
POV Nara
Nara langsung di bawa ke dalam ruangan IGD..seorang dokter wanita sedang memeriksa keadaan nya...bukan hanya satu dokter yang terlihat tapi ada tiga orang dokter yang terlihat memeriksanya..
si pemotor dan seorang warga yang membawa Nara ke rumah sakit terlihat menunggu di depan pintu ruangan itu...
pakaian yang mereka pakai masi banyak noda darah milik Nara..namun mereka terlihat enggan meninggalkan ruangan IGD itu..
seorang perawat keluar dari ruangan itu...
kedua pria itu pun mendekati nya..
maaf tuan apakah anda keluarga pasien yang baru masuk tadi..tanya si perawat kepada kedua pria itu..
tidak ,,''tapi saya yang bertanggung jawab terhadap pasien...jawab si pemotor
saya berbicara dengan tuan siapa....tanya si perawat lagi...
nama saya Hanafi....ucap pemotor itu
ini barang milik pasien tuan..perawat itu menyerah sebuah tas ransel dan juga pakaian milik Nara...Hanafi pun menerima barang milik Nara ia membuka tas ransel itu untuk mencari data pribadi milik Nara..namun tidak ada
kalau seperti itu silahkan tuan Hanafi melengkapi semua administrasinya...
kami perlu tau nama pasien..si perawat pun menyerah kan selembar kertas...
Hanafi pun segera melengkapi data pasien ia tidak tau siapa nama gadis itu.ia pun menggunakan nama yang ia pilih sendiri... lalu ia serahkan kembali kepada perawat itu..
dokter menunggu anda tuan...Hanafi pun mengikuti langkah perawat itu masuk ke dalam ruangan dokter khusus syaraf..
silahkan duduk tuan...ucap seorang dokter kepada Hanafi
bagaimana keadaan nona itu dokter..tanya Hanafi pada dokter yang memeriksa Naya tadi
kami sudah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pasien dan luka di kepalanya cukup parah...pasien mengalami pendarahan di otak satu tulang rusuk pasien patah dan harus segera di lakukan operasi...sekarang pasien akan segera di bawa ke ruang ICU..
apakah dia akan kehilangan ingatan nya dok..tanya Hanafi pada dokter itu
iya tuan...hanya saja tidak semua ia lupakan dan itu bisa kembali secara perlahan..untuk saat ini saya tidak bisa mengatakan apa yang pasien ingat dan apa yang pasien lupakan...
dokter tolong lakukan yang terbaik untuk pasien saya yang akan bertanggung jawab sepenuhnya atas biaya rumah sakit nya..ucap Hanafi dengan wajah yang terlihat sedih...
baiklah tuan kami akan melakukan yang terbaik untuk pasien..ucap dokter itu..hanya saja kami sedang menunggu dokter anastesi karena saat ini ia sedang berada di luar kota...
kira-kira kapan dokter itu akan kembali..tanya Hanafi..
besok tuan..jawab dokter itu..
dokter boleh kah saya melihat keadaan pasien..
__ADS_1
tentu saja tuan tapi tidak boleh terlalu lama..
tidak apa-apa dokter..Hanafi segera menuju ruang ICU tempat Nara di rawat
kini Nara sudah berada di ruangan ICU,.. semua peralatan rumah sakit sudah terpasang di seluruh tubuh gadis itu...wajah nya terlihat bersih dari noda darah pakaian yang ia pakai pun sudah terganti dengan pakaian rumah sakit.hijab yang menutup aurat nya juga sudah terlepas....
Hanafi sudah di ijinkan untuk melihat keadaan pasien..di tatap nya wajah Nara tak terasa air matanya pun menetes di pipinya.entah mengapa hatinya terasa perih melihat sosok gadis yang tidak di kenal nya itu kini terbaring kritis akibat dirinya...
yang membuat hati nya sangat sakit adalah aurat gadis itu...seharusnya hanya mahram nya saja yang bisa melihat nya..tapi kini semua yang bukan mahram nya melihatnya termasuk dirinya sendiri...
maaf kan aku anisa....ucap Hanafi
anisa adalah nama yang Hanafi berikan untuk gadis itu karena ia tidak tau nama gadis yang sedang terbaring itu....
