Diapus!! Jangan Dibaca!!

Diapus!! Jangan Dibaca!!
akibat berbohong bagian 1


__ADS_3

Embun mulai menetes di pagi hari yang dingin... matahari belum juga menunjukkan sinarnya sepasang kekasih masih meringkuk di bawah selimut tebal dengan saling memeluk seolah-olah berusaha saling menghangatkan diri.... sepasang mata mulai terbuka dalam senyuman...


aku tidak menyangka dapat bersama-sama dengan mu.. dulu aku hanya bisa menatap mu dari jauh... mendengar kan suaramu yang menenangkan hati ku....aku mencintaimu... Grace menatap wajah Arga kemudian berusaha menyentuh wajahnya


"morning kiss"mata Arga tiba tiba terbuka mencium bibir Grace sekilas menghentikan gerakan Grace yang hendak menyentuh wajahnya..


pria muda itu kemudian memeluk Grace erat...


"bagaimana jika hari ini kita berkencan,?? tapi aku yang mengatur tempat nya" Arga


"dimana...??apa tempat nya ramai??" Grace mengangkat wajahnya menatap mata Arga lekat


"tidak hanya ada kita berdua.... tempat nya di sini....ayo kita habiskan waktu berdua... yang penting kita menghabiskan waktu bersama..."


"bagaimana jika kita menanam Lily putih saja...??"Grace


"baiklah.... apapun..."Arga penuh senyuman


*******"""""***********""*****


Segala peralatan berkebun telah disediakan para pelayan... sepasang kekasih tersebut memulai kegiatan mereka...


"aku ingin kamu tetap memberiku Lily putih setiap hari...jadi kita tanam yang banyak ya.." Grace


"iya...aku akan memberi mu sehelai setiap hari..."

__ADS_1


"janji....??"Grace


"janji..."Arga mengaitkan jari kelingking nya


"sekarang aku ingin mendengar mu bernyanyi...ayo kita ke ruang musik..." Grace menarik tangan Arga, mereka berlari kecil dalam senyum bersama


Suara alunan piano klasik terdengar mengiringi sepasang kekasih itu... bernyanyi bersama... terduduk sembari jari kedua nya menari di atas piano... terkadang saling menatap dan saling tersenyum...


Hingga kegiatan mereka di hentikan oleh dering suara phoncell.....


"maaf...aku mengangkat telfon dulu..." Arga


"baik lah....." Grace kemudian beralih kembali memainkan pianonya sendiri... tidak memperhatikan pria yang dicintainya mengangkat telfon dari seseorang berdiri menjauhinya


"halo..... kenapa kamu menelfon ku??" Arga


"tidak... kamu tidak boleh...bayi itu tidak tau apa apa..." Arga


"tapi kak...aku tidak bisa lagi.." mulai menangis kecil seolah menahan kegundahan hatinya


"kak.. bisakah kau menjaga ku...??aku tidak bisa sendirian dengan kondisi seperti ini..."


"baik... tapi jangan berbuat macam-macam pada bayi kecil tidak bersalah itu..." Arga


"baiklah...aku menunggu mu.." Salsa menutup telefon nya

__ADS_1


apa yang harus aku lakukan sekarang....??? Arga menatap Grace dari jauh nampak wajah Grace begitu tenang memainkan piano nya dengan senyum...


Dengan langkah lemas pria itu menghampiri wanita yang kini menatap kedatangan nya dengan senyuman....


"Grace... besok aku ada konser.. jadi aku harus kembali.."Arga


maaf aku membohongi mu.....


"tidak apa... kita masih bisa menghabiskan waktu bersama lain kali kan.." Grace tersenyum cerah, "lagi pula lusa aku sudah akan berangkat ke negara lain"


"iya...aku mencintaimu...." Arga tersenyum mencium pucuk kepala Grace


maaf kali ini saja aku berbohong.... jika masalah nya sudah selesai aku akan kembali...aku berjanji....


******""""***"""""""""""****"*""""


Tidak terasa tiga minggu telah berlalu... Grace menghabiskan hari harinya dengan disibukkan berbagai pekerjaan... sembari sekali sekali menelfon pria yang dicintainya... Ken dan kepala pelayan lah yang menemani nya, mengunjungi beberapa negara.... Jill disibukkan dengan urusan nya dengan Elisha....


Sedangkan Arga menjaga Salsa di tengah kehamilan nya, bahkan Arga membeli apartemen bersebelahan dengan apartemen nya agar bisa menjaga Salsa yang sering berusaha berbuat nekat... karena rasa frustasinya terhadap Kevin


Hingga akhirnya hari kepulangan Grace.... Grace tidak kembali ke negara Z.... dia memutuskan untuk pergi memberi kejutan kepada pria yang dicintainya.... ditemani kepala pelayan dan Ken... mobil tersebut melaju ke arah kawasan apartemen yang terbilang elite... Grace dengan penuh senyum bejalan menuju lift membawa paper bag kecil.... tanpa disadari berpapasan dengan pria yang hendak ditemui nya... pria itu terlihat tegesa gesa menaiki lift menekan tombol tanpa menyadari keberadaan Grace yang baru keluar dari pintu lift lain yang terbuka...


"Ken bukan kah itu Arga...??"Grace memastikan


"iya.... kenapa lift nya menuju atap ya??..."Ken

__ADS_1


"tidak apa lebih baik kita menyusulnya" Grace dengan penuh senyuman seolah olah tidak sabar untuk segera bertemu orang yang dirindukan nya....


bersambung....


__ADS_2