
hari sudah menunjukkan pukul 8 pagi.
setelah kejadian semalam di rumah nek imah.
tadi malam ghendis dan mamak nya tidur di rumah nek imah...karena mak ratih takut akan
terjadi hal yang tidak di inginkan lagi.
hari ini ghendis tidak jualan keliling seperti biasa. dia hannya akan mengantar pesanan orang, yang bisa di kerjakan pada siang hari..
ghendis dan emak nya pulang ke rumah mereka.yang jarak nya tidak terlalu jauh hanya melewati beberapa rumah saja.
tentunya setelah pamit dengan nek imah
selesai membersihkan rumah. ghendis langsung masuk ke dalam kamar nya. untuk mengambil baju karena dia akan segera mandi.
selesai mandi ghendis masuk kembali..
kekamarnya untuk memakai hijab segi empat nya. hari ini ghendis terlihat rapi dan cantik. karena dia akan pergi ke gerbang kampung. untuk menyambut sahabat sejatinya kembali dari kota...
plasbak on
sepulang jualan ghendis sengaja mampir ke rumah nek imah.karena tadi pagi dia tidak sempat mampir,biasa nya sebelum berkililing gadis itu selalu menyempatkan diri untuk mampir ke rumah nek imah, walaupun hannya sekedar menanyakan kabar dan memberi sedikit kue untuk nek imah,
begitu sampai di halaman rumah nek imah air matanya langsung tumpah.karena dia melihat begitu banyak nya
warga, bahkan pak RT dan pak RW juga ada di tempat itu, hal itu semakin membuat pikiran nya menerawang ke mana mana.Assalaamu'alakum ghendis, sapa pak ustad pada gadis itu.Wa'alaikum salam pak ustad. ucap gadis itu dan mencium punggung tangan pria yang sangat di hormati nya itu..
nek imah tadi pagi pingsan,
Alhamdullilah..sekarang sudah sadar
di dalam ada mamak kamu yang menemani.
masuklah nak ucap pria itu sambil memegang pundak gadis itu. yang masih menangis dengan sesenggukan, ghendis melihat pria itu dan mengangguk kan kepala nya, di sandar kan nya sepedanya,
dia pun langsung berlari masuk ke dalam rumah nek imah,Assalamu'alaikum ucap nya tidak ad jawaban.sampai dia mendengar percakapan antara mamaknya dan nek imah,yang tidak di sadari oleh mamaknya bahwa dia sudah berdiri di samping nya..
maaf kan ghendis nek ucapnya sambil memeluk tubuh nek imah.tadi pagi ghendis buru buru karena mendadak ada ibu ibu yang mau memborong dagangan ghendis,jadi ghendis tidak mampir ke rumah nenek
ucap gadis itu sambil menangis,
nenek sudah tidak apa apa ghendis ucap nek imah mengelus kepala gadis itu sambil tersenyum,
__ADS_1
setelah memastikan nek imah tidur, mak ratih mengajak ghendis untuk pulang ke rumah mereka.
karena nanti malam mereka berdua akan tidur di rumah nek imah,sesampai nya di rumah ghendis dan mamak nya langsung membersihkan rumah. yang tadi pagi belum sempat di bersih kan mak ratih...
besok tari pulang ucap mak ratih pada putrinya itu, mungkin sebelum ashar dia sampai di kampung ini ucap mak ratih. ghendis tersenyum dan matanya berbinar binar mendengar ucapan emak nya.dia tidak sabar menantikan hari esok untuk menyambut sahabat nya itu kembali dari kota.ghendis sangat merindukan tari.
dia sudah tidak sabar ingin mendengar cerita dari sahabatnya, seperti apa kehidupan di kota.
padahal kakak nya hanum tinggal di pusat kota.tapi dia tidak pernah bertanya pada kakak
nya itu.karena dia tidak pernah ke rumah kakak nya.sudah empat tahun hanum menikah tapi belum pernah ghendis dan mamak nya menginjakan kaki di rumah kakaknya,
bukan mamak nya tidak mau pergi ke sana tapi mamak nya tidak enak karena kak hanum satu rumah dengan mertuanya, mamak takut salah melangkah yang nanti membuat hanum malu...
