
Gendis pramita....!!! seseorang memanggil namanya..karena terkejut gadis itu langsung berdiri dari duduknya dan ia pun melihat orang yang memanggilnya...
seseorang yang baru saja ada di pikirannya kini
berdiri tepat di depan matanya...gadis itu hampir tidak percaya dengan apa yang di lihat nya..ia pun memukul wajahnya, terasa sakit pikirnya...ini nyata ia pun langsung melangkah mendekati orang itu...
bang Reyhan....ucapnya memanggil nama orang yang kini berada di hadapannya itu..
dengan senyum menyungging di bibir nya....
tanpa sadar gendis pun langsung memeluk orang itu....
ehemmm...Reyhan mendehem menyadarkan
gadis itu.
gendis pun langsung melepaskan pelukan
dari pemuda yang ada di hadapan nya..ia pun langsung mundur tiga langkah kebelakang..
ya Allah begitu rapuhnya aku pikirnya..sambil menundukkan wajahnya menahan rasa malu.
Reyhan tersenyum melihat tingkah gadis yang ada di hadapan nya itu...ia lalu mengeluarkan uang lembaran seratus ribuan dan di berikan kepada anak- anak yang mengamen tadi...
lagu kalian bagus saya suka.. ucapnya pada anak- anak itu..anak-anak itu pun menerima uang yang di berikan Reyhan dan mengucap kan terima kasih lalu mereka pun pergi dari tempat itu..
kini tinggal mereka berdua ...
gendis merasa canggung dia pun hanya diam dan akan pergi dari tempat itu,Reyhan menarik lengan gadis itu agar kembali duduk.
tetaplah di sini sebentar lagi jangan pergi dulu.ucapnya.pemuda itupun mengusap wajah nya kasar terlihat seperti sedang menahan beban yang sangat berat..
kita tidak bisa berada di tempat ini.di sini sepi dan hanya kita berdua aku takut ada fitnah.
ucap gadis itu dengan wajah menunduk..
di sini tidak sepi masih banyak orang yang berada di tempat ini.kau lihat di belakang mu ada satu keluarga yang sedang menikmati libur nya.bersama anak mereka.kau lihat di sana juga ada satu keluarga bahkan lebih banyak di bandingkan dengan yang berada di belakang kita.di sana juga banyak ibuk ibuk yang sedang joging..ucap Reyhan sambil menunjuk semua tempat yang memang masih ramai orang..
mereka berdua pun saling diam sangat lama.
apa kabar..Reyhan membuka pembicaraan mereka
a''aa'aku baik jawab gadis itu gugup..
aku tidak menyangka bisa bertemu dengan mu
di sini bukankah kau ikut kakak mu.setauku kakak ipar mu Alfian tidak bekerja di kota ini..
tanya Reyhan pada gadis yang sedang duduk di samping nya itu..
bang Alfian sudah mengundurkan diri dari rumah sakit tempat dia bekerja dulu.kakak ku tinggal di kota ini tentu saja aku bisa berada di tempat ini sekarang.dan istana kedua orang tua bang Alfian berada juga di kota ini..
apa istana.?.tanya Reyhan sambil mengerut kan alis nya..
iya istana...ucap gendis antusias..karena kalau di kampung ku tidak ada rumah sebesar itu.
bang Reyhan tau.setiap kamar di rumah itu ada kamar mandinya tidak perlu pakai timba kalau mau mengambil air..tinggal tekan keluar lah air nya seperti hujan..di rumah itu juga ada kolam yang untuk manusia bukan untuk ikan.
tamannya juga bagus..bahkan kamar untuk orang yang bekerja di rumah itu juga pake benda yang bisa ngeluarin angin yang sejuk.
angin yang sejuk?Reyhan bingung
__ADS_1
iya angin yang sejuk,jawab gendis dengan wajah yang berseri..
maksud kamu AC,tanya Reyhan
aku tidak tau namanya,karena aku tidak pernah bertanya benda itu apa namanya..
kenapa tidak kau tanyakan?
aku takut kakak ku malu karena adik nya terlalu kampungan..gendis terlihat sedih
kau sudah makan..tanya Reyhan mengalihkan pembicaraan mereka.,
belum, jawab gadis itu sambil menggelengkan kepalanya..
ayo cari makan..
ke mana carinya?
maksudku ayo kita makan..
aku bawa bekal,gadis itu pun mengeluarkan sebuah kotak nasi..
