
Reyhan dan Hanafi
aku tidak bermaksud seperti itu..papi ku mengira aku dan gendis pacaran dan dia sudah menyuruh anak buah nya untuk menyingkirkan gadis itu..hanya ini cara yang bisa aku lakukan untuk menyelamat kan dirinya...
lalu bagaimana bisa dia bersama mu..tanya Hanafi penuh penekanan..Hanafi sangat marah mendengar gendis yang sudah dianggap nya seperti adik nya sendiri berada di rumah seseorang yang bukan muhrim nya..
aku bertemu dengan nya di jalan...lalu aku membawanya ke Mansion ku sebelum anak buah papi ku menemukan nya...jawab Reyhan
apa keluarganya tau dia bersamamu...
tidak,,
maaf Rey sebaik nya kau selesaikan masalah mu.aku tidak berani ikut campur.aku harap kau bersikap lah sebagai pria sejati...Hanafi segera keluar dari dalam mobil milik Reyhan..ia menuju motornya dan meninggalkan tempat itu...
aakkhh...Reyhan terlihat sangat kesal dengan sikap Hanafi..ia berharap sahabat nya itu bisa memberi nya solusi..tapi ternyata Reyhan tidak mendapatkan apa pun dari sahabatnya itu..
Reyhan kembali melajukan mobilnya menuju Mansion pribadi nya.dia tak berniat pulang ke Mansion orang tua nya..
ia masuk ke dalam dan langsung menuju lantai tiga..di tangga Reyhan bertemu dengan Henry kepala pelayan di rumah itu..
Henry,,apa terjadi sesuatu..tanyanya pada Henry..
semua baik-baik saja tuan..aku hanya memastikan kalau nona gendis membutuhkan sesuatu..
sedang apa dia di dalam kamar nya..
tidak ada tuan..nona gendis dari tadi hanya duduk di sofa yang dekat dengan jendela dan tidak mau di ganggu tuan..
aku akan ke atas untuk melihatnya..kau cari tau penghulu yang bisa menikahkan hari ini saksi dan juga wali..
siapa yang akan menikah tuan..tanya Henry penasaran..
,,aku''jawab Reyhan dan segera berlalu dari hadapan pelayan nya itu..jangan sampai aku menunggu Henry..suara dingin Reyhan menyadarkan Henry dari lamunan nya..
ba..baik tuan..jawab Henry gugup
Reyhan pun sampai di depan pintu kamar yang dia tuju..tok..tok..tok..di ketuk nya pintu itu..dia pun segera masuk kedalam.di lihat nya gadis yang sedang duduk di sofa dengan memeluk kedua lututnya sambil menangis...
ia pun duduk di sofa yang lain agak sedikit jauh dari gadis itu..ehemmm..Reyhan mendehem yang membuat gadis itu berpaling untuk melihat seseorang yang berada di dekat nya itu.
bang Reyhan sejak kapan berada di sini..tanya gadis itu..
belum lama,..mengapa kau menangis gendis..
tanya Reyhan seperti orang yang tidak bersalah
gadis itu diam saja dan memasang wajah malasnya ke arah jendela..
apa kau ingin menelpon keluarga mu..?tanyanya lagi pada gadis itu
dengan segera gadis itu mengangguk kan kepalanya..
Reyhan menyerah kan sebuah ponsel android..
pakai ini aku tadi sengaja membeli nya untuk mu..karena aku tau ponsel mu rusak,..jangan pernah meminjam ponsel milik pelayan di rumah ini..kalau tidak ingin mereka aku pecat dari sini...cepat masukan SIM card mu sebelum aku berubah pikiran..ucapan Reyhan yang mengancam membuat hati gendis merasa menyesal pernah mengagumi nya...
bang Rey yang ku kenal dulu sewaktu di kampung sangat berbeda dengan yang sekarang..ucap gadis itu sambil mengambil ponsel yang berikan Reyhan dan memasukan SIM card nya ke dalam ponsel tersebut ia ingin segera menelpon keluarga nya...
saat ponsel sudah di aktif kan tiba- tiba Reyhan mengambil ponsel itu dari tangan gendis.dan membuat gadis itu terbelalak kaget..
__ADS_1
ada apa tanya nya..pada pemuda itu
tidak semudah itu kau bicara pada keluarga mu ada syarat yang harus kau patuhi..kalau kau tidak mau dengan syarat ku...kau tidak akan pernah bisa menelpon keluarga mu..apa kau setuju...tanya Reyhan santai..
baik lah aku setuju lalu apa syaratnya..
kau akan menikah denganku..
apa..!!apa abang pikir menikah itu sebuah
permainan.....gadis itu tersenyum getir,ia menatap tajam pemuda yang ada di depannya.
,,''menikah.,,''pernikahan seperti apa yang abang maksud kan..hah..abang pikir menikah bisa asal di lakukan...
aku akan menikah dengan orang yang mencintai ku..dan aku ingin pernikahan ku di saksikan oleh keluarga kakak ku..ucap gendis sangat marah..
bukankah kau menginginkan aku..kau begitu menyukai ku..kau sangat berharap untuk bisa hidup bersama dengan ku bukan..lalu apa yang kau permasalah kan..
aku sudah mempersiapkan semuanya sudah ada saksi dan wali..sekarang bersiaplah aku akan menunggu mu di bawah..
tok..tok..tok..maaf tuan semua nya sudah menunggu di bawah...
