Dia Bukan CEO

Dia Bukan CEO
bab 9


__ADS_3

malam pun tiba,setelah sholat magrib seluruh keluarga berkumpul di meja makan,untuk makan malam bersama, Alfian memilih makan malam di kamar, ia ingin menemani sang istri,


hanum belum pulih karena baru selesai melahirkan,dengan setia pria itu menyuapi sang istri,hanum sangat beruntung memiliki suami seperti Alfian.pria itu sangat mencintainya,


selesai makan gendis membatu para pelayan


membereskan meja makan kemudian ia membantu mama Yuni mencuci piring,mama Yuni sudah biasa melakukan nya jika ada


waktu luang.


di rumah itu tidak banyak memiliki pelayan


hanya ada empat orang,


setelah membersihkan semuanya mama Yuni dan gendis pun ke ruang keluarga, di sana sudah ada papa dan Alfian yang sedang asyik


bermain dengan si kembar,


ma,gendis ke kamar kak hanum ya mau liat putri tidur,ucap nya pada mama Yuni


mama Yuni pun menganggukkan kepalanya tanda mengijinkan,


gadis itu pun langsung berlari menuju kamar kakak nya,hati hati gendis teriak mama Yuni dari bawah, iya ma, ucap gadis itu sambil berteriak juga,


Alfian yang mendengar teriakkan gadis itu pun menutup kedua telinganya,,apa sih gendis teriak teriak,ucap Alfian yang terlihat akan menuruni tangga


tidak apa apa bang,,''ucap gadis itu dengan nafas ngos-ngosan ,


memang nya kamu mau ke mana? tanya Alfian pada gadis itu


mau ke kamar kak hanum mau liat putri tidur,ucap nya sambil berlalu pergi dan meninggalkan abang iparnya itu


sesampainya di depan pintu kamar hanum gadis itu pun langsung mengetuknya,


tanpa menunggu ia pun membuka handel pintu dan masuk ke dalam,Asalamu'alaikum ucapnya,sambil melangkah masuk


Wa'aalaikumsala,jawab hanum yang melihat kedatangan adiknya,tanpa bicara gadis itu langsung menuju box bayi dan melihat sang putri tidur sambil senyum senyum sendiri,


dia baru tidur,ucap sang kakak sambil melihat adiknya menoel noel pipi bayinya,


kapan dia bangun,?tanya nya pada sang kakak


namun matanya masi menatap sang putri tidur


mungkin nanti saat dia haus ingin minum.


jawab sang kakak lagi


gadis itupun mendekati sang kakak.dia duduk di pinggiran ranjang tepat di samping kakaknya,


dia menangis menatap sang kakak.dan memegang tangan wanita itu,


percayalah mamak sangat sayang sama kakak.


sebenar nya aku dan mamak sedang mengumpul kan uang.untuk membeli hadiah yang akan kami berikan saat kakak melahirkan.

__ADS_1


juga untuk si kembar karena pada saat kakak melahirkan anak pertama dulu kami tidak memberi apa pun ucap gadis itu,


yang tak bisa menahan lagi air matanya yang terus mengalir.


ia mengeluarkan sesuatu dari saku baju tidurnya.dan menyerah kan pada kakak nya.


hanum membuka hadiah yang di berikan gendis padanya.tiga buah gelang emas yang bertulis kan nama hanum dan Alfian.


gelang itu bisa di pakai sampai anak anaknya dewasa, karena almarhumah mamak nya sengaja memesan dari toko mas model nya seperti itu,,''


terima kasih dek kakak pasti akan menyimpan nya dengan sangat baik.


mendengar kata menyimpan gendis agak kecewa tapi dia tidak boleh berpikiran buruk tentang kakaknya,jika di banding kan dengan harta yang di miliki keluarga suami kakak nya.


mungkin pemberian nya dan mamak nya tidak ada apa apanya,gadis itu pun tersenyum untuk menutupi kekecewaan nya,


kapan kamu ke toko bunga milik mama dek?tanya hanum pada gendis.


besok kak,jawab gadis itu singkat.


mereka tidak menyadari di luar kamar ada tiga orang yang sedang berdiri di depan pintu kamar


tersebut.cukup lama mereka berdiri bahkan mereka mendengar semua pembicaran.kedua kakak beradik itu.sampai akhirnya salah satu dari mereka mengetuk pintu kamar dan langsung membukanya,


gendis dan hanum melihat siapa yang datang.


