
pagi hari di kediaman Reyhan....
tuan dan nyonya Adelard sedang menikmati sarapan pagi mereka..tanpa ada yang berbicara
sampai putra mereka datang dan menyapa kedua orang tua itunya..
pagi pi,pagi mi, ucapnya dan mencium pipi kedua orang tuanya..
pagi sayang ucap kedua orang tuanya itu,kamu mau makan apa sayang,tanya sang mami pada putranya itu..
nasi goreng aja mi,ucap sang putra
nyonya Adelard pun langsung menyendok kan
nasi goreng untuk putranya...
mereka bertiga pun makan dalam diam..
setelah selesai sarapan Reyhan pun pamit pada papinya untuk berangkat kekantor lebih dulu karena banyak berkas yang harus ia persiapkan untuk rapat sang papi pagi ini...
ia pun mencium punggung tangan kedua orang tuanya dan akan segera pergi.namun sang mami menahan nya,,
tunggu sebentar Rey,,ucap sang mami
ada apa mi...
bisakah kau mengantar mami siang nanti?...
ke mana mi?...
ke kafe mami ada janji dengan teman mami untuk bertemu di kafe..
sepertinya Rey tidak bisa mi di kantor banyak pekerjaan yang harus di selesaikan
ayolah sayang ini hanya sebentar,mami hanya ingin memperkenalkan mu pada putri teman mami.kalau kamu suka dengan gadis itu mami akan melanjutkan perjodohan ini,tapi kalau kamu tidak suka dengan gadis itu mami tidak akan memaksamu sayang...mami tidak suka melihatmu murung karena kepergian ayu yang kita tidak tau di mana keberadaan nya sampai sekarang..
apa yang di katakan mami mu benar Rey cobalah mengenal gadis lain,dan buka hati mu untuk menerima orang lain di sisimu...keluarga kita sudah sering di permalukan oleh gadis itu..
ucap sang papi membenarkan apa yang di katakan sang istri..
Reyhan hanya terdiam..di dalam hati nya ia ingin mencari wanita lain,,tapi ia takut apa wanita itu mau menerima kekurangan nya dan menerima dia apa adanya...
tidak..tidak ada wanita manapun yang mau menerima dia apa adanya selain ayu..bahkan ayu yang sudah tau kekurangan nya pun masih mau menjalin hubungan selama tiga tahun bersamanya.walaupun dia harus mengeluarkan banyak uang untuk memenuhi kebutuhan ayu. Reyhan tidak merasa keberatan asalkan ayu selalu berada di sisinya...
nanti Rey pikirkan mi..ucap nya dan pergi meninggal kan kedua orang tuanya..
tuan dan nyonya Adelard hanya bisa menghela napas panjang melihat putra mereka yang entah mengapa masi mempertahan kan ayu.padahal gadis itu sudah sering mempermalukan nya...
di perjalan menuju kantor Reyhan menepikan mobil nya.ia kembali mencoba menghubungi no ponsel ayu. namun masi tidak aktif..ia pun mengusap wajahnya kasar,terlihat di wajah nya
menahan beban amarah yang ingin segera di luapkan nya..
ia kembali menjalankan mobilnya dan harus kembali berhenti karena lampu merah..lama ia menunggu lampu kembali hijau..sampai ada sebuah sepeda motor berhenti tepat di samping mobil miliknya ia pun menoleh ke arah kaca mobil nya.di lihatnya seorang gadis pengendara sepeda motor yang di kenalnya....
ia pun ingin segera membuka kaca mobilnya karena akan menyapa gadis itu.namun lampu kembali hijau mereka pun berpisah karena arah mereka berbeda..
sesampainya di kantor Reyhan harus di sibukkan kembali dengan pekerjaan yang menumpuk di meja kerjanya,.ia kembali harus mengatur jadwal meeting sang CEO yang tidak lain adalah papinya sendiri...
