
Sepasang kekasih yang telah berbaikan,.. saling menggandeng tangan,.... memasuki lobby hotel yang sudah cukup ramai,... memasuki lift kemudian menekan tombol lantai yang mereka tuju,... saling menatap dan tersenyum,....
Hingga sampai di kamar yang Arga sewa,..di sana,.. sudah terdapat koper milik nya,....
"benar,.. mereka sudah memindahkan koperku,...., sudah ayo pergi,...." Arga
"tunggu aku lelah,..." Grace tiba tiba merebahkan diri nya di sofa hendak tertidur
"Grace,......" Arga sembari merubah posisi tidur Grace, menjadikan pahanya sebagai bantal penyangga kepala,...
"emng,... kenapa,.. !??"
"aku merindukan mu,.." mulai membelai rambut hitam Grace
"benar kah??" Grace antusias mengubah posisi nya menjadi duduk bersimpuh di atas sofa menatap Arga lekat
"tentu saja,...aku sangat merindukanmu,..." mencubit kecil hidung Grace karena gemas
"aku juga,....",. Grace
Arga menatap Grace lekat,... entah kenapa perasaan aneh bergejolak dalam diri nya,... kemudian mencium bibir merah Grace sekilas,... menatap lekat mata gadis yang dicintainya,... kembali melanjutkan ciuman nya,.. memainkan lidahnya,.. tangannya melingkar di pinggang pasangan nya,..... fikiran nya ingin berhenti,.. namun tubuh nya menuntut lebih,....
****""""***"""""******
Siang sudah hampir menjelang ,....Ken terbangun dari tidurnya,... hendak mengambil air,.... menghilangkan kekeringan di kerongkongan nya,....hal pertama yang dia ingat adalah sahabat sekaligus bosnya,... yang menghilang entah kemana,....Ken mencoba menenangkan diri menatap langit langit kamar kemudian menuju kamar tempat Arga hendak menginap sebelum dia menghilang, berharap sahabat nya sudah kembali,...... membuka pintu kamar tanpa rasa bersalah,...
"Arga,....!!"Ken menatap senang dengan keberadaan sahabat nya itu,... tapi sejenak merasa dirinya yang paling si*l,.. melihat sepasang kekasih saling berciuman,... yang lebih si*l lagi mereka menyadari keberadaan nya,.. sehingga adegan romantis itu terhenti,...
"Ken,.. terimakasih,..."Arga menepuk pundak Ken dengan wajah kesal kemudian berlalu keluar dari kamar
"Ken,...ada apa ,dia marah atau senang??" Grace yang tiba-tiba sudah berada di depan Ken yang membatu
__ADS_1
wajah nya seperti marah,...rapi mulutnya berterimakasih,.....aku pasti akan di eksekusi,.... hixhix,.... Ken
"entah,....." Ken berlalu meninggalkan Grace dengan lemas
sementara Arga menenangkan dirinya di lobby hotel,....
huuuhhhhhhh,......tadi itu apa???,...aku tidak bisa mengendalikan diri ku,.... Arga bodoh,... Arga bingung sembari mengacak-acak rambutnya,....
***"""*******"*******
Grace ditinggalkan sendirian di kamar tersebut, seolah dilupakan oleh Arga,.. karena perasaan nya yang campur aduk,.... Grace tetap ingat pada tujuan semula kembali ke hotel GH, untuk mengambil koper Arga yang tertinggal,... Grace melewati lorong kamar khusus VVIP tersebut,.. menyeret koper besar milik Arga,.... hingga seseorang menghentikan nya,....
"Grace,.....!!"Yoka
"hai,......"Grace menoleh dengan senyuman seolah mendapat air dingin di tengah terik matahari,..
"kamu kemarin nginep dimana??,..."Yoka sembari hendak meraih koper besar yang diseret Grace
akhirnya koper besar ini,...menjauh dari tanganku,.. Grace
padahal aku nggak pernah tidur di sini,..... Grace
"by the way,.. kamu kok tau aku nggak di kamar semalaman??"lanjut Grace
ahhhh,.... salah ngomong,..... gimana jelasinnya,..... tenang,... tenang,.... Yoka mulai berfikir mencari alasan
"kemarin ada hal mengenai pesta pembukaan cabang baru perusahaan keluarga ku,.. yang mau aku bicarakan,...aku ke kamar kamu, tapi cuma ada pengawal kamu lagi tidur,.. mungkin karena mabuk,... soalnya aku cium bau alkohol,..."
untung Sammy punya ide kasih sedikit alkohol ke mulut pengawal , biar kelihatan seperti sedikit mabuk,..... terus delusi,... kalau nggak betapa malunya aku harus minta maaf,....ahhhh,..kali ini aku si*l,..... Yoka
"omong ngomong,... nggak ada tanda terima kasih nya nih,... koper ini berat lo,..."Yoka
__ADS_1
"sebagai pemilik koper sudah seharusnya memberikan tanda terima kasih,.... kamu minta apa??"Grace
kesempatan,...asal berusaha pasti ada peluang,.. Yoka sambil memasuki lift bersama Grace
"aku minta kamu mencium pipiku,..."
"pemilik koper, seharusnya membalas kebaikan mu,.."Grace dengan senyuman nya
"berarti ,....iya boleh???"Yoka antusias
"terserah kamu jadi atau nggak setelah sampai lobby,..." Grace keluar dengan Yoka dari lift,... tidak terasa mereka sudah sampai lobby hotel,....
"Arga,....!!!" Grace memanggil ke seorang pria yang duduk membelakangi mereka,..meraih koper di tangan Yoka,.... berlari menuju pria yang dipanggil nya,.... Yoka tetap mengikuti dari belakang dengan jengkel,...
"Yoka kamu jadi minta cium nggak??" Grace
cium apa magsud nya,....?? Yoka dengan Grace,....???. Arga menerka nerka
"jadi,..." Yoka antusias
"nah,... silahkan pemilik koper nya Arga,..." Grace
gila,...aku ditipu Grace lagi,..... Yoka
"apa magsud nya??" Arga tidak mengerti arah pembicaraan mereka
"Yoka meminta imbalan karena membantu membawa koper, kepada pemilik koper ini.... berupa mencium pipinya,...." Grace
prrtthh,...... hahaha,..rubah putih licik ku..... Arga
"gimana Yoka jadi minta imbalan nggak??" Arga
__ADS_1
ya,... Tuhan apa salah dan dosa ku ,selain punya banyak pacar,.....sehingga mereka selalu mempermainkan ku,.... berilah aku kesabaran agar suatu hari Grace menjadi istri ku,..... Yoka di dalam hati tanpa menjawab pertanyaan sepasang kekasih abnormal tersebut,......
bersambung