
''aku tau ada banyak luka di hati mu saat ini,,
karena perlakuan ku terhadap mu tapi percayalah semua ini aku lakukan untuk kebaikan mu,,..tatapan sendu Reyhan membuat hati gendis semakin terasa sakit..
''abang melindungi ku dari apa aku tidak mengerti selama ini abang tidak pernah menjelas kan apa pun padaku..sampai kapan aku harus terkurung di istana mu ini,aku tidak pernah berharap menikah dengan seorang pangeran lalu terkurung di istananya..gendis menatap nanar suami nya,,
hingga saat ini aku masi belum mengerti tentang kalian semua,,keluarga Adelard dan keluarga Irawan,,..apa yang sebenarnya terjadi?bisa abang memberi tahu aku,..terlalu sakit
berada di tengah-tengah sebuah permasalahan keluarga yang aku sendiri tidak mengetahui
apa masalah nya,,..
Reyhan tidak menjawab pertanyaan istri nya
'',,aku lelah'',sebaik nya kau tidur lah karena sekarang sudah terlalu malam..Reyhan berdiri dari duduknya akan melangkah keluar dari kamar itu namun gendis menarik lengan nya yang membuat ia kembali duduk di sofa..
Reyhan menatap istrinya,,ada apa,,''tanyanya
'',,apakah abang mencintai ku,,gendis masih memegang lengan suaminya..
pertanyaan bodoh,,kata-kata Reyhan membuat gendis marah..
,,iya''! aku memang bodoh jatuh cinta sama abang,,itu lah kebodohan ku,,kalau abang tidak mencintai ku untuk apa abang menikahi ku.,?bebas kan aku dari tempat ini aku janji tidak akan mengganggu kehidupan abang..aku akan pergi jauh dari kehidupan abang dan tidak akan menganggu abang...
Reyhan menatap istrinya,,aku tidak akan pernah membiarkan mu pergi dari Mansion ini..
aku tidak pernah menyesal membawa mu ke tempat ini,,jadi jangan pernah berpikiran untuk pergi dari sini.
sekarang kau adalah milik ku,istri yang sudah aku nikahi secara sah.,milik ku tidak akan pernah aku lepas kan.kau berharap aku akan menceraikan mu hanya dengan alasan aku tidak mencintaimu,buang jauh-jauh angan mu untuk bisa pergi meninggal kan aku..''..bagiku kau gadis kampung yang sangat istimewa,,''
Reyhan melepas pegangan tangan gendis dan melangkah keluar dari kamar itu..
gendis terdiam kehabisan kata-kata untuk di ucap kan dia hanya menatap kepergian suami nya dari kamar itu,,hati kecilnya tersenyum ternyata Reyhan menganggap nya sangat istimewa,.
...
...
...
gendis terbangun karena ingin buang air kecil
ia pun segera melangkah ke kamar mandi,lega rasanya,,'' gendis keluar dari kamar mandi ia ingin kembali tidur namun ia kaget melihat suami nya berada di dalam kamar itu sedang sholat.di lihat nya jam di dinding sudah pukul 5:00 pagi waktunya sholat subuh..
gendis memandangi suami nya yang sedang sholat subuh,ini hari pertamanya melihat suaminya sholat '.,,karena selama ini dia selalu terbangun pukul 9:00pagi ada rasa bangga di hati nya'',,imam ku,,monolog nya sambil tersenyum,,Reyhan selesai sholat dan merapikan perlengkapan sholat nya..
dia menghampiri istrinya sambil tersenyum
..,,kau sudah bangun..?tanya nya
gendis menganggukkan kepalanya,,aku ingin sholat berjamaah dengan abang sebagai imam ku,,di tatap nya suami nya..
''aku akan menantikan saat itu,,apakah masih lama,?sepertinya sudah beberapa hari belum selesai juga,?Reyhan memegang tangan istrinya..sambil tersenyum manis
gendis menggeleng kan kepalanya pelan,,belum tujuh hari..ucap nya sambil menundukkan kepala karena malu..
''boleh kah aku menelepon kakak ku untuk memastikan kalau mereka baik-baik saja..
pintanya pada suami nya..gendis tau apa jawaban suami nya namun apa salah nya jika mencoba..pikir nya
kemarin,,mami''bertemu dengan keluarga ''Irawan,,di rumah mereka untuk memastikan bahwa kau benar putri dari keluarga itu,,kata mami mereka semua baik-baik saja kau tidak usah khawatir,..''aku mau mandi,,Reyhan pun berjalan menuju kamar mandi,..
'',bukan,,''bukan jawaban ini yang aku ingin kan walau aku tau dia tidak akan mengijinkan ku,
tapi aku berharap ada sebuah keajaiban..gendis semakin tidak mengerti dengan sikap Reyhan,,''
...
