Dia Bukan CEO

Dia Bukan CEO
bab 16 ketakutan


__ADS_3

apa!!!...apa maksud dari semua ini.mengapa abang membawaku ke sini.gadis itu segera akan berlari menuju gerbang Mension...tapi Reyhan segera menangkap tangannya..


sehingga membuat gendis tertarik kedalam pelukan Reyhan...mata mereka saling menatap


sangat dekat bahkan hanya berjarak beberapa sentimeter saja...


saat gendis menatap mata Reyhan..pemuda itu merasakan ada sesuatu yang aneh dalam dirinya.detak jantungnya sangat cepat napas nya seolah memburu...daranya terasa mengalir hangat di dalam tubuh nya...


dengan spontan gendis melepaskan pelukan itu kemudian ia mundur tiga langkah kebelakang untuk menjauh dari Reyhan....gadis itu tidak menunjukan ekspresi apa pun di wajah nya.


ia kembali melebarkan pandanganya ke sekeliling rumah itu banyak sekali pria bertubuh besar berdiri di sana...


Henry siapkan kamar untuk nona gendis di lantai tiga...buat kamar itu terasa nyaman untuk nya..perintah Reyhan pada pelayan kepercayaan nya itu...


baik tuan muda..ucap Henry yang segera malaksanakan perintah tuan mudah nya..walau pun dia tau kamar yang ada di lantai tiga Khusus di rancang Reyhan.. untuk dia tempati bersama ayu setelah menikah


saat Reyhan sedang memberi perintah pada Henry..gendis kembali melarikan diri menuju gerbang.. gadis itu lari sekencang nya..


namun Reyhan melihatnya dan segera memberi perintah kepada anak buah nya..


tangkap dia jangan sampai lolos...anak buah Reyhan yang berada di tempat itu pun segera melaksanakan perintah tuan mudanya itu..mereka berhasil menangkap gadis itu sebelum mencapai gerbang.


lepaskan aku..aku mau pulang..lepaskan...aku harus pulang keluarga ku pasti mencari ku...lepaskan aku..aku mohon...gadis itu memohon pada anak buah Reyhan tapi mereka tidak menggubris nya....mereka membawa gendis masuk kedalam rumah dan menyerah kan gadis itu pada bos nya itu....


Reyhan langsung menggenggam tangan gendis dengan paksa menuju tangga dan akan membawanya ke lantai tiga Mension tersebut....


bang Rey aku mohon lepaskan aku...keluarga pasti mencari ku..bang...mengapa..mengapa abang melalukan ini padaku...apa salah ku sama abang aku tidak pernah mengganggumu...


Reyhan diam saja tidak menjawab pertanyaan gadis itu ia terus melangkah menuju lantai tiga..mereka pun sampai di kamar yang berada di lantai tiga Mension itu..hanya ada satu kamar di ruangan itu..,Reyhan pun segera membawa gadis itu masuk ke dalam kamar tersebut...


di dalam kamar gendis tercengang melihat isi kamar itu...ia sangat takjub melihat isi nya..


barang-barangnya terlihat mewah lemari pakaiannya sangat besar ada sebuah meja kerja di sana ada sofa untuk bersantai.


bahkan televisinya setinggi dirinya ranjang nya sangat mewah..semua barang yang ada di kamar itu terlihat sangat mewah...


kembali gadis itu memohon untuk di lepaskan ia bahkan berusaha berlari menuju pintu untuk keluar dari kamar tersebut..namu Reyhan berhasil mencegah nya..

__ADS_1


menurut lah gendis jangan membantah..atau aku akan berbuat kasar padamu..ancam Reyhan sangat dingin..


tapi tidak gendis tetap berusaha untuk keluar dari kamar itu...dia tidak tau mengapa Reyhan membawa nya ke tempat ini..


....


...


...sebelum nya di rumah keluarga Adelard


Reyhan ingin bertemu papinya ia bertanya pada sang mami yang berada di lantai bawah sedang menyiapkan sarapan pagi mereka...


Hay mami..ucapnya pada sang mami sambil memeluk punggungnya...