tapi aku berjanji apapun yang terjadi padamu aku akan bertanggung jawab...ucap Hanafi..cepat lah sadar anisa agar dokter segera melakukan operasi terhadap mu...Hanafi keluar dari ruang ICU ia bermaksud menemui warga yang membantunya tadi..
ia melihat warga yang membantunya tadi..
sedang menunggu di luar karena tidak di ijin kan untuk masuk ke dalam ruangan ICU..Hanafi menghampiri warga itu...
saya belum tau nama bapak siapa..tanya Hanafi..nama saya Hanafi pak..ucap Hanafi sambil mengulurkan tangan nya
nama saya agus nak ..jawab bapak itu dan menggenggam tangan Hanafi
bapak lebih baik pulang saja..saya yang akan menjaga gadis itu..ucap Hanafi sambil duduk di sebelah bapak itu
bagaiman keadaan nya apakah dia akan baik-baik saja...tanya pak agus kepada Hanafi
ya Allah cobaan apa yang engkau berikan kepada gadis malang itu...tanggung jawab nya begitu besar sekarang dia sedang terbaring tak berdaya..lindungilah anak-anak itu ya Allah..
bapak mengenal gadis itu...tanya Hanafi
semua orang yang berada di daerah itu mengenal nya..ucap si bapak kepada Hanafi..
siapa namanya siapa orang tuanya di mana tempat tinggal nya...apakah bapak bisa memberi tau saya di mana alamat nya...
nama gadis itu Nara anisa..ucap pak agus
saya tidak tau di mana dia tinggal sekarang
dia tidak memiliki orang tua karena dia yatim piatu..
tadi nya dia tinggal di panti asuhan bersama beberapa anak..tapi panti itu sudah tergusur dan akan di bangun sebuah gedung perkantoran..
setelah itu kami tidak tau mereka tinggal di mana..sudah sangat lama dan baru hari ini saya melihat nya lagi..itu pun karena kecelakaan..
kamu benar-benar akan menjaga nya dan tidak akan meninggalkan nya sendiri di sini kan..tanya pak agus kepada Hanafi
saya berjanji akan menjaganya sampai gadis itu sehat seperti sebelumnya.bapak tidak perlu takut..saya yang akan menanggung semua nya....
__ADS_1
mari pak saya antar bapak pulang karena saya juga akan pulang untuk mengganti pakaian..
lalu gadis itu siapa yang akan menjaganya...
gadis itu sekarang di ruang ICU pak jadi tidak semua orang bisa masuk ke sana...
pak agus pun mengikuti langkah Hanafi keluar dari rumah sakit menuju tempat parkir...
Hanafi mengendarai sepeda motor nya untuk kembali ke apartemen milik...warga itu pun sudah ia antar terlebih dahulu kerumahnya nya
...
...
...
sedang kan anak buah tuan Adelard yang mengikuti Hanafi.sampai ke rumah sakit tidak bisa menemukannya.mereka pun masuk keruangan IGD..
seorang perawat menghampiri mereka dan bertanya..ada yang bisa saya bantu tuan..tanya perawat itu
kami mencari pasien korban kecelakaan..ucap salah satu pria itu...
atas nama siapa tuan...tanya si perawat
gendis pramita ucap pria itu...
si perawat pun langsung memeriksa nama pasien hari ini yang masuk ke ruang IGD.
maaf tuan pasien dengan nama yang anda sebutkan tadi tidak ada di sini...ucap si perawat
pria yang bertanya pada perawat itu pun memandang teman nya satu-persatu..
ke dua teman nya pun mengangkat bahu mereka...menandakan mereka juga tidak tau
maaf apakah hari ini ada pasien korban kecelakaan yang tidak memiliki identitas...tanya pria itu pada si perawat..
ada tuan..tapi pasien sudah meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit...
apakah dia seorang wanita..
iya tuan..dan sekarang masi berada di dalam kamar mayat apakah tuan ingin melihatnya..tapi wajahnya tidak dapat di kenali lagi tuan....karena lukanya terlalu parah di bagian wajah..
mereka bertiga pun saling menatap..kami tidak akan melihat nya tapi kami akan segera membawa jenazah nya dan akan segera di makam kan..ucap sala seorang dari anak buah tuan Adelard..
mereka segera mengurus semuanya dengan cepat..tentu saja mengatasnamakan tuan besar nya..
....
...
__ADS_1
...
🌷🌷🌷TBC🌷🌷🌷