mama,ucap mereka berdua bersamaan,bukan cuma mama Yuni yang datang tapi juga ada papa dan Alfian.


mereka bertiga masuk ke dalam kamar,Alfian dan papanya melangkah menuju box bayi sedangkan mama Yuni mendekati gendis dan hanum.sambil tersenyum seperti tidak mendengar apa apa.


sebaik nya kamu segera tidur.karena besok kita akan ke toko bunga milik mama.ucap mama Yuni kepada gendis sambil mengelus lembut kepala gadis itu yang tertutup jilbab,


jangan lupa besok kamu bawa kantong kresek,


ucap Alfian sambil menggoda gendis.


untuk apa bang kantong kresek. tanya gendis tidak mengerti


untuk tempat muntahan kamu,jawab Alfian sambil terkekeh....


gendis pun mengerucut kan bibinya dan keluar dari kamar itu sambil ngedumel,


kalian beristirahat lah mama dan papa juga akan beristirah.ucap mama Yuni yang lalu keluar dari kamar tersebut.


Alfian mendekat ke ranjang karena ia ingin segera tidur.besok dia sudah kembali bekerja setelah cuti,


....


....


🌷🌷🌷


sementara itu di tempat lain


Reyhan menepati janjinya kepada ayu mereka bertemu di sebuah cafe,

__ADS_1


sudah lama? tanya Reyhan pada ayu.belum jawab ayu.maaf aku telat karena banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan.ucap Reyhan merasa bersalah pada ayu.


tidak apa apa sayang aku juga belum terlalu lama menunggu,


lalu hal penting apa yang ingin kau sampai kan padaku tanya Reyhan,kepada ayu.aku sudah siap menjadi istri mu.jawab ayu dengan wajah memerah nya karena malu.


benarkah ucap Reyhan hampir berteriak.karena gembira.ayu semakin menundukkan kepalanya


menahan malu.karena semua orang yang berada di tempat itu memperhatikan mereka.


kalau begitu dua hari lagi kita resmikan pertunangan kita.


ayu kaget mendengar hal itu.ia tidak mengira akan secepat itu Reyhan melamar nya.


padahal ia belum mempersiapkan segala nya


ayu bingung harus bagaimana


tenang saja aku yang akan mempersiapkan semuanya,ucap Reyhan yang melihat jelas kebingungan di wajah gadis itu.ia pun mendekati ayu dan mencium kening gadis itu, ayu memeluk kekasih nya itu dan Reyhan pun membalas nya...


mereka pun pulang,Reyhan mengantar ayu ke apartemennya, setelah memastikan ayu masuk ke dalam apartemennya,


Reyhan berlalu ia juga akan pulang ke apartemen miliknya,pemuda itu tidak pulang ke Mension orang tuanya karena sudah terlalu malam,ia sangat lelah dan ingin segera tidur di ranjang kebesarannya,


....


...


...


pagi hari di kediaman Alfian,


jam menunjukan pukul empat pagi,


gendis segera keluar dari kamarnya menuju dapur.di sana sudah ada bik murni yang sedang sibuk membersihkan dapur sebelum memulai memasak,


mau masak apa bik,?tanyanya tepat di telinga wanita itu, yang membuat bik murni kaget.Astaghfirulohalazim gendis kamu bikin bibi kaget ucap nya,


gadis itu pun tersenyum melihat ekspresi di wajah bik murni,abis nya bibi di tanyain diam aja dari tadi. ya udah ku kagetin aja gendis pun terkekeh,aku bantuin ya bik, emang nya mau masak apa sih.


mau masak nasi goreng sama ayam goreng.


jawab bik murni dan mempersiapkan semua bahan nya.mereka pun memasak bersama.


selesai memasak gendis kembali masuk ke kamarnya untuk mandi,setelah mandi gadis itupun segera melaksanakan sholat subuh,


tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 7 pagi semua anggota keluarga pun bersiap untuk memulai aktifitas mereka masing masing


...


...


... 🌷🌷🌷 bersambung....


...Hay readrs mohon dukungan ya.ini novel pertama ku masih penulis baru.jadi masih banyak kesalahan di dalam nya.tambah kan novel ku ini sebagai daftar favorit mu....

__ADS_1


...belajar daring kembali aktif masih pusing kepala berby....


...🌷like dan komen.terima kasih🌷...


__ADS_2