__ADS_1
telepon di ruangan nya berdering.. ternyata sang CEO yang menelpon dan menyuruh nya untuk menghadap ke ruangan nya..ia pun segera bergegas menuju ke ruangan sang bos besar itu....
tok..tok..tok..suara ketukan pintu
masuk lah...perintah dari dalam ruangan itu
Reyhan pun masuk ke dalam ruangan CEO..terlihat di ruangan tersebut sang bos besar sedang duduk di kursi kebesaran nya..
ia pun menyerah kan berkas yang di bawa nya untuk di tanda tangani sang papi...
pak ini berkas yang harus anda tanda tangani
ucap Reyhan kepada papinya...walau pun CEO
itu papinya sendiri tapi Reyhan harus bersikap formal jika berada di lingkungan kantor..termasuk di ruangan yang hanya ada mereka berdua..
sang papi pun menerima berkas yang di berikan Reyhan padanya,
duduk lah Rey ada yang mau papi bicara kan padamu..ucap sang papi..
baik pi..Reyhan pun duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut..
lalu papi nya berdiri dari kursi kebesaran nya menuju ke arah Reyhan dan duduk di hadapan putra nya tersebut..
papi rasa kau sudah siap memimpin perusahaan ini sebagai CEO menggantikan papi nak,papi ingin beristirahat menikmati hari tua papi tanpa harus memikirkan apapun tentang perusahaan, karena papi lihat kamu bisa menangani semua nya..ucap sang papi tanpa memberi jeda kepada putranya itu untuk membuat alasan...
Reyhan pun diam tidak menjawab papinya..ingin rasanya ia menolak keputusan papi nya tapi ia tak mampu membuka suaranya...ia masi belum siap memimpin perusahaan sebesar ini,
ia tau jika menyangkut masalah pribadinya sang papi tidak pernah ikut campur..namun masalah perusahaan keputusannya berada di tangan papinya..
tak bisa di tolak karena jika sang papi sudah mengambil keputusan.tidak bisa di ganggu lagi apa pun alasannya..
Assalamu'alaikum..mi..
Wa'aalakumsalam....
ada apa mi..tanya Reyhan pada maminya..
bagaimana sayang, bisa kamu menemani mami untuk bertemu dengan teman mami siang ini,
iya mi.. akan Rey usahakan..
baiklah sayang nanti nantik mami ke kantor kita akan pergi bersama dari kantor..
mami tutup teleponnya ya sayang...
Assalamu'alaikum''"'
Wa'aalaikumsalam mi..ingin rasanya Rey menolak ajakan sang mami.namun ia takut mengecewakan wanita yang sudah melahirkan nya ke dunia ini,,
seorang wanita paru baya memasuki sebuah kantor ia berjalan di lobi dengan anggunnya.
terlihat senyum mengembang di sudut bibirnya. semua karyawan yang berada di lobi tersebut menundukkan kepala mereka memberi hormat.wanita itu berjalan menuju lift khusus untuk CEO dan asisten pribadinya..
lift berhenti di ruangan yang ia tuju.ia pun segera keluar dari lift dan menuju sebuah ruangan yang bertuliskan sekertaris.di ketuk nya pintu ruangan tersebut tanpa menunggu ia pun segera masuk ke dalam..
Assalamu'alaikum...ucapnya begitu masuk ke dalam ruangan itu.
__ADS_1
Wa'aalaikum salam..jawab seseorang yang berada di ruangan tersebut..
kamu sudah siap sayang untuk mengantar mami.tanya wanita itu.yang tak lain adalah nyonya Adelard maminya Reihan..
ini belum jam makan siang mi..ucap putranya itu..
tidak apa apa sayang karena kita nanti akan lama di jalan..
memangnya kita akan kemana mi selain menemui teman mami itu..
kita akan ke toko bunga terlebih dahulu..
untuk apa ke toko bunga mi..
beli bunga lah,gak mungkin beli baju,
iya maksud Rey untuk apa beli bunga segala...
putri teman mami itu suka bunga jadi kita akan membeli bunga untuk nya...muda- mudahan
dia suka dan kalian cocok kan bagus sayang..
Reyhan melihat maminya begitu bahagia, ia tak ingin melihat maminya sedih apa pun yang di inginkan wanita itu akan ia patuhi...
akhirnya mereka berdua pun pergi bersama menuju toko bunga yang di ingin kan sang mami..
sesampainya di toko itu maminya pun segera turun..
kamu tunggu di sini aja sayang mami hanya tinggal mengambil karena tadi sudah pesan jadi tidak akan lama...ucap sang mami yang segera masuk ke dalam toko bunga tersebut..
Assalamu'alaikum..ucap wanita itu sambil melangkah masuk ke dalam toko tersebut..
Wa'aalaikum salam..terlihat dua orang gadis
yang menjawab salam nya....
....
.......
.....
......Hay readres maaf ya
.......author kehabisan minyak tanah
jadi sampai di sini dulu ceritanya
....
🌷🌷🌷bersambung🌷🌷
mohon dukungan untuk novel pertama saya
masi banyak kesalahan dalam menulis
belajar daring...bikin otak makin kering..
__ADS_1
like dan komen..terima kasih..