DI KIRA MISKIN TERNYATA SULTAN

DI KIRA MISKIN TERNYATA SULTAN
part 17 Mira di suka-i cowok lain


__ADS_3

Sambil berjalan, pemuda yang mewawancarai Mira keluar lagi dari rumah nya. "Mira, ya.."ucapnya dia sudah kenal karena melihat ijazahnya. "iya Kak...."sahut Mira.


Dia tersenyum membuat Erik tidak Suka cara menatap cowok itu pada Mira "gue bagus...,panggil bagus saja. "ujarnya.


Mira terlihat meliriknya, "Mira..siapa dia kenapa kenal dengan mu?"tanya Erik. "dia orang yang mewawancarai aku."jawab Mira


Seorang ibu-ibu datang, tubuhnya terlihat besar. "Bu, itu yang mau ngekos katanya. "ucap bagus yang terlihat senang Mira ngekos di tempat ibunya.


Erik terus menatap Bagus, "ini.. ya orangnya , ayo ikut lihat dulu. tapi sebulan 700 mau. tapi kamar mandi di dalam kok. "ucapnya sambil berjalan menuju kosan yang terlihat cewek semua.


Erik melihat cewek-cewek cantik, begitu bersih tempatnya karena mungkin kosan cewek."iya gak apa, Bu"ucap Mira baginya yang penting dekat dengan Erik.


"Mira emang ada duit segitu."ucap Erik, karena dia tidak ada lagi uang. Mira melihat dompetnya. dia melihat Erik karena kurang 100 rb . Dengan terpaksa Erik memberikan nya .


padahal bapak ibunya di kampung menanti kiriman uang darinya.


"ya sudah gue pulang dulu."Erik pun beranjak ke luar. Mira sudah dapat kosan baru, saat Erik akan keluar Mira menariknya.


"ada apa lagi,"ucapnya, Mira langsung memeluknya "aku masih kangen, gak bisa tidur bareng lagi. "sahutnya.


tok-tok-tok" permisi..."panggil seorang cowok ternyata bagus datang. "kamu mau ngapain datang ke kosan Mira?,"tanya Erik .


Bagus tersenyum ,"maaf, ini kunci. Ibu lupa memberikannya. kalo ada apa-apa bilang saja ya "sambil melirik Mira.


Erik terus menatap Bagus, "bang sudah sana pergi.."ucap Erik tidak Suka melihat tatapan bagus pada pacarnya.


Terdengar suara ponsel Erik bunyi lagi, Mira langsung melihat Erik."dari siapa?"tanya Mira. "dari kampung"sahut Erik . Erikpun mengangkat telponnya.


"Erik, Gimana sudah kau kirim."ucap bapak.


"belum pak, ini Erik mau kirim sekarang ."sahut Erik.


Menghela nafas, sambil menatap Mira "gue pulang dulu."ucap nya iapun pergi sore itu langsung mengirim uang ke kampung.


kini Erik tidak punya lagi apa-apa. gajian pun nunggu 3hari lagi. uang makan 100 rb sudah di pinjam Mira.


Hari terlihat mulai gelap, sambil berjalan pulang dia memikirkan Mira yang sepertinya di sukai bagus.

__ADS_1


Sampai di kosan Erik kaget melihat kosannya terbuka. iapun berlari. "Lo pada ngapain hah..."terlihat tetangga kosan yang nyebelin sedang mengacak-acak kosannya, pakaian nya mereka buang.


"Lo bawa cewek ke kosan, ini akibatnya."ucap ya , Erik tidak terima sambil memunguti pakaian nya dia menatap orang yang membuang pakaiannya.


"lo aws Lo ya..."ucap Erik mereka malah tertawa. "mau apa Lo."mereka seperti menantang Erik.


Erik heran dari mana dia bisa membuka pintunya . Tidak aman jadinya kalo begini. "keluar Kalian. gue masuk Lihat Kalian,"sambil mendorong tetangga kosan yang nyebelin.


"geu harus cepat pindah dari sini." gumam erik.


sambil menatap ponsel ia ingin mengabari ayah nya uang sudah di kirim


"bang, kasih tahu bapak ku uang sudah aku kirim "ucapnya.


Erikpun berbaring, sambil berfikir soal kerjaan Mira sudah dapat kerja di PT yang gajinya cukup buat diri sendiri. sedangkan dirinya hanya di toko dengan gaji yang tidak seberapa.


