Dia Bukan CEO

Dia Bukan CEO
bab 6 persahabatan Reyhan dan hanafi


__ADS_3

Assalamu'alaikum'',


Wa'allaikumsalam'',


sang pemilik rumah itu pun membuka pintunya.


gendis,ucapnya pada seseorang yang berada di depan pintu rumahnya


iya nek, ucap gadis itu,ia pun langsung


mencium punggung tangan nek imah,


masuklah,.ucap nek imah


gadis itupun langsung masuk ke dalam rumah.


ini adalah rumah nek imah.


ada apa kau ke sini'',tanya nek imah pada gadis itu,


gendis kangen sama nenek''gadis itu pun langsung meletakan kepala nya di pangkuan nek imah sambil menidurkan badannya.


nek imah pun mengelus lembut pucuk kepala gadis itu yang tertutup jilbab,


nek imah menghela nafas panjang nya dan menghembus kan nya,


pergilah ke kota dengan bahagia,


kau masih mudah nikmati hidup mu,


jangan bersedih terlalu lama atas kepergian mamak mu, perbanyak berdo'a..


gendis pun kembali duduk menghadap nek imah


di tatap nya mata tua itu sangat lekat..


kau anak yang baik gendis jangan pernah tinggal kan sholat mu sesulit apa pun hidup,


gadis itu pun menangis di pelukan nek imah


baik nek aku akan selalu mengingat nasehat nenek,ucapnya pada nek imah


nenek selalu jaga kesehatan ya.jangan terlalu capek,


gendis janji nanti di kota akan ku cari tau di kota mana tari tinggal.. gadis itu pun pamit pada nek imah untuk pulang...


gendis tidak langsung pulang ke rumah nya


ia pergi ke rumah pak ustad untuk berpamitan


di kayuh sepedanya menuju ke rumah pak,


Assalamu'alaikum''


Wa'allaikumsalam''


bukan pak ustad yang menjawab salamnya


tapi Reyhan.


bang''Reyha,,gendis langsung menunjukkan senyum manis nya,ternyata jodoh ku masih di sini.,apa dia menunggu ku ya?pikir nya


jtakkkk....


auuwww.... pekik gadis itu sambil memegang kening nya..


bang Hanafi apaan seh..ucap nya sambil memasang wajah cemberut..


kau itu kalau di tanya di jawab bukan malah bengong..gendis..ingat jaga mata dari dosa..


iya..iya..aku tau


nah kalau tau kenapa melihat Reyhan ampe segitunya tengok air liur mu sampai mau jatuh,


haaaaahaa...gadis itu pun menghentak hentakkan kakinya ke tanah hingga membuat semua orang yang berada di tempat itu pun tertawa


sudah sudah ucap buk ustazah kepada Hanafi,


gendis ada apa kamu ke sini? tanya buk ustazah pada gadis itu.sambil mengajaknya masuk ke dalam rumah dan menyuruh nya duduk.


gendis pun langsung mencium tangan kedua orang tua Hanafi..dan mendudukkan bokongnya di kursi yang ada di ruang tamu.


gendis mau pamit bu,


memang nya kamu mau kemana?tanya Hanafi

__ADS_1


aku mau ikut kak hanum ke kota..dan tinggal di sana..


kapan perginya? tanya pak ustad


nanti sore pak ustad,jawab gadis itu


lalu bagaimana dengan anak anak yang belajar ''IQRO''sama kamu? tanya Reyhan.. karena selama dia di kampung itu dia selalu melihat gadis itu mengajari anak anak mengaji tingkat''IQRO''


gendis terdiam tak bisa menjawab pertanyaan itu..


pak ustad yang melihat wajah sedih gendis pun


berbicara,pergi lah nak kalau kau ingin tinggal bersama kakak mu di kota,soal anak anak mengaji untuk sementara bapak yang akan mengajar,kamu harus ingat jangan pernah meninggalkan sholat mu di manapun kamu tinggal,,


baik pak ustad..gendis akan selalu ingat nasehat bapak,


gadis itu pun pamit pulang..


pak ustad, bu ustazah gendis pamit dulu.


ia pun mencium tangan kedua orang tua Hanafi


bang Hanafi..gendis pamit


berhati hatilah di sana gendis selalu jaga sholat mu,


baik bang,


bang Rey gendis pamit ya..ucap gadis itu kepada Reyhan,


Reyhan tidak menjawab ia langsung masuk ke dalam kamar dan menutup pintunya,,


gendis bingung ada apa dengan pemuda itu,,


pergilah gendis mungkin kakak mu sudah menunggu mu..