__ADS_1
....
....
pukul 7:00 pagi
Reyhan berada di meja makan bersama ke dua orang tuanya mereka bertiga menikmati sarapan pagi dengan keheningan hanya suara sendok yang beradu dengan piring yang terdengar suara nya...
''Rey,,kita berangkat ke kantor nya sama'',,..ucap tuan Adelard saat selesai sarapan,
,baik Pi,,jawab Reyhan patuh...
mereka berdua pun berangkat ke kantor bersama.,,Reyhan mengendarai mobil mewah itu dengan kecepatan sedang membelah jalanan ibu kota yang sangat padat,, di pagi hari lampu lalu lintas yang menyala merah terasa lebih lama di bandingkan dengan siang atau sore hari..
bagaimana tawaran papi,Rey, apa sudah kamu pikir kan...suara tuan Adelard memecah keheningan di dalam mobil mewah itu.. jangan terlalu lama berpikir ,,papi tidak suka menunggu..tuan Adelard bertanya pada putra nya saat dalam perjalanan menuju kantor..
Reyhan teringat kembali tawaran dari papi nya untuk mengangkat nya menjadi wakil CEO,
namun pada saat itu ia belum memberi jawaban apa pun kepada papinya,bukan diri nya tidak menginginkan jabatan itu hanya saja ia masi tidak mengerti dengan pikiran papi nya mengapa baru sekarang ia di beri jabatan itu..di saat dirinya tidak menginginkan nya..
...
...
flashback on
dua hari yang lalu
''Rey,, papi ingin mempromosikan kamu untuk naik jabatan sebagai wakil,,CEO,bukan sekretaris pribadi lagi..dengan begitu kamu bisa meringankan sebagian kerjaan papi..kamu bisa mengurus semua perjalanan bisnis papi ke luar negeri,,cuma kamu harapan papi satu-satunya..karena om Andi wakil papi saat ini dua bulan lagi akan pensiun..jadi selama dua bulan ini papi sudah harus mendapat kan pengganti nya..,.''
,Reyhan hanya bisa terdiam dan tidak tau harus berkata apa,hati nya ragu dengan apa yang di ucapkan papi nya baru saja,ia masih berpikir apa yang sedang di rencanakan papinya,,..
''Rey,,akan pikir kan Pi..Reyhan pamit keluar dari ruangan papi nya untuk kembali ke ruangan nya,..
flashback off....
Reyhan masih setia dalam diam nya..ia menatap lurus jalan di depannya sambil menyetir mobil mewah milik nya..pagi ini ia harus kembali menjadi supir pribadi papinya.
...
...
tok...tok..tok...terdengar suara ketuk kan pintu dari luar kamar,gendis melangkah untuk membuka nya,,cklek'',,suara pintu di buka,
assalamu'alaikum,,seseorang mengucap kan salam saat pintu terbuka..
Wa'alaikumsalam''jawab gadis itu...mami,..
selamat pagi sayang,,sapa nyonya Adelard
pagi,,mi''silahkan masuk..,gendis mempersilahkan nyonya Adelard untuk masuk ke dalam kamar,.
tidak usah sayang,,'' mami ke sini hanya ingin memberi tahu mu..kalau mami ingin mengajak mu berkunjung ke rumah keluarga..,Irawan,.
''hah,,apa,!mami mau mengajak ku pergi ke rumah keluarga papa,,irawa''?..mami sungguh-sungguh akan mengajak ku ke sana?.. gendis masih tidak percaya dengan apa yang ia dengar sampai dia harus bertanya..
berkali-kali kepada nyonya Adelard..
sepasang mata gendis menghangat,namun seulas senyumnya mengembang,cukup lama, sembari memandang ibu mertuanya ,tanpa di sadari,air mata nya jatuh membasahi ke dua pipi mulus nya ...sebersit perasaan bersalah menyeruak di hatinya kala ia mengingat pembicaraan semalam dengan suami nya...
,,maaf kan aku bang Rey....aku hampir tidak mempercayai mu,..bisik hatinya
,,iya'mami tidak bohong jadi kau bersiap lah sebelum suami mu kembali dari kantor..suara lembut nyonya Adelard membangun kan gendis dari lamunnan nya..cepatlah...ucap nyonya Adelard sambil berbisik..
,,baik mi aku akan segera bersiap,,gendis sambil mengangkat kepala nya menatap mertuanya...
mami tunggu di bawah..,,nyonya Adelard melangkah pergi..
__ADS_1
gendis segera masuk kembali ke dalam kamar..segera berganti pakaian..gadis itu bergegas turun ke lantai bawah..di lihat nya ibu mertuanya yang sedang menunggu nya di dalam mobil yang akan mengantar mereka...saat melihat gendis seorang supir segera membukakan pintu mobil untuk nya...
silahkan nyonya,,sang supir menunduk ramah
terima kasih,..tolong jangan panggil nyonya saya masih muda,,gendis tetap tersenyum menatap supir yang berdiri di dekat pintu mobil..
,,kamu cantik sayang,,mami suka melihat kamu berpakaian seperti ini.. berucap nyonya Adelard saat gendis sudah duduk di samping nya dalam mobil..
tapi gendis kurang suka mi,,'
ko bisa,memang siapa yang milih baju untuk kamu..,,?
bang Rey'',,wajah gendis terlihat sedih..
nyonya Adelard tertawa geli melihat wajah sedih menantunya yang terlihat semakin lucu...
,,mami''ko tertawa sih,,gendis jadi cemberut..
maaf,,''sayang kamu sedih tapi wajah kamu lucu...,ucap nyonya Adelard yang masih tertawa melihat tingkah menantunya..
kamu bisa menolak nya kalau tidak suka,lanjutnya lagi,,''kan tidak harus selalu menuruti keinginan nya..suara lembut nyonya
Adelard membuat hati gendis merasa lega..ternyata ibu mertuanya sangat baik padanya..tanpa sadar ia langsung memeluk wanita itu...
terima kasih,,sudah mau mendengar keluhan gendis..,,''eh,maaf mi..gadis itu tampak gugup
tidak apa- apa sayang sini mami peluk..,
mobil pun melaju..belum lima menit mobil berjalan mobil itu sudah harus menepi karena gendis muntah..hoek...''kamu tidak apa-apa sayang,,?nyonya Adelard bertanya karena cemas dengan keadaan menantu nya..
tidak apa-apa mi,,gendis kuat,,sambil nyengir menunjukan barisan gigi nya putih..namun
wajah nya sudah terlihat pucat..
mereka kembali masuk ke dalam mobil..
kembali mobil melaju,dan lagi mobil harus menepi..kali ini gendis sudah hampir pingsan karena banyak nya yang ia muntahkan..nyonya Adelard membatalkan kepergian nya ke rumah keluarga''Irawan,, bersama gendis karena kondisi gadis itu yang tidak memungkinkan untuk pergi..
gendis sudah berada di dalam kamar nya..
dokter juga baru selesai memeriksanya..'
,,''bagaimana keadaan menantu ku,,wid,,apa dia baik-baik saja dia sedang hamil,,?pertanyaan nyonya Adelard membuat dokter yang bernama Widya terkekeh mendengar nya..
menantu mu baik-baik saja,,Arisha'' dia hanya mabuk kendaraan dan dia tidak hamil,saat ini dia sedang datang bulan..dokter Widya adalah sahabat dekat nyonya Adelard..hanya dokter Widya yang selalu memanggil nama asli nyonya Adelard dia tidak mau memanggil sahabat nya itu dengan sebutan,, Adelard''
karena bagi nya nama sahabat nya adalah,,Arisha.bukan,,Adelard''
aku sudah meresepkan obat..langsung berikan padanya agar mual nya reda,biarkan dia istirahat.,dokter Widya meninggal kan kediaman Adelard..
di halaman Mansion dokter Widya bertemu dengan Reyhan,Assalamu'alaikum,,Tante sapa Reyhan ramah kepada dokter Widya.
Waalaikum,salam ''Rey,,apa kabar sudah lama tidak bertemu..mereka pun saling menjabat tangan..istri kamu manis,sudah berapa lama kalian menikah,?dokter Widya penasaran..,,
sebaik nya kamu segera pergi dari tempat,,!
belum sempat Reyhan menjawab suara dari belakang nya membuat dokter itu mengurung kan niat nya untuk bertanya kembali ia segera pergi dari tempat itu..
''Adelard''!aku bukan takut sama kamu hanya saja aku malas melihat mu.,pikir dokter Widya,
bagaimana bisa gadis itu menjadi menantu di rumah nya atau mereka membayarnya untuk menjadi menantu di rumah itu..apa mungkin keluarga gadis itu yang menjual nya pada keluarga Adelard.,sejuta pertanyaan mengganjal di hati dokter Widya,..dalam perjalanan nya kembali ke rumah nya....
...
....
...🌷🌷🌷**bersambung🌷🌷🌷
__ADS_1
hay readrs mohon dukungan nya di novel pertama ku..masi banyak kesalahan dalam penulisan..
jangan lupa like dan komen🌷makasih😊jadikan Pavorit mu**..