
Yogi menampakkan senyum di wajah manis nya... duduk di pangkuan Yoka yang mengajarinya beberapa permainan di game handphone Yoka... pemandangan yang sedikit mengharukan bagi Ken...kini ketiga orang itu tengah berada di ruang tamu... sedang Ririn sudah pulang karena urusan mendesak...
"Yoka... kamu bukannya ke sini mau mencari Grace ya...??"Ken
"Awalnya... tapi bermain dengan anak ini menyenangkan juga..."Yoka
Tidak sadar juga.... insting seorang ayah... Yoka... Yoka.... Ken menatap heran
"Omong ngomong... Grace dimana...??"Yoka
"Dia dan Arga sudah keluar satu jam yang lalu..."Ken
"Jangan melibatkan Ririn jika ingin mencelakai Arga lagi..."Ken dengan nada dingin
"Kamu tau...??"Yoka
"Iya... bahkan Grace sudah tau...aku bicara terus terang saja... Ririn hanya ingin tau tujuan kalian... dia tidak mungkin ikut untuk mencelakai Arga"Ken
"Kenapa kamu mengatakan nya...??"Yoka
"Aku hanya tidak ingin Ririn terlibat lebih jauh, bagiku Ririn lebih penting dari Arga... tapi bagi Ririn keluarganya adalah hal yang terpenting..."Ken
"Ternyata kamu mempunyai sisi romantis juga ya..."Yoka
Tanpa disangka kepala pelayan mengantarkan seorang wanita masuk ke dalam villa itu... menatap tidak senang dengan keberadaan Yogi ... tapi semua tertahan dalam senyuman palsu nya...
__ADS_1
"Kamu cuma asisten Arga kan...??... dimana mereka...??"Gina duduk di sofa membawa sebuah paper bag... duduk di sofa terpisah tanpa permisi
Wanita tidak tau malu... lebih parah dari Salsa... kenapa Grace bisa berteman dengan orang seperti ini.... ckckck.... Ken
"Sedang pergi nona muda..."Ken dengan nada sindiran
"Kamu cuma asisten ya... jangan coba coba menghina saya..."Gina
Orang yang mudah tersinggung biasa nya... memang mempunyai niat buruk dalam hati nya... Ken
"Aku memang cuma asisten... tapi asisten keren...tajir... ganteng..."Ken dengan percaya diri nya
Kamu terlalu percaya diri melawan Mr.narsis.... Ken
"Aku akan mengadukan mu pada Arga..."Gina
"Yoka... tolong bantu aku... mengatasi asisten kurang ajar ini..."Gina menatap Yoka dan Yogi yang acuh seakan tidak peduli dengan kedatangan nya
"Huh...aku sedang sibuk bermain dengan calon putraku..."Yoka
Calon putra... Yoka sudah gila ya...itu putra kandungnya... Gina
"Apa maksudnya calon putra...??"Gina mengenyitkan keningnya
"Anak ini adalah anak Grace... jadi jika aku menikah nanti dia juga akan menjadi putra ku.."Yoka mengusap pucuk kepala Yogi... sembari terus mengamati Yogi bermain game di handphone nya
__ADS_1
Dia belum sadar... itu foto copy an wajah nya... Gina
"Kalau tujuan mu kemari untuk mencari ku... kamu sudah tau kan jawabannya..."Yoka
"Tidak ...aku kemari untuk mencari Arga..."Gina
"Hahaha..."Yoka tertawa nyaring
"Terus terang sekali...coba kamu katakan itu di depan Grace..."
"Kenapa ???tidak berani...??... kamu masih sama seperti dulu..."Yoka memandang sinis
"Kalau iya kenapa...??...aku memang tidak berani... tapi jika Arga menyukai ku... Grace dengan senang hati akan menyerahkan nya..."Gina
"Karena itulah orang seperti mu... sedikit menjijikkan untuk ku..."Yoka tersenyum menghina
Mereka berdua benar-benar tidak sadar diri...untung saja dalam hidup ini aku dianugerahi wajah yang tidak terlalu tampan juga tidak terlalu jelek... tidak kaya tapi juga tidak miskin...kalau tidak aku mungkin akan di kejar kejar wanita menjijikkan... cukup Ririn seorang lah.... Ken
Yogi segera turun dari pangkuan Yoka... anak manis itu merasa tidak nyaman dengan keberadaan ibu kandung nya...
"Paman Ken... aku ingin ke kamar... mama Grace dan papa Arga... belum pulang aku sedikit mengantuk.."Yogi
Aku malas mendengar perdebatan orang dewasa... terutama malas bertemu ibu yang tidak mengakui ku.... Yogi
"Iya... paman akan mengantar mu..." Ken penuh senyuman
__ADS_1
Nanti malam aku akan menulis skenario film aneh... dengan keluarga yang sama anehnya... anggap saja Yoka dengan Gina menikah... jika Yoka bersama dengan Grace... disebut perebut suami orang.... jika Arga bersama Gina disebut perebut istri orang...nah... jika Arga dengan Grace merebut Yogi... mungkin itu akan menjadi skenario yang konyol... Ken
bersambung