gendis pun langsung pergi dengan sepedanya


di dalam kamar Reyhan meruntuki gadis itu


gadis bodoh apa yang dia cari di kota..


di sini dia bisa membagi ilmu agama kepada anak anak lain yang masih mau belajar agama,


aku sudah melihatnya ,,'aku berharap tidak akan pernah bertemu lagi dengan nya..ucap Reyhan


sambil menatap Hanafi sahabatnya...


apa kau menyukai nya?


entahlah..


ingat Rey kau akan segera bertunangan!


aku tau, dari awal aku mengenal nya senyumnya selalu membuat ku nyaman


jangan gila kamu Rey....pikir kan gendis dia hanya gadis miskin,,bagaimana kalau orang tua mu mengetahui hal ini mereka akan mengeluarkan suami hanum dari rumah sakit milik keluarga mu!!


aakkkkhhh...Reyhan terlihat perustasi


....


....


...persahabatan Reyhan dan Hanafi


Reyhan dan Hanafi,bertemu di sebuah universitas terkenal di kota itu,mereka satu fakultas dengan jurusan yang sama pula.


kedua pemuda itu sangat dekat.sama sama kuliah sambil bekerja,


Hanafi.'bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang properti..jabatan yang di pegang nya juga menjanjikan.gajinya lumayan besar hingga membuatnya bisa membeli sebuah apartemen.dan menanggung biaya kuliah sendiri.,


sedangkan Reyhan bekerja di perusahaan milik orang tua nya ia menjabat sebagai sekretaris pribadi papinya karena dia adalah pewaris tunggal.jadi orang tuanya mempersiapkan nya untuk memimpin perusahaan milik mereka...,,


Hanafi dan Reyhan janjian akan bertemu di sebuah kafe.sudah lama kedua sahabat itu tidak bertemu.semejak mereka sibuk dengan pekerjaan masing masing


Assalamu'alaikum'',sapa Hanafi


Wa'aalaikusalam'',jawab Reyhan


kenapa kamu Rey?tanya Hanafi pada sahabatnya itu


aku lelah karena lembur sampai malam


dan hari ini aku harus keluar kota untuk mengurus proyek yang ada di sana,

__ADS_1


kasihan kamu Rey hahaha,,''ucap Hanafi sambil tertawa lebar


aaahhhjkk..diam lah suara mu tidak enak di dengar..


ck,,sekarang kau mau apa?tanya Hanafi


aku mau liburan apa ada tempat yang bisa kau rekomendasi kan padaku?.


''hey,sobat seharusnya kau yang lebih tau


tempat yang bagus untuk berlibur,


bukan bertanya padaku,


'' aku ingin berlibur di pedesaan''


tempat yang udaranya masih bersih.


yang masih banyak tanaman padinya,


apa kau akan berlibur sendiri?


tentu saja memang nya kau pikir aku akan pergi berlibur dengan siapa,?


kalau seperti itu berlibur lah ke kampungku


aku akan mengajak mu keliling kampung.


naik sepeda karena pemandangan di kampung ku masih sangat bagus. tapi kau harus membayar ku mahal.,


''',, kau tidak sedang menipuku kan?,,


'',,ck''untuk apa aku menipumu.


gak penting banget,


hari ini aku akan pulang kampung.


''',,kenapa kau pulang?,,


''.,,aku merindukan kedua orang tua ku,,


'',,,seperti bayi rindu orang tua,,,''


ucap Reyhan mengejek


'',,aku memang bayi di hadapan orang tua ku,,


jawab Hanafi,


''jam berapa kau berangkat?


''sekarang,,


'',,naik motor?,,


'',,iya,,


,,kalau kamu memang akan berlibur ke.. kampung ku,,telepon aku,,aku akan


menyambut mu di gerbang kampung ku,,


baik lah dua hari lagi aku akan ke sana..


aku harus menyelesaikan pekerjaan ku untuk satu minggu ke depan,,


Hanafi pun pamit kepada Reyhan,,''


ia mengendarai motornya menuju ke kampung halamannya,,


dua hari kemudian,,


Reyhan menepati janjinya kepada Hanafi dia akan berlibur ke kampung nya,sebelumnya Reyhan sudah menelfon Hanafi memberi tau bahwa dia sudah di perjalan,,


mereka pun bertemu di gerbang kampung


bersama gendis juga yang kebetulan berada di tempat itu,,,


🌷🌷🌷


masih penulis baru jadi masih banyak kesalahan dalam penulisan


mohon dukungan nya buat semua pembaca


tbc

__ADS_1


__ADS_2