plasbak off
ghendis sudah rapi dan cantik dia juga memakai parfum, biar aroma tubuh nya wangi
gadis itu berulang kali menatap cermin yang ada di kamar nya senyum selalu mengembang di bibir nya, sudah cantik ucap mak ratih yang berdiri di pintu kamar gadis itu..
mak ratih tau mengapa putrinya berdandan sangat cantik padahal hanya menyambut tari sahabat nya yang sama sama perempuan.
bukan menyambut kekasih nya.,
mak' ghendis pamit ya ke gerbang kampung ucap nya pada mak ratih,.
iya, ucap mak ratih sambil tersenyum..
mak,pakaian ghendis sopan kan tanya gadis itu pada mamak nya,.
sopan,ucap mak ratih.yang membuat gadis itu tersenyum..
ghedis pun mencium punggung tangan mamak nya,Assalamu'alaikum mak..
Wa'alaikum salam ucap mak ratih sambil melihat putri nya berlalu pergi meninggal kan rumah.dengan menaiki sepedanya..
sementara itu di gerbang kampung.
banyak orang di tempat itu bukan hanya orang dewasa saja yang ada.anak anak juga banyak yang bermain di tempat itu.karena tempanya yang memang indah banyak pohon pohon besar yang tumbuh di sekitar tempat itu.ada lapangan yang luas untuk bermain.terlihat di lapangan itu banyak remaja laki laki yang bermain bola. dan tentu saja remaja putri yang cari perhatian bersorak sorak mendukung permainan bola mereka..
ghendis sampai di gerbang itu semua orang yang ada di tempat itu pun menyapa nya dengan ramah. di sandarkan nya sepeda nya di pinggir jalan agar tidak mengganggu orang yang akan lewat.
seorang pemuda menghampiri nya dan mengucapkan salam. Assalaamu'alakum,ghendis ucap pemuda itu .Wa'alaikumsalam sahut gadis itu sambil melihat pemuda yang menyapa nya..apa kabar
__ADS_1
ucap pemuda itu lagi menatap gadis itu.
baik bang, ucap nya sambil menunduk malu dan meremas ujung jilbab nya
kamu sedang apa sini tanya pemuda itu padanya.
aku nunggu tari bang.katanya dia pulang hari ini sebelum ashar dia sudah sampai.
heemm..pemuda itu mengangguk anggukan kepalanya tanda mengerti maksud dari ucapan gadis itu,
bang Hanafi, sejak kapan ada di kampung.tanya gadis itu pada pemuda yang ada di hadapannya
baru dua yang lalu aku pulang karena ada yang mau ku urus. ucap pemuda itu
pemuda itu bernama ,Ahmad Hanafi, dia putra dari pak ustad paras nya yang tampan membuat banyak gadis remaja yang suka padanya termasuk ghendis,tapi sayang nya Hanafi hanya menganggap ghendis sebagai adiknya saja.karena gadis yang dia sukai adalah hanum kakak nya ghendis...
hari ini kamu terlihat cantik ucap pemuda itu. yang membuat gadis itu semakin malu
lalu pemuda itu menghirup udara di sekitar gadis itu wangi ucap nya lagi.
seperti mau ketemuan sama pujaan hati.ucap Hanafi sambil tersenyum
hehehe...bang Hanafi bisa saja., ghendis tersenyum yang menunjukan barisan giginya
tapi siapa tau aku memang akan bertemu jodoh ku di tempat ini ucap gadis itu yang langsung di amin kan oleh Hanafi..
tidak berapa lama berhenti sebuah mobil mewah yang sangat mengkilap berwarna hitam tepat di depan mereka berdua..pintu mobil tersebut terbuka. lalu terlihat seorang pria keluar dari dalam mobil tersebut.
masyaallah,, tampannya ucap ghendis sangat pelan sambil menutup mulutnya. tapi Hanafi masi bisa mendengarnya
ehemm...Hanafi mendehem lalu dia berbisik jaga mata dari dosa..ucapnya dan membuat gadis itu gelagapan dan beristigfar, Astagfirulohal azim..
🌷🌷🌷
....
...
...
kira kira siapa ya pemuda yang sangat tampan itu manurut versi nya ghendis
🌹🌹🌹
__ADS_1
mohon dukungannya untuk novel pemula...