apa,,kau bawa bekal hanya ke taman kenapa kau bawa bekal?tanya Reyhan bingung
tadinya aku sama temen ku mau makan di sini sambil menikmati pemandangan.tapi dia tiada jadi datang,
teman kamu itu cowok atau cewek.tanya Reyhan keceplosan,kenapa aku tanya itu,monolog Reyhan
cewek lah..aku kan masih baru di kota ini jadi belum punya kenalan cowok..gadis itu pun menatap wajah laki-laki yang ada di hadapan nya itu,,tenang saja cowok yang ada di hati ku hanya bang Reyhan seorang,ucap gadis itu sambil memegang dadanya,,
hahahahhhh......Reyhan tertawa lebar mendengar ucapan gendis karena dia menganggap bahwa gendis adalah anak kecil. jadi semua yang di katakan gadis itu tidak di anggap nya serius,
gendis membuka bekal yang di bawa nya.
tidak,terima kasih,ucap pemuda itu
ini enak loh coba' in deh aaa buka mulut nya
Reyhan membuka mulutnya,mengikuti gendis
enak kan,tanya gendis
lumayan,jawab Reyhan, apa kau yang memasak makan ini??apa kau tidak membawa sendok,tanya nya lagi
yang memasak makanan ini bukan aku tapi bik murni,aku mana bisa memasak makanan seperti ini,dan aku tidak membawa sendok karena aku tidak bisa makan pakai sendok,
tidak apa apakan??
terserah kau saja lah,ucap Reyhan pasrah...
biar aku suapi saja..ucap gadis itu
Reyhan pun mengangguk,pelan
mereka berdua pun makan sampai habis..
selesai makan gendis membereskan tempat bekal nya dan memasukan nya kembali ke dalam tas miliknya,ia pun melihat jam di ponsel nya,sudah lewat sholat zhuhur,
bang Rey aku duluan pulang ya.pamit nya pada pria itu..
biar aku antar ucap Reyhan menawarkan diri,
__ADS_1
tidak usah bang aku bawa motor,ucap nya lagi
ya,sudah aku ikuti kamu dari belakang..
apa abang tidak sibuk?
tidak,
baik lah kalau abang tidak sibuk.,
mereka pun pergi dari taman menuju
kendaraan masing-masing...
benar saja Reyhan mengikuti motor yang di kendarai oleh gadis itu,,entah mengapa sepanjang perjalanan senyumnya selalu mengembang di sudut bibirnya.,
hati nya bahagia,sejak kapan gadis ini bisa mengendarai motor,ucap nya dalam hati..
mereka pun sampai di Mension milik keluarga Alfian..gendis turun dari motor nya dan menghampiri Reyhan yang masi berada di dalam mobil milik nya..
sudah sampai bang ini lah istana milik keluarga bang Alfian,terima kasih karena sudah mengantar ku sampai di sini,, ucap gadis itu pada Reyhan,dan akan segera masuk ke dalam
Mension karena pintu gerbang sudah si buka oleh satpam,
tunggu Reyhan menahan gadis itu,entah mengapa rasanya ia masi ingin berlama lama dengan gadis itu..ini ia menyerahkan kartu nama nya..telepon aku saat kau tidak sibuk.
baik lah..ucap gadis itu dan mengambil kartu nama yang di berikan Reyhan padanya,
gendis langsung masuk ke dalam rumah itu..
Reyhan pun pergi dari sana setelah memastikan gadis itu sudah berada di dalam,
senyum nya masih setia menghiasi sudut bibir nya...
.....
di tempat lain seseorang menyerah kan sebuah amplop berwarna kuning kepada tuan Adelard
ini hasil selama saya mengikuti tuan muda siang ini di taman,
tuan Adelard membuka isi amplop itu
siapa gadis ini tanya nya..cari tau siapa dia dan siapa keluarga nya.,perintah tuan Adelard kepada orang kepercayaan nya itu..
baik tuan besar,,ucap orang itu ia pun segera pergi dari ruangan itu
sedangkan tuan Adelard masi memandangi poto poto yang ada di tangan nya,..siapa gadis ini mengapa dia bisa membuat putra ku tersenyum bahkan sampai tertawa sangat lebar...pikir tuan Adelard....
...
...
...
...
...
🌷🌷🌷 bersambung🌷🌷🌷
masih penulis baru jadi masih banyak kesalahan..
__ADS_1
pelan pelan...