
Suasana gudang masih menegangkan... Grace kelihatan kesal... namun sejenak menutup mata nya... menghirup nafas dalam-dalam... menenangkan diri nya...
"kamu seharusnya tidak menerima permintaan bodoh itu..."Grace mengambil pisau nya
wanita Anabelle ini akan membunuhku... pria itu ketakutan
Grace apa kamu akan berbuat sejauh itu....itu hal yang sulit untuk dibereskan... Arga
Wanita muda itu... mendekatkan pisau nya ke sang tubuh pria... sedang pria itu menutup matanya... karena takut dengan hal yang akan terjadi...
"apa...?? tidak terjadi apa-apa"pria itu terlihat senang... ikatan nya dilepaskan oleh Grace
"kamu sekarang hiduplah dengan baik..."Grace menyodorkan cek dengan jumlah nominal yang lumayan besar
"aku tidak akan sebaik ini lagi...buka usaha kecil untuk keluarga mu... dan jangan terlibat kejahatan lagi....aku akan mengawasi mu....jika hal seperti ini terjadi lagi, kamu tidak akan seberuntung ini...."Grace kemudian tersenyum cerah
wanita ini ternyata tidak seburuk yang aku kira... tapi prilaku ,yang pria manis di depan brutal di belakang... benar benar pasangan yang aneh... pria berpakaian gelap
"baik nona....saya akan mengikuti perintah anda..."
"bagus... sekarang pergi dari sini...!!"Grace
__ADS_1
kenapa Grace dengan mudah melepaskan nya...???... Arga
"sayang...ayo kita lanjutkan kencan kita..."Grace menarik pemuda itu... kembali ke dalam mobil nya...
**"""********""******""********
Perjalanan terasa hening... banyak pertanyaan dalam benak pria muda itu... tentang sifat aneh kekasih nya dan banyak sisi yang belum dia ketahui....
Mobil merah itu berhenti di pinggir jalan raya... perjalanan mereka lanjutkan dengan berjalan kaki... Arga belum menyadari bahwa tempat ini pernah dia kunjungi sebelumnya...
"bagaimana...??? kamu masih mau menyusulku..??"Grace tertawa kecil sembari duduk di atas pasir
"menyusul...??"Arga duduk di samping Grace
"aku tau.... jangan berbohong lagi...."Grace masih sedikit menahan tawa
"hampir saja ada drama teater Romeo and Juliet..."
"pasti Gerry yang cerita kan???... jangan percaya pada nya..."Arga
"bukan...aku tidak begitu percaya pada Gerry jadi selain Gerry orang suruhan ku juga mengikuti mu dari jauh.... Gerry menolong mu lebih dulu jadi dia tidak keluar..."Grace masih menahan tawanya
__ADS_1
"itu memalukan..."Arga
itu kebodohan terbesar ku....
"tidak memalukan... tapi aku harap di masa depan hal itu tidak terjadi lagi..."Grace tersenyum lembut
"tidak...aku akan tetap menjadi bodoh dan ceroboh untuk mu...."mencubit hidung Grace
"aku mencintaimu...."Grace meraih pundak Arga mencium bibir nya sekilas...
"aku juga...."Arga tersenyum manis
"aku ingin bertanya satu hal pada istri ku tersayang... kenapa kamu melepaskan pria tadi dengan mudah..??"
"kesempatan ke dua..."
"apa maksudnya...??"Arga
"ketika kecil aku sering mengalami penculikan... membuat hidup ini tidak nyaman dan harus terus waspada... hingga seorang pengawal bekerja sama dengan salah satu penculik... sehingga dengan mudah mereka berhasil membawa ku... aku mencoba melarikan diri, salah satu penculik itu marah... mencoba mengeluarkan senjata api nya... pengawal yang menculik ku melindungi ku dengan tubuh nya...aku memang berhasil selamat... tapi pengawal itu kritis....aku baru menyadari dia mempunyai putri yang seusia dengan ku... putri nya menderita penyakit mematikan dan memerlukan biaya pengobatan yang tidak sedikit... aku menolong pengobatan putri nya... pengawal itu hidup dengan baik hingga sekarang setelah keluar dari penjara... membuka toko kecil... anaknya tumbuh dengan baik,menikah, melahirkan anak yang lucu... dan sekarang pengawal itu menjadi kakek yang baik..."
"setiap orang berhak mendapatkan kesempatan ke dua bukan..."Grace tersenyum
__ADS_1
"kamu terlalu banyak bicara...."Arga kembali mencium bibir kekasihnya...
bersambung