dokter datang untuk memeriksa kondisi Gerald. "Maaf pak Gerald. Anda harus di rawat disini selama beberapa hari agar kami bisa mengontrol trombosit bapak. Untuk saat ini suhu badan bapak normal, jika tiba-tiba merasakan demam kembali bapak bisa menekan tombol di samping tempat tidur bapak dan suster akan segera datang" ucap dokter. "Baik dok. Terimakasih" jawab Gerald. "Untuk trombosit nya sekarang bagaimana ya dok?" tanya Nelsia. "Untuk sementara masih rendah mbak. Mungkin nanti malam setelah makan dan minum obat, tuan Gerald akan di ambil darah kembali untuk pemeriksaan" jawab dokter tersebut. "Apakah ada pantangan makan dok?" tanya Nelsia kembali. "Tolong jangan makan makanan keras dulu ya mbak. Tuan Gerald juga mempunyai masalah lambung jadi tolong di jaga makanan nya" jawab Dokter. "Baik dok. Terimakasih atas penjelasan nya" ucap Nelsia. "Baik kalau gitu saya permisi ya" ucap Dokter melangkah pergi meninggalkan ruangan Gerald.


"Kamu mau makan apa?" tanya Nelsia. "Nel... aku.. mu.. mulai... merasakan dingin di seluruh tubuhku" ucap Gerald menggigil. "Hah? Kamu kedinginan? Pakai selimut ini. Diam saja aku akan memanggil kan perawat" ucap Nelsia cemas. Nelsia menekan tombol di samping tempat tidur Gerald sambil memeriksa dahi Gerald yang sudah mulai panas. Suster pun datang membawa obat untuk Gerald. "Sus... tolong Sus... tadi dia ribut menggigil, sekarang badan nya demam tinggi lagi" ucap Nelsia panik. "Iya kak. Kakak bisa tunggu di sofa saja, saya akan memasangkan obat penurun demam dari infusan" ucap perawat itu mengeluarkan obat dan memasang nya. Dia juga memeriksa suhu badan Gerald. "38, 5" gumam perawat itu.

__ADS_1


Kak Angga, Kak Gita dan Desta datang ke ruang rawat. Mereka menjenguk Gerald. "Kenapa dia dek?" tanya kak Gita. "Kata dokter kena DBD. Baru saja tenang tadi dia mengigil lagi dan demam tinggi lagi" jawab Nelsia. "Nel, lo beneran nungguin dia di sini?" tanya Desta sambil meledek sahabat nya itu. "Ya iya lah. Kalau bukan gue siapa lagi. Gue gak tau nomor ponsel adik nya" jawab Nelsia. "Lo beneran suka ya sama dia sampe-sampe mau jagain dia" ledek Desta lagi. "Apaan sih lo? Sok tau lo. Lo ke sini mau jenguk dia atau mau ngeledek gue, hah?" jawab Nelsia kesal. "Dua-duanya" jawab Desta sambil tertawa. Angga dan Gita hanya tersenyum melihat Desta meledek Nelsia terus.


"Ada kak Angga, Kak Gita dan Pak Desta. Maaf ya merepotkan kalian" ucap Gerald setelah bangun dari tidur nya. "Sudah jangan bangun, kamu tiduran saja" jawab Kak Angga. "Kami ke sini di beritahu Nelsia dan ingin menjenguk kamu" tambah Kak Angga. "Terimakasih kak. Maafin aku udah ngerepotin kakak" ucap Gerald. "Tidak apa. Ini ada makanan lunak untuk kamu. Siapa tau kamu tidak cocok makanan di sini, bisa makan makanan ini" ucap Kak Gita. "Terimakasih kak Gita" jawab Gerald. "Wah.. Nel, dia udah kenal sama kakak lo? Bisa lampu hijau nih hubungan" ledek Desta lagi pada Nelsia. Nelsia mencubit pinggang Desta. "Au... Au... Au... Sakit Nel" ucap Desta sambil kesakitan. "lo bisa diem gak sih. berisik tau gak." ucap Nelsia marah.

__ADS_1


Gerald, kak Angga dan Kak Gita hanya tertawa. Mereka melihat kelakuan Desta juga Nelsia yang seperti kucing dan tikus. "Sudah... sudah... sekarang kamu makan dulu aja Gerald. Biar ada tenaga dan cepat sembuh" ucap Kak Angga. Nelsia mendengar ucapan kak Angga langsung meminta ponsel Gerald "Mana sih ponsel mu? Aku mau hubungi adik mu, biar dia nanti yang menyuapi kamu makan". "Tidak perlu di suapi, aku bisa sendiri" jawab Gerald.


__ADS_2