Dia Bukan CEO

Dia Bukan CEO
bab 30 bertemu Hanafi..


__ADS_3

pukul 7:00 pagi


Reyhan bersiap akan ke kantor,''abang mau ke kantor,''?gendis bertanya karena melihat suami nya dengan setelan jas nya,,''Hem,''jawab singkat Reyhan.,''ganteng,,''gumam gendis,


,''hah,'Reyhan mengangkat alisnya


,,ah''matanya berbinar melihat suami nya'',ya Allah',,suami ku ganteng bener ga sesuai sama aku,gendis dengan pikiran nya..,


,,gendis kau tidak apa-apa,,?Reyhan bertanya karena melihat gelagat gendis yang aneh..


'eh,,ya tidak apa-apa..,,eemmhh..,bang,,boleh ya aku menelpon kak,,'' hanum'',,pinta gendis memasang wajah memelas nya...


Reyhan diam tidak menjawab,,..lima menit,''


,,hah''lima menit,''berkerut dahi gendis mendengar jawab suami nya..


terserah mau atau tidak,,..?Reyhan memberi pilihan..


,,ck..ya baiklah lima menit''?gendis memanyunkan bibir nya yang membuat suami nya gemes,,dan menarik hidung nya,',


aawwwkk,,'' pekik gendis,sakit,.


,,''.hidung kamu terlalu pesek'',,ku tarik supaya mancung sedikit..Reyhan tersenyum


hidung ku pesek tapi hidung abang kan mancung jadi kalau kita punya anak pasti anak kita mirip sama abang,,gendis berbicara dengan mendekat kan wajah nya di hadapan suami nya hanya berjarak centimeter....


,,''deg,,''' jantung Reyhan berdetak cepat,,dengan spontan dia mengalihkan pandangan nya dari istrinya,,Hemm''deheman kecil yang ia keluar kan untuk menetralisir detak jantung nya


nomor kak., hanum,,''aku tidak memilikinya..


gendis sedih karena ia tidak tau nomor ponsel kakak nya..


.,nah,'Reyhan menyerah kan ponsel milik nya kepada gendis.,nomor ponsel Alfian yang ada padaku,kau bisa meminta nomor kak hanum padanya,..


gendis menerima ponsel milik Reyhan yang di berikan padanya,di coba nya mengaktifkan ponsel itu namun ia tidak tau caranya


.',he..he..tidak bisa,'.sambil nyengir,,Reyhan tersenyum melihat tingkah istri nya..,sepertinya waktu ku akan habis di sini di pandang nya jam di dinding sudah menunjukkan pukul 8:00,


deerrtt...deerrtt..sebentar aku angkat dulu,..


Reyhan menerima panggilan itu menjauhi gendis..gadis itu hanya diam terpaku duduk di sofa..,mungkin penting.,tapi haruskah menjauh dari ku,batin gendis bertanya...ia pun melangkah ke kamar mandi meninggal kan suami nya yang sedang menerima panggilan di ponsel nya


Reyhan selesai dengan ponsel nya,istri nya sudah tidak berada di tempat nya di telusuri setiap sudut kamar namun tetap saja pandangan nya tak menemukan keberadaan istri nya,kaki nya melangkah menuju kamar mandi..tok..tok..di ketuk nya pintu kamar mandi yang berwarna merah maroon itu.,


.'',,gendis apa kau di dalam'',,?pertanyaan itu gendis mendengar nya entah mengapa ia enggan menjawab nya..kau baik-baik saja..?jawab aku atau ku dobrak pintunya,,?


,''cklek...,pintu terbuka dari dalam..aku tidak apa-apa, jawab gendis tidak bersemangat..,


,,ada apa..?kau ingin mengatakan sesuatu,,?


Reyhan memegang kedua bahu istrinya..,,


,tidak'',,gendis kembali duduk..,abang sudah terlambat kekantor..,saat matanya tertuju pada jam dinding yang bertengger di kamar itu..,

__ADS_1


,,aku tidak ke kantor hari ini.,Reyhan menjawab


,,hah kenapa,,??gendis mengernyit kan kening nya..


yang baru saja menelpon ku,,Hanafi''dia ingin bertemu dengan ku saat ini dia berada dirumah


sakit..


''bang,,Hanafi di rumah sakit.,?apa dia sakit?sudah berapa lama?hah,,bang,, Hanafi, gendis merindukan nya,,kedua mata gadis itu memanas,,bulir bening mengalir dari ke dua mata indah nya,


kita akan ke sana untuk menjenguk nya,,Reyhan mengusap lembut kepala istrinya yang tertutup hijab..bersiap lah,,tatapan meneduh kan ia berikan kepada istri nya..untuk pertama kali nya ia akan membawa istri nya keluar dari Mansion itu,


kamu tidak ke kantor ,,''Rey,suara wanita yang bertanya padanya nyonya Adelard..saat mereka berada di lantai dua Mansion itu


ga,,''mi ,''jawab Reyhan menghentikan langkah nya,.,


kalian berdua mau pergi,,?iya mi ,,kali ini gendis yang bersuara.,,ke mana..?kembali nyonya Adelard bertanya, gendis'',,ke rumah sakit,,..


Reyhan,,''mall..,,''gendis dan Reyhan bersamaan menjawab pertanyaan nyonya Adelard..namun dengan jawaban yang berbeda..


sebenar nya kalian itu mau ke mana sih, satu ke mall yang satu lagi ke rumah sakit,''jangan buat mami bingung deh.,!.


i..iya mi sebenar nya Rey mau ajak gendis ke rumah sakit..,,


'',kamu sakit sayang nyonya Adelard menyentuh


kening gendis dengan telapak tangan nya.


oh'',,gendis ga sakit mi,,hanya akan periksa karena kemarin gendis muntah- muntah..gadis itu menjawab dengan agak gugup..


mi'',,Rey yang khawatir dengan kondisi gendis,,


Reyhan meraih tangan istrinya yang di genggam sang mami..dan melangkah menuju lantai bawah


hah'',,benarkah..,''sebelum sang mami menggodanya Reyhan segera pergi dari tempat itu ,,''sambil mengikuti langkah mereka..


nyonya Adelard tersenyum,''semoga kamu bahagia nak,,''dalam hatinya.


kami pergi dulu mi,'',Assalamu'alaikum''


waalaikum'salam'',,kamu harus mejaga istri mu dengan baik Rey..nyonya Adelard sedikit berteriak karena putranya sudah masuk ke dalam mobil..


...


...


...


9:30


mereka sampai di rumah sakit..


Reyhan memarkir kan mobil nya di tempat khusus roda empat ia turun dari mobil bersama istri nya,mereka berdua melangkah memasuki pintu rumah sakit,Reyhan menghentikan langkahnya..,ada apa bang.,?gendis bertanya pada suami nya,..''aku tanya Hanafi dulu dia berada di lantai berapa..,Reyhan mengambil ponsel dari saku celana nya..,

__ADS_1


gendis duduk di bangku yang tersedia di ruang tunggu rumah sakit,.. menunggu suami nya yang sedang menelepon Hanafi,,..bang Rey..,sudah tau di mana ruangan bang Hanafi,'?tanya gendis saat melihat Reyhan selesai dengan ponsel nya..,


di lantai tiga ruang ICU kita langsung ke ruangan itu.,Reyhan melangkah menuju lift namun gendis masih terpaku di tempat ia duduk..,Reyhan kembali menggenggam tangan istri nya,..''ayo kita akan tau di sana'',,senyum ia ulaskan untuk istri nya..gendis mengikuti langkah suami nya menuju lift..,


mereka tiba di lantai tiga,,..terlihat Hanafi melambaikan tangan nya ke arah mereka berdua.,,Reyhan dan gendis menghampiri nya


Assalamu'alaikum'',,.Reyhan dan gendis mengucap kan salam..


Waalaiku'salam'' Hanafi menjawab sambil menjabat tangan Reyhan..,,''gendis',,apa kabar dek..?


gendis menatap Hanafi dengan air mata yang terus mengalir di pipi nya..,ingin rasanya ia memeluk laki-laki yang berdiri di hadapan nya..


.bang'',,Hanafi ',,sakit apa mengapa sampai di ruang ICU,,??


abang tidak apa-apa dek jangan menangis nanti hidung mu hanyut kena air mata..Hanafi menanggapi candaan dengan tersenyum,,


mereka bertiga duduk di ruang tunggu rumah sakit,banyak keluarga pasien lain berada di tempat itu bukan hanya mereka silih berganti orang yang datang,..ada yang sekedar berkunjung namun banyak juga yang sampai tidur di tempat itu untuk menunggu saudara mereka yang sedang di rawat di ruang ICU..


apa yang terjadi''Hanafi,?,Reyhan bertanya pada sahabat nya itu,empat hari yang lalu kita masi bertemu'',, siapa yang sakit .?apa keluarga mu.,?


bukan'',,jawab Hanafi dengan pandangan kosong..,lalu ..?Reyhan kembali bertanya,..


',,korban,Hanafi menundukkan kepala nya menatap lantai granit rumah sakit yang berwarna krem,


korban,?.maksud kamu..?Reyhan tak mengerti.


huussfff..Hanafi menarik panjang nafas nya lalu ia hembuskan kembali ke udara.,.setelah pertemuan kita aku berniat untuk kembali ke apartemen ku ..namun di perjalanan aku tidak sengaja menabrak seorang gadis yang tiba-tiba datang dari arah berlawanan dia berlari sangat kencang ..ke arah ku aku tidak sempat menghindar dan motor ku,,. aku menabrak nya..


dia koma Rey sudah empat hari karena pendarahan di kepala ..sangat pilu suara Hanafi ia bahkan sampai menitik kan air matanya..aku bingung Rey harus bagai mana..?dokter sudah berusaha untuk membuat nya pulih agar bisa segera di operasi,..namun dia belum sadar juga aku sangat takut Rey..


Reyhan dan gendis hanya terdiam mendengar cerita Hanafi..,sakit di hati gendis melihat laki- laki yang sudah di anggap nya seperti abang nya sendiri berada dalam kesulitan,,Reyhan merasa kan beban yang di hadapi Hanafi,..


namun ia bingung bantuan seperti apa yang akan dia berikan pada sahabat nya itu..,,Reyhan menepuk pelan pundak Hanafi memberi sahabat nya itu kekuatan untuk menghadapi masalah yang ia jalani..,


kalau butuh bantuan ku katakan saja aku pasti akan membantu mu,..ucapan Reyhan membuat Hanafi sedikit merasa lega..


,,''terima kasih Rey,,..Hanafi memandang sahabat nya itu..


''hey..,,ayolah untuk apa berterima kasih kita sudah bersahabat lama tidak perlu merasa canggung,..mereka bertiga terkekeh bersama


gendis'',, juga bisa bantu kalau bang Hanafi butuh gendis siap..,senyum manis terbit di bibir gadis itu,,..iya..adek ku abang butuh bantuan do'a dari mu..Hanafi membalas senyuman gendis..


pukul 4:00


waktu besuk pun tiba dengan memohon pada dokter jaga akhir nya mereka bertiga pun di ijin kan masuk bersama ke dalam ruangan ICU tempat Nara terbaring.,,


Nara adalah pasien ICU tidak di benar kan terlalu banyak yang datang berkunjung seharunya mereka bergantian namun dengan alasan Reyhan dan gendis adalah keluarga jauh akhir nya mereka pun di beri izin dengan waktu hanya sepuluh menit..,.,


...


....


...🌷🌷🌷**bersambung🌷🌷

__ADS_1


terima kasih buat yang sudah mampir di novel ku masih banyak kesalahan dalam penulisan


like dan komen😊jadikan favorit mu ya**..


__ADS_2