Diapus!! Jangan Dibaca!!

Diapus!! Jangan Dibaca!!
Lily putih bagian 1


__ADS_3

Hujan mengguyur negara Z...seonggok mobil telah hancur...dua tubuh yang sudah mendingin mulai terbakar api...


Berapa menit kemudian belasan mobil kepolisian datang... beserta dengan mobil mewah dengan penjagaan ketat... seorang remaja keluar dari mobil tersebut... menangis sekencang-kencangnya...ke arah mobil yang teronggok di jurang itu... seakan hendak melompat ke dalam kobaran api... langkah nya tertahan oleh seorang pria berseragam tentara... menarik nya kembali ke dalam mobil...


Setelah beberapa menit...api berhasil di padamkan...dua kantong mayat telah di evakuasi dari jurang dalam tersebut...sang remaja yang jauh lebih tenang... keluar dari dalam mobil...


"aku ingin kakak ku segera di makamkan... jangan adakan otopsi...dan berikan sumbangan yang besar pada pihak panti asuhan agar ikut mendoakan di pemakaman...satu lagi jangan umum kan kematian kakakku..."Jimmy menghapus air matanya


flashback on


Grace berjalan menyeret kopernya... setelah upacara pelantikan adiknya...dan pengumuman pengunduran dirinya dari pemerintahan... kepala pelayan mengikuti kepergiannya dalam liburan ke sebuah villa... mengendarai sebuah mobil hitam di tengah gerimis hujan yang mulai turun... Grace menatap jendela yang mobil yang telah basah akibat air hujan...tanpa ekspresi dan banyak bicara...


*""*******""*******


Ken yang baru saja turun dari pesawat melangkah terburu-buru... berlari mencari taxi... mengeluarkan phoncell yang telah dikembalikan padanya... menghubungi seseorang yang membuatnya berada dalam kepanikan... sambil membawa sebuah amplop coklat besar yang masih tersegel... setelah beberapa kali mencoba menghubungi nomor itu... akhirnya panggilan nya dijawab...


"Ar.... kamu dimana sekarang...??"


"rumah kaca...aku sedang sibuk menyiapkan kejutan untuk Grace..."

__ADS_1


"itu tidak penting sekarang... cepat kirim alamat rumah kacanya..."Ken dengan nada meninggi karena panik


"iya... cerewet...memang kamu ada di sini??"


"sudah kirim saja alamat nya...!!sebentar lagi aku sampai sana ini darurat!!!"


"iya.."


Telfon terputus... taxi tersebut kemudian melaju ke daerah yang ditunjukkan Ken...pria muda itu berlari dengan panik mencari sosok orang yang dicarinya... dengan senyuman nya sang pria menanam bunga Lily putih... tanpa menyadari kedatangan Ken...


"Ar...aku punya berita buruk... Grace memberikan dokumen ini pada mu... meminta ku menyampaikan... pesannya... dia bilang dia baik baik saja... dan kamu tidak perlu khawatir..."Ken dengan masih mengatur nafasnya yang telah lelah berlari...


"aku harus menemui Grace... telfon Jill pesawat harus sudah siap di bandara dalam waktu satu jam..."berlari dalam kepanikan mengambil kunci mobil nya


Dengan kecepatan di atas rata rata...Arga melajukan mobilnya...Ken yang telah menelfon Jill hanya terdiam...


"apa yang sebenarnya terjadi...??"Arga membuka pembicaraan tanpa mengalihkan konsentrasi nya ke jalanan


"Lima hari yang lalu Grace dan aku datang memberi kejutan ke apartemen mu... tapi kamu malah berlari ke atap... Grace mengejar, tapi entah kenapa dia tidak jadi menemui mu... kemudian sikap Grace dan kepala pelayan menjadi sangat aneh..." Ken menjelaskan

__ADS_1


"si*l.... Grace salah paham padaku..."Arga memukul stir


flashback off


Tiba di negara Z... kedua pria muda itu segera mencari taxi hendak menemui orang yang dicarinya... Arga mencoba menelfon nomor orang yang dicintainya tapi tidak ada hasil... nomor tersebut tidak aktif... terlintas di benak nya untuk menelfon Gin... kali ini panggilan nya dijawab...


"halo... Ar..."Gin dengan nada berat khas orang menangis


"Grace dimana?? kenapa nomor nya tidak aktif??"


"maaf... mungkin ini yang terbaik untuk nya... Grace sudah tenang... sebaiknya jangan mencari nya lagi..."


"apa magsud mu....??"


"mobil Grace dan kepala pelayan kecelakaan dan jatuh ke jurang... mereka berdua sudah dimakamkan tadi pagi..."


"Gin jangan bercanda...ini lelucon kan?? Grace tidak mungkin meninggalkan ku..." Arga dengan air mata yang mulai menetes


"tidak... Grace adalah satu satunya sahabat terbaik ku...aku tidak akan berbohong tentang kematian... datang lah ke istana jika kamu tidak percaya..." Gin

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2