
matahari memasuki celah celah tirai kamar yang besar bernuansa minimalis....di atas ranjang berukuran king size berbaring tiga pria dewasa dengan pakaian lengkap menggeliat di bawah selimut mereka,....
salah satu dari ke tiga pria tersebut bangun,... memegang kepalanya,..... berusaha mengingat kejadian sebelum di berakhir di tempat tersebut,....
flashback on
"kamu harus bergabung minum bersama kami" Yoka yang sudah mulai parau karena efek dari minuman
"iya,....kamu tau,....dulu Grace slalu makan siang bersama ku,... slalu aku yang menjaganya,..dia tidak mungkin menyukai pria lembek seperti mu"Gerry meminum segelas wine nya
"baik lah,....!!" Arga nekat ikut minum,.. padahal minum segelas saja sudah membuat nya mabuk
"kau tau artis miskin,...dulu Grace kecil mengikuti ku kemanapun, seperti anak anjing,.."Yoka menyombongkan diri
"hanya itu,??..aku membawa kan nya makan siang,. walau kami tidak makan bersama, tapi aku tau dia menyukaiku" Gerry tidak mau kalah melanjutkan menghabiskan wine di gelasnya lagi,..
"do you know,.??..she loved me before (kamu tau dia sudah mencintaiku sebelum) ketemu kamu,.. hahaha,..."Yoka yang mulai mabuk mencampur kata katanya dengan bahasa asing
"dia,..itu slalu nyaman bersama ku,...asal kalian tau!!"Gerry sambil menggebrak meja kemudian lemas dan kembali duduk
"so,.... artis miskin nggak ada yang bisa kamu banggakan,.... hehehe"Yoka
"memang Grace menyukai mu,???.. jangan terlalu percaya diri,..."Gerry menyenderkan kepalanya di atas meja
"aku tidak percaya diri jadi nya,..."Arga yang sudah setengah sadar hanya karena segelas wine
"memang tidak ada yang bisa kau banggakan??? hahaha,.." Yoka
"tidak ada,.. hanya saja Grace setiap pagi menciumku,... ketika dia mimpi buruk akan tidur sambil memelukku, mengatakan dia menyukaiku setiap hari,... hehehe,.." Arga yang sudah lemas menjawab dengan jujur,.. dengan mata yang setengah terbuka dan kepala berseder di atas meja
__ADS_1
Gerry dan Yoka serentak terdiam lalu memesan lebih banyak minuman lagi tanpa mempedulikan Arga yang sudah mabuk berat karena segelas wine,...
flashback off
Yoka yang sudah sedikit mengingat kejadian semalam,...tiba tiba berdidik ngeri karena Ken tertidur disampingnya,... walaupun di sana juga ada Gerry,... yang masih tertidur,.....
semalam Gin bermaksud mengantar Yoka pulang namun pakaian nya dikotori muntahan Yoka,. jadi dia memutuskan untuk pulang terlebih dahulu,..di luar dugaan,..Ken juga datang ke rumah Gin membawa Gerry,.sebab dia lupa tidak mengetahui rumah Gerry,... awal nya Ken bermaksud bergegas pulang,.. tapi dia mencemaskan dua pria mabuk yang ditinggalkannya dengan Gin,..yang di sangkanya trans*ksual,...,.. begitu lah tiga pria itu tidur bersama,.. sedangkan Gin tidur di ruang tamu,...
Yoka yang masih pusing bangkit dari tempat tidur mendengar suara bising dari benda yang teriris dan dua besi saling bergesekan,..ciri khas orang yang sedang memasak,.... membuka sedikit pintu kamar,... kemudian berjalan mengamati sudut rumah,... melihat seorang gadis cantik memasak tanpa mempedulikan keadaan sekitarnya,.... sedang Yoka hanya melamun melihat gadis tersebut,...
cantik,..... Yoka
"woi,....?!!sudah bangun"Gin mengejutkan Yoka dari lamunannya
"iya,...... Gin dia siapa???"
"emang dia pacar kamu,.. ??"
"bukan,..."
"berarti persaingan masih bebas,..."Yoka
"tapi dia itu, wanita baik baik,.."
"terus kenapa memang aku bukan cowok baik baik??"Yoka
"itulah masalah nya,...kamu bukan pria baik baik"
kenapa perasaan ku tidak enak ya Yoka menanyakan tentang Jully,.... Gin
__ADS_1
"udah,.. jangan fikirin soal Jully,.....mandi dulu sana!!,..aku mau bangunin dua tikus lagi,..." lanjut Gin mengalihkan pembicaraan
play boy cap pangeran,.... nggak akan aku biarin kamu dapat kesempatan kenal sekalipun dengan Jully,.... tekat Gin
Gin memasuki kamarnya,.. dengan cemas sambil memikirkan sesuatu,...di dalam sana terdapat dua orang pria dewasa tidur saling memeluk,...
"Ken,... bangun,... Ken!!
"Jill,...aku ngantuk,."Ken melepaskan pelukannya dari Gerry,.. menggeliat memasukkan kepala nya ke dalam selimut
"Ken bangun,...aku Gin bukan Jill,...!!"
Ken tiba tiba terduduk membuka selimutnya,... menyilangkan tangan di dadanya,..."kamu nggak apa apain aku kan???"
"nggak lah,...aku masih normal,... kemarin aku sama Jully cuma kerjain kamu aja" Gin
"beneran???" Ken
"iya,..... serius sumpah,...."
"huhhhh,.... enak ya ngerjain orang??"Ken
"enak banget,.... hahaha,....by the way,aku punya pekerjaan buat kamu,...aku janji nggak akan gratis,..."wajah Gin seketika berubah serius
"apa,...???"
"tolong usir,... Yoka,... gimana pun caranya,...."
bersambung
__ADS_1