
Seorang wanita memandang bahagia melihat sahabat... sekalius pasien nya, sudah jauh lebih tenang... bahkan Grace tidak memerlukan obat nya untuk hari ini... dia hanya tersenyum cerah menggenggam tangan orang yang dirindukan nya...
Merry kemudian mengemasi barang-barang nya... hendak pergi dari villa tersebut... karena kehadiran nya saat ini sudah tidak dibutuhkan... setidaknya itulah pendapat nya...Merry menengok ke belakang mengamati sepasang kekasih itu... berbicara dan tersenyum...
memang benar obat terbaik sebuah penyakit bukan lah obat obatan medis... atau pun terapi.... tapi bagaimana orang orang yang dikasihi menemani... menghadapinya.... Merry
Merry meninggalkan villa itu dengan perasaan lega...di antar oleh seorang pemuda yang mungkin merasa kecewa...
"kamu tidak apa-apa....??" Merry
"tidak... hanya saja aku sedikit menyesal... kenapa rasa kemanusiaan ku terlalu tinggi..."Gerry
"seharusnya... kamu bangga, andai saja Arga tidak bisa diselamatkan... mungkin itu bisa jadi trauma ke dua bagi Grace..."Merry tersenyum
"jangan tersenyum seperti itu... sudah aku bilang dari dulu...aku menyukai Grace...aku tidak akan menyerah...aku akan menyingkirkan serangga menyebalkan itu..." Gerry
"ya....ya....aku percaya kamu bisa..."
"hanya saja kalau tidak berhasil... kamu bisa menghubungi ku..." Merry menahan tawanya
"apa maksudnya...?? kamu menyukai ku??"Gerry memandang curiga
"tidak, siapa tau kamu mengalami tekanan kejiwaan... begini begini... bisnis harus tetap berjalan..."Merry mulai tertawa... tidak dengan pria di samping nya.... yang berwajah kusut...
**"***"""*********'"""******
__ADS_1
Hari semakin sore... sebuah mobil melaju menembus jalan perkotaan yang padat ... memarkirkan kendaraan nya di sebuah rumah minimalis milik sahabatnya... berjalan perlahan dengan penuh senyuman... memasuki rumah tersebut... tanpa mengetuk pintu...
"aku pulang...!!"Arga tersenyum cerah
Mendapat pandangan lega dan heran dari dua sahabatnya...
"kamu kemana tadi...?? nggak nyoba b*nuh diri kan..??"Ken tepat sasaran
Ken memang paling mengerti aku... tapi memalukan kalau aku bilang itu benar....ahhh aku terlalu b*doh... Arga
"nggak cuma cari angin saja ngusir kejenuhan..."Arga
"Ken Spongebob masih waras kan??? mental nya nggak terganggu kan???... kemarin kita sampai angkat terus seret seret dia dari makam Grace... supaya mau kembali ke istana...nah... sekarang mau hilangin kejenuhan...??"Gin
"aku cuma jalan jalan ke tempat Grace kok...aku kangen sama dia..." Arga dengan pandangan sedih
aku nggak bohong kan...aku memang ke tempat nya Grace... Arga
"owhh... kirain Grace belum meninggal terus tadi kamu temuin dia... makanya senyum senyum cerah kayak tadi.." Ken sekali lagi tepat sasaran
Ken... kamu hebat...kita memang sehati... Arga
"hus... ini bukan film ya...di mana pemeran utama nya... kecelakaan terus hilang ingatan... terus balik lagi buat balas dendam... lagian Grace itu sahabat aku dia orang baik... dia pasti udah tenang dan bahagia di sana..." Gin
kalau yang dimaksud di sana itu di villa...tebakan kamu benar....Grace bahagia liburan di villa... malah aku berencana temenin... terus lamar dia di sana... Arga
__ADS_1
"iya... Grace udah bahagia di sana...", Arga dengan nada lemah
"kamu yang sabar ya....aku tau kamu pasti tertekan sekarang...aku juga nggak rela sebenarnya... dengan kepergian nya yang terlalu cepat... Grace masih terlalu muda.... kadang Tuhan memang tidak adil"Gin sok menegarkan Arga... pada hal dia menangis
"aku... nggak tertekan... karena aku tau sekarang dia bahagia di sana..."Arga tersenyum lembut...
Grace minta aku jelasin ke kalian.... tapi prank dikit... nggak apa lah..... Arga
"omong ngomong... Yoka mau datang... katanya dia nggak rela Grace ditinggalin dia secepat itu..."Gin menghapus air matanya yang sedikit keluar
"dia datang...??"Arga
"kenapa cemas gitu...???" Ken
"Ken aku minta tolong ya...usir dia dari Grace...??"Arga
"maaf kali ini nggak bisa...aku bukan paranormal...aku nggak bisa berurusan sama mahluk gaib... berapa pun bonusnya..." Ken
"Grace masih hidup....!!!"Arga
"Gin... kamu tau nomor psikiater nya Grace...?? kalau tau suruh dia ke sini ya...aku takut Arga nggak bisa terima kenyataan..." Ken
aku disangka delusi gitu...??? Arga
bersambung
__ADS_1