Dia Bukan CEO

Dia Bukan CEO
bab 8


__ADS_3

Reyhan sudah kembali dari liburan nya


mobil mewah miliknya memasuki halaman Mension milik orang tua nya.sang mami sudah menunggu di depan rumah dengan senyum yang mengembang di wajah nya,dia tidak sendiri ada seorang gadis yang menemani nya


di sana..


Ayudia firdaus, itulah namanya.dia adalah kekasih ,Reyhan, atau lebih tepatnya calon tunangan ,Reyhan, hubungan keduanya sudah tiga tahun lamanya


entah sudah berapa kali ,Reyhan,melamar, ayu,


tetapi kedua orang tua ,ayu, selalu menolak dengan alasan mereka belum siap bila harus berpisah dengan putrinya.


kedatangan ayu ke Mension milik orang tua Reyhan bermaksud ingin menyampaikan kabar baik.bahwa dirinya akan menerima lamaran pemuda itu.


Reyhan menghampiri kedua wanita itu.ia kemudian mencium keduanya.


hay sayang,kapan kamu kembali dari luar negeri ?tanya Rey pada ayu, sambil memeluk gadis itu.


aku sudah satu minggu berada di indonesia.


aku sangat merindukan ,sayang,tapi waktu aku ingin menemui mu di sini kau tidak. ku tanya mami katanya kau pergi berlibur ke sebuah kampung. yang entah apalah namanya ucap gadis itu.dengan suara manja


Reyhan termenung sesaat teringat seseorang di kampung itu,,gendis,,ucapnya dalam hati


ia pun menyungging kan senyum tipis hampir tak terlihat.,


aaauuuwww...sakit pekik nya,,'ternyata ayu mencubit pinggang nya sambil terkekeh.


kau tadi tersenyum.,ucap ayu menatap wajah Reyhan,apa yang membuat mu tersenyum?


selama tiga tahun kita pacaran aku tidak pernah melihat mu tersenyum..,,gadis itu penasaran dengan kekasih nya itu,.


apa yang di ucapkan ayu benar adanya selama tiga tahun mereka berpacaran tak pernah sekalipun gadis itu melihat sang kekasih tersenyum.,sikap Reyhan sangat dingin pada siapa pun tanpa terkecuali termasuk kedua orang tuanya dan ayu kekasih nya.,


tetapi apapun yang di inginkan ayu semua ia berikan,termasuk rumah mobil perhiasan uang hingga jalan jalan keluar negeri yang ayu sukai,


aku mandi dulu nanti kita ngobrol lagi,


Reyhan mencoba mengalihkan pembicaraan,


ia pun berlalu meninggal kan ayu dan mami nya,kedua wanita itu pun saling pandang mencari jawaban masing masing,


Reyhan sampai di kamarnya iapun langsung masuk kedalam kamar mandi dan langsung membersihkan diri,.lama ia di dalam kamar mandi hingga memakan waktu lebih dari satu jam,

__ADS_1


Reyhan sudah terlihat berpakaian sangat rapi ia memakai setelan jas seperti akan pergi bekerja


ayu yang melihat kedatangan Reyhan langsung menghampiri nya


apa kau akan pergi ke kantor?tanya ayu


iya,


,apa kau tidak merindukan ku,


,'' tentu saja aku merindukan mu sayang'',,


tapi kali ini aku harus pergi,pekerjaan ini tidak bisa aku abaikan, ku harap kamu mengerti.


tadi papi menelfon ku katanya ada klien yang harus ku temui,karena papi tidak ada di sini jadi semua yang di sini aku handel,


ucap Reyhan memberi pengertian pada ayu,


baiklah tapi ada hal penting yang ingin ku sampai kan padamu bisakah malam ini kita bertemu,


tentu saja bisa sayang,kau tentukan tempat nya di mana aku nanti akan langsung ke sana,


Reyhan pun pamit pada maminya dan ayu,di ciumnya kedua wanita itu lalu ia pun pergi,


....


...


🌷🌷🌷


di kediaman keluarga Alfian,


hari ini kak hanum pulang dari rumah sakit.


gendis tidak ikut menjemput kak hanum ke rumah sakit. gadis itu masih muntah muntah jika naik mobil.jadi mama Yuni melarang nya untuk ikut.


mobil yang membawa hanum pun sampai di halaman rumah besar itu.semua asisten rumah tangga berdiri di pintu menyambut anggota baru keluarga itu termasuk gendis dan juga si kembar yang masih berusia tiga tahun mereka sangat gembira melihat bundanya pulang.


gendis memeluk kakaknya..ia terharu karena tidak bisa menjemput kakak nya ke rumah sakit


''kak,,maaf kan aku ya karena tidak ikut menjemput mu.',ucap gadis itu sambil menunjukan wajah sedih.


,,'lebih baik kamu tidak ikut dari pada nanti harus di rawat lagi di rumah sakit'',,tukas Alfian

__ADS_1


sambil mengejek gadis itu..


'aaaiiisshh...apa lah abang,,''gadis itu menunjukan wajah cemberut nya..


yang membuat semua keluarga itu tertawa.


melihat tingkah nya.


kita masuk dulu ke rumah hanum harus beristirahat.ucap mama Yuni


Alfian pun langsung mengangkat tubuh istrinya untuk di bawa ke lantai dua.ia memang tidak mau melihat istrinya yang baru melahirkan itu menaiki tangga.karena ia tidak ingin melihat istrinya kelelahan dan merasa tidak nyaman di area perutnya,


sesampainya di dalam kamar Alfian langsung membaringkan tubuh istrinya di atas ranjang yang super besar itu..


Hanum tersenyum melihat suaminya..


di lap nya keringat yang membasahi wajah suaminya menggunakan jilbab nya.


terima kasih bang ,,''ucap nya sambil memegang wajah suaminya


Alfian langsung mencium kening istrinya.,,''


sama sama'', sayang'',,


eekhhemm... ternyata gendis dan mama Yuni. sudah berdiri di pintu tanpa mereka sadari.


...


..


...


🌷🌷🌷


**tbc**


Hay readrs sekian dulu ap nya ya


dukung terus novel ku,penulis baru jadi masi banyak kesalahan..tambahkan novelku ini sebagai daftar favorit kamu,


lagi pusing kepala barby belajar daring kembali aktif,


tinggalkan like dan komen,terima kasih

__ADS_1


slow up ya


__ADS_2