Hay sayang..jawab sang mengelus lembut rambut putranya itu..mau sarapan apa sayang biar mami buatkan untuk mu..tanya sang mami pada Reyhan putranya...


apa saja yang mami masakan untuk ku aku akan memakannya...ucapnya membuat maminya tertawa bahagia...


setelah selesai memasak maminya menyuruh Reyhan untuk memanggil sang papi agar segera sarapan bersama...


Rey kamu panggil papi dulu ya mami akan menyiapkan semua makanan di meja...


papi kamu masih di kamar sayang tadi mami tinggal sedang menerima telpon.keliatan nya penting mangkanya mami turun sendiri...


oh...baiklah mi..ucap Reyhan


ia pun segera pergi menuju kamar orang tuanya karena kamar itu tidak di kunci Reyhan pun langsung masuk ke dalam kamar itu tanpa sengaja ia mendengar pembicaraan sang papi dengan orang yang ada di telpon...


usahakan agar gadis itu jangan terlihat di kota ini..kirim dia entah kemana dan buat keluarga itu menderita..dan menyesal seumur hidup mereka karena berusaha mendekati putraku Reyhan..


aku tidak akan mengampuni kalian kalau sampai gagal...ucap pria itu dengan tegas ia pun terlihat menutup telponnya..dan segera menuju ke kamar mandi untuk mandi ia tidak melihat Reyhan berdiri di depan pintu kamarnya...


karena penasaran Reyhan pun masuk ke dalam kamar orang tuanya..ia menuju sebuah meja yang terlihat banyak poto berserakan di sana..


Reyhan sangat kaget dengan apa yang di lihat nya...beberapa poto gendis dan dirinya yang berada di taman beberapa bulan yang lalu...ia pun segera keluar dari kamar itu dan menuruni tangga menuju lantai satu ia sangat takut akan terjadi sesuatu pada gadis kecil itu...


sampai di lantai bawah terlihat maminya yang sedang duduk di meja makan melihat putranya datang sendiri tanpa suaminya...ia pun segera menghampiri putranya itu...

__ADS_1


mana papi kamu sayang..tanya sang mami pada Reyhan...


Rey tidak melihat papi di kamar mi mungkin sedang mandi...jawab Reyhan dengan tenang..


ia berusaha menutupi kegundahan hatinya tentang gendis...


sang mami pun mengambilkan nya dua buah roti dan di isinya dengan selai coklat kesukaan putranya itu..dan meletakan nya di piring yang berada tepat di depan Reyhan..saat mereka berdua sedang menikmati makananya.terlihat sang papi menuruni tangga dan berjalan menuju mereka berdua....


papi mau sarapan apa tanya sang mami.. pada suaminya itu....


roti aja mi..jawab suaminya


kamu tidak ke mana-mana Rey..tanya sang papi pada Reyhan..


Rey akan ke kafe pi karena ada janji sama Hanafi untuk bertemu di sana...


Reyhan pun segera menghabis kan sarapan nya..setelah selesai ia pun segera meminta izin kepada papi dan maminya untuk pergi ke kafe..pemuda itu berusaha setenang mungkin di hadapan papinya...


Reyhan segera menuju ke arah mobilnya yang sudah terparkir di halaman..karena sebelumnya ia sudah menyuruh supir untuk memanas kan mobil miliknya karena dia akan keluar..


Reyhan memang ada janji dengan Hanafi untuk bertemu tapi itupun nanti sore..bukan pagi ini


tapi karena ia ingin memastikan keadaan gendis ia pun keluar rumah sepagi ini..


Reyhan terlihat melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi karena kebetulan jalanan masi sangat sepi..mungkin sebagian warga di kota itu sedang menikmati masa weekend di rumah mereka masing-masing.sampai akhir nya ia berhenti di lampu merah...di sini lah ia bertemu dengan gendis..yang segera membawa gadis itu menuju ke Mension miliknya..


....


....


....🌷🌷🌷**bersambung🌷🌷🌷


Hay readrs tetap semangat menjalani hari


selamat hari Pancasila untuk kita semua..


belajar daring tak mengenal hari libur....

__ADS_1


pelan-pelan saja naskahnya,


like dan komen🌷🌷🌷terima kasih**


__ADS_2