
Seorang pria muda berjalan perlahan... membawa seikat bunga mawar merah untuk wanita yang dicintainya... langkah demi langkah nya... terhias senyuman di wajahnya...sang wanita menanti dengan harap... mengenakan gaun merah yang membuat di kombinasikan dengan kulit putih nya... terlihat sempurna...
Sang pria menatap wajah sang wanita... lekat... wanita yang dicintainya selama bertahun-tahun....
"Grace...aku mencintaimu... menikahlah denganku"Yoka
"aku juga mencintaimu..."memeluk pria itu erat..."ayo kita menikah..."
Suasana berubah, ... Yoka menatap dari jauh wanita yang dicintainya berjalan mendekati nya... mengenakan gaun putih... membawa buket bunga mawar yang indah... berjalan perlahan mendekati nya dengan senyuman...
"maaf....aku tidak bisa menikah dengan mu..."Grace
"tapi kenapa...!?"Yoka
"aku bukanlah pengantin mu.."Grace
"tapi... kenapa jadi seperti ini...??"Yoka
"karena koper yang kamu bawa bukan koper ku..."tiba tiba ditangan Yoka melekat sebuah koper hitam besar yang dikenalinya...dan seorang pria bersender pada lengan nya
"itu koperku... jadi menikahlah denganku" Arga penuh senyuman
"ahhhhhh..... tidak!!!!!!"
Yoka terbangun dari tidurnya...di dalam mobil yang menuju ke rumahnya....
si*l.... kenapa dalam mimpi pun aku tetap si*l... hixhix.... Yoka
"tuan muda.... apa anda bermimpi buruk...??" Sammy yang duduk di kursi depan di sebelah supir
"seperti nya begitu...."Yoka menunduk mengacak acak rambutnya...
"tuan muda.... bagaimana jika kita langsung saja ke makam putri..."Sammy
__ADS_1
"tidak... besok saja... hubungi Gerry...aku ingin dia menemaniku ke club' malam"Yoka
"baik tuan muda..."
anda kembali kemari hanya untuk...ke makam putri.... bukan ke club' malam.... dari atas sana putri pasti bersyukur tidak memilih anda... Sammy menggeleng gelengkan kepalanya heran...
***"*****"'""******""""******
Matahari sudah mulai tenggelam...dua orang terduduk di ruang VVIP sebuah club' malam... seorang pria muda ditemani dua wanita dengan pakaian minim... sedangkan satu pemuda lagi hanya menatap heran...
"Gerry...aku mau tanya...di antara mereka yang mana yang lebih cantik...??"Yoka menunjuk dua wanita yang menemani nya
"maaf... mereka bukan tipe ku..."Gerry sembari menggoyang goyangkan gelas minuman nya...
"bukan...ya...??.aku tau karena mereka bukan Grace..."Yoka yang terkena pengaruh alkohol mulai menangis
kenapa nasibku begitu si*l harus menangani dua mahluk frustasi... Gerry
"lalu kenapa kamu malah sibuk dengan wanita wanita mu yang lain...??"Gerry
"tidak apa kan... kaisar tampan seperti ku memiliki banyak selir... yang penting permaisuri ku hanya satu... wanita yang aku cintai..." Yoka masih menangis
alasan aneh... play boy tetap saja play boy.... ckckck.... untung saja Grace tidak menyukai nya... dan menyukai Ar...ah...aku lupa kenapa beruntung... pria bermuka dua itu.... Gerry
"tenangkan diri mu... Grace sudah tenang dan bahagia di sana..."
dia akan bahagia dengan ku... satelah aku mengusir.... pria bermuka dua yang menyebalkan itu... Gerry
"tapi... dia adalah istri impian ku...."Yoka
"dua wanita ini lumayan cantik... kenapa tidak menikahi mereka saja...?? kamu bisa memiliki banyak istri jika tidak menikah dengan Grace kan??"Gerry
buatlah Harem mu sendiri... yang dipenuhi wanita wanita bodoh yang menyukai mu...Gerry
__ADS_1
"tidak mau.... tidak ada istri yang sesempurna Grace!!"Yoka dengan nada meninggi
"ya sudah...."Gerry mengangkat bahunya tanda menyerah berdebat dengan pria mabuk di sampingnya...
Suara handphone Gerry menjeda pembicaraan dua pria itu.... Gerry membulatkan matanya melihat nama orang yang menghubungi nya...
"maaf aku mengangkat telfon dulu..."Gerry berlalu meninggalkan ruangan
Dengan langkah terburu-buru... pemuda itu melangkah ke toilet guna mengangkat telfon nya....
"halo... Ar.... kenapa kamu menelfon ku??"
"mereka tidak percaya kalau Grace masih hidup... bahkan mengira aku tidak waras... tolong jelaskan pada mereka!!"Arga me load speaker kan handphone nya...
"Grace memang masih hidup ini rencana ku...kita ke villa temui Grace jika kalian tidak percaya"Gerry
"lebih baik kita pergi sekarang...!!! awas saja jika kamu berbohong..."Gin
"baik aku ke sana sekarang..."Gerry mematikan handphone nya kemudian menghela nafas sejenak
Pria itu melangkah perlahan menuju ruangan yang tadi ditempatinya... melihat pemuda yang bersamanya terlihat sedih sembari meminum minuman nya...
dasar tuan muda aneh... seharusnya dia menyerah saja tentang Grace... ckckck... Gerry
"maaf...aku pulang duluan ada masalah mendesak..." Gerry
"it's oke..." mengangkat satu tangan nya tanda memberi ijin
Gerry pergi meninggalkan ruangan itu.... menutup pintu... seketika ekspresi wajah Yoka berubah penuh senyuman...
ibu benar....ini hanya kebohongan... Yoka
bersambung
__ADS_1