Terdengar suara perutnya bunyi semenjak tadi belum makan. Erik beranjak ke kosan Ferdi.


tok-tok,"Ferdi.." ucapnya , "masuk"sahutnya terlihat ferdi sedang berbaring. Erik masuk ia menatap Ferdi seperti habis menangis.


"Ada apa?'tanya Ferdi.


"Ambilah sendiri. "ujar nya.


Ferdi langsung membelakangi Erik, Erik pun heran kenapa dengannya.


Hujan terlihat sudah turun, "kita harus pindah, mereka sepertinya bisa membuka kosan kita."ucap Erik sambil makan seadanya.


"Mau pindah keman, orang gaji Hanya 1,5 JT buat kosan aja habis"sahut ferdi sambil tertawa.


Ferdi seperti sedang sedih, dia Tidak menatap Erik. "Lo kenapa?"tanya Erik , penasaran kenapa dia menangis. "gue bingung. ibu gue sakit, adik gue di kampung mereka butuh biaya sekolah, sedangkan gue di sini pun kurang. sebegitu sulit nyari kerjaan di sini. apa karena gue gak berpendidikan tinggi "sahut Ferdi.


Erik pun mengerti , dia bisa merasakan kebingungan yang di alami Ferdi. karena dia Sama anak pertama punya adik juga. "gue juga sama, Bahkan sekarang gue gak punya duit lagi, nunggu gajian3 hari lagi tapi aku yakin gak besar sepertimu. "jawab Erik..


Hujan telihat deras, petir terserdengar bergemuruh Erik duduk bersama Ferdi sambil merenung gimana cara dapat kerja yang gajinya mencukupi.


❇️❇️❇️

__ADS_1


Sementara Mira sore itu dia senang sudah dapat kerjaan. di kosan sendiri sambil rebahan memainkan ponselnya.


tok-tok," Mira..."panggil seseorang Mira bangun beranjak membuka pintu.


Terlihat bagus sedang berdiri sambil tersenyum, hujan terlihat deras. "ini ibu masak sup, kau makanlah ."sahut nya memberikan pada Mira. "terima kasih kak, ayo masuk. "jawab Mira.


Bagus menoleh kanan kira dia pun masuk, "Wah ngerepotin kak "ucap Mira, bagus terus menatapnya saat Mira sedang makan.


"Kau mau kerja yang lebih enak,"ucap bagus.


Mira menoleh padanya."apa tuh kak "sahut Mira.


"Besok berangkat bareng ya biar Kaka bilang sama supervisor supaya kamu di tempat di bagian yang gak terlalu capek. kalo di situ pasti capek di bentak-bentak juga" ucap bagus.


"Makasih ya kak.. " sahut Mira.


Bagus menyukai Mira, namun Mira menyukai Erik. Mira Hanya menganggap bagus teman kerja saja.


Tiba-tiba ponsel Mira bunyi, melihat dari Erik pacarnya. ia langsung mengangkat nya.


"Iya sayang ada apa?"tanya Mira.


"Mira, kalo ada lowongan di PT mu buat cowok kasih tahu gue ya.."sahut Erik.


"Ya aku tanyain kebetulan di sini ada kak bagus," jawab Mira.


Erik langsung kaget , "hah!! sedang apa Bagus di kosan mu. "terdengar Erik marah. "dia Hanya ngasih makan saja, Kenapa marah. sudah kalo marah gak usah nelpon,ucap mira menutup telponnya.


"Kak, itu pacarku mau tanya apa ada lowongan buat cowok. "sambil melihat bagus yang terus menatapnya.


"Sepertinya belum ada buat cowok."sahut bagus.


Mira pun tidak bertanya lagi, dia melihat bagus yang terus senyum padanya hal itu membuat Mirah gak nyaman.


"Kenapa dia terus senyum padaku, kenapa di gak cepat pulang ?"gumam Mira dalam hatinya.


"ya sudah , kaka mau pergi dulu ya. ia besok bareng ya."ucapnya beranjak dari kosan. "iya Kaka .." sahut Mira .

__ADS_1


Saat akan keluar Mira senyum padanya tiba-tiba bagus mengedipkan matanya pada Mira. mirapun kaget apa maksudnya?


__ADS_2