Diapus!! Jangan Dibaca!!

Diapus!! Jangan Dibaca!!
rindu


__ADS_3

seorang pemuda terduduk diam di depan stir mobil,... berusaha menenangkan diri,.... setelah meninggalkan kafe, mengingat percakapan menyebalkan antara musuh dan sahabat nya,.. dia tidak ingin marah dan tidak bisa mengendalikan emosi nya, sehingga membongkar identitas nya,.....


berapa puluh menit menenangkan diri,.. dia dikejutkan oleh pemandangan,... seorang pria berusia 30tahunan yang dikenal nya,... berbincang dengan resepsionis hotel,... kemudian memasuki mobilnya,... melajukan kendaraannya keluar dari parkiran,.. dengan segera dia melajukan mobilnya mengikuti mobil hitam tersebut,....


setelah sekitar satu jam melaju,.. mobil tersebut berhenti di sebuah villa tenang pinggir kota,... Arga segera keluar dari mobilnya, perasaan campur aduk mendera batinnya,...apa yang akan dia katakan jika benar benar kali ini akan bertemu dengan sosok yang dirindukan nya,.... fikiran itu terus berputar di otak nya,... dengan segera dia mengejar pria berusia 30 tahunan itu, sebelum memasuki villa,...


"kepala pelayan tunggu,....!!


pria itu berhenti membalikkan badannya,... membungkuk memberi hormat,.. kemudian menatap heran,.. dan tidak suka dengan kehadiran orang yang memanggilnya,...


"kepala pelayan,.... apakah Grace menginap disini??,....aku ingin menemui nya,... tolonglah aku,..." Arga memegang bahu pria tersebut,.. dengan pandangan putus asa


"maaf yang mulia,... tidak ingin menemui siapapun,.. kecuali untuk urusan pekerjaan saja,... saya hanya menjalankan perintah,..." kepala pelayan datar


"aku memohon pada mu,.... Grace adalah dunia ku,.... aku tidak ingin dia terluka,..aku bersalah,..."Arga dengan air mata mengalir tanpa disadari nya


"maaf,....." kepala pelayan


"baik,.... Grace melukai dirinya karena aku kan??,.. jika aku terluka kau harus mengijinkan ku bertemu dengan nya,.."Arga melangkah mundur kemudian memasuki mobil, menghidupkan mesin mobil tersebut,.. dengan yakin menginjak gas mobilnya,.. menabrakkan diri ke sebatang pohon yang berdiri kokoh,...


"tuan apa yang anda lakukan?!!!?"kepala pelayan menghampiri mobil yang bagian depannya telah sedikit rusak tersebut,.. menatap pria di kursi pengemudi yang terduduk lemas dengan darah segar mengalir dari pelipisnya,..

__ADS_1


"bagaimana sekarang???,.... bolehkah aku menemui nya??"dengan suara lemah


"anda jangan seperti ini,.. saya akan mengijinkan nya,... beliau sekarang mungkin sudah tertidur setelah meminum obatnya,.." sembari menarik Arga dari kursi pengemudi, menuntunnya memasuki villa


aku berharap keputusan ku ini tidak salah,.. walaupun hanya pelayan ,Grace dan Jimmy sudah seperti adikku sendiri,...aku berharap pria ini tidak melukai adikku yang memiliki hati rapuh itu lagi,........ kepala pelayan


pria berusia 30 tahunan itu kemudian menuntun Arga ke kamar terbesar di villa tersebut,.... hanya ada seorang wanita tidur meringkuk dengan wajah gelisah,...lengan kiri nya masih dibalut perban,...


maaf seharusnya aku menjaga mu, bukan membuat mu terluka,.....batin Arga


pria itu menuntun Arga untuk duduk di tepi ranjang berukuran king size tersebut,.. mengambil kotak P3K,... membersihkan lukanya,.. kemudian membalut luka dengan kapas dan perban,...


"anda dapat menemui nya,.. tetapi saya mohon,... hati yang mulia sangat rapuh,... jangan membuat nya terluka lagi,.." kepala pelayan menunduk memberi hormat kemudian meninggalkan ruangan


malam gelap yang hangat itu berlalu,... berganti dengan pagi yang cerah, suara burung telah mulai terdengar dari celah jendela,.. yang mulai dimasuki sinar mentari tips,.. Arga terbangun dari tidurnya tidak menjumpai sosok yang dipeluknya tadi malam,.. terbangun dengan kepanikan,.. terduduk di tepi ranjang,.. berusaha untuk bangkit walau kepalanya masih terasa sakit, karena benturan tadi malam,... rasa panik nya seketika menghilang setelah mendengar suara yang dikenalnya,...


"pria bodoh,....!!!" Grace dengan air mata nya,..menatap Arga dari kursi di sudut ruangan,... kemudian dengan berlari kecil,.. menuju arah pria yang telah duduk dengan senyuman hangat tersebut,..


"maaf,..."Arga yang menerima pelukan dari Grace


"bodoh,...."Grace dengan wajah di bahu Arga air mata telah membasahi pipi putihnya

__ADS_1


Arga melonggarkan pelukannya,.. memberi sedikit jarak,... mencium singkat bibir merah Grace,...."aku menagih ciuman selamat pagi",.... kemudian tersenyum


"pria bodoh,... !!!"Grace menatap pelipis Arga yang diperban


"aku sudah pernah bilang untuk mu aku akan tetap menjadi pria yang bodoh dan ceroboh,..."Arga tersenyum lembut


"kalau kau terluka untuk yang ke tiga kali nya,..aku tidak akan menemui mu lagi,..!!!"


"kalau begitu aku tinggal terluka untuk yang ke empat atau lima kali nya,... hingga kamu bersedia menemuiku"Arga tertawa kecil


"bodoh,... bodoh,.. bodoh,....!!!" Grace masih menangis sejadi-jadinya


Arga kembali memeluk Grace erat,.."aku sudah bilang aku akan menjadi bodoh untuk mu,.."melonggarkan pelukannya menghapus air mata dari pipi wanita yang dicintainya


"omong ngomong ada apa dengan hotel GH??" Arga menatap tidak senang


"itu tehnik pengalihan perhatian,..aku tidak berniat menginap di sana,... tapi kepala pelayan menyebarkan informasi tentang hotel GH,... untuk menghindari Yoka dan paparazi"


"aku fikir kau menghindari ku,..."Arga


"iya,...juga menghindari mu"Grace tersenyum nakal

__ADS_1


bersambung


__ADS_2