
Saat ini aku telah berada di dalam Perpustakaan sedang duduk dengan tenang sendiri.
Aku terus membaca buku di perpustakaan ini dengan santai serta hati yang tenang menciba mempelajari apa saja yang ada dibuku ini tentang dunia ini. Karena informasi adalah hal paling awal jika kamu hidup di dunia asing serta jika kalian tidak ingin terlahap oleh aturan kerasnya dunia seperti ini.
Selesai dengan satu buku yang aku baca , aku menaruh buku itu lagi ke tempat semula lalu mengambil lagi buku yang belum aku baca.
Satu per satu langkah itu aku lakukan, hingga tidak terasa waktu yang ku habis kan sudah lama disini sampai warna oranye menembus jendela kaca bertanda matahari akan mulai terbenam akan di gantinya oleh sang bulan.
"Nona ini sudah waktunya anda makan malam bersama. "
Fanny yang baru saja datang mengingatkan aku.
"Baiklah. Terima kasih Fanny."
Akhirnya aku menaruh kembali buku yang terakhir ku baca itu di tempat sebelumya aku ambil. Dan aku berjalan keluar sambil diikuti oleh Fanny di belakangku.
Di pertengahan jalan menuju ke ruang makan Fanny berpamitam kepadaku.
"Permisi nona saya ingin kembali ke ruangan saya. Apakah saya boleh? "
Ucap Fanny dengan sopan.
"Silahkan saja Fanny. Aku tidak keberatan kok. "
Balasku denga senyuman.
Fanny pun menunduk setelah ith dia berjalan meninggalkanku.
Fanny pun kembali menuju ruangannya, sementara aku sebelum ruang makan aku berencana menuju ke ruangan ibuku yang ada di lantai dua rumah ini.
__ADS_1
Tibalah aku disana. Aku mengetuk pintu kamarnya
~ tok tok tok ~
"Permisi ibunda. Apakah ibunda ada didalam? "
"Hai, ada apa Lisa sayang."
"Bolehkah aku masuk."
"Iya silahkan."
Aku membuka pintu dan melangkah masuk kedalam kamar ibunda. Aku terpesona melihat ruangan yang megah penuh dengan rak buku dan juga meja kerja yang terbuat dari pohon beringin dan kursi yang sangat mewah yang dibalut dengan warna merah cerah dan belakang kursi terlihat jedela yang besar yang bisa untuk melihat ke luar halaman.
Ibuku pun saat ini sedang berdiri disana sambil melihat keluar. Aku menutup pintunya lalu mulai berbicara kepada ibunda.
"Ibunda apakah sudah makan? "
"Baiklah jika itu kehendak bunda. Akan tetapi ibunda aku ingin sekali makan malam terakhir bersama ibunda dan ayahanda sebelum aku pergi dari rumah ini." Sambil mendekat menghampirinya.
"Hmp yasudah kalau begitu ibu akan makan sama-sama bersamamu anak kesayanganku satu-satunya." Ucap ibuku sambil memelukku.
Dan akhirnya aku berhasil mengajak ibundaku untuk makan bersama dan kami pun langsung menuju ruang makan.
Sesampainya di bawah menuju ke ruang makan. Kebetulan sekali kami bertemu dengan ayahanda yang baru pulang dari tempat kerjanya.
Kami berjalan menghampirinya. Ayahanda menyerahkan jas dan tas kerja miliknya kepada pelayan yang ada disana setelah itu aku berbicara kepada ayah.
"Selamat pulang ayahanda." Sambil menuduk memberi hormat padanya.
__ADS_1
"Yah aku pulang Lisa." Ucap ayahku sambil mengelus kepalaku.
"Selamat datang sayang." Ucap ibuku sambil mememluk dan mencium pipinya ayah.
Ayahku pun membalas kecupnya sambil merangkul pinggang ibuku. "Iyah aku pulang sayang."
"Ayahanda mari kita bersama yuk."
"Yasudah ayo kita makan kebetulan ayahanda sudah lapar juga. "
Lalu kami bertiga menuju ruang makan dan duduk di tempat kita seperti biasa. Tak lama para pelayan pun menghidangkan makanan mewah seperti biasanya. Tanpa ada obrolan kami mulai makan.
Selesainya makan ayahanda melihat ke arshku dan berkata.
"Lisa besok kamu akan di jemput oleh pelayan dari kakekmu jadi apakah kamu sudah berkemas barangmu."
"Aku telah berkemas kok ayahanda dibantu oleh Fanny serta pelayan lainnya. "
"Yasudah kalau begitu."
"Baiklah kalau begitu ayahanda dan ibunda aku pamit ke kamar, selamat malam."
"Yah selamat malam." Ucap kedua orangtuaku.
Akupun pergi menuju ke ruanganku dan meninggalkan ayahanda dan ibundaku. Dan sesampainya di kamar akupun mengganti bajuku dengan piyama tidurku lalu membuka jendela angin kecil dan segar pun masuk ke kamarku dan mengibas rambutku sambil melamun memikirkan sesuatu.
Ahh anginya sejuk sekali malam ini dan banyak sekali bintang terlihat.
Akankah aku hidup bahagia disana yah gimana nanti saja lah.
__ADS_1
Yos baiklah aku akan memulai langkah baruku dan membuat laki-laki tertunduk padaku.
Setelah itu akupun menutup kembali jendela kamarku lalu mematikan lampu dan memulai tidur.