Diapus!! Jangan Dibaca!!

Diapus!! Jangan Dibaca!!
kencan bagian 4


__ADS_3

Suasana luar gudang pinggir perkebunan itu sepi... lokasi yang jauh dari pemukiman mengakibatkan jarang ada orang yang lalu lalang, walau pun lokasi nya... dekat jalanan aspal....


Ketiga orang yang berada di dalam masih terduduk di kursi masing-masing... walau pun salah satunya duduk dengan terikat... dengan ketakutan dan berbagai perasaan campur aduk dalam dirinya... sedang dua lainnya menatap tajam kearah nya....


"aku memberi mu kesempatan untuk bicara... jadi lebih baik bicara sekarang... sebelum aku... merobek kulit mu pelan pelan...."Grace


wanita ini lebih kejam....aku berubah fikiran... dia bukan boneka Tiffany tapi Anabelle.... pria berbaju gelap


"tetap tidak mau bicara....??!!"Grace meninggikan nada bicaranya...


"maaf... saya hanya orang suruhan..."


"siapa....??!!" Grace sedikit lebih tenang


"seorang pria paruh baya..."pria itu mulai menunduk tidak berani menatap lawan bicaranya


nona bilang jika aku tertangkap aku hanya harus sedikit berbohong... sesuai skenario...aku harap ini berhasil...


"siapa...??!!"Grace memandang dingin


"di...a.... memakai....ma...sker...."menjawab dengan terbata bata


"ha....ha..ha... masker...??? mentimun atau bangkuang..???... situasi seperti ini masih bisa berbohong... benar benar setia... berapa sebenarnya mereka membayar mu..."Grace tertawa kemudian tersenyum pahit

__ADS_1


di saat seperti ini... Grace masih bisa membuat lelucon... Grace... Grace.... Arga


"pamanku tidak sepintar itu.... jadi jangan harap bisa mengelabui ku...."dengan tatapan memb*nuh....


"say....a.... tidak .... berbohong...."masih terbata bata


baiklah kali ini biar aku yang akan turun tangan.... Arga


"Sayang... tenang dulu... dia pasti dapat di ajak bicara baik baik... biar aku yang akan bicara dengannya...ya.... kamu tenang kan diri dulu di dalam mobil....aku tidak ingin rubah ku ini menjadi marah seperti ini..."Arga penuh senyuman sembari mengelus pucuk kepala Grace


benar benar malaikat penyelamat....aku rasa orang ini lebih mudah dibohongi... dan tidak akan berbuat kasar.... ada sedikit rasa lega dalam diri pria itu


"baiklah...aku akan menenangkan diri di mobil... tapi jika ada apa apa segera panggil aku..."Grace tersenyum lembut


Gadis muda itu berlalu meninggalkan gudang... menuju ke mobil... Arga menatap pria itu dengan senyuman.... namun entah kenapa seketika... suasana hangat itu berubah sepeninggal Grace...


"istri ku... sangat murah hati ya...??"Arga tersenyum lembut


"tapi sayangnya aku tidak sebaik istri ku...."mulai tersenyum miring


"aku tidak akan banyak bicara...nasib keluarga mu... dan nasibmu akan dipertaruhkan..."


Pria itu hanya terdiam... tidak berani bicara maupun menatap Arga...

__ADS_1


"tidak bicara juga....!!!"Arga meninggikan nada bicaranya... kemudian menendang kursi yang diduduki pria itu... sehingga pria itu... jatuh meringkuk di lantai...


dia seperti iblis.... bahkan lebih menyeramkan dari gadis Anabelle tadi.... masih meringkuk di lantai


"aku akan bicara...!! tapi tolong jamin keselamatan keluarga ku..."


"baiklah..."Arga tersenyum lembut... kemudian memperbaiki posisi kursi dan orang yang duduk di atas nya...


"nanti bicaralah baik baik pada istri ku.... jangan membuat nya marah..."Arga memandang dingin.... berlalu pergi memanggil Grace


Pasangan muda mudi itu... kembali memasuki gudang... Grace terlihat lebih tenang... sedang Arga tersenyum cerah seperti tidak terjadi apa-apa...


"siapa yang menyuruhmu...??"Grace kembali ke kursi nya


"nona... Ririn..."


"Ririn...??"nama yang belum pernah didengar oleh Grace


"dia sepupuku... tapi dia bukan orang yang jahat..."Arga menatap Grace dengan senyuman


malaikat ku.... walaupun sepupu nya berbuat buruk padanya dia masih membelanya.... Grace


lihat saja nanti aku akan membalas mu...bocah kurang ajar.... Arga

__ADS_1


bersambung


__ADS_2