Reyhan pun segera berdiri dari duduk nya..Henry suruh pelayan untuk membantu calon istri ku berganti pakaian aku ingin istri ku terlihat cantik di hari istimewa ini....
tunggu sebentar boleh kah aku memberi tau keluarga ku...aku ingin berbicara pada mereka sebelum menikah..
kau akan berbicara pada keluarga mu setelah pernikahan ini selesai..Reyhan pun keluar dari kamar itu dengan langkah santai....
eh..tunggu bang Rey aku belum selesai bicara..ba..bang..bang Rey tunggu sebentar...Reyhan...,brengsek kau Rey aku membenci mu Rey sangat membenci mu...gadis itu berteriak sambil menangis..
gendis akan mengejar Reyhan tapi para pelayan dan Henry menahannya..
brengsek kau Henry,kau sama dengan tuan mu kalian semua brengsek aku benci kalian...
pelayan yang berada di kamar itu pun segera membantu gendis membersih kan dirinya..
nona anda harus mandi terlebih dulu..saya akan membantu anda nona..ucap salah seorang pelayan pada gendis..
aku bisa mandi sendiri..,aku bisa berpakaian sendiri..,aku bisa melakukannya semua sendiri kalian keluar lah...,,gendis sangat marah matanya memerah menahan rasa sakit di hati nya..ia menangis mengingat mamaknya..
makkk...kalau saja mamak masi ada gendis ga akan sampai ke kota ini..makkkk tolongin gendis...,,
Reyhan masuk ke dalam kamar itu..sudah terlalu lama ia menunggu di bawah bersama dengan penghulu dan wali...
Reyhan berdiri tepat di hadapan gadis itu..apa kau akan seperti terus...baik lah gendis kalau ini mau mu...
Henry.,,teriak Reyhan memanggil kepala pelayannya itu..
siap tuan,..dengan siaga Henry berdiri di hadapan tuan muda nya itu...
urus tiket untuk penerbangan kami sekarang..
ku tunggu dalam waktu 30 menit....
baik tuan..Henry pun akan segera keluar dari kamar itu..namun gendis menahan nya..
jangan Henry,aku akan turun dan akan segera menikah dengan tuan mu...
baik nona..Henry pun segera menyuruh pelayan untuk membantu gendis membersihkan dirinya
__ADS_1
sedangkan Reyhan ia tetap berada di kamar itu.
gendis dan pelayan itu keluar dari kamar mandi
mereka terkejut melihat Reyhan masih berada di kamar itu..
sebaiknya bang Rey keluar aku akan segera bersiap agar acara pernikahan ini segera di laksanakan..
aku yang akan membantu mu berpakaian kalian keluar lah..Reyhan memerintah kan para pelayan keluar dari kamar gendis..
...
.....
monolog Reyhan...
jantung berdegup lebih kencang hasrat ku tak bisa ku tahan..rasanya darah ku mengalir begitu hangat dalam tubuh ku.. aku bergairah melihat nya hanya berbalut kan handuk..Reyhan seolah tidak bisa menahan dirinya sendiri.ia mendekati gadis yang berdiri agak jauh dari nya itu...
ia menarik pergelangan tangan gendis..
cepat lah bersiap semua orang sudah menunggu di bawah..
biarkan aku bersiap sendiri bang Rey keluar lah
jangan membantuku kita belum mahram ...ucap gendis yang membuat Reyhan melepaskan pegangan tangan nya pada gadis itu..
baik aku tunggu di luar..Reyhan pun segera keluar dari kamar....
gendis pun keluar dari kamar dengan pakaian yang sudah di persiapkan oleh Reyhan..gadis itu terlihat sangat menawan dengan pakaian itu ia terlihat sangat manis..
Reyhan segera menggandeng tangan gendis mereka berjalan menuju lantai satu..
gendis melihat sudah ada penghulu di sana itu bukan ustad apakah kami akan menikah secara sah..tapi mengapa orang yang akan menikah kan kami matanya di tutup bagaimana mungkin..pikiran gendis berkecamuk..hingga Reyhan berbisik padanya..
kau tidak perlu takut matanya di tutup supaya ia tidak tau alamat Mansion ini...
oh..gendis membulat kan mulutnya
acara pernikahan pun selesai di laksana kan kini mereka berdua sah menjadi suami istri.
mereka berdua sudah berada di kamar yang berada di lantai tiga..duduk saling berhadapan Reyhan meletakkan ponsel milik gendis...
telpon lah keluarga mu katakan pada mereka bahwa kau tidak pulang malam ini.karena menginap di rumah Nara sahabatmu.
kau tidak boleh mengatakan tentang pernikahan ini...jangan membatah ku atau aku akan benar-benar membawa mu keluar negeri..
gandi itu pun hanya bisa patuh di bawah ancaman laki- laki yang kini sudah menjadi suaminya itu...ia pun segera menelpon keluarganya...
mimpi ku terlalu panjang...sepertinya aku harus segera bangun dari tidur ku untuk mengakhiri mimpi ini..ya Allah aku sangat lelah.
....
...
...🌷🌷🌷**bersambung🌷🌷🌷
masih belajar daring...
pelan-pelan naskah nya...
__ADS_1
mohon dukungan nya jangan lupa
like dan komen.🌷🌷🌷terima kasih**..