
di kediaman keluarga Alfian.....
mama Yuni terlihat sangat khawatir pandangannya selalu mengarah ke arah pagar rumah mereka
kemana gendis sudah hampir magrib tapi dia belum kembali juga.apa terjadi sesuatu padanya..pikir mama Yuni..
ada apa ma..papa perhatikan dari tadi mama keliatan sangat gelisah..tanya papa pada mama Yuni...
gendis belum pulang pa..jawab mama Yuni pada suaminya itu..
memang nya ke mana dia ma..tanya papa
katanya dia mau ke rumah pa..
dia sudah pernah ke sana ma...?
belum pa,..
lalu bagaimana bisa dia ke sana kalau belum pernah..bagaimana dia tau alamatnya Nara...
mama yang memberi tau gendis alamat Nara pa....tapi mama sudah bilang kalau dia harus segera pulang...
hubungi ponselnya...
tidak aktif pa,..sudah sejak siang mama coba menghubungi ponsel nya...tapi tidak tersambung...
lebih baik kita sholat dulu ma...nanti selesai sholat kita cari dia..ucap papanya Alfian menenangkan istrinya...
selesai sholat Alfian dan kedua orang tuanya duduk di ruang tamu..mereka membicarakan masalah gendis..
kita lapor polisi pa kasus orang hilang..ucap Alfian pada papanya..
tidak bisa nak ini belum dua puluh empat jam...jawab sang papa..
kalau seperti itu Alfian akan ke Nara untuk memastikan gendis berada di sana...Alfian pun segera mengambil kunci motor milik nya...ia berencana membawa motor agar cepat sampai ke tempat tujuan...
kamu mau ke mana sayang...tanya hanum pada suaminya..
mencari gendis sayang dari siang ponsel nya tidak aktif sampai sekarang belum pulang...
karena buru-buru Alfian tidak sadar yang bertanya padanya siapa...ia pun diam di tempatnya tidak berani menoleh ke arah istrinya...
__ADS_1
Hanum mendekati suami nya..di tatap nya suami nya dengan sangat tajam...adik ku belum pulang kamu tidak memberi tau ku..tadi sore aku tanya mama katanya gendis nginap di rumah temen nya...kenapa sekarang baru nyari..apa yang terjadi sama adik ku aku harap abang mau menjelas kan nya....
bagaimana kalau terjadi sesuatu di luaran sana..apa yang harus aku lakukan bang..aku tidak bisa menjaga adik ku satu-satunya dan hanya dia saudara yang ku miliki....
Hanum kamu tenang dulu nak biarkan Alfian memastikan nya di rumah Nara...ucap papanya Alfian kepada menantunya itu...
Hanum gak bisa tenang pa...gendis adik hanum satu-satunya pa..tapi hanum tidak bisa menjaganya dengan baik..bahkan sekarang hanum tidak tau dia di mana..apa dia sudah makan apa dia sudah mandi apa dia sudah melaksanakan sholat ....
gendis...kamu di mana dek...maaf kan kakak dek..kakak tidak bisa menjadi kakak yang baik untuk kamu.hanum menangis suaranya sangat pilu...hanum jatuh ke lantai tubuhnya seperti tidak bertulang....ia menangis...
sayang kamu tidak apa...Alfian memeluk tubuh istrinya ia sangat takut terjadi sesuatu pada istrinya...sayang sebaik nya kamu berdo'a minta
sama Allah agar gendis selalu dalam lindungan nya...Alfian mencoba menenangkan istrinya....
maafkan mama sayang,buka mama ingin merahasiakan hal ini dari kamu.mama hanya tidak ingin kamu merasa bersalah akan hal.di sini mama lah yang bersalah karena mengijinkan gendis mencari rumah Nara...terlihat di wajah mama Yuni yang merasa bersalah..Hanum memeluk mama Yuni...
papa dan Alfian, mereka berbagi tugas,tugas Alfian akan mencari ke rumah Nara..sedangkan papa dan anak buah nya akan berpencar mencari ke setiap sudut jalanan.mereka semua sudah bersiap karena jam sudah menunjukkan pukul delapan malam..belum sempat mereka keluar dari rumah tiba-tiba ponsel mama Yuni berdering..semua orang melihat ke arah nya
mama segera melihat no panggilan
,,gendis..ucap nya.
mama Yuni pun segera menerima panggilan tersebut..
Assalamu'alaikum halo...
Wa'aalaikumsalam ma...jawaban dari penelpon
ini gendis ma...
iya sayang kamu di mana..
gendis masi di rumah Nara ma..maaf ya ma gendis malam ini ga pulang Nemani Nara di sini karena orang tuanya pergi keluar kota ma..
besok gendis pulang ma..
ponsel kamu kenapa mati sayang..dari tadi mama hubungi ponsel mu tidak aktif.kamu tidak apa-apa kan sayang...
iya ma ponsel gendis tadi jatuh..
dek...kamu pulang ya bang Alfian akan menjemputmu....
__ADS_1
gendis ga bisa pulang kak.gendis udah janji sama orang tua Nara untuk menemani Nara di sini...
dek...kakak bilang kamu harus pulang bang Alfian yang akan menjemput mu..suara hanum sangat keras membuat semua orang di ruangan itu sampai terkejut..
hanum yang mereka kenal selama ini sangat lembut.seorang penyabar dan penyayang..tapi kini ia menunjukkan sisi lain dirinya...
kamu jangan coba-coba membohongi kakak..
kakak tau kamu tidak di rumah Nara katakan di mana kamu..kakak yang akan menjemput mu sendiri..kamu harus ingat dek kakak selalu tau jika kamu berbohong.jadi katakan di kamu sekarang juga kakak akan ke sana menjemput mu...
kak maaf ya gendis harus tutup dulu..gendis mau istirahat capek soalnya,gendis udah ngantuk..gendis pun mematikan ponselnya
tuutt..tuutt..tuutt..telpon terputus..halo dek ..halo gendis..kamu masi di sana dek....
hanum menangis sambil terus mencoba menelpon...sudah tidak aktif no ponsel gendis
sudah tidak aktif lagi..
dekkk....adekkk.... gendis..teriak hanum menangis sambil terus mencoba menghubungi no ponsel gendis.. tapi tidak bisa
sayang...ucap Alfian memeluk istrinya...
bang dia tidak di rumah Nara aku tau itu..
hilang kan pikiran mu yang tidak baik sayang.
kamu harus percaya pada ucapanya gendis kalau dia baik-baik saja....
.....
....
...🌷🌷🌷bersambung🌷🌷🌷
Hay readrs mohon dukungan nya novel baruku
masi penulis baru jadi banyak salah..
belajar daring bikin rambut tambah kering..
like dan komen🌷terima kasih